21/03/19 21.23 - +62 895-3410-34060: π΄πͺπ«π΄π΄π΄π«πͺπ΄
πONE DAY ONE SIROH
πΈMATERI 528πΈ
π *Rasulullah SAW dan Saudah binti Zum'ah*π
Setelah bunda Khadijah wafat tidak ada wanita yang mengurus rumah tangga beliau. Maka Khaulah binti Hakim Assalamiyah istri Umar bin Mashur tergerak hatinya. Ia menawarkan kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dua orang wanita untuk menjadi istri beliau yaitu Aisyah binti Abu Bakar dan Saudah binti Zum'ah.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menerima keduanya. Beliau melamar Aisyah, tetapi menunda pernikahannya sampai Aisyah dewasa. Beliau juga melamar Saudah binti Zum'ah.
Saudah binti Zum'ah termasuk salah seorang wanita pertama yang memeluk Islam. Bersama suaminya terdahulu, ia hijrah ke Habasyah bersama rombongan kedua. Di tempat itulah, suaminya meninggal dan ia pulang sebagai seorang janda. Usianya sudah tidak muda lagi, telah lima puluh tahun.
Ia termasuk seorang wanita yang sangat miskin namun kegigihannya melawan penindasan Quraisy sudah tidak diragukan lagi. Maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menikahi Saudah untuk menolongnya dan memberinya perlindungan.
Alangkah terkejut dan gembiranya Saudah dilamar oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Begitu pula ayahnya yang sudah kehilangan harapan bahwa putrinya akan mendapat lagi seorang suami.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insyaallah
πEditor: Ustadzah Ratna
πΈMATERI 528πΈ
ππ❤πππ❤ππ
22/03/19 18.09 - Kode keamanan Odosina 1269 berubah. Ketuk untuk info selengkapnya.
23/03/19 20.39 - +62 895-3410-34060: π΄π΄π΄π«π΄π΄π΄π«π΄
πONE DAY ONE SIROH
πMATERI 529π
π *Rasulullah SAW dan Saudah binti Zum'ah*π
Dengan mas kawin 400 dirham kini bunda Saudah menjadi Ummul Mukminin, ibu orang-orang mukmin. Ia menempuh hidup penuh perjuangan bersama Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Ia sangat mengasihi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sehingga ketika Rasulullah Shalallahu Wassalam menikahi Aisyah, bunda Saudah memberikan waktu gilirnya untuk bunda Aisyah.
Bunda Aisyah berkata, "Telah menjadi kebiasaan bagi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam jika akan keluar kota beliau selalu mengundi nama istrinya, siapa yang namanya keluar maka dialah yang beruntung ikut bersama beliau. Beliau juga menggilir setiap istrinya sehari semalam. Namun, giliran Sa'udah binti Zum'ah kadang-kadang diberikannya untukku dengan mengharap kasih sayang dan keridhoan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam."
Rasulullah Shallallahu
Alaihi Wasallam yang menyayangi Bunda Sa'udah merasa khawatir istrinya itu tidak bahagia karena selalu mengalah. Maka beliau bertanya bahwa apabila bunda Sa'udah merasa berat menjalani hidup sebagai istri beliau, beliau bersedia menceraikannya agar bisa lebih bahagia. Namun bunda Sa'udah memberi jawaban mengharukan, "Demi Allah aku ingin tetap menjadi istrimu karena aku ingin kelak dihidupkan Allah sebagai istrimu di akhirat."
Salah satu keutamaan pernikahan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dengan bunda Sa'udah adalah untuk melunakkan sikap bani Abdul Syam yang selama ini memusuhi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan keluarganya. Selain itu juga untuk memuliakan bani Najjar yang memang memiliki pertalian darah dengan bunda Sa'udah dan untuk menghormati Ibu dari bunda Saudah, Syumus binti Qais, yang menjadi penolong serta pembela nabi ketika berhijrah ke Madinah.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insyaallah
π Editor : Ustadzah Ratna
πMATERI 529π
πππππππππ
23/03/19 20.39 - +62 895-3410-34060: π΄π΄π«π΄π΄π«π΄π΄π«
πONE DAY ONE SIROH
♥MATERI 530♥
πRasulullah SAW dan Aisyahπ
Sebelum dipinang Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasalam, sebenarnya bunda Aisyah sudah dilamar oleh Jabir bin Al Muth'im. Namun melihat kegigihan Abu Bakar membela Islam, orang tua Jabir membatalkan pinangan ini karena mereka khawatir putra mereka tergelincir masuk Islam.
Ketika ditawari untuk menikahi bunda Aisyah, sebelumnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam belum berfikir untuk beristri lagi. Namun tawaran yang diajukan itu ternyata adalah tawaran yang sangat baik. Maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menerima usulan tersebut. Sebagai seorang utusan Allah, beliau harus menjalin hubungan erat dengan para sahabatnya. Bunda Aisyah adalah Putri Abu Bakar As Siddiq, orang yang membela beliau dengan segala apa yang ada. Dengan menjadikan bunda Aisyah sebagai istrinya, berarti Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam telah memberi Abu Bakar penghargaan yang sudah sepantasnya.
Rumah tangga Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam juga pernah dilanda pertengkaran, tetapi masih dalam batas wajar karena beliau tidak pernah dihanyutkan amarah.
Pada suatu hari Abu Bakar minta izin masuk untuk menemui Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, tiba-tiba ia mendengar suara tinggi bunda Aiysah yang ditujukan kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Abu Bakar menghampiri putrinya itu dan memarahinya, "Kau berani bersuara keras seperti itu terhadap Rasulullah?"
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insyaallah
πEditor : bunda Ratna
♥MATERI 530♥
♥π♥π♥π♥π♥
25/03/19 11.03 - +62 895-3410-34060: π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄
πONE DAY ONE SIROH
πMATERI 531π
πRasulullah SAW dan Aisyahπ
Tangan Abu Bakar bergerak untuk menutup mulut bunda Aisyah, namun Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam segera mencegah niat Abubakar itu.
Gusar karena melihat kelancangan putrinya, Abu Bakarpun keluar rumah. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda kepada bunda Aisyah, "Kau lihat sendiri kan, bukankah aku telah menolongmu dari tindakan ayahmu?"
Tidak lama kemudian Abu Bakar kembali dan minta ijin lagi untuk menemui Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Ternyata beliau dan bunda Aisyah sudah tampak rukun seperti sedia kala. Sambil tersenyum, Abu Bakarpun berkata kepada putri dan menantunya itu, "Sertakanlah aku dalam perdamaian kalian, seperti kalian telah menyertakan aku dalam peperangan kalian."
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallampun menyambut dengan hati gembira,"Kami telah melibatkanmu, kami telah melibatkanmu."
Kelebihan utama yang dimiliki oleh bunda Aisyah dibandingkan istri-istri Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang lain adalah kepandaian dan kecerdasannya. Sepandai apakah bunda Aisyah itu?
Bunda Aisyah mengatakan," Perut Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak pernah kekenyangan. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak pernah memesan makanan dan tidak pernah mencari-cari nafsu makan
kepada keluarganya. Makanan apapun yang diberikan oleh keluarganya dimakannya. Tidak pernah untuknya diberi makanan sebelum dituangkan minum."
Kita lanjutkan besok ya kisahnya...... Insyaaallah
πEditor: Bunda Ratna
πMATERI 531π
π»ππ»ππ»ππ»ππ»
Komentar
Posting Komentar