28/01/19 07.10 - +62 895-3410-34060: ๐ด๐ด๐ซ๐ด๐ด๐ซ๐ด๐ด
❤ *ONE DAY ONE SIROH* ❤
๐ฌMATERI 483
๐ *Cerita Cucu Rasulullah SAW* ๐
Al Husein cucu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan para sahabat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berkisah bahwa kakeknya itu adalah orang yang ramah, terbuka, mudah berkomunikasi dengan siapapun, lemah lembut, dan sopan.
Sifat ini dengan jelas terlihat ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam didatangi suami Halimah as Sadiyah yang dulu merawat beliau tatkala kecil. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam menghamparkan sorbannya dan mempersilahkan suami Halimah untuk duduk diatasnya. Setelah itu datanglah Halimah sendiri, maka Rasulullah pun berdiri menyambutnya dan menghamparkan separuh sorbannya lagi.
Setelah itu datanglah saudara sesusuan beliau anak dari Halimah. Beliau pun berdiri menyambut dengan hangat dan mempersilahkan saudara sesusuan itu duduk di hadapan beliau. Setelah itu beliau sendiri duduk di atas tanah.
Karena keramahan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam jg diberikan kepada sahabatnya yang tidak segan-segan melucu di hadapan beliau. Dikisahkan ada seorang sahabat bernama Abdullah. Di kalangan para sahabat lain ia dijuluki keledai, tingkah laku sang keledai ini sering membuat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tersenyum.
Suatu hari dia pernah mengirim hadiah kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berupa madu dan minyak Samin. Namun ia belum membayar kepada pedagang yang menjualnya. Datanglah pedagang ke rumah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam untuk menagih uang. Dikerjai begitu oleh Abdullah Rasulullah Shalallahu Wassalam malah tersenyum sambil membayar pedagang tadi.
Kita lanjutkan besok ya kisahnyaa....., insyaallah.
✏Editor: Ustadzah Ratna
๐ฌMATERI 483
๐ฏ๐ฏ๐ฏ๐ฏ๐ฏ๐ฏ๐ฏ๐ฏ๐ฏ
29/01/19 15.16 - Kode keamanan Odosina Pinot berubah. Ketuk untuk info selengkapnya.
28/01/19 20.38 - Odosina 4646 keluar
29/01/19 15.17 - Kode keamanan Prof Agus Sampit berubah. Ketuk untuk info selengkapnya.
30/01/19 22.12 - +62 895-3410-34060: ๐ด๐ด๐๐ด๐ด๐๐ด๐ด
๐ฐONE DAY ONE SIROH๐ฐ
๐MATERI 484๐
๐Cerita Cucu Rasulullah๐
Ada sahabat lain bernama Nu'aiman bin Amru. Di kalangan sahabat, Nu'aiman sering dijuluki pelawak Rasulullah. Ia juga sering mengerjai Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam. Suatu hari seorang Badui mengikat untanya di luar masjid dan masuk untuk sholat. Beberapa sahabat Nu'aiman berkata kepadanya, "Wahai Nu'aiman bagaimana seandainya kamu menyembelih unta Badui itu kemudian dagingnya kita makan bersama-sama, nanti biar saja Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang membayar harganya."
Tanpa pikir panjang Nu'aiman melakukannya. Ketika Badui itu keluar masjid, Ia berteriak, "Ya Muhammad untaku telah disembelih!"
Maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menelusuri pelakunya dan menemukan Nu'aiman bersembunyi di lubang dengan muka berlumuran tanah. Kata Nu'aiman, "teman-temannya lah yang mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang akan membayar unta itu." Sambil tersenyum, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam membersihkan wajah Nu'aiman dan membayar ganti rugi kepada pemilik unta.
Dari Sahl bin Sa'ad, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pernah disuguhi minuman. Beliau meminumnya sedikit. Di sebelah kanan beliau ada seorang bocah dan di sebelah kiri duduk para orang tua. Beliau bertanya kepada si bocah, "Apakah engkau rela jika minuman ini aku berikan kepada mereka (dan bukan kepadamu)?"
Si bocah menjawab, "Aku tidak rela ya Rasulullah, demi Allah aku tidak akan memperkenankan siapapun merebut bagianku dari Tuan. Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam pun meletakkan minuman itu ke tangan si bocah kecil."
(Hadits Riwayat Muslim dan Bukhari).
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah.
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐MATERI 484๐
๐ฅ๐๐ฅ๐๐ฅ๐๐ฅ๐๐ฅ๐
30/01/19 22.12 - +62 895-3410-34060: ๐ด๐ด๐๐ด๐ด๐๐ด๐ด
๐ปONE DAY ONE SIROH๐ป
๐MATERI 485๐
๐Rasulullah Sangat Menyayangi Putrinya๐
Roaulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sangat menyayangi putri bungsunya. Sewaktu Fatimah kecil Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sering mengajaknya berjalan. Tangan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menggenggam tangan putri kecilnya yang cantik itu. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mencium penuh sayang pipi Fatimah sambil mendudukkannya di pangkuan beliau. Hampir tiada hari yang dilalui tanpa bermain dan bercanda dengan Fatimah.
Setelah Fatimah dewasa dan menjadi istri Ali Bin Abi Thalib rasa sayang Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kepadanya tidak pernah berkurang. Suatu ketika beliau sedang duduk-duduk bersama istri-istrinya, tiba-tiba datanglah Fatimah yang sudah rindu melihat sang ayah. Maka mata Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berbinar gembira dan senyumnya terbit begitu indah. Dengan gembira disambut nya Fatimah dan dimintanya putrinya itu duduk disisi beliau.
Demikianlah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengajarkan agar umat muslim menyayangi anak. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pernah mempunyai seorang pelayan kecil keturunan Yahudi, ketika anak itu sakit beliau menjenguknya dan mengajaknya memeluk Islam. Maka anak itupun memeluk Islam.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah.
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐MATERI 485๐
๐๐๐๐๐๐๐๐๐
31/01/19 07.18 - +62 895-3410-34060: ๐ด๐ด๐๐ด๐ด๐๐ด๐ด
๐ONE DAY ONE SIROH๐
✒MATERI 486✒
๐Rasulullah Sangat Menyayangi Putrinya๐
Seseorang datang menemui Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan bertanya, "Ya Rasulullah apakah hak anakku ini?"
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Memberinya nama yang baik juga memberinya kedudukan yang baik dalam hatimu."
Beliau juga bersabda, "Cintailah anak-anak dan sayangilah mereka. Jika menjanjikan sesuatu kepada mereka tepatilah. Sesungguhnya yang mereka ketahui, hanya kamulah yang memberi mereka rezeki."
Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam adalah orang yang paling memperhatikan dan menyayangi anak. Karena perhatiannya yang besar, beliau sampai didoakan oleh anak-anak waktu itu. Semua anak di Madinah mengenal Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Apabila Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengucap sayang kepada seorang anak kecil, teman-temannya akan mengetahui walau tidak melihatnya sebab sentuhan tangan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sangat harum dan membekas di rambut anak yang beruntung tadi.
Nama Fatimah tidak bisa lepas dari peta sejarah. Kemuliaan dan keagungannya begitu masyur. Dari Fatimahlah keturunan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam terus berlanjut. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Fatimah adalah sebagian dari darah dagingku, apa saja yang menyakitinya maka akan menyakitiku, dan apa saja yang membimbangkannya juga akan membimbangkanku." (Hadits Riwayat Bukhari Muslim)
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah.
✍Editor : Ustadzah Ratna
✒MATERI 486✒
๐๐๐๐๐๐๐๐๐
31/01/19 11.19 - Kode keamanan Odosina 2377 berubah. Ketuk untuk info selengkapnya.
01/02/19 07.45 - Odosina 2377 telah mengganti nomor teleponnya ke nomor baru. Ketuk untuk mengirim pesan atau menambahkan nomor baru.
01/02/19 10.44 - +62 895-3410-34060: ๐ด๐ด๐๐ด๐ด๐๐ด๐ด
๐ ONE DAY ONE SIROH๐
๐ฅMATERI 487๐ฅ
๐Rasulullah Sangat Menyayangi Aisyah๐
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pernah ditanya tentang siapakah orang yang paling beliau sayangi. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menjawab, "Aisyah binti Abu Bakar."
Istri beliau yang satu ini memang memiliki kelebihan dibandingkan kebanyakan orang. Bunda Aisyah memiliki kecerdasan yang tinggi, tampaknya hal ini turun dari ayahnya yaitu Abu Bakar. Bunda Aisyah juga cantik lembut dan penuh kasih sayang. Di pipinya yang putih tampak rona merah semu yang menambah anggun wajah beliau. Maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pun memiliki panggilan kesayangan untuknya "Humaira" artinya yang memiliki rona kemerahan."
Pada saat lain Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sering memanggil Bunda Aisyah dengan Aisy yang juga merupakan panggilan kesayangan beliau.Banyak sekali hal indah yang beliau lalui bersama Bunda Aisyah. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sering makan sepiring berdua dengan istrinya itu, dia juga senang bergurau dengan Bunda Aisyah, bahkan mereka berdua sering sekali berlomba lari.
Malaikat Jibril sendiri pernah menyampaikan salam kepada Bunda Aisyah melalui Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Rasa sayang yang melimpah ini tentu dibalas Bunda Aisyah dengan sebaik-baiknya. Beliaulah yang paling banyak meriwayatkan hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dibandingkan Ummul mukminin yang lain. Dari ingatan Bunda Aisyah yang tajam kita banyak mengetahui kebiasaan sehari-hari Rasulullah Shallallahu Alaihi wassalam.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya....In syaa Allah.
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐ฅMATERI 487๐ฅ
๐ฅ๐๐ฅ๐๐ฅ๐๐ฅ๐๐ฅ
02/02/19 11.32 - +62 895-3410-34060: ๐ด๐ด๐๐ด๐ด๐๐ด๐ด
๐ทONE DAY ONE SIROH๐ท
๐ธMATERI 488๐ธ
๐Rasulullah Sangat Menyayangi Aisyah๐
Bunda Aisyah berkata, "Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menyukai buah-buahan manis dan madu." Bunda Aisyah pun pernah berkata, "Ketika makan, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam makan apa saja yang ada di dekatnya. Jika ada kurma dihidangkan ia memilih kurma."
Dari Bunda Aisyah juga kita mengetahui bahwa setiap Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bangun dari tidur siang atau malam dia selalu menggosok gigi terlebih dahulu sebelum melakukan hal lainnya.
Dari Bunda Aisyah pula kita mengetahui bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam selalu tidur pada awal malam dan bangun pada akhir malam untuk shalat malam.
Sebaliknya Bunda Aisyah pun begitu menyayangi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sehingga terkadang suka bertindak melewati batas. Pernah suatu hari Bunda Shafiyah yang memang pandai memasak mengirimkan makanan kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Saat itu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam di rumah Bunda Aisyah. Melihat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mendapatkan makanan itu Bunda Aisyah jengkel. Beliau membanting bejana tempat makanan itu sampai hancur berkeping-keping. Setelahnya
timbul rasa sesal Bunda Aisyah. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam berkata, "Bahwa bejana harus diganti dengan bejana dan makanan diganti makanan pula."
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah.
✍ Editor : Ustadah Ratna
๐ธMATERI 488๐ธ
๐น๐๐น๐๐น๐๐น๐๐น
04/02/19 07.43 - +62 895-3410-34060: ๐ด๐ด๐๐ด๐ด๐๐ด๐ด
☂ONE DAY ONE SIROH☂
๐MATERI 489๐
๐Rasulullah Menangis Mendengar Al Quran๐
Hati Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang lembut sangat tersentuh apabila melihat penderitaan manusia. Maka tidaklah kita merasa heran jika hati Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam juga bergemuruh haru mendengar ayat-ayat Al Quran dibacakan.
Bukhari meriwayatkan hadits dari Abdullah Bin Masud. Suatu ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda kepada Abdullah Bin Masud, "Wahai Abdullah bacakan Al Quran kepadaku."
Abdullah memandang beliau penuh khidmat, namun dengan rasa heran, "Bagaimana aku membacakan Al Quran kepada engkau, sementara Al Quran itu sendiri diturunkan kepada engkau?"
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menjawab, "Aku ingin mendengarnya dari orang lain."
Maka Abdullah Bin Masud membacakan surat An-Nisa' sampai "Maka Bagaimanakah (halnya orang kafir nanti), apabila kami mendatangkan seseorang saksi (Rasul) dari tiap-tiap umat dan kami mendatangkan kamu (Muhammad) sebagai saksi atas mereka itu (sebagai umatmu)."
(Quran surat An-Nisa' ayat 41)
Pada saat itu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Cukup."
Abdullah Bin Masud menghentikan bacaannya dan menoleh kearah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Ia melihat bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menangis.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah.
✍Editor : Ustadzah Ratna
๐MATERI 489๐
๐ฆ☔๐ฆ☔๐ฆ☔๐ฆ☔๐ฆ
05/02/19 13.43 - +62 895-3410-34060: ๐ด๐ด๐๐ด๐ด๐๐ด๐ด
๐ONE DAY ONE SIROH๐
๐ผMATERI 490๐ผ
๐Rasulullah Menangis Membaca Al Quran๐
Suatu ketika, turunlah firman Allah "Maka apabila kamu merasa heran terhadap pemberitaan ini dan kamu menertawakan dan tidak menangis?"
(Quran Surat An-Najm ayat 59-60)
Mendengar ayat ini para ahlu suffah menangis hingga air mata mengalir memenuhi pipi mereka. Ahlus suffah adalah orang-orang fakir yang tinggal di selasar masjid karena tidak memiliki tempat tinggal. Ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mendengar isak tangis ahlus suffah, beliau pun ikut menangis. Para sahabat lain juga ikut menangis.
Setelah itu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Tidak akan masuk neraka orang yang menangis karena takut kepada Allah dan tidak akan masuk surga orang yang terus melakukan maksiat. Sekiranya kalian tidak melakukan dosa pasti Allah akan mengganti kalian dengan orang-orang yang berbuat dosa, lalu Dia ampuni mereka."
Orang yang menangis di dunia karena takut kepada Allah akan tertawa di akhirat nanti.
Satu dari tujuh golongan yang akan diteduhi Allah Subhanahu Wa Ta'ala pada hari kebangkitan kubur yang amat panas nanti adalah orang yang menyebut asma Allah dalam kesendirian, lalu berlinanglah air matanya. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Apabila bulu roma seseorang tegak disebabkan rasa takutnya kepada Allah maka berguguran lah dosanya seperti bergugurannya daun-daun dari pohon."
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah.
✍Editor : Ustadzah Ratna
๐ผMATERI 490๐ผ
๐ป๐๐ป๐๐ป๐๐ป๐๐ป
07/02/19 14.51 - +62 895-3410-34060: ๐ด๐ด๐๐ด๐ด๐๐ด๐ด
๐ONE DAY ONE SIROH๐
๐MATERI 491๐
๐Rasulullah Berkisah tentang Neraka๐
Suatu ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam membaca firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala, "... Neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu...?"
(Quran Surat Al-Baqarah ayat 24)
Setelah membacakan ayat itu, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam boleh menggambarkan neraka, "Api neraka itu dinyalakan selama 1000 tahun hingga memerah, 1000 tahun hingga memutih, 1000 tahun hingga menghitam. Neraka itu hitam legam, nyala apinya tak pernah padam."
"Tiba-tiba seorang pria hitam di hadapan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menangis. Jibril Alaihissalam turun menemui Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan bertanya, "Siapa orang yang menangis dihadapanmu itu?"
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menjawab, "Seseorang dari negeri Habasyah."
Beliau pun memuji orang itu di hadapan Jibril. Setelah itu beliau kembali membacakan firman Allah Subhanahu Wa Ta'Ala kepada para sahabatnya, "Demi keagunganKu dan ketinggianKu di atas ArsyKu, tidak ada mata yang menangis di dunia karena takut kepadaKu kecuali Aku perbanyak ketawanya di surga."
Hani adalah seorang bekas budak Utsman bin Affan. Ia merasa heran sebab Utsman selalu menangis sampai janggutnya basah jika berdiri di sebuah kuburan. Hani pun bertanya, "Anda mengingat surga dan neraka, tetapi anda tidak menangis namun jika Anda mengingat kuburan, anda menangis?"
Kita lanjutkan besok ya kisahnya....In syaa Allah.
✍Editor : Ustadzah Ratna
๐MATERI 491๐
๐๐๐๐๐๐๐๐๐
07/02/19 14.51 - +62 895-3410-34060: ๐ด๐ด๐๐ด๐ด๐๐ด๐ด
๐ONE DAY ONE SIROH๐
๐MATERI 492๐
๐Rasulullah Berkisah tentang Neraka๐
Setelah reda, Utsman bin Affan menjawab, "Sebab aku mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Kuburan adalah tempat persinggahan pertama akhirat. Kalau seseorang selamat dari azab-Nya, yang setelah itu akan lebih ringan. Namun jika seseorang tidak selamat darinya, yang setelahnya akan terasa lebih berat."
Aku juga mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Tidak pernah aku melihat sebuah pemandangan kecuali kuburan lebih mengerikan darinya."
Demikianlah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam selalu mengingatkan kita akan tibanya nanti masa kekal di negeri akhirat. Para sahabat mencapai derajat keimanan yang tinggi karena mereka mengingat hal itu terus- menerus.
Abu Hurairah menangis menjelang ajalnya ketika ditanya mengapa? Abu Hurairah menjawab, "Aku berada di lereng pendakian menuju surga dan neraka. Aku tidak tahu akan digiring ke surga atau neraka."
Dalam shahih Imam Bukhari dari Ibnu Mas'ud, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Orang mukmin melihat dosa-dosa seakan-akan ia duduk di bawah sebuah gunung, ia takut tertimpa. Adapun orang yang hanyut dalam kemaksiatan melihat dosa-dosanya seperti lalat yang melintasi hidungnya. Ia hanya mengibaskan tangan untuk mengusirnya."
Dari hadits ini jelaslah bahwa orang mukmin tidak menganggap remeh dosa-dosa kecil seperti yang dilakukan orang fasik.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah.
✍Editor : Ustadzah Ratna
๐MATERI 492๐
๐
๐ฅ๐
๐ฅ๐
๐ฅ๐
๐ฅ๐
08/02/19 12.01 - +62 895-3410-34060: ๐ด๐ด๐๐ด๐ด๐๐ด๐ด
๐ปONE DAY ONE SIROH๐ป
๐นMATERI 493๐น
๐Utaibah bin Abu Lahab๐
Sebelum hijrah, dulu di Mekah ada sebuah peristiwa yang begitu menyakitkan hati Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam sampai beliau pun menangis. Kejadian itu dimulai oleh Abu Lahab. Ia adalah paman Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tetapi juga merupakan orang yang paling keras menentang beliau. Setelah turunnya surat Al-Lahab yang mengancamnya dengan neraka, Abu Lahab mendatangi kedua putranya yaitu Utaibah dan Utbah. Kedua putranya ini adalah para menantu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Utaibah menikah dengan Ummu Kultsum, Utbah menjadi suami Ruqayyah.
Tiba di hadapan kedua putranya itu ia menunjuk mereka dengan telunjuknya yang besar sambil berkata, "Haram aku bertemu kalian sesudah ini jika kalian tidak juga mau menceraikan kedua putri Muhammad!"
Diceritakannya juga bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam membacakan firman Allah yang sangat mengganggu hati istri Abu Lahab. Ummu Jamil yang dalam surat Al-Lahab itu disebut sebagai pembawa kayu bakar datang memarahi putra-putranya, "Anak-anakku, ceraikanlah mereka. Keduanya telah keluar dari agama leluhur kita!"
Kedua pemuda itu menurut, mereka menceraikan kedua putri Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang kemudian pulang sambil menangis. Setelah menceraikan Ummu Kultsum, Utaibah Bin Abu Lahab mempersiapkan diri untuk pergi berdagang bersama kafilah Mekkah. Namun sebelum berangkat dia mendatangi Rasulullah Shallallahu
Alaihi Wasallam dan berkata, "Aku tidak beriman kepada agamamu aku ceraikan putrimu! Kamu tidak boleh mendatangiku dan aku pun tidak akan mendatangimu!"
Kita lanjutkan besok ya kisahnya...In syaa Allah.
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐นMATERI 493๐น
๐ฅ๐๐ฅ๐๐ฅ๐๐ฅ๐๐ฅ
09/02/19 12.30 - +62 895-3410-34060: ๐ด๐ด๐๐ด๐ด๐๐ด๐ด
๐ONE DAY ONE SIROH๐
๐MATERI 494๐
๐Utaibah bin Abu Lahab๐
Belum cukup berkata kasar Utaibah menjulurkan tangannya dan menarik baju Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam sampai robek. Bisa kalian bayangkan perasaan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berdoa, "Semoga Allah membinasakannya dengan singaNya."
Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengabulkan doa itu. Dalam perjalanan dagang menuju Syam rombongan Utaibah berhenti di tempat bernama Az Zarqaa. Pada malam itu seekor singa mengintai mereka. Utaibah berkata, "Celaka demi Allah, binatang ini pasti akan memangsaku seperti yang dikatakan Muhammad."
Teman-teman Utaibah menenangkannya dan menyuruhnya tidur di tengah, sementara mereka tidur berkeliling melindunginya. Singa itu pergi namun ia datang lagi pada tengah malam dan menerkam kepala Utaibah sampai mati.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bertanya kepada iblis, "Berapa teman-temanmu dari umatku?" Ia menjawab, "10, yaitu penguasa zalim, orang kaya yang takabur, pedagang khianat, peminum khamr, mengadu domba, orang yang riya, pemakan riba, pemakan harta anak yatim, orang yang enggan berzakat, dan orang yang panjang angan-angan."
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah.
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐MATERI 494๐
๐ฝ๐ฅ๐ฝ๐ฅ๐ฝ๐ฅ๐ฝ๐ฅ๐ฝ
11/02/19 19.30 - +62 895-3410-34060: ๐ด๐ด๐๐ด๐ด๐๐ด๐ด
๐ ONE DAY ONE SIROH๐
๐MATERI 495๐
๐Ummu Jamil๐
Allah yang Maha Penyayang tentu sangat mengasihi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Allah Subhanahu wa Ta'ala selalu menurunkan pertolongannya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang setia dan sangat besar cintanya kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala itu.
Seperti terekam dalam peristiwa berikut:
Ummu Jamil istri Abu Lahab adalah wanita yang cantik, namun ia tidak kalah dari suaminya dalam memusuhi keponakan mereka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Setiap malam ia menebarkan duri dijalan yang akan dilalui Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam pada keesokan harinya. Mulutnya juga kasar sekali. Dengan mulutnya itu ia melimpahi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sindiran-sindiran menyakitkan dan menciptakan isu-isu bohong mengenai diri Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam. Di sulutnya api fitnah, hingga besar berkobar. Dihasutnya semua orang untuk memerangi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan pengikutnya tanpa tanggung-tanggung lagi. Karena itulah Al Quran menyebutnya sebagai wanita pembawa kayu bakar neraka. Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengancam wanita ini di dalam firmanNya "Yang di lehernya ada tali dari sabut" (QS Al-Lahab ayat 5)
Ketika mendengar ayat Al-Quran mengenai dirinya tersebut Ummu Jamil sangat marah. Dengan kalap diambilnya segenggam batu dan diapun pergi mencari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam. Ummu Jamil mendatangi kabah karena ia tahu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sering pergi kesana. Kebetulan di tempat itu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sedang duduk bersama Abu Bakar. Ketika Ummu Jamil hampir tiba di tempat keduanya, Allah Subhanahu Wa Ta'ala membutakan sebagian penglihatan Ummu Jamil sehingga hanya Abu Bakar yang ia lihat.
"Abu Bakar di mana temanmu itu?" bentak Ummu Jamil geram sekali. "Aku dengar dia menjelekkan diriku. Demi Allah, seandainya aku menemukannya akan aku sumpal mulutnya dengan batu di tanganku ini. Demi Allah aku adalah seorang penyair ulung".
Saat itu juga Ummu Jamil bersyair:
Kami membangkangnya hingga dia terhina.
Kami tidak mempedulikan perintahnya.
Kami berpaling dari agamanya.
Selanjutnya wanita ini pergi. Kemudian Abu Bakar bertanya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, "Rasulullah apakah dia tidak melihat Anda?" "Dia tidak melihatku, Allah telah menahan matanya agar tidak melihatku" demikian sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.
Kita lanjutkan besok ya...In syaa Allah.
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐MATERI 495๐
✏๐✏๐✏๐✏๐✏
12/02/19 06.05 - +62 897-8784-793 keluar
12/02/19 14.58 - +62 895-3410-34060: ๐ด๐ด๐๐ด๐ด๐๐ด๐ด
๐ONE DAY ONE SIROH๐
๐MATERI 496๐
๐Siksaan Keras Bagi Rasulullah๐
Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam adalah teladan dalam kesabaran. Beliau sering diganggu dan didzalimi dengan keras, sehingga membuat para sahabatnya menangis. Namun beliau tetap tabah dan terus berjuang.
Suatu ketika pernah para pemuka Quraisy berkumpul di Hijr, mereka membicarakan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan dakwahnya. Salah seorang pemuka Quraisy itu berkata, "Belum pernah kita menyaksikan kelakuan seperti yang diperbuat lelaki ini. "Dia telah melecehkan akal kita, menjelek-jelekkan agama kita, memecah-belah jamaah kita, mencaci Tuhan-Tuhan kita. Kita terlalu sabar menahan diri atas perkara besar ini."
Tapi ketika itu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dengan tenang mendekati Ka'bah dan melakukan Thawaf. Hujan sindiran dan lecehan yang terjadi terhadap firman Allah atau sabda beliau terlontar deras dari mulut mereka. Wajah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berubah mendengar sindiran itu, namun beliau terus melakukan thawaf. Ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam lewat di dekat mereka, lagi-lagi hujan sindiran kembali datang. Wajah beliau berubah lagi, tetapi beliau terus melakukan thawaf. Ketika untuk ketiga kalinya orang-orang kafir itu menyindir, Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam berhenti dan bersabda, "Dengan cara apakah kalian mendengar wahai kaum Quraisy? Ketahuilah demi Allah aku telah datang kepada kalian dengan membawa ancaman azab."
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah.
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐MATERI 496๐
๐ท๐๐ท๐๐ท๐๐ท๐๐ท
12/02/19 19.32 - +62 852-3282-3395 keluar
13/02/19 07.57 - +62 895-3410-34060: ๐ด๐ด๐๐ด๐ด๐๐ด๐ด
✊๐ผONE DAY ONE SIROH✊๐ผ
๐ต๐ธMATERI 497๐ต๐ธ
๐Siksaan Keras bagi Rasulullah๐
Ucapan yang beliau lontarkan itu begitu menusuk hati.
Sehingga semua orang itu pucat ketakutan sampai-sampai orang yang paling keras menyindir pun akhirnya berkata lembut kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang terus menatap mereka dengan tajam.
"Pergilah wahai Abul Qosim pergilah dengan damai. Demi Allah kamu bukan orang bodoh."
Namun orang-orang itu berkumpul lagi keesokan harinya dengan rasa malu Mereka berkata satu sama lain, "Kemarin kita telah menyinggung Muhammad tentang kelakuannya kepada kita tetapi ketika ia mengancam kita dengan azab kita malah ketakutan!"
Maka ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam lewat mereka berlompatan menghadang beliau, "Kamukah yang berkata begini dan begitu untuk mengejek tuhan- tuhan kami?"
"Ya akulah yang mengatakannya," jawab Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Maka salah satu dari mereka menarik selendang beliau dan menjambak rambut beliau dengan sangat keras. Saat itulah, Abu Bakar datang mencegah mereka dengan air mata bercucuran. Orang-orang itu pun pergi dengan rasa puas.
Melihat besarnya dan berat penderitaan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dalam berjuang timbullah dalam hati rasa cinta yang amat sangat kepada beliau. Cinta kita ini adalah tanda keimanan seperti yang disabdakan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, "Tidak beriman salah seorang dari kalian hingga aku merupakan orang yang paling dicintainya lebih dari ayahnya, anaknya atau orang lain." (Hadits Riwayat Bukhari).
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah.
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐ต๐ธMATERI 497๐ต๐ธ
๐ฎ๐ฉ❤๐ฎ๐ฉ❤๐ฎ๐ฉ❤๐ฎ๐ฉ❤๐ฎ๐ฉ
14/02/19 05.22 - Kode keamanan Odosina 7722 berubah. Ketuk untuk info selengkapnya.
14/02/19 17.43 - +62 895-3410-34060: ๐ด๐ด๐๐ด๐ด๐๐ด๐ด
๐ฅONE DAY ONE SIROH๐ฅ
๐ฅMATERI 498๐ฅ
๐Kasih Sayang Abu Bakar kepada Rasulullah๐
Ketabahan dan keteguhan hati Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dalam berjuang menimbulkan kesetiaan dan kasih sayang yang luar biasa pada diri sahabat-sahabatnya terhadap beliau. Ketika jumlah kaum muslimin baru 38 orang Abu Bakar mendesak Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam agar mereka berdakwah secara terang-terangan.
Mulanya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menolak karena jumlah mereka masih sedikit. Namun Abu Bakar terus memohon sampai akhirnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengabulkan kaum Muslimin pergi ke Ka'bah dan berpencar ke beberapa sudut, sementara itu Abu Bakar berdiri di depan Ka'bah dan menyeru semua orang agar memeluk Islam.
Demikianlah Abu Bakar menjadi khatib pertama yang menyeru ke jalan Allah. Dalam waktu singkat kaum musyrikin berdatangan dan memukuli Abu Bakar serta kaum muslimin.
Utbah bin Rabiah memukul wajah Abu Bakar dengan sepasang sepatu bersol dan menginjak perut Abu Bakar. Abu Bakar terluka begitu parah sampai orang tidak bisa membedakan lagi mana wajah dan hidungnya.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya....In syaa Allah.
✍Editor : Ustadzah Ratna
๐ฅMATERI 498๐ฅ
๐ง๐ง๐ง๐ง๐ง๐ง๐ง๐ง๐ง
16/02/19 16.28 - +62 895-3410-34060: ๐ด๐ด๐๐ด๐ด๐๐ด๐ด
๐ ONE DAY ONE SIROH๐
๐MATERI 499๐
๐Kasih Sayang Abu Bakar kepada Rasulullah๐
Ketika bani Tamim, kabilah Abu Bakar berhasil menyelamatkan Abu Bakar, beliau ditandu dengan sehelai kain. Baru sore hari Abu Bakar bisa bicara, namun kata-kata yang pertama keluar dari mulutnya adalah "Bagaimana keadaan Rasulullah?"
Keluarganya terus membujuk agar Abu Bakar mau makan dan minum, namun Abu Bakar hanya bertanya dan bertanya lagi, "Bagaimana keadaan Rasulullah?"
Ketika malam telah larut dan keadaan di luar sepi Ummu Alkhoir, Ibu Abu Bakar membimbing Abu Bakar menemui Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam di rumah Arqam. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam langsung memeluk dan mencium Abu Bakar, demikian pula dengan para sahabat yang lain. Mereka merasa sangat iba kepada Abu Bakar. Abu Bakar berkata, "Wahai Rasulullah demi Allah aku tidak apa-apa, kecuali pukulan si fasik itu pada wajahku. Ini Ibuku,beliau amat sayang kepada anaknya. Anda orang yang membawa berkah. Karena itu ajaklah dia masuk islam dan doakanlah dia, semoga Allah menyelamatkannya dari neraka melalui tangan Anda. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mendoakan ibu Abu Bakar dan menyuruhnya masuk Islam, akhirnya Ibu Abu Bakar pun memeluk Islam.
Demikianlah besarnya kasih sayang Abu Bakar kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Begitu pulalah kasih sayang Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kepada para sahabat dan umatnya.
Selain bunda Aisyah, putri Abu Bakar yang lain adalah Asma. Asma pernah berkata, "Sesungguhnya kebahagiaanku dalam imanku dan sesungguhnya imanku dalam hatiku dan sesungguhnya hatiku tidak dikuasai oleh siapapun selain Allah. Itulah kebahagiaan jiwa yang sebenarnya yang tidak dipengaruhi berbagai rintangan yang mengelilingi hidup kita."
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah.
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐MATERI 499๐
⛺⛱⛺⛱⛺⛱⛺⛱⛺
16/02/19 16.28 - +62 895-3410-34060: ๐ด๐ด๐๐ด๐ด๐๐ด๐ด
๐นONE DAY ONE SIROH๐น
๐MATERI 500๐
๐Rasulullah Sangat Menyayangi Kaum Anshor๐
Ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menderita sakit keras, yang paling merasa sedih adalah kaum Anshor. Mereka menangis karena takut beliau meninggal. Seorang sahabat datang ke sisi tempat tidur Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sambil melapor, "Kaum Anshor lelaki dan wanita berkumpul di masjid mereka menangisi Anda."
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bertanya, "Apa yang membuat mereka menangis?"
"Mereka takut Anda akan meninggal dunia."
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pun keluar dalam keadaan sakit, dia duduk di atas mimbar sambil berpegangan dengan menggunakan selimut yang disampirkan dari bahunya, kepala Beliau juga dibalut dengan perban. Setelah duduk membaca Hamdalah lalu bersabda, "Wahai manusia kalian akan bertambah banyak, tetapi kaum Anshor sedikit. Mereka seperti garam bagi makanan. Siapa saja yang memegang urusan mereka, hendaknya menerima kebaikan dari mereka, dan memaafkan orang yang bersalah dari mereka."
Dalam riwayat lain Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam juga bersabda, "Setiap nabi punya peninggalan, kaum Anshor adalah peninggalan ku. Orang-orang lain makin banyak sedang kaum Anshor makin sedikit. Terimalah yang baik dari mereka, dan maafkanlah yang salah dari mereka."
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah.
✍Editor : Ustadzah Ratna
๐MATERI 500๐
๐๐๐๐๐๐๐๐๐
18/02/19 09.35 - +62 895-3410-34060: ๐ด๐ซ๐ด๐ช๐ด๐ซ๐ด๐ช๐ด
๐ธONE DAY ONE SIROH๐ธ
๐ฌMATERI 501
๐ *Rasulullah SAW Amat Menyayangi Anshar*๐
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam disambut baik oleh kaum Anshar termasuk oleh anak-anak dan para pembantu mereka. Dengan penuh kasih sayang beliau tatap wajah orang-orang yang mencintainya. Mata beliau sayu saat bersabda, "Demi Allah yang jiwaku ada di tanganNya, aku sungguh mencintai kalian."
Kemudian Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berpaling kepada sahabat yang lain dan bersabda, "Kaum Anshor telah menunaikan kewajiban mereka. Tinggal kalian. Maka terimalah orang yang baik dari mereka dan maafkanlah orang yang bersalah dari mereka."
Beliau kembali menatap kaum Anshor dan berkata, "Kaum Anshor, kalian akan mendapat ketidakadilan setelahku."
Kaum Anshor pun bertanya, "Jika begitu apa pesan anda?"
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallampun berpesan , "Aku perintahkan kalian bersabar sampai kalian bertemu dengan Allah Subhanahu Wa ta'ala dan rasul-Nya."
Begitu sayangnya Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam sampai beliau menitipkan kaum Anshor kepada yang lain.
Dari Al Baro' bin Azib bahwasanya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda perihal orang Anshar, "Tidak ada yang mencintai mereka kecuali orang mukmin dan tidak ada yang membenci mereka kecuali orang-orang munafik. Barang siapa mencintai mereka maka Allah akan mencintainya dan barangsiapa membenci mereka maka Allah akan membencinya."
Kita lanjutkan besok ya kisahnya... Insyaa Allah...
๐Editor: Ustadzah Ratna
๐ฌMATERI 501
๐๐บ๐๐บ๐๐บ๐๐บ๐
21/02/19 16.20 - Odosina Aldi: ๐ด๐ช๐ด๐ช๐ด๐ช๐ด๐ช๐ด
๐ทONE DAY ONE SIROH๐ท
๐ฌMATERI 502
๐ *Doa Rasulullah SAW untuk Bundanya*๐
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam adalah orang yang sangat suka menjalin tali kekerabatan dan silaturahim. Bunda Khadijah istri beliau bahkan menyebut suaminya itu sebagai"Orang yang menyambung kekeluargaan dan berkata benar."
Begitu sempurnanya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menyambung tali silaturrahim sampai-sampai ketika belum diangkat menjadi rasul, beliau diberi gelar Al Amin. Bahkan sejak kecil, ketika ditinggalkan oleh ayah dan bundanya, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sudah menjalankan hak dan kewajibannya sebagai seorang anak. Saat berumur 7 tahun atau 1 tahun setelah ibunya wafat Muhammad kecil pergi mengunjungi makam sang bunda yang letaknya jauh di Yatsrib.
Jadi jangankan kepada orang yang masih hidup kepada yang telah wafat pun Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak memutuskan hubungan silaturahim. Abu Hurairah berkata, "Pernah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasalam berziarah ke makam ibunya lalu menangis dan membuat orang di sekitarnya juga menangis karena tangisnya, kemudian beliau bersabda, "Aku minta izin kepada Allah untuk meminta ampun atas ibuku tapi tidak diberi izin."
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....Insya allah
๐Editor: Ustadzah Ratna
๐ฌMATERI 502
๐ฟ๐ป๐ฟ๐ป๐ฟ๐ป๐ฟ๐ป
23/02/19 00.41 - Odosina Aldi: ๐ด๐ช๐ด๐๐ด๐ช๐ด๐ช๐ด
⛱ONE DAY ONE SIROH⛱
๐ฌMATERI 503
๐ *Doa Rasulullah SAW untuk Bundanya* ๐
"Kemudian aku minta izin untuk menziarahi makamnya, lalu aku diizinkan. Maka ziarahilah kuburan karena itu akan mengingatkanmu pada kematian."
Kecintaan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kepada kaum kerabatnya sangat besar. Beliau rela dicaci dan disiksa oleh paman
-pamannya sendiri dalam upaya menyelamatkan mereka kelak dari siksa neraka.
Beliau pernah menyeru seluruh keluarganya, "Ya Bani Abdi Syams, Bani Ka'ab bin
Lu'ay selamatkan dirimu dari api neraka! Wahai bani Abdi Manaf, selamatkan diri kalian dari api neraka! Wahai Bani Hasyim, selamatkanlah diri kalian dari api neraka! Wahai Bani Abdul Mutholib, jagalah diri kalian dari siksa neraka! Wahai Fatimah anakku, selamatkan dirimu dari api neraka!
Aku tidak bisa membela kalian kelak di hadapan Allah SWT walau kalian adalah kaum kerabatku, kecuali aku akan meneteskan air mata kekeluargaan ini semampuku untuk menjaga hubungan dengan kalian di dunia."
Ada seorang laki-laki menghadap Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam seraya berkata, "Ya Rasulullah, saya ingin ikut berjihad, tapi saya tidak mampu!" Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bertanya, "Apakah orang tuamu masih hidup?" Orang itu menjawab, "Ibu saya masih hidup." Maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menjelaskan, "Temuilah Allah dengan bersikap menjaga, memelihara dan menghormati orang tuamu (Birrul Walidain). Jika engkau melakukannya, samalah dengan engkau berhaji, berumroh, dan berjihad." (Hadist riwayat Abu Ya'la dan at Thabrani dengan sanad Jayyid)
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insya Allah
๐Editor: Ustadzah Ratna
๐ฌMATERI 503
⛺⛱๐⛺⛱๐⛺๐⛱
23/02/19 00.41 - Odosina Aldi: ๐ด๐ด๐ช๐ด๐ด๐ซ๐ด๐ด
๐กONE DAY ONE SIRAH๐ก
๐ฌMATERI 504
๐ *Canda Rasulullah SAW*๐
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak pernah tertawa terbahak-bahak. Beliau hanya tersenyum. Seperti yang dikatakan oleh bunda Aisyah " Aku belum pernah melihat Rasul tertawa lebar sampai gusinya kelihatan, namun kulihat beliau cukup tersenyum saja."
Namun tidak tertawa bukan berarti Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak suka bergurau. Beliau senang bermain dan bercanda dengan anak-anak sehingga membuat mereka riang dan ceria. Pada saat itu orang dewasa tidak lazim bergurau dengan anak-anak, sehingga anak-anak bertanya, "Wahai Rasulullah mengapa engkau bercanda dengan kami?"
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memang tidak mungkin berdusta walau dalam keadaan santai dan bercanda. Dengarlah apa yang beliau katakan kepada Anas bin Malik saat bergurau dengan sahabatnya itu. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memanggil Anas, "Wahai orang yang berkuping dua."
Canda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sering ditunjukkan untuk menghibur hati yang sedih walau yang sedang bersedih itu seorang anak kecil. Suatu ketika anak Ummu Sulaim yang bernama Abu Umar sedang bersedih hati karena burung pipitnya mati. Maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mendekat dan berkata, "Hai Abu Umair, apa yang dilakukan burung pipitmu?"
Abu Umar pun menumpahkan semua kesedihan hatinya kepada beliau sampai dukanya hilang.
Suatu ketika ada seorang Badui bernama Zahir bin Hiram datang untuk berdagang. Zahir termasuk orang yang buruk rupa. Tiba-tiba Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memeluk Zahir dari belakang dan menutup kedua mata Zahir dengan telapak tangannya. Zahir berseru, "Lepaskanlah aku, siapakah ini?"
Setelah tahu yang mendekapnya adalah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam, Zahir balas memeluknya. Namun Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam masih terus bergurau dengan berseru, "Siapa yang mau beli budak ini?"
Zahir menjawab, "Ya Rasulullah, kalau begitu, aku tidak laku."
"Ya," jawab Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, "Sebab di sisi Allah kamu sangat mahal harganya.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... insyaalllah
๐Editor: Ustadzah Ratna
๐ฌMATERI 504
๐ก๐ช๐ก๐ช๐ก๐ช๐ก๐ช๐ก
Komentar
Posting Komentar