Langsung ke konten utama

Chat WhatsApp dengan πŸ€NEW ODOSINA 15IπŸ“š



25/03/19 16.11 - Pesan yang dikirim ke grup ini kini diamankan dengan enkripsi end-to-end. Ketuk untuk info selengkapnya.
27/03/19 18.26 - Kode keamanan Odosina Iwan berubah. Ketuk untuk info selengkapnya.
28/03/19 05.27 - Kode keamanan Odosina Afiyata berubah. Ketuk untuk info selengkapnya.
30/03/19 14.02 - +62 895-3410-34060: 🌴🌴🐫🌴🌴🐫🌴🌴🐫
πŸ“šONE DAY ONE SIROH
🚨MATERI 532🚨
πŸ•‹Aisyah Wanita TerpandangπŸ•‹
Zubair bin Al Awwam berkata, "Saya belum pernah melihat seseorang lebih pandai daripada Aisyah tentang Alquran, hukum fardhu, tentang halal dan haram, tentang syair, tentang kisah, dan silsilah bangsa Arab."
Kedalaman ilmu yang dimiliki bunda Aisyah itu diperolehnya berkat kesempatan seluas-luasnya yang diberikan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kepada para istrinya untuk menuntut ilmu. Oleh karena itu para istri Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tumbuh menjadi orang-orang yang bisa menjawab pertanyaan tentang ilmu apapun.
Dengan kecerdasan dan kekuatan hafalannya, bunda Aisyah telah meriwayatkan sekitar 2.210 hadits. Beliau merupakan wanita terpandai dan terbaik pendapatnya dalam berbagai masalah umum. Bunda Aisyah juga termasuk orang yang berhasil begitu baik merekam kehidupan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dalam benaknya, menceritakan perilaku beliau dan menghafal sunnah-sunnahnya.
Pernikahan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dengan Bunda Aisyah terbukti menjadi berkah bagi meluasnya dakwah sepeninggal Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Berkat kepandaian bunda Aisyah, kaum muslimin merasa seolah-olah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam masih ada di tengah-tengah mereka untuk membantu memecahkan banyak sekali persoalan yang mereka hadapi. Pada saat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam masih hiduppun bunda Aisyah membantu beliau menyampaikan pelajaran kepada kaum wanita.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insyaallah
πŸ“Editor : Bunda Ratna
🚨 MATERI 532🚨
πŸ’šπŸŽ—πŸ’šπŸŽ—πŸ’šπŸŽ—πŸ’šπŸŽ—πŸ’š
30/03/19 14.02 - +62 895-3410-34060: πŸŒ΄πŸŒ΄πŸŒ΄πŸŒ΄πŸ•‹πŸŒ΄πŸŒ΄πŸŒ΄πŸŒ΄
πŸ“šONE DAY ONE SIROH
πŸ“•MATERI 533πŸ“•
πŸ•‹Aisyah Wanita TerpandangπŸ•‹
Begitu besarnya peranan bunda Aisyah sampai ada seorang ulama bernama Az Zahri mengatakan, "Seandainya ilmu semua Ummul Mukminin dan ilmu semua wanita pada jaman itu disatukan, tentulah ilmu Aisyah jauh lebih utama daripada ilmu mereka." Inilah salah satu hal yang membuat bunda Aisyah begitu disayang oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Mereka berdua sampai paham betul apa yang disukai dan tidak disukai pasangannya, termasuk dari nada suara dan cara berbicara.
"Aku tahu kalau kau sedang senang kepadaku atau sedang marah kepadaku," sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kepada bunda Aisyah.
"Dari manakah engkau mengetahuinya," tanya Bunda Aisyah.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Kalau engkau senang kepadaku, engkau berkata, "Tidak demi Rabb Muhammad". Akan tetapi apabila sedang marah kepadaku engkau berkata, "Tidak demi Rabb Ibrahim."
Bunda Aisyah menjawab, "Demi Allah memang demikian ya Rasulullah, aku tidak meninggalkan kecuali namamu saja."
Bunda Aisyah berkata, "Ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam wafat, saya tidak memiliki apapun yang bisa dimakan oleh makhluk hidup kecuali segenggam gandum dari rak saya. Semua gandum itu saya makan sedikit-sedikit dalam waktu yang lama sampai habis."
Kita lanjutkan besok ya kisahnya, insyaallah......
πŸ“Editor: Ustadzah Ratna
πŸ“•MATERI 533πŸ“•
πŸ’›πŸ“—πŸ’›πŸ“—πŸ’›πŸ“—πŸ’›πŸ“—πŸ’›
30/03/19 14.02 - +62 895-3410-34060: πŸŒ΄πŸŒ΄πŸ•ŒπŸŒ΄πŸŒ΄πŸŒ΄πŸ•ŒπŸŒ΄πŸŒ΄
πŸ“šONE DAY ONE SIROH
πŸ•°MATERI 534πŸ•°
πŸ•‹Rasulullah SAW dan Hafshah binti Umar bin KhatabπŸ•‹
Seperti pernikahan- pernikahan sebelumnya, pernikahan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dengan bunda Hafsah binti Umar bin Khattab adalah untuk mengembangkan dakwah. Pernikahan ini juga untuk mengumpulkan ikatan persahabatan dengan Umar.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengerti betul bahwa Umar Bin Khattab adalah seorang yang jujur, sederhana, adil lagi agung. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengetahui bahwa kelak Allah Subhanahu Wa Ta'ala akan memilih Umar untuk menyebarkan Islam. Melalui kepemimpinan Khalifah Umar bin Khattab lah Islam berkembang dan jaya.
Pernikahan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dengan bunda Hafsah merupakan pengobat luka hati Umar karena dua sahabat lainnya, Abu Bakar dan Utsman bin Affan menolak menikahi Hafsah. Padahal Hafsah yang ketika itu masih muda harus menjanda setelah ditinggal wafat oleh suaminya.
Bersama bunda Aisyah, bunda Hafshah pernah membuat hati Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam gundah. Kedua Ibu Kaum Mukminin itu cemburu kepada istri-istri Rasulullah Shallallahu Allaihi Wasallam yang lain. Bunda Hafshah cemburu karena pada suatu ketika ia mendapati bunda Mariyah dengan bayinya Ibrahim sedang berada di rumahnya bersama Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam. Hal ini membuat bunda Hafshah tidak suka dan menceritakannya kepada bunda Aisyah.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insyaallah
πŸ“Editor : Ustadzah Ratna
πŸ•°MATERI 534πŸ•°
πŸ’œπŸŒΌπŸ’œπŸŒΌπŸ’œπŸŒΌπŸ’œπŸŒΌπŸ’œ
30/03/19 18.27 - ‎+62 877-8752-1313 telah diganti ke +62 878-7698-0299
31/03/19 15.18 - Kode keamanan Odosina 2566 berubah. Ketuk untuk info selengkapnya.
01/04/19 10.02 - +62 895-3410-34060: πŸŒ΄πŸŒ΄πŸŒ΄πŸ•ŒπŸ•ŒπŸ•ŒπŸŒ΄πŸŒ΄πŸŒ΄
πŸ“šONE DAY ONE SIROH
⏰MATERI 535⏰
πŸ•‹Rasulullah SAW dan Hafshah binti Umar bin KhatabπŸ•‹
Pada saat lain bunda Hafshah dan bunda Aisyah melihat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam meminum madu di rumah bunda Zainab binti Jahsy dan tinggal lama sekali di sana. Bunda Hafshah dan bunda Aisyah menjadi cemburu. Mereka pun sepakat mengatakan kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bahwa dari mulut Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tercium bau maghafir yang kurang sedap.
Peristiwa-peristiwa seperti ini membuat hati Rasulullah Shallallahu Alaihi Salam yang lembut dan pengasih itu gundah. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengetahui bahwa bunda Aisyah dan bunda Hafsah ingin agar kasih sayang Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam hanya untuk mereka berdua saja.
Maka beliau sempat memberi pelajaran kepada kedua istrinya itu dengan menjauhi mereka selama 1 bulan sampai mereka semua sadar akan perilaku mereka yang menyusahkan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam.
Ketika itu Umar bin Khattab berkata kepada bunda Hafshah, "Demi Allah aku tahu bahwa kalau tidak karena memandangku, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tentu telah menceraikanmu."
Allah Subhanahu Wata'ala menakdirkan bahwa di tangan bunda Hafsah ada mushaf Al Qur'an yang kemudian oleh Khalifah Usman bin Affan diperbanyak dan disebarkan kepada kaum muslimin.
Umar bin Khattab menganjurkan kepada kita, "Perhitungkanlah dirimu sebelum kamu diperhitungkan, timbanglah dirimu sebelum ditimbang oleh orang lain, dan siapkan dirimu menghadapi pengadilan terbesar seperti yang difirmankan Allah. Pada hari itu kamu dihadapkan ke hadirat Allah sehingga tidak tersembunyi apapun padamu apa-apa yang tersembunyi."
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insyaallah
πŸ“Editor: Ustadzah Ratna
⏰MATERI 535⏰
πŸ’™⏰πŸ’™⏰πŸ’™⏰πŸ’™⏰πŸ’™
01/04/19 10.02 - +62 895-3410-34060: πŸŒ΄πŸŒ΄πŸ•ŒπŸŒ΄πŸŒ΄πŸ•ŒπŸŒ΄πŸŒ΄πŸ•Œ
πŸ“šONE DAY ONE SIROH
⏲MATERI 536⏲
πŸ•‹Rasulullah SAW dan Zainab binti KhuzaimahπŸ•‹
Tidak lama setelah menikah dengan bunda Hafshah, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam menikahi bunda Zainab binti Khuzaimah. Pernikahan itu terjadi pada bulan Ramadhan tahun ke-tiga Hijriah. Dari semua Ibu Kaum Muslimin, mungkin bunda Zainab binti Khuzaimah lah yang paling sedikit dibicarakan orang. Siapakah beliau ini?
Dahulu Zainab binti Khuzaimah adalah seorang janda sampai Ubadah bin al-Harits melamar dan menikahinya. Ketika Islam datang Ubadah menjadi pemeluknya dan menjadi muslim yang taat. Bersama istrinya, Ubadah berjuang membela Islam sekuat yang mereka mampu, termasuk pergi berperang. Padahal Ubadah bin al Harris sudah berusia lanjut lebih tua dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sendiri.
Ketika Perang Badar meletus kedua suami istri ini terjun langsung ke medan jihad, Ubadah maju berperang sebagai seorang prajurit, sedangkan Zainab binti Khuzaimah bertugas di garis belakang bersama beberapa muslimah lain sebagai perawat para prajurit yang terluka. Pada Perang Badar ini Ubadah bin al-Harits gugur sebagai seorang syuhada yang bertempur dengan berani. Zainab binti Khuzaimahpun kembali menjanda. Masa depan hidupnya tidak menentu karena suaminya tidak meninggalkan banyak harta.
Ketika itu belum ada sahabat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang berfikir menolong Zainab dengan menikahinya karena tidak ada perlindungan yang lebih kuat bagi seorang wanita yang mengalami nasib seperti Zainab selain menikahnya.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insyaallah
πŸ“Editor: Ustadzah Ratna
⏲MATERI 536⏲
πŸ’žπŸŒΌπŸ’žπŸŒΌπŸ’žπŸŒΌπŸ’žπŸŒΌπŸ’ž
02/04/19 20.49 - +62 895-3410-34060: πŸŒ΄πŸŒ΄πŸ•ŒπŸŒ΄πŸŒ΄πŸ•ŒπŸŒ΄πŸŒ΄πŸ•Œ
πŸ“šONE DAY ONE SIROH
πŸ‘‘MATERI 537πŸ‘‘
πŸ•‹ *Rasulullah SAW dan Zainab binti Khuzaimah*πŸ•‹
Rasa iba muncul di hati Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam melihat jasa-jasa Zainab yang begitu gigih membela Islam. Beliau juga sangat menghargai jasa-jasa almarhum Ubadah yang sampai mengorbankan jiwanya pada perang Badar. Pada masa itulah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam meminang Zainab binti Khuzaimah dengan mas kawin sebanyak 12,5 uqiah.
Keberkahan dan kebahagiaan meliputi orang-orang yang mencintai bunda Zainab binti Khuzaimah karena pernikahan ini. Banyak orang yang menyayangi bunda Zainab binti Khuzaimah. Pada zaman Jahiliyahpun bunda Zainab dikenal sebagai Ummul Masakin atau Ibu Orang-orang Miskin, karena dia begitu murah hati kepada para fakir dan miskin.
Tidak sampai setahun hidup bersama Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, pada bulan Rabiul Akhir tahun keempat Hijriyah, ia meninggal dunia dan dikumpulkan di pekuburan Al Baqi.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda kepada para istrinya, "Yang lebih cepat bertemu denganku diantara kamu sekalian adalah yang lebih memanjangkan tangannya (bersedekah)."
Maka berlomba-lombalah para istri Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam untuk bersedekah. Akan tetapi bagaimana mereka bersedekah, sementara Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam hidup dalam keadaan miskin?"
Karena itu bunda Zainab bekerja menyamak kulit, membuat sutra dan menjualnya. Hasil penjualan itulah yang kemudian beliau sedekahkan.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....Insyaallah
πŸ“Editor: Ustadzah Ratna
πŸ‘‘MATERI 537πŸ‘‘
❤πŸ“❤πŸ“❤πŸ“❤πŸ“❤
02/04/19 20.49 - +62 895-3410-34060: πŸŒ΄πŸŒ΄πŸŒ΄πŸ•ŒπŸŒ΄πŸŒ΄πŸ•ŒπŸŒ΄πŸŒ΄
πŸ“š *ONE DAY ONE SIROH*
🌺MATERI 538🌺
πŸ•‹ *Ummu Salamah yang Setia*πŸ•‹
Ibu Kaum Muslimin yang lain adalah Ummu Salamah binti Zadir Rarri. Ia adalah putri bangsawan Mekah yang sangat murah hati dan luhur budi pekertinya. Nama asli beliau adalah Hindun binti Abu Umayyah Al Makhzumi.
Pada mulanya, ia adalah istri Abu Salamah Abdullah bin Al Asad Al Makhzumi. Bersama suaminya ini Ummu Salamah termasuk dalam jajaran orang yang pertama kali memeluk Islam. Ketika hijrah ke Madinah, Abu Salamah terpaksa pergi seorang diri karena Ummu Salamah ditahan oleh kabilahnya.
Saat itu, Ummu Salamah yang sangat setia kepada suaminya menjadi amat menderita. Rasa rindu dan kesedihan menaungi Ummu Salamah dari hari ke hari. Keadaan Ummu Salamah ini akhirnya membuat kabilahnya sendiri tidak tega, mereka pun mengizinkan Ummu Salamah menyusul suaminya ke Madinah. Sulit sekali untuk melukiskan indahnya pertemuan suami istri yang paling setia dan begitu menyayangi satu sama lain ini.
Suatu hari Ummu Salamah berkata kepada suaminya, "Kanda maukah kau sehidup semati denganku? Apabila aku mati, janganlah menikah dengan orang lain. Apabila kamu meninggal, aku pun tidak akan menikah lagi."
"Maukah engkau mematuhiku dengan apa yang lebih baik daripada itu?" tanya Abu Salamah .
"Aku selalu siap memenuhi keinginanmu Kanda!" jawab Ummu Salamah
"Engkau boleh menikah lagi..
"
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insyaallah
πŸ“Editor : Bunda Ratna
🌺MATERI 538🌺
πŸ’šπŸŒΉπŸ’šπŸŒΊπŸ’šπŸŒΈπŸ’šπŸŒΊπŸ’š
03/04/19 17.08 - ‎Krisna keluar
04/04/19 14.33 - Kode keamanan Odosina 1077 berubah. Ketuk untuk info selengkapnya.
05/04/19 17.09 - +62 895-3410-34060: πŸŒ΄πŸŒ΄πŸŒ΄πŸ•ŒπŸ•ŒπŸ•ŒπŸŒ΄πŸŒ΄πŸŒ΄
πŸ“šONE DAY ONE SIROH
πŸ’›MATERI 539πŸ’›
πŸ•‹ *Ummu Salamah yang Setia*πŸ•‹
Kemudian Abu Salamah berdoa, "Ya Allah, karuniakanlah kepada Ummu Salamah sepeninggalku, suami yang lebih baik daripadaku dan tidak membuat resah dan susah hatinya."
Dalam Perang Uhud Abu Salamah terluka. Dua bulan kemudian ia memimpin pasukan dan berhasil menyelesaikan tugasnya. Namun luka dalam Perang Uhud terbuka kembali.
Abu Salamah akhirnya wafat. Dari sejak sakit sampai meninggalnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menunggui Abu Salamah di pembaringan. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasalam bertakbir 9 kali sebagai tanda kesedihan yang mendalam kepada Abu Salamah. Ketika para sahabat bertanya heran, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Kalaupun aku betakbir seribu kali untuk Abu Salamah itu masih pantas untuknya."
Menurut Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sebaik-baik manusia adalah yang panjang umurnya dan banyak kebaikannya. Demikian sabda rasulullah shallallahu alaihi wasallam tentang umur dan kematian. "Barangsiapa yang dipanjangkan umurnya dalam berislam mencapai 40 tahun, Allah hindarkan dia dari berbagai bencana gila, dusta, dan jika menambah 50 tahun, Allah akan ringankan perhisabannya. Jika mencapai 60 tahun Allah menganugerahkan kepadanya sifat mendekatkan diri kepada Allah, jika mencapai 70 tahun diampuni Allah beserta dosanya yang dahulu dan yang akan datang." (Hadist riwayat Anas bin Malik)
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insyaallah
πŸ“Editor: Ustadzah Ratna
πŸ’›MATERI 539πŸ’›
πŸƒπŸŒ»πŸƒπŸŒ»πŸƒπŸŒ»πŸƒπŸŒ»πŸƒ
05/04/19 17.09 - +62 895-3410-34060: πŸŒ΄πŸŒ΄πŸŒ΄πŸ•‹πŸ•‹πŸ•‹πŸŒ΄πŸŒ΄πŸŒ΄
πŸ“šONE DAY ONE SIROH
πŸ’MATERI 540πŸ’
πŸ’Ÿ *Ummu Salamah Menjadi Ummul Mukminin*πŸ’Ÿ
Tidak terkira besarnya duka Ummu Salamah. Seorang mujahid besar telah pergi meninggalkan mujahidah besar yang menjanda dan harus memikul beban menghidupi anak-anaknya. Ucapan bela sungkawa dan uang sudah datang dari sana sini. Namun itu hanya bersifat sementara. Kehidupan berat yang sepi menunggu seperti jalan yang panjang.
Dua orang sahabat besar Abu Bakar dan Umar bin Khatab merasa amat iba. Mereka pun mengirim orang untuk melamar Ummu Salamah tetapi kedua pinangan itu ia tolak.
"Adakah orang lain yang sebaik Abu Salamah?" demikian kata Ummu Salamah.
Ia benar-benar sulit menghapus bayangan suami yang amat dicintainya itu sampai akhirnya lamaran Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pun datang. Mulanya, Ummu Salamah ragu karena tidak ingin melemparkan beban hidupnya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Namun akhirnya Ummu Salamah pun berkata, "Marhaban ya Rasulullah, dengan segala senang hati, saya terima lamaran Tuan yang telah sudi meminang seorang wanita pencemburu, banyak anak, dan tidak memiliki sanak saudara yang akan hadir."
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengirim utusan yang menyampaikan sabda beliau,"Mengenai ucapanmu bahwa engkau tertimpa musibah karena banyak anak, maka Allah jua yang akan meringankan beban anak-anakmu. Mengenai ucapanmu bahwa engkau seorang wanita pencemburu, maka aku akan mendoakanmu agar Allah melenyapkan sifat pencemburumu itu. Mengenai ucapanmu bahwa tidak ada seorang wali dan sanak saudara yang hadir, maka tidak seorangpun dari mereka yang akan berkeberatan dengan pernikahanmu denganku."
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....Insyaallah
πŸ“Editor:Bunda Ratna
πŸ’MATERI 540πŸ’
πŸ’œπŸ’πŸ’πŸ’œπŸ’πŸ’πŸ’œπŸ’πŸ’
06/04/19 04.45 - ‎+62 831-2944-1971 keluar
06/04/19 21.15 - +62 895-3410-34060: πŸŒ΄πŸŒ΄πŸ•‹πŸŒ΄πŸŒ΄πŸŒ΄πŸ•‹πŸŒ΄πŸŒ΄
πŸ“šONE DAY ONE SIROH
🍁MATERI 541🍁
πŸ’Ÿ *Ummu Salamah menjadi Ummul Mukminin*πŸ’Ÿ
Konon yang menikahkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dengan Ummu Salamah adalah saudara sepupu Ummu Salamah sendiri, Umar bin Khattab. Ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memberitahukan bentuk mas kawinnya, tanpa ragu Ummu Salamah menjawab, "Aku Ridho."
Mas kawin itu berupa sehelai selimut yang pada musim panas dipakai juga sebagai permadani, sebuah bantal dari kulit yang diisi dengan serabut kurma, dua buah gilingan tepung, dua buah kendi, dan sebuah baskom untuk mengolah roti.
Tempat tinggal Ummu Salamah di bilik milik almarhumah bunda Zainab binti Khuzaimah. Di bilik itu Ummu Salamah menemukan sebuah kendi berisi jelai, sebuah gilingan batu, dan sedikit mentega. Ummu Salamah mengolah jelai dan mentega itu menjadi makanan. Itulah makanannya dan makanan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pada malam pernikahan mereka yang penuh berkah.
Ummu Salamah yang cerdas meriwayatkan beberapa hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam diantaranya "Siapapun istri yang mati sedangkan suaminya penuh keridhoan kepadanya niscaya ia akan masuk surga" (Hadits riwayat Tirmidzi)
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insyaallah
πŸ“Editor: Ustadzah Ratna
🍁MATERI 541🍁
❤πŸƒ❤πŸƒ❤πŸƒ❤πŸƒ❤
06/04/19 21.15 - +62 895-3410-34060: πŸŒ΄πŸŒ΄πŸ•‹πŸŒ΄πŸŒ΄πŸŒ΄πŸ•‹πŸŒ΄πŸŒ΄
πŸ“šONE DAY ONE SIROH
πŸŽ€MATERI 542πŸŽ€
πŸ’Ÿ *Kebijaksanaan dan Ilmu Ummu Salamah*πŸ’Ÿ
Peran Ummu Salamah yang sangat menentukan adalah pada saat perjanjian Hudaibiyah. Ketika itu para sahabat tampak ragu menerima perjanjian yang ditandatangani oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan orang Quraisy. Bahkan ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan mereka untuk memotong kurban dan mencukur rambut sebagai tanda telah selesai berhaji, para sahabat tampak enggan. Melihat itu hati Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam gundah sekali. Dengan perasaan seperti itu beliau masuk ke tenda dan menceritakannya kepada Ummu Salamah.
Dengan tenang Ummu Salamah mendengarkan masalahnya dan mengajukan sebuah pemecahan cukup jitu dan sederhana yang tidak akan terpikirkan kecuali oleh-oleh yang mempunyai otak cemerlang sekaligus hati tenang penuh kasih sayang. Ummu Salamah berkata, "Ya Rasulullah, maukah engkau menerima saranku? Keluarlah engkau dan jangan berbicara kepada siapapun meski hanya sepatah kata sampai engkau selesai memotong kurbanmu dan memanggil seseorang untuk mencukur rambutmu."
Begitu saran itu dilaksanakan para sahabat berebut memotong ternak dengan wajah sedih menyesali keraguan mereka atas keputusan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insyaallah
πŸ“Editor: Ustadzah Ratna
πŸŽ€MATERI 542πŸŽ€
πŸ‘πŸŒΏπŸπŸ‘πŸŒΏπŸπŸπŸŒΏπŸ‘
08/04/19 14.46 - +62 895-3410-34060: πŸŒ΄πŸŒ΄πŸ•‹πŸ•‹πŸŒ΄πŸŒ΄πŸ•‹πŸ•‹πŸŒ΄
πŸ“šONE DAY ONE SIROH
🚨MATERI 543🚨
πŸ’Ÿ *Kebijaksanaan dan Ilmu Ummu Salamah*πŸ’Ÿ
Ratusan hadits yang diriwayatkan dari Ummu Salamah menunjukkan kecerdasan beliau. Ia termasuk wanita pertama yang hijrah ke Habasyah dan ke Madinah. Allah berkenan menurunkan banyak ayat Al-Qur'an ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Salam tengah berada di rumah tiga orang istrinya, Bunda Khodijah, Bunda Aisyah, dan Ummu Salamah.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sangat menyayangi Ummu Salamah dan anak-anaknya. Walau sangat sibuk, Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam selalu menyempatkan diri bermain dengan putri bungsu Ummu Salamah, Zaenab.
"Mana Zuwainab?" Mana Zuwainab?" demikian selalu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bertanya lucu. Kelak Zainab binti Abu Salamah akan menjadi seorang wanita ahli fiqih terbesar pada zamannya.
Ummu Salamah meninggal pada usia 80 tahun pada tahun ke-61 Hijriyah dan dimakamkan di pekuburan Baqi Madinah.
Tengah malam di rumah Ummu Salamah, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pernah berdoa dengan air mata bercucuran, "Ya Allah, janganlah kiranya Kau cabut dariku kebaikan yang telah Engkau limpahkan. Wahai Tuhanku janganlah kiranya Engkau gembirakan musuh-musuhku dan orang-orang yang dengki kepadaku lantaran mereka menyaksikan penderitaan menimpa diriku. Ya Allah janganlah masukkan aku ke dalam kehinaan yang telah Engkau selamatkan aku daripadanya. Janganlah kiranya Engkau perbuat semua ini selamanya. Ya Allah janganlah kiranya Engkau biarkan aku memikul beban berat ini sendirian walaupun sekejap mata."
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... lnsyaallah
πŸ“Editor: Ustadzah Ratna
🚨MATERI 543🚨
🚨⚜🚨⚜🚨⚜🚨⚜🚨
09/04/19 19.29 - +62 895-3410-34060: πŸŒ΄πŸŒ΄πŸ•ŒπŸŒ΄πŸŒ΄πŸ•ŒπŸŒ΄
πŸ“šONE DAY ONE SIROH
✳MATERI 544✳
πŸ•‹ *Rasulullah SAW dan Zaid bin Haritsah*πŸ•‹
Ingatkah kisah perang mu'tah ketika tiga sahabat yang menjadi panglima perang pasukan Islam gugur di tangan orang Romawi? Panglima pertama yang gugur adalah Zaid bin Haritsah. Ia adalah orang yang paling dekat dan disayang oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Ketika kecil Zaid bin Haritsah diculik gerombolan perampok dan dibawa sebagai budak entah kemana. Haritsah, ayah Zaid sangat menghawatirkan nasib putra kesayangannya. Ia berkelana dari kampung ke kampung untuk mencari anaknya tanpa hasil.
Ternyata Zaid kecil dipilih oleh Hakim bin Hizam yang kemudian memberikan Zaid pada bibinya, bunda Khodijah binti Khuwailid.
Ketika itu Bunda Khadijah telah menikah dengan Muhammad tetapi kenabian belum diturunkan kepada suaminya itu.
Akhirnya berita terdengar juga oleh Haritsah. Dengan perasaan tidak menentu, ia dan saudaranya berangkat ke Mekkah untuk menemui Zaid.
Muhammad menerima mereka dengan sangat baik. Haritsah memohon, "Wahai putra Abdullah bin Abdul Muthalib , wahai putra dari pemimpin kaum Quraisy, Tuan termasuk penduduk tanah suci yang biasa membebaskan orang tertindas dan suka memberikan makanan kepada para tawanan. Kami datang kepada Tuan hendak meminta anak kami. Sudilah kiranya Tuan menyerahkan anak itu kepada kami dan bermurah hatilah menerima uang tebusan seberapa adanya.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.... Insyaallah
✳MATERI 544✳
✏πŸ““✏πŸ““✏πŸ““✏πŸ““✏
Riwayat chat terlampir sebagai file "Chat WhatsApp dengan πŸ€NEW ODOSINA 15IπŸ“š" di email ini.























































































































































Komentar

Postingan populer dari blog ini

Chat WhatsApp dengan BTD || Konsultasi HNI

17/04/19 13.52 - Pesan yang dikirim ke grup ini kini diamankan dengan enkripsi end-to-end. Ketuk untuk info selengkapnya. 17/04/19 16.49 - +62 852-6566-2401: <Media tidak disertakan> 17/04/19 16.51 - +62 852-6566-2401: Semoga membantu ya kak😊😊😊πŸ₯°πŸ₯° 17/04/19 16.51 - +62 852-6566-2401: <Media tidak disertakan> 17/04/19 16.51 - +62 852-6566-2401: <Media tidak disertakan> 17/04/19 16.51 - +62 852-6566-2401: <Media tidak disertakan> 17/04/19 16.51 - +62 852-6566-2401: <Media tidak disertakan> 17/04/19 16.51 - +62 852-6566-2401: <Media tidak disertakan> 17/04/19 16.52 - +62 852-6566-2401: <Media tidak disertakan> 17/04/19 16.52 - +62 852-6566-2401: <Media tidak disertakan> 17/04/19 16.52 - +62 852-6566-2401: <Media tidak disertakan> 17/04/19 16.52 - +62 852-6566-2401: Sama2 kakak😊 17/04/19 16.52 - +62 852-6566-2401: Iya kak...sama2... 17/04/19 17.50 - +62 812-6160-2549: Mksh kk 😊😊 17/04/19 21.31 - ‎Ario Ksjb tela...

Chat WhatsApp dengan UKMForum OK OCE Padang 1

20/10/18 16.56 - ‎+62 852-7165-2783 telah membuat grup "UKMForum OK OCE Padang 1" 20/10/18 16.56 - Anda telah ditambahkan 30/06/20 13.06 - +62 819-4762-7233: <Media tidak disertakan> 30/06/20 13.32 - +62 811-6688-662: <Media tidak disertakan> 30/06/20 13.32 - +62 811-6688-662: <Media tidak disertakan> 30/06/20 13.32 - +62 811-6688-662: <Media tidak disertakan> 30/06/20 14.19 - +62 813-6391-7554: Seminar Bisnis Digital : Minggu 05 Juli 2020 Di Aplikasi ZOOM Silahkan jika mau mengikutinya, *Seminar Bisnis Digital minggu ini ada yg Special karena ada PAK TUNG DASEM WARINGIN sebagai salahsatu pembicara di seminar kita* regitrai menggunakan Link dibawah ini : https://seminaronline.in/?r=34329 Silahkan Link tersebut bisa di Share ke Group WA, facebook, Telegram, dll 01/07/20 05.51 - +62 852-7113-8221: <Media tidak disertakan> 01/07/20 06.06 - +62 823-9171-9336: <Media tidak disertakan> 01/07/20 06.06 - +62 823-9171-9336: <Media tidak disertaka...