Langsung ke konten utama

Chat WhatsApp dengan ๐Ÿ€NEW ODOSINA 15I๐Ÿ“š

01/07/18 11.51 - Pesan-pesan yang dikirim ke grup ini kini diamankan dengan enkripsi end-to-end. Ketuk untuk info selengkapnya.
02/07/18 12.32 - M Ridho: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช
๐ŸŒณONE DAY ONE SIROH๐ŸŒณ
๐ŸMATERI 302๐Ÿ

๐ŸŒพKetentraman๐ŸŒพ
Tanah-tanah milik Bani nadhir bukanlah tanah harta rampasan perang yang bisa dibagikan, melainkan menjadi milik Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Pembagian tanah itu diserahkan sepenuhnya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam. Setelah menyisihkan hak kaum fakir dan miskin beliau membagi-bagikan tanah itu untuk kaum Muhajirin yang hidup menumpang dan tidak mempunyai tanah garapan. Dengan demikian kaum Muhajirin kini bisa mandiri tanpa harus lagi menggantungkan bantuan kepada kaum Anshor. Hanya ada dua orang Anshor yang mendapat pembagian tanah ini, abu dujana dan Sahl bin hunaif. Ia memang sudah terdaftar sebagai orang-orang miskin.
Sampai sebelum Bani nadhir terusir sekretaris Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam adalah seorang Yahudi. Pengangkatan orang Yahudi ini bertujuan untuk memudahkan penulisan dan pengiriman surat dalam bahasa Ibrani dan asiria. Namun setelah orang-orang Yahudi pergi, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam khawatir apabila jabatan penting itu ada di tangan orang orang diluar Islam. Karena itulah beliau memilih Zaid Bin Tsabit seorang pemuda cerdas untuk menjadi sekretaris beliau.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menugasi Zaid Bin Tsabit mempelajari kedua bahasa itu. Zaid Bin Tsabit inilah yang mengumpulkan Al Quran pada masa Khalifah Abu Bakar dan dia pula yang kembali mengawasi pengumpulan al-quran pada masa Khalifah Usman bin Affan.
Suasana Madinah pun menjadi tentram setelah Bani nadhir dikeluarkan. Hati mereka semua lega dengan suasana yang begitu tenang tentram dan aman. Al Muhajirin kini dapat hidup mandiri berkat tanah tanah yang dibagikan dan itu membuat orang-orang Anshor turut bergembira.
Namun peristiwa Perang Uhud sudah hampir setahun berlalu, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam teringat ancaman Abu Sufyan yang diucapkan ketika Perang Uhud berakhir, "Yang sekarang ini untuk peristiwa Perang Badar. Sampai jumpa tahun depan.
Kata-kata itu adalah tantangan untuk bertempur lagi di lembah badar. Rosululloh solallohu alaihi wasallam mewaspadai apa yang akan dilakukan orang-orang Quraisy. Kekhawatiran beliau ternyata benar-benar terjadi karena tidak lama kemudian, tibalah seorang utusan Quraisy dan membawa sebuah pesan
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah๐Ÿ˜Š
๐Ÿ“—Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“—
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐ŸMATERI 302๐Ÿ
๐Ÿฅ๐Ÿฅ‘๐Ÿฅ๐Ÿฅ‘๐Ÿฅ๐Ÿฅ‘๐Ÿฅ๐Ÿฅ‘๐Ÿฅ
03/07/18 07.13 - M Ridho: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช
๐Ÿ’™ONE DAY ONE SIROH๐Ÿ’™
๐Ÿ’ŽMATERI 303๐Ÿ’Ž

๐Ÿ–ŒBadar Terakhir๐Ÿ–Œ
Utusan Quraisy itu bernama Nu'aim Bin Masud. Ia tiba di Madinah dan mengabarkan orang-orang Quraisy telah mengerahkan tentaranya dalam jumlah yang begitu besar dan tidak ada taranya dalam sejarah bangsa Arab. Tentara besar itu kini sudah bergerak ke lembah Badar, mereka siap memerangi kalian sekaligus meluluhlantakkan kalian hingga tidak bersisa. Jika kalian berani pergi ke lembah Badar.
Mendengar berita itu banyak kaum muslimin menunjukkan keengganannya. "Lebih baik kita abaikan saja tantangan itu."
Akan tetapi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menjadi marah terhadap sikap lemah dan ingin mundur itu. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bahkan bersumpah bahwa beliau akan tetap pergi ke Badar walau seorang diri.
Melihat kemarahan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam itu, lenyaplah rasa ragu dan takut di hati kaum muslimin. Mereka segera pulang ke rumah dan menyiapkan segala sesuatunya. Bekal makanan senjata dan berpamitan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Setelah itu 1500 orang prajurit muslim di bawah komando langsung Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berangkat meninggalkan Madinah. Sebenarnya Abu Sofyan sendiri enggan berperang pada tahun ini, musim kering tengah mengganas. Harapan Abu Sufyan sebenarnya agar perang diadakan pada waktu lain saja. Namun ia terlanjur melepaskan kata-kata tantangan pada akhir Perang Uhud itu.
Karena itu ia tidak mungkin tidak berangkat memenuhi tantangannya sendiri. Hal itu akan membuat cemar Quraisy di mata orang-orang Arab. Akhirnya Abu Sufyan memutuskan untuk mengirim Nu'aim masuk ke Madinah. Nu'aim disuruhnya mengeluarkan kata-kata untuk menggertak kaum muslimin dan melemahkan semangat mereka.
Walaupun demikian Abu Sufyan tetap memimpin pasukan sebesar 2000 orang. Mereka keluar dari Mekkah tidak dengan semangat sebesar dulu ketika menyongsong Perang Uhud. Apalagi mereka juga mendengar bahwa kaum muslimin telah menanti mereka di lembah badar dengan semangat tinggi.
Apakah yang kemudian terjadi? Akankah Perang Badar kedua ini kembali dimenangkan oleh kaum muslimin?
Syaja'ah adalah keberanian. Orang yang disebut berani adalah orang yang tidak gentar menghadapi bahaya dan menghindarkan bahaya yang lebih besar. Ia maju menghadapi kesulitan karena yakin bahwa dibalik kesulitan itu akan lahir sebuah kebahagiaan.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah๐Ÿ˜Š
๐Ÿ“˜Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“˜
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐Ÿ’ŽMATERI 303๐Ÿ’Ž
๐Ÿ”ท๐Ÿ”น๐Ÿ”ท๐Ÿ”น๐Ÿ”ท๐Ÿ”น๐Ÿ”ท๐Ÿ”น๐Ÿ”ท
04/07/18 11.05 - M Ridho: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช
๐ŸตONE DAY ONE SIROH๐Ÿต
✏MATERI 304✏

๐Ÿ†Kemenangan๐Ÿ†
Pasukan Quraisy sudah berjalan selama 2 hari dan tiba di Zahran dan bermalam di Majannah, sebuah pangkalan air di daerah itu. Namun hati Abu Sufyan semakin berat. Ia memikirkan lagi akibat perperangan dengan kaum muslimin. Ketakutan membayangi hatinya. Puncaknya Abu Sufyan berusaha mencari alasan untuk pulang.
Abu Sufyan berkata kepada teman-temannya, "Saudara-saudara Quraisy, sebenarnya yang cocok buat kita hanyalah dalam musim subur, sedang sekarang kita dalam musim kering. Saya sendiri mau kembali pulang, maka dari itu pulang sajalah kamu sekalian."
Tidak ada yang menentang pendapat itu karena semua prajurit Mekah juga dilanda ketakutan yang sama. Akhirnya pasukan Quraisy pun kembali pulang sementara itu rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan kaum muslimin terus-menerus menantikan mereka selama 8 hari. Kesempatan itu digunakan kaum muslimin untuk berdagang. Perdagangan itu menghasilkan keuntungan yang banyak. Kaum muslimin pun kembali ke Madinah dengan gembira, karena karena Allah yang demikian besar.
"Berita mengejutkan, saudara-saudara!" seru seorang Arab pedalaman kepada orang-orang di sukunya. "Orang-orang Quraisy mengundurkan diri sebelum bertempur, sementara Muhammad dan para sahabatnya menunggu mereka di badar selama berhari-hari!"
Temannya berdiri dan meludah ke tanah, "Pengecut!" Padahal mereka telah memukul Muhammad di Uhud! Jika terus begini, kesudahan orang-orang Mekkah sudah dapat diramalkan dari sekarang!"
Dengan demikian, Perang Badar terakhir itu benar-benar telah menghapus kemenangan Quraisy pada perang uhud. Tindakan pengecut Quraisy yang menarik diri sebelum tiba di tempat pertempuran telah membuat nama mereka tercemar melebihi ketika mereka kalah pada Perang Badar pertama.
Sementara itu walaupun pasukannya hanya mendapatkan kemenangan. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tetap waspada. Terbukti, tidak lama setelah itu terdengar berita bahwa pasukan Bani Ghafatan dari Najd tengah berkumpul untuk menyerang Madinah dalam jumlah yang sangat besar.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah๐Ÿ˜Š
๐Ÿ“™Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“™
✍ Editor : Ustadzah Ratna
✏MATERI 304✏
๐Ÿ”ถ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ถ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ถ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ถ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”ถ
06/07/18 09.28 - M Ridho: ๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด
๐ŸŒบONE DAY ONE SIROH๐ŸŒบ
๐Ÿ–ŠMATERI 305๐Ÿ–Š

๐ŸŽชPerang Sobekan Kain๐ŸŽช
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menyerahkan kepemimpinan Madinah kepada Abu Dzar al-ghifari, lalu Beliau berangkat bersama pasukannya secara diam-diam. Tujuannya menyergap musuh sebelum mereka sempat mempersiapkan diri.
Abu Musa al-asy'ari menceritakan perang itu."Waktu itu, setiap 6 orang dari kami bergantian menaiki seekor unta. Kemudian telapak kaki kaki pecah-pecah. Telapak kaki saya sendiri pecah dan kuku-kukunya copot. Waktu itu, kami membalut kaki kaki kami dengan sobekan kain, karena itu aku menyebut peperangan ini dengan Dzatur Riqo atau sobekan kain.
400 orang sahabat dipimpin Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berhasil melakukan serangan mendadak terhadap kumpulan pasukan Bani Ghatafan di Nakhl. Allah Allah Subhanahu Wa Ta'Ala menurunkan rasa takut di hati pasukan musuh yang jumlahnya jauh lebih besar itu sehingga mereka lari pontang-panting tanpa bertempur sama sekali. Harta dan kaum wanita ditinggalkan begitu saja untuk di tawan pasukan muslim.
Setelah kemenangan gemilang itu Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan para sahabatnya bersiap diri menghadapi serangan balik musuh. Dalam keadaan seperti itu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memimpin sahabatnya melakukan shalat khauf (shalat dalam keadaan takut).
Satu kelompok berbaris bersama Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, sedangkan kelompok yang lain menghadap musuh. Kelompok pertama kemudian sholat bersama Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam lalu Beliau berdiri tegak ketika kelompok pertama menyempurnakan salat nya. Setelah itu kelompok pertama tadi mundur dan berbaris menghadapi musuh sedangkan kelompok kedua maju dan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengimami mereka meneruskan sholatnya yang belum selesai. Kemudian Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam duduk sementara mereka menyempurnakan shalat, kemudian melakukan shalat, kemudian mengikuti Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.
Dalam pertempuran ini, dua orang sahabat, satu dari Muhajirin dan satu dari Anshar mendapat giliran jaga malam, sedangkan saudara-saudara mereka yang lain beristirahat. Sahabat Muhajirin melakukan salat malam dan terkena panah musuh, tetapi dicabutnya panah itu dengan tenang dan meneruskan sholatnya. Demikian sampai tiga kali. Ketika sahabat Anshar itu mengetahuinya dia bertanya, "Mengapa kamu tidak memberi tahu aku?"
" Aku sedang membaca satu surat dan aku tidak ingin memutuskannya," jawab sahabat Muhajirin tadi.
Sifat pengecut tidak akan kita temukan dalam kisah Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan para sahabatnya. Jika menjadi pengecut, ilmu kita akan padam. Orang lain bahkan diri sendiri tidak akan mendapat manfaatnya. Orang pengecut pekerjaannya akan sia-sia. Duduknya di bawah tidak berani ke atas dia hanya menjadi pengikut tidak berani diikuti.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya....In syaa Allah๐Ÿ˜Š
๐Ÿ“šKisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“š
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐Ÿ–ŠMATERI 305๐Ÿ–Š
๐Ÿ’๐Ÿ„๐Ÿ’๐Ÿ„๐Ÿ’๐Ÿ„๐Ÿ’๐Ÿ„๐Ÿ’
06/07/18 09.28 - M Ridho: ๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด
๐ŸŽˆONE DAY ONE SIROH๐ŸŽˆ
✒MATERI 306✒

๐ŸŽฏBani Musthaliq๐ŸŽฏ
Setelah kemenangan pada Perang Badar kedua Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan para penyair muslim untuk menyebarkan syiar Islam tentang kemenangan dan kegagalan pasukan Muslim. Tidak hanya sampai disitu para penyair itu juga menjelek-jelekkan Abu Sufyan dan pasukannya.
Hal itu tidak dibiarkan oleh sekutu Quraisy yang paling kuat yaitu Bani musthaliq. Bani musthaliq adalah penguasa perdagangan. Mereka mempunyai banyak harta dan budak-budak kulit hitam, selain ini mereka membiarkan orang-orang Quraisy menjadi pemimpin mereka karena orang-orang Quraisy lah yang tinggal di dekat Kakbah tempat patung patung Tuhan mereka diletakkan.
Bani musthaliq mengutus para penyair menemui Abu Sufyan untuk menghibur pemimpin Quraisy itu. Para penyair melantunkan kata-kata cacian bagi Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan para sahabatnya. Al Haris pemimpin Bani musthaliq juga mengajak suku-suku di sekitar Bani musthaliq untuk berkumpul menyusun pasukan. Semua suku yang mendukungnya adalah mereka yang bertempat tinggal di tepi laut merah.
Selanjutnya Bani musthaliq maju sebagai komandan perang Pasukan gabungan itu. Bendera kini diserahkan orang Quraisy kepada Al Haris. Dari kemampuan tempur Al Haris memang lebih pantas menjadi Panglima dibandingkan Abu Sufyan. Di bawah kepemimpinannya semua persiapan pasukan di lakukan dengan sungguh-sungguh.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengetahui bahwa pasukan ini akan menyerang Madinah, maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pergi meninjau wilayah musuh untuk mengetahui tempat terbaik bagi kaum muslimin apabila harus bertempur. Setelah mengadakan musyawarah dengan para sahabatnya, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memutuskan untuk menyambut pasukan musuh. Yang menakjubkan adalah cara Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menjinakkan hati Abdullah bin Ubay yang sebenarnya sangat membenci kaum muslimin. Abdullah bin Ubay ditugasi pemimpin pasukan Anshor dari suku Khazraj.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kemudian mengundi diantara istri-istrinya, Siapakah di antara mereka yang akan diajak mengikuti pertempuran. Ternyata nama bunda Aisyah ini keluar. Maka Bunda Aisyah bisa dinaikkan ke unta yang khusus disediakan untuk beliau.
Bagaimanakah kemudian jalannya pertempuran? Apakah pasukan pimpinan Al Haris yang pemberani ini mampu melawan pasukan muslim?
Penyair berperan penting dalam Perang urat syaraf. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pernah berkata kepada Hasan bin Tsabit seorang penyair. "Wahai Hasan, engkau berjuang melawan orang kafir dan Jibril selalu bersamamu. Ketika sahabatku bertempur menggunakan senjata, engkau bertempur dengan kata-katamu.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya....In syaa Allah๐Ÿ˜Š
๐Ÿ““Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ““
✍ Editor : Ustadzah Ratna
✒MATERI 306✒
๐Ÿšช๐Ÿ—๐Ÿšช๐Ÿ—๐Ÿšช๐Ÿ—๐Ÿšช๐Ÿ—๐Ÿšช
07/07/18 09.30 - M Ridho: ๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด
๐ŸฅONE DAY ONE SIROH๐Ÿฅ
๐ŸฏMATERI 307๐Ÿฏ

๐ŸŒผJuwairiyah binti Harits๐ŸŒผ
1500 pasukan muslim diperintahkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam untuk bergerak dengan cepat sehingga musuh kesulitan mengetahui dimana pasukan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam berada. Kemudian di sebuah tempat yang memang sudah ditetapkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam saat meninjau musuh, pasukan muslim menyerang dengan kecepatan kilat. Pertempuran itu terjadi di Medan terbuka. Hujan panah pasukan muslim membuat musuh tercerai-berai dari jarak jauh sehingga begitu pasukan utama muslim tiba, dengan mudah mereka menghasilkan barisan yang kocar-kacir itu.
Pada akhir pertempuran 200 orang prajurit Bani musthaliq tertawan. Sejumlah harta berupa unta kuda dan barang-barang lain dapat direbut. Al Haris komandan tertinggi musuh, jatuh tersungkur dihantam panah. Putrinya ikut menjadi tawanan.
Para tawanan dan harta dibagi-bagikan kepada pasukan. Putri Al Haris bernama Barrah menjadi bagian seorang muslim yang miskin. Muslim ini menghendaki keluarga Barrah menebusnya dengan harta. Namun Barrah sudah tidak mempunyai apa-apa lagi. Karena itu, Barrah menemui Rasulullah Shallallahu alaihi salam dan mengadu, "Saya adalah Putih Al Haris pemimpin Bani musthaliq. Lelaki yang menawan saya lebih menginginkan harta daripada menjadikan saya istri atau budaknya bantulah saya untuk memerdekakan diri saya.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berpikir dalam dalam. Apabila Barrah dibebaskan dan kembali ke tengah kaumnya, ia sangat mungkin akan membangkitkan kaumnya untuk membalas kekalahan mereka. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam mengetahui dari wajah Barrah yang matanya memancarkan kecerdasan dan keberanian bahwa ia bukan gadis biasa. Dia kan mampu menerjang berbagai rintangan.
" Apa kamu mau jalan keluar yang lebih baik dari itu?" tanya Rasulullah.
" Apa itu?"
"Aku akan membayar uang tebusan mu, lalu akan menikahimu."
Barras setuju dan ia masuk Islam. Setelah menjadi istri Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, namanya menjadi juwairiyah. Kini Bani musthaliq sekutu dekat orang quraisy, menjadi sekutu dekat Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam berkat pernikahan ini. Mereka merasa terhormat tuan putrinya menjadi istri Rasulullah. Setelah itu, banyaklah kaum Bani musthaliq yang memeluk Islam. Subhanallah.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah๐Ÿ˜Š
๐Ÿ“”Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“”
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐ŸฏMATERI 307๐Ÿฏ
๐Ÿ๐ŸŒป๐Ÿ๐ŸŒป๐Ÿ๐ŸŒป๐Ÿ๐ŸŒป๐Ÿ
07/07/18 11.26 - ‎M Ridho telah mengganti nomor telepon mereka ke nomor baru. Ketuk untuk mengirim pesan atau menambahkan nomor baru.
09/07/18 18.04 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช
☀ONE DAY ONE SIROH☀
⭐MATERI 308⭐

๐Ÿ“ฃHasutan Abdullah bin Ubay๐Ÿ“ฃ
Setelah memetik kemenangan gemilang itu. Pasukan muslim kembali berbaris pulang ke Madinah. Di Telaga Al Muraisy mereka singgah sebentar untuk beristirahat dan memberi minum ternak. Di tempat itu terjadi pertengkaran antara pelayan Umar bin Khattab bernama Jahjah Bin Said Al Ghifari dengan Sinan bin Webr Al Jasni. Keduanya saling bertengkar hebat sampai Sinan berteriak memanggil kaumnya,"Wahai kaum Anshar!"
Jahjah pun membalas dengan teriakan, "Wahai kaum Muhajirin!"
Orang-orang pun berdatangan termasuk Abdullah bin Ubay, Dengan berang, Abdullah bin Ubay berkata kepada orang-orang munafik yang mengelilinginya," Mereka (Muhajirin) adalah menyaingi dan mengungguli kita di negeri kita sendiri. Demi Allah antara kita dan orang-orang Quraisy ini (Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan kaum Muhajirin adalah suku Quraisy) tak ubahnya seperti yang dikatakan orang, "Gemuk kan anjingmu agar menerkammu!" Demi Allah, jika kita telah sampai di Madinah, orang yang mulia pasti akan mengusir kaum yang hina (Muhajirin)!"

Zaid bin Arqam mendengar kata-kata yang sangat berbahaya ini lalu ia cepat-cepat melaporkan hal itu kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam. Mendengar itu Umar Bin Khattab yang berada di samping Rasulullah berkata, "Wahai Rasulullah, perintahkan saja Abbad bin bisyr untuk membunuh Abdullah bin Ubay!"
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menjawab, "Bagaimana, wahai Umar jika kelak orang-orang bicara bahwa Muhammad telah membunuh salah seorang sahabatnya? tidak aku tidak akan membunuhnya!"
Seketika itu juga Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mengeluarkan Perintah agar kaum muslimin segera berangkat. Walau dengan keheranan karena belum cukup beristirahat pada hari sepanas itu, kaum muslimin segera mengikuti perintah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Hari itu Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan kaum muslimin berjalan terus melampaui malam sampai keesokan harinya. Ketika Rasulullah memerintahkan pasukannya berhenti untuk beristirahat semua orang jatuh tertidur karena begitu lelah.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sengaja mengajak pasukannya berjalan terus sehari semalam agar kelelahan mereka akan membuat semua orang melupakan hasutan Abdullah bin Ubay yang mengatakan bahwa nanti di Madinah orang Anshar akan mengusir kaum Muhajirin.
Tindakan apa yang akan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam lakukan kepada Abdullah bin Ubay yang sudah berkali-kali membuat ulah yang merugikan?
Kita lanjutkan besok ya kisahnya....In syaa Allah๐Ÿ˜Š
๐Ÿ“’Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“’
✍ Editor : Ustadzah Ratna
⭐MATERI 308⭐
๐Ÿ’ซ✨๐Ÿ’ซ✨๐Ÿ’ซ✨๐Ÿ’ซ✨๐Ÿ’ซ
10/07/18 22.47 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด
๐Ÿ„ONE DAY ONE SIROH๐Ÿ„
๐ŸŒนMATERI 309๐ŸŒน

๐Ÿ“œSurat Al Munafiqun๐Ÿ“œ
Saat itu turunlah Surat Al Munafiqun, "Mereka berkata, 'Sesungguhnya jika kita telah kembali ke Madinah, benar-benar orang yang kuat akan mengusir orang yang lemah daripada nya.' Padahal, kekuatan itu hanyalah bagi Allah, bagi Rasul Nya, dan bagi orang-orang mukmin, tetapi orang-orang munafik itu tiada mengetahui." (QS Al Munafiqun, 63:8)
Sesampainya di Madinah, putra Abdullah bin Ubay yang juga bernama Abdullah, menemui Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.
"Ya, Rasulullah," panggil Abdullah "Saya dengar Tuan ingin membunuh ayahku. Jika benar Tuan ingin melakukannya, perintahkanlah aku. Aku bersedia membawa kepalanya dihadapanmu. Demi Allah, tidak ada orang dari suku Khazraj yang dikenal lebih baik sikapnya kepada orang tuanya daripada aku. Aku takut engkau akan memerintahkan orang selainku untuk membunuhnya sehingga jiwaku tidak tahan melihat pembunuh ayahku berjalan di tengah masyarakat, lalu aku membunuhnya pula. Ini berarti aku membunuh seorang mukmin karena seorang kafir sehingga aku menjadi penghuni neraka."
Akan tetapi, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Bahkan kita akan bertindak lemah lembut dan berlaku baik kepadanya selama dia masih tinggal bersama kita."
justru setelah itu, sempit lah ruang gerak Abdullah bin Ubay. Setiap kali ia mengemukakan pendapat, seketika itu pula kaumnya menentang dan mengencamnya.
Melihat keadaan itu, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bertanya sambil tersenyum kepada Umar Bin Khattab, "Bagaimana pandanganmu sekarang, wahai Umar? Demi Allah, seandainya engkau membunuhnya pada hari kau katakan kepadaku, 'Bunuhlah dia' niscaya orang-orang akan ribut.Namun, seandainya aku perintahkan kamu untuk membunuhnya sekarang,apakah kamu akan membunuhnya juga?"
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bertanya demikian karena saat itu lidah bercabang Abdullah bin Ubay sudah habis kekuatannya. Tidak usah dibunuh pun ia sudah sama sekali tidak berdaya.
Umar Bin Khattab pun mengakui pandangan jauh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam, "Demi Allah, aku telah mengetahui bahwa keputusan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam lebih besar berkahnya ketimbang pendapatku."

Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah๐Ÿ˜Š
๐Ÿ“•Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“•
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐ŸŒนMATERI 309๐ŸŒน
๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐ŸŒบ
11/07/18 17.49 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช
๐ŸONE DAY ONE SIROH๐Ÿ
๐Ÿฅ’MATERI 310๐Ÿฅ’

✨Bunda Aisyah Kehilangan Kalung✨
Dalam perjalanan pulang ke Madinah setelah melawan Bani musthaliq inilah, terjadi suatu peristiwa yang mengganggu ketentraman hati Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Kejadian ini mengenai istri Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yang ikut dalam peperangan kali ini yaitu Bunda Aisyah.
Bunda Aisyah menuturkan sendiri kejadian ini, setelah selesai peperangan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bergegas pulang dan memerintahkan orang-orang agar segera berangkat pada malam hari. Pada saat semua orang sedang berkemas-kemas hendak berangkat aku keluar untuk membuang hajat, kemudian aku kembali hendak bergabung dengan rombongan. Pada saat itu kuraba raba kalung di leher ku, ternyata sudah tak ada lagi. Aku lalu kembali lagi ke tempat aku mau buang hajat ku tadi, untuk mencari-cari kalung hingga dapat ku temukan kembali.
Pada saat aku sedang mencari-cari kalung, datanglah orang-orang yang bertugas melayani unta tungganganku. Mereka sudah siap segala-galanya, mereka menduga aku telah berada di dalam haudaj (rumah kecil yang terpasang di punggung unta), sebagaimana dalam perjalanan. Oleh sebab itu haudaj mereka angkat, kemudian diikatkan pada punggung unta. Mereka sama sekali tidak menduga bahwa aku tidak berada di dalam haudaj, karena itu mereka segera memegang tali kekang lalu mulai berangkat!
Ketika aku kembali ke tempat perkemahan tidak ku jumpai seorangpun yang masih tinggal. Semua telah berangkat. Dengan berselimutkan jilbab Aku berbaring di tempat itu. Aku berpikir pada saat mereka mencari-cari aku tentu mereka akan kembali ke tempatku. Demi Allah pada saat aku sedang berbaring tiba-tiba Shafwan bin Mu'atthal lewat. Agaknya ia bertugas di belakang pasukan. Dari kejauhan, ia melihat bayang-bayang ku. Ia mendekat lalu berdiri di depanku. Ia sudah melihat dan mengenalku sebelum kaum wanita dikenakan wajib berhijab. Ketika melihatku, Ia berucap, "Innalillahiwainnalillahi roojiun! Istri Rasulullah?" Aku pun terbangun oleh ucapannya itu. Aku tetap menutup diriku dengan jilbabku.
"Demi Allah, kami tidak mengucapkan satu kalimat pun dan aku tidak mendengar ucapan dari nya kecuali ucapan innalillahiwainnailaihi roojiun itu. Kemudian dia merendahkan untanya lalu aku menaiki unta itu ia berangkat menuntun unta kendaraan yang aku naiki sampai kami datang ke Nahri Adh Dhahirah tempat pasukan turun beristirahat. Di sinilah mulai tersiar fitnah tentang diriku. Fitnah ini bersumber dari mulut Abdullah bin Ubay Bin Salul."

Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah๐Ÿ˜Š
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“—
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐Ÿฅ’MATERI 310๐Ÿฅ’
๐ŸŒฟ๐Ÿฅ๐ŸŒฟ๐Ÿฅ๐ŸŒฟ๐Ÿฅ๐ŸŒฟ๐Ÿฅ๐ŸŒฟ
12/07/18 20.16 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด
๐Ÿš†ONE DAY ONE SIROH๐Ÿš†
๐Ÿš™MATERI 311๐Ÿš™

๐Ÿš‘Bunda Aisyah Jatuh Sakit๐Ÿš‘
"Lihat Mengapa istri Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berjalan bersama orang yang bukan muhrimnya?" seru Abdullah bin Ubay. Mungkinkah mereka ternyata saling menyukai?"
Beberapa orang muslim termakan oleh hasutan ini sehingga berita bohong itu tersiar dengan cepat. Kali ini, bukan saja oleh Abdullah bin Ubay, tetapi juga diperkuat oleh orang-orang lain. Bunda Aisyah sendiri tidak mengetahui adanya berita bohong itu karena beliau jatuh sakit begitu tiba di Madinah.
Bunda Aisyah menuturkan, "Setibanya di Madinah, kesehatanku terganggu selama sebulan. Saat itu rupanya orang-orang sudah banyak mendesah desuskan berita bohong itu, sedangkan aku belum mendengar sesuatu mengenainya. Hanya saja, aku tidak melihat kelembutan dari Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang biasa ku rasakan ketika aku sakit. Beliau hanya masuk lalu mengucapkan salam dan bertanya "Bagaimana keadaanmu?"
Setelah agak sehat, aku keluar pada suatu malam bersama ummy masthah untuk membuang hajat. Waktu itu kami belum membuat kakus. Pada saat kami pulang tiba-tiba kaki ummu masthah terantuk hingga kesakitan dan terlontar ucapan dari mulutnya, "Celaka si masthah!"
"Iapun kutegur, " Alangkah buruknya ucapanmu itu mengenai seseorang dari kaum Muhajirin yang turut serta dalam Perang Badar!"
Ummu masthah bertanya, "Apakah anda tidak mendengar apa yang dikatakannya?"
"Ia kemudian menceritakan kepadaku berita bohong yang tersiar sehingga sakitku bertambah parah....
Malam itu aku menangis hingga pagi. Air mataku terus menetes dan aku tak dapat tidur."
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam meminta pendapat para sahabatnya tentang bunda Aisyah
"Wahai Rasulullah, Para istrimu adalah keluargamu kami tidak mengetahui tentang mereka kecuali kebaikan," jawab para sahabat.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memanggil Bariroh pelayan perempuan bunda Aisyah. Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bertanya, "Apakah kamu melihat sesuatu yang mencurigakan dari Aisyah?"
Barirah berkata, "bahwa ia tidak mengetahui Bunda Aisyah kecuali bahwa Bunda Aisyah adalah orang yang sangat baik akhirnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berdiri di atas mimbar apa yang akan beliau katakan kepada orang banyak?

Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah๐Ÿ˜Š

๐Ÿ“˜Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“˜
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐Ÿš™MATERI 311๐Ÿš™
✈☁✈☁✈☁✈☁✈
13/07/18 05.11 - ‎‪+62 838-2278-1059‬ keluar
13/07/18 21.35 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช
๐Ÿ”ถONE DAY ONE SIROH๐Ÿ”ถ
✏MATERI 312✏

๐Ÿ”ธRasulullah pun Terganggu๐Ÿ”ธ
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda, "Wahai kaum muslimin siapa yang akan membela ku dari laki-laki yang telah menyakiti keluargaku (dengan menyebarkan berita bohong)? Demi Allah, aku tidak mengetahui dari keluargaku kecuali yang baik. Sesungguhnya mereka orang-orang yang menyebarkan berita bohong itu telah menyebut nama seorang laki-laki (shofwan) yang aku tidak mengenal yaitu kecuali sebagai orang yang baik."
Berita bohong tersebut telah menyakiti hati Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan keluarganya. Kemudian Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam datang mengunjungi Bunda Aisyah yang saat itu memang sedang dirawat di rumah orang tuanya.
Bunda Aisyah menuturkan, Kemudian Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam datang ke rumahku. Saat itu Ayah Ibuku berada di rumah. Ayah Ibuku menyangka bahwa tangisku telah menghancurluluhkan hatiku. Sejak tersiar berita bohong itu, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak pernah duduk di sisiku. Selama sebulan dia tidak mendapatkan wahyu tentang diriku. Ketika duduk Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam membaca puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta'ala lalu bersabda, "Ya Aisyah aku telah mendengar mengenai apa yang dibicarakan orang tentang dirimu. Jika engkau tidak bersalah Allah Subhanahu Wa Ta'ala pasti akan membebaskan dirimu.Jika engkau telah melakukan dosa minta ampun kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dan bertobatlah kepada Nya."
Selesai Rasulullah Sallallahu Alaihi Wa salam mengucapkan itu, tanpa kurasakan, air mataku bertambah bercucuran. Kemudian aku katakan kepada Ayahku, "Ayah, berilah jawaban kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam mengenai diriku."
Ayahku menjawab, "Demi Allah aku tidak tahu bagaimana harus menjawab."
Aku katakan pula kepada Ibuku, :Ibuku berilah jawaban mengenai diriku?
Dia pun menjawab, Demi Allah aku tidak tahu bagaimana harus menjawab."
Lalu aku berkata, "Demi Allah Sesungguhnya kalian telah mendengarkan itu, sehingga kalian telah membenarkannya. Jika aku katakan kepada kalian bahwa aku tidak bersalah, Allah Maha Mengetahui bahwa aku tidak bersalah. Pasti kalian akan membenarkan aku. Demi Allah aku tidak menemukan perumpamaan untuk diriku dan kalian kecuali sebagaimana yang dikatakan oleh Nabi Yusuf Alaihissalam, "Sebaiknya aku bersabar kepada Allah sajalah aku mohon pertolongan atas apa yang kalian lukiskan."
Air mata Abu Bakar pun berlinang ketika putrinya difitnah. Dia berkata, "Demi Allah belum pernah disebut-sebut ada persoalan semacam ini pada masa jahiliyah, padahal ketika itu orang tidak menyembah Allah. Tetapi sekarang pada masa memancarkan sinar Kemuliaan Islam orang-orang mengabarkan berita bohong seperti ini kepada keluarga kita!"

Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah๐Ÿ˜Š

๐Ÿ“™Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“™

✏MATERI 312✏
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐Ÿ•ฏ๐Ÿ’ก๐Ÿ•ฏ๐Ÿ’ก๐Ÿ•ฏ๐Ÿ’ก๐Ÿ•ฏ๐Ÿ’ก๐Ÿ•ฏ
14/07/18 20.11 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช
⚜ONE DAY ONE SIROH⚜
๐ŸMATERI 313๐Ÿ

๐Ÿ–ŒFirman Allah๐Ÿ–Œ
Setelah itu bunda Aisyah berbaring di atas tempat tidur ia dalam keadaan lemah. Saat itu mendadak Rasulullah Shallallahu alaihi salam juga terkulai lemah karena Allah Subhanahu Wa Ta'ala sedang menurunkan firmannya Keringat beliau bercucuran karena beratnya Wahyu yang diturunkan,
"Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu. Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan siapa di antara mereka yang mengambil bagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu baginya azab yang besar ...... sampai ayat 21 (Quran surat An Nur 24 (11 -21))
Setelah menerima wahyu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memandang Bunda Aisyah dengan tersenyum sambil bersabda, "Bergembiralah, ya Aisyah Sesungguhnya Allah telah membebaskan kamu."
Ibu bunda Aisyah berkata, "Berdiri dan berterimakasihlah kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.
Bunda Aisyah menjawab, "Tidak. demi Allah aku tidak akan berterima kasih kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, Sebab aku tidak akan memuji siapapun kecuali Allah. Karena dialah yang menurunkan pembebasanku."
Sebelum peristiwa itu Abu Bakar membiayai Masthah karena kekerabatannya dan kemiskinannya. Namun setelah peristiwa itu Abu Bakar berkata, "Demi Allah saya tidak akan membayarnya lagi karena ucapannya kepada Aisyah."
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman
"Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan diantara kamu bersumpah bahwa mereka tidak akan memberi bantuan kepada kaum kerabatnya. Orang-orang yang miskin dan orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah. dan hendaknya mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang (Quran surat An Nur ayat 22)
Mendengar firman ini Abu Bakar berkata, "Demi Allah sungguh aku ingin mendapat ampunan Allah."
Setelah itu ia kembali membiayai Masthah. Sementara itu Rasulullah Shallallahu Alaihi Salam segera membacakan firman Allah itu kepada kaum muslimin. Para penyebar fitnah yaitu Masthah bin Utsatsah, Hasan bin Tsabit dan Hamnah binti jahsy. Dihukum hadd (didera) sebanyak 80 kali cambukan.

Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah๐Ÿ˜Š
๐Ÿ“šKisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“š
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐ŸMATERI 313๐Ÿ
๐Ÿž๐ŸŒณ๐Ÿž๐ŸŒณ๐Ÿž๐ŸŒณ๐Ÿž๐ŸŒณ๐Ÿž
17/07/18 08.31 - ‎Erwin Maulana telah mengganti nomor telepon mereka ke nomor baru. Ketuk untuk mengirim pesan atau menambahkan nomor baru.
17/07/18 12.17 - ‎‪+62 857-4344-1143‬ diganti menjadi +62 856-0080-0787
17/07/18 15.26 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช
๐ŸŒ‘ONE DAY ONE SIROH๐ŸŒ‘
๐Ÿ–ŠMATERI 314๐Ÿ–Š

๐ŸŽฉYahudi Menghasut๐ŸŽฉ
Selain orang Quraisy yang menyembah berhala, pihak lain yang paling keras memusuhi kamu muslimin adalah orang Yahudi. Para pemuka Yahudi Bani nadhir yang telah terusir tidak tinggal diam dari tempat tinggal mereka yang baru di Khaibar, mereka mulai melancarkan permusuhan. Rencana baru para Yahudi ini adalah menghasut orang-orang Arab agar memerangi Madinah.
Para pemuka Bani nadhir datang ke Mekkah menemui para Pembesar Quraisy.
"Pasukan kami akan bergabung dengan tuan-tuan untuk menyerang Madinah, "kata para pemuka Yahudi.
"Bagaimana dengan Yahudi Bani quraizhah yang masih tinggal di Madinah tanya seorang Pembesar Quraisy.
Mereka tinggal di Madinah sekedar untuk mengelabui Muhammad. Kalau Tuan Tuan sudah datang mereka akan bergabung dengan tuan tuan."
Orang-orang Quraisy masih terlihat ragu. Perselisihan mereka dengan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dimulai karena ajaran Islam mengajak orang menyembah Allah subhanahu wa ta'ala dan melarang bersujud pada berhala Bukankah orang Yahudi juga mengaku bahwa Tuhan mereka adalah Allah? Orang Quraisy ingin mengetahui pendapat Yahudi tentang ajaran Islam
"Tuan Tuan Yahudi," Tuan Tuan adalah golongan ahli kitab yang mula-mula, lebih dulu dari orang Nasrani dan muslim. Menurut tuan-tuan Siapakah yang lebih baik, agama kami yang menyembah berhala atau agama Muhammad?"
Seharusnya orang Yahudi menjawab bahwa agama Rasulullah Shallallahu Alaihi Salam lebih baik karena orang Yahudi juga menyembah Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Namun karena kebenciannya yang sangat kepada kaum muslimin orang Yahudi Bani nadhir menjawab, "Tentu agama Tuan Tuan yang lebih baik, sebab tuan tuhan yang lebih benar dari dia," Allah menurunkan Firman dalam surat an-nisa ayat 51-52 yang mengecam pernyataan orang Yahudi itu.
Berhasil kah usaha Bani nadhir menghimpun pasukan untuk menyerang Madinah?
Kita lanjutkan besok ya kisahnya....In syaa Allah๐Ÿ˜Š
๐Ÿ““Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry" ๐Ÿ““
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐Ÿ–ŠMATERI 314๐Ÿ–Š
๐ŸŽ“๐Ÿ‘“๐ŸŽ“๐Ÿ‘“๐ŸŽ“๐Ÿ‘“๐ŸŽ“๐Ÿ‘“๐ŸŽ“
17/07/18 15.26 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด
๐Ÿ’ผONE DAY ONE SIROH๐Ÿ’ผ
๐Ÿ‘œMATERI 315๐Ÿ‘œ

⚜Pasukan Ahzab⚜
Setelah itu, para pemuka Yahudi itu pergi berkeliling menemui para pemimpin kabilah Ghatafan serta semua pihak yang ingin membalas dendam kepada kaum muslimin. Orang-orang Yahudi ini sangat aktif menghimpun dukungan mereka memuji-muji berhala Quraisy dan menjanjikan bahwa kali ini pasukan muslim pasti akan bisa di habisi sampai ke akar-akarnya.
Usaha keras ini berhasil. Puncaknya berangkatlah 10000 orang Pasukan gabungan berbagai suku Arab yang memusuhi kaum muslimin. 4000 orang diantaranya adalah orang-orang Quraisy, selebihnya adalah dari suku-suku Qois Ailan, Banu Fazarah, Asyja Sulai, Banu Saad, dan lain-lain. Pemimpin seluruh pasukan ini adalah Abu Sufyan dengan kesepakatan bahwa jika sudah tiba di Madinah tampuk kepemimpinan akan digilir setiap hari kepada setiap pemimpin suku yang lain.
Orang orang Mekah termasuk anak-anak dan kamu wanitanya bersorak-sorai mengiringi kepergian pasukan raksasa itu. Abu Sufyan kini bisa tersenyum.
"Muhammad dan Madinah akan tumpah," pikir Abu Sufyan. "Tidak ada suatu kekuatan pun yang bisa membendung pasukan sebanyak ini. Cuma dua pilihan bagi Muhammad, bertahan sampai mati di kotanya atau pergi mengungsi ke tempat yang jauh!"
Ketika mengetahui keberangkatan pasukan musuh, kaum muslimin merasa amat terkejut. Kini seluruh kabilah Arab sudah bersatu untuk memusnahkan mereka. Apa yang harus dilakukan kaum muslimin rasanya sudah tidak mungkin banyak hal ke luar kota seperti para pada perang uhud. Kini jumlah lawan yang datang lebih banyak lagi, 3 kali lipat dari dulu yang mereka hadapi. Ribuan manusia bersenjata lengkap ditunjang barisan berkuda dan unta tak mungkin dihadapi dengan berhadap-hadapan muka secara langsung.
Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam segera mengajak para sahabat berunding. Semuanya sepakat bahwa mereka harus bertahan di Madinah tidak ada cara lain. Namun itu saja belumlah cukup sebab pasukkan musuh sebesar itu akan mampu merebut rumah demi rumah dan Jalan demi jalan di Madinah yang akan dipertahankan kaum muslimin. Apa lagi keberadaan kamu wanita anak-anak dan orang orang tua akan menambah beban pasukan yang bertahan. Seorang sahabat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam akhirnya menemukan jawabannya. Siapakah dia? Strategi bertahan macam apa yang mampu menghadang pasukan raksasa itu?
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah๐Ÿ˜Š
๐Ÿ“”Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“”
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐Ÿ‘œMATERI 315๐Ÿ‘œ
๐Ÿ‘ก๐Ÿ‘๐Ÿ‘ก๐Ÿ‘๐Ÿ‘ก๐Ÿ‘๐Ÿ‘ก๐Ÿ‘๐Ÿ‘ก
18/07/18 16.15 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด
๐Ÿ”†ONE DAY ONE SIROH๐Ÿ”†
๐ŸŒผMATERI 316๐ŸŒผ

๐Ÿ”…Menggali Parit๐Ÿ”…
Ya Rasulullah demikian sahabat itu mengajukan usul. "dulu jika kami orang-orang Persia sudah dikepung musuh, kami membuat parit di sekitar kami. Orang yang mengajukan usul itu adalah Salman Al Farisi. atas Salman si orang Persia. Usul cerdik itu segera diterima oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan para sahabat mulai menggali parit di sekitar kota Madinah. Jumlah kaum muslimin ada 3000 orang, setiap 10 orang ditugasi menggali parit sepanjang 40 Hasta. Karena itulah Perang ini disebut perang Khandaq atau perang Parit atau perang Ahzab atau Perang sekutu. Disebut Perang sekutu karena pasukan yang dihadapi kaum muslimin adalah pasukan persekutuan beberapa Kabilah Arab.
Maka dimulailah perlombaan itu. Manakah yang lebih dulu kaum muslimin menyelesaikan parit ataukah pasukan adzab tiba di Madinah. Menyadari bahwa waktu sangat penting dalam keadaan ini, semua orang pun bekerja keras. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sendiri terjun dalam penggalian itu, begitu kerasnya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ikut bekerja sahabat seorang sahabat bernama Al barra bin azib berkata pada waktu perang Ahzab Saya melihat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menggali parit dan mengusung tanah galian sampai saya tidak dapat melihat dada beliau yang berbulu lebat karena tebalnya tanah yang melumuri nya.
Kaum Muhajirin dan Anshor bekerja sambil melantunkan syair penuh semangat. Kami adalah orang-orang yang telah berbaiat kepada Muhammad untuk setia kepada Islam selama kami masih hidup.
Ucapkan ini dijawab oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Ya Allah Sesungguhnya tiada kebaikan kecuali kebaikan akhirat maka Berkatilah kaum Anshor dan Muhajirin.
Tiba tiba di suatu bagian, galian tertunda karena ada sebuah batu besar yang begitu kuat dan tak bisa dipisahkan oleh para sahabat. Merekapun melapor, " Rasulullah sebuah batu menghambat kelancaran kami dalam penggalian parit.
"Biarkan aku yang turun," sabda rasulullah shallallahu alaihi wasallam.
Beliau pun turun dan menghancurkan batu sambil mengucapkan "Bismillah, ...." Batu yang keras itu pun hancur seperti pasir. Pada saat itu Allah memberi Rasulullah Sallallahu Alaihi Salam penglihatan tentang masa depan kaum muslimin. Penglihatan Seperti apakah itu?

Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah๐Ÿ˜Š

๐Ÿ“’Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“’
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐ŸŒผMATERI 316๐ŸŒผ
๐ŸŒป๐Ÿƒ๐ŸŒป๐Ÿƒ๐ŸŒป๐Ÿƒ๐ŸŒป๐Ÿƒ๐ŸŒป
20/07/18 13.41 - Megi Saputra: *Assalamualaikum...*
*Dengan hormat*
Kami dari Lembaga Dakwah kampus (LDK) Sunan Kalijaga UIN Yogyakarta.
Ingin menawarkan Bapak/Ibu, saudara/suadari menjadi Muqorib (orang yang berqurban) pada Idul Qurban bersama LDK dalam bentuk Bakti sosial Idul Qurban Akbar 2018 :
*Bapak bisa memilih*:
*1.Kambing type Spesial (Rp 2.1 jt), type istimewa (2.3 jt) dan type Super (2.5 jt)*
*2.Sapi type Spesial (Rp 16.1 jt)*
*Atau bisa per/orang (Rp 2.3 jt)*
*3. Barang 2 bakti sosial seperti (sarung, peci, mukena ,jilbab dan sendal jepit, sembako)*
Lokasi baksos idul Qurban Akbar 2018:
*Dusun Plengan, Banjaroyo, Kalibawang, Kabupaten kulon Progo Yogyakarta ( Daerah terpencil rawan kristenisasi umat Katolik beberapa perangkat dusun termasuk pak Dukuh non muslim)*.
*Waktu : 20-22 Agustus 2018*
Jika berkenan bisa menghubungi kontak berikut:
0821 5362 1036 (Megi) atau
0812 6430 3691 (Wahyu Sitorus)
Terima kasih pak.
22/07/18 23.09 - ‎Odosiana Sigit keluar
23/07/18 10.47 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด
๐ŸŽONE DAY ONE SIROH๐ŸŽ
๐Ÿ‰MATERI 317๐Ÿ‰

๐ŸžRoti dan Kurma๐Ÿž
Paska pukulan pertama Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Allahuakbar! aku diberi kunci-kunci Syam. Demi Allah aku benar-benar bisa melihat istana istana yang bercat merah saat ini."
Setelah itu, beliau menghantam untuk kedua kalinya batu keras yang tersisa sampai sebagiannya hancur menjadi pasir. Saat itu, Rasulullah Shallallahu alaihi sallam bersabda, "Allahu akbar aku diberi tanah Persia, demi Allah saat ini aku bisa melihat istana Madain yang bercat putih."
"Bismillah, ... sambil mengucapkan itu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menghantam sisa terakhir batu itu sampai hancur menjadi pasir. Beliau pun bersabda, "Allahu akbar! aku diberi kunci-kunci Yaman. Demi Allah dari tempatku ini aku bisa melihat pintu pintu gerbang Shan'a.
Kelak, setelah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam wafat semua negeri yang beliau sebut itu takluk dalam pelukan Islam.
Saat menggali Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengganjal perut beliau dengan 2 Buah batu untuk menahan lapar. Para sahabat yang lain pun melakukan hal yang sama. Melihat ini Jabir bin Abdullah meminta izin kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam untuk pulang sebentar. Sampai di rumah Jabar bertanya kepada istrinya.
" Aku tidak akan membiarkan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kelaparan. Apakah kamu mempunyai sesuatu?
"Ya aku punya gandum dan seekor anak kambing."
Kemudian Jabir memasak daging kambing dalam priuk dan memasukkan tepung gandum ke dalam pembakaran roti. Setelah itu ia menemui Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan berkata, " Ya Rasulullah aku ada sedikit makanan. Datanglah engkau bersama seorang atau dua orang sahabatmu.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bertanya, " berapa banyakkah makanan itu?"
Jabir menyebutkan jumlah makanannya yang sedikit itu. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, " itu cukup banyak dan baik. Katakanlah kepada istrimu jangan diangkat masakan itu dari atas tungku dan jangan mengeluarkan roti dari bahan bakarnya, sebelum aku datang ke sana,"
Kemudian Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memanggil para sahabat Anshar dan Muhajirin. "Wahai para penggali parit mari kita datang, sesungguhnya Jabir memasak makanan besar.
Mendengar itu, Jabir sampai mengangakan mulut. Bagaimana makanan sedikit itu cukup buat seluruh orang? Ternyata makanan itu cukup untuk membuat semua orang kenyang, bahkan masih tersisa. Pada saat lain, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam juga membagikan setangkup kurma kepada begitu banyak orang.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah๐Ÿ˜Š

๐Ÿ“•Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“•

✍Editor : Ustadzah Ratna

๐Ÿ‰MATERI 317๐Ÿ‰
๐ŸŒถ๐Ÿ…๐ŸŒถ๐Ÿ…๐ŸŒถ๐Ÿ…๐ŸŒถ๐Ÿ…๐ŸŒถ
23/07/18 10.47 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด
๐Ÿ€ONE DAY ONE SIROH๐Ÿ€
๐Ÿ•MATERI 318๐Ÿ•

๐Ÿ”ซSerangan Gencar๐Ÿ”ซ
Dalam penggalian itu orang-orang munafik menunjukkan rasa enggan, mereka sengaja menampakkan diri seperti orang lemas dan tidak memiliki kemampuan. Banyak yang diam-diam melarikan diri ke rumah masing-masing. Sementara setiap Sahabat Muslim pasti meminta izin kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam jika mempunyai suatu keperluan. Lalu setelah itu kembali lagi pada penggalian.
Parit telah selesai digali ketika pasukan musyrik datang. Melihat jumlah musuh sebesar itu orang-orang munafik dan mereka yang lemah jiwanya seketika menggigil ketakutan. Mereka Langsung berprasangka buruk kepada Allah subhanahu wa taala dan rasulnya sampai mereka berkata dalam hati, "Allah subhanahu wa ta'ala dan rasul-nya tidak menjanjikan kepada kami selain tipu daya.
Pasukan musyrik terkejut sekali ketika menemui Parit yang terlalu lebar untuk diseberangi.
Ini perbuatan orang pengecut! Jadi mereka sambil berputar-putar mencari tempat yang sempit untuk dilompati, Amarah mereka menggelegak bukan main. Belum pernah dalam sejarah peperangan nya orang Arab melakukan strategi seaneh ini.
Sambil tersenyum, pasukan muslim mewaspadai gerakan musuh. Dengan tangkas mereka menghujani lawan yang mencoba mendekati parit dengan panah. Kemudian muncul sekelompok penunggang kuda Quraisy yang tangguh. Mereka adalah Amir bin Abdul Wudd, Ikrimah Bin Abu Jahal, Dhirar bin Khattab dan lain-lain. Dengan nekat mereka terjun ke parit dan berhasil sampai ke seberang.
Namun Ali Bin Abi Thalib dan beberapa orang muslim mengepung tempat itu. Melihat Ali Bin Abi Thalib, Amir bin Abdu Wudd yang pemberani, menantang duel. Ali pun menghadapinya. Mereka berputar dan denting pedang memekik nyaring ketika mereka saling menebas dan menangkis. Ali Bin Abi Thalib berhasil merobohkan musuhnya. Kaum muslimin yang lain berhasil mendesak para prajurit Quraisy ke tepi Parit sehingga mereka mundur tunggang langgang. Ikrimah Bin Abu Jahal sampai meninggalkan tombaknya melihat serangan ganas para prajurit muslim.
Ketika berada dalam keadaan segenting itu, kaum muslimin dikhianati. Tahukah kalian Siapa yang berkhianat itu?
Kita lanjutkan besok ya kisahnya....In syaa Allah๐Ÿ˜Š
๐Ÿ“—Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“—
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐Ÿ•MATERI 318๐Ÿ•
๐ŸŽ๐Ÿƒ๐ŸŽ๐Ÿƒ๐ŸŽ๐Ÿƒ๐ŸŽ๐Ÿƒ๐ŸŽ
23/07/18 10.47 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด
๐Ÿ–ŒONE DAY ONE SIROH๐Ÿ–Œ
๐Ÿš™MATERI 319๐Ÿš™

๐Ÿ”ตPengkhianatan Yahudi๐Ÿ”ต
Ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berhijrah ke Madinah ada tiga kelompok Yahudi di kota itu mereka adalah Bani qainuqa Bani nadhir dan Bani quraizhah. Namun, akibat ulahnya sendiri Bani qainuqa dan bani Nadhir telah terusir dari Madinah. Kepada pemimpin Bani quraizhah inilah Huyay bin Khattab pemimpin Bani nadhir datang menghasut.
Kaab bin Asad Al Quraizhy pemimpin Bani quraizhah akhirnya membukakan pintu bentengnya setelah huyay menggedor berkali-kali.
Kaab, aku datang bersama Quraisy dan Ghatafan berikut para pemimpin mereka. Semuanya sudah berjanji kepadaku untuk tidak pulang sebelum dapat membinasakan Muhammad dan para pengikutnya.
Mendengar kata-kata Huyay, Kaab menjawab, "Celakalah engkau Huyya! Tinggalkan aku dari urusanku! Aku tidak melihat diri Muhammad melainkan sosok orang yang jujur dan menepati janji!"
Namun Huyay terus membujuk membujuk dan membujuk sampai akhirnya Kaab pun setuju untuk mengkhianati kaum muslimin. Mulailah Bani quraizhah mengincar benteng tempat kaum wanita dan anak-anak Muslim berlindung yang dijaga Hasan bin Tsabit.
Shafiyah binti Abdul Muthalib Bibi Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan adik perempuan Hamzah melihat ada seorang laki-laki Yahudi datang mengendap-ngendap mengelilingi benteng Shafiyyah segera memberi tahu Hasan bin Tsabit, "Wahai Hasan, lihat ada orang Yahudi mengelilingi benteng ini. Demi Allah aku khawatir ia akan menunjukkan titik lemah benteng ini kepada pasukannya yahudi padahal Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan para sahabat sedang bertempur di garis depan. Hampiri orang itu dan bunuh dia!"
"Engkau tahu sendiri bahwa aku bukanlah orang yang mahir dalam bunuh membunuh," jawab Hasan
Shaffiyah yang gagah berani itu mengambil sepotong tiang dan memukul orang Yahudi itu sampai mati. Karena tindakannya ini, kaum Yahudi tidak berani terang-terangan menyerang benteng yang mereka kira dijaga dengan kuat.
Apa yang akan dilakukan Rasulullah Shalallahu Wassalam dan para sahabat ketika mengetahui bahwa Bani quraizhah berniat menikam dari belakang?
Orang Yahudi adalah pedagang dan ilmuwan yang jauh lebih unggul dari Anshor yang terdiri atas Aus dan Khazraj. Namun, ketika melihat pemeluk Islam meningkat pesat, orang Yahudi khawatir mereka akan kalah dalam perdagangan dan pengetahuan. Kemudian mereka menolak kerasulan Muhammad shallallahu alaihi wasallam dan dan mentertawakan ajaran beliau.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah
๐Ÿ“˜Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“˜
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐Ÿš™MATERI 319๐Ÿš™
๐ŸšŽ๐Ÿ”น๐ŸšŽ๐Ÿ”น๐ŸšŽ๐Ÿ”น๐ŸšŽ๐Ÿ”น๐ŸšŽ
23/07/18 15.39 - ‪+62 857-9131-1126‬: Pesan ini telah dihapus
23/07/18 18.21 - ‪+62 852-4438-5566‬: Ikuti tautan ini untuk bergabung ke grup WhatsApp saya: https://chat.whatsapp.com/A7v9gqXNhsdGI7ScaoFPda
23/07/18
18.49 - ‪+62 895-3410-34060‬: Afwan.Mohon jangan mengshare Info atau apapun di grup odosina ya akh.
23/07/18 18.49 - ‪+62 895-3410-34060‬: Syukron
23/07/18 20.47 - ‎‪+62 895-3410-34060‬ telah mengubah setelan grup ini untuk mengizinkan hanya admin yang dapat mengirim pesan ke grup ini.
23/07/18 20.47 - ‎‪+62 895-3410-34060‬ telah mengubah setelan grup ini untuk mengizinkan hanya admin yang dapat mengedit info grup ini
23/07/18 20.14 - ‪+62 857-9131-1126‬: Pesan ini telah dihapus
23/07/18 20.36 - ‪+62 896-0522-3199‬: Kalo boleh Saran. Tolong kolom Tulis Pesan nya dinon Aktifin aja.
23/07/18 20.47 - ‪+62 895-3410-34060‬: Oke sipp Syukron atas sarannya๐Ÿ˜Š
24/07/18 21.02 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช
๐Ÿฆ‘ONE DAY ONE SIROH๐Ÿฆ‘
๐Ÿฆ€MATERI 320๐Ÿฆ€

๐ŸKaum Muslimin Sangat Terkejut๐Ÿ
Tentu saja Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan para sahabatnya terkejut setelah mendengar Yahudi Bani khuraizah telah membelot ke pihak musuh. Ini berarti pasukan muslim yang jumlahnya jauh lebih sedikit tuh harus membagi diri dalam dua kelompok pertempuran. Keadaan ini benar-benar menakutkan.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengutus Saad bin Muadz pemimpin suku Aus yang pernah jadi sekutu sekaligus pelindung Bani quraizhah ditemani sa'ad bin ubadah pemimpin suku khazraj dan beberapa orang sahabat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam meminta mereka mengecek keadaan Bani quraizhah.
Para sahabat itu kemudian pergi menemui Bani quraizhah yang telah mengurung diri dalam benteng mereka. Saad bin Muadz mencoba mengingatkan perjanjian damai dan saling bantu antara kaum muslimin dan Bani quraizhah.
"Antara kami dan Muhammad tidak ada ikatan apa-apa dan tidak ada perjanjian apa-apa," jawab bani Quraizhah pada saad bin muadz
Saad berusaha menyadarkan Bani quraizhah terhadap Resiko yang akan mereka hadapi karena membelot dari perjanjian dengan kaum muslimin. Saad meminta mereka agar tetap mau menjadi sekutu dengan segala kejujuran sebagaimana pada masa masa lalu dan tetap menjaga hak kedua belah pihak agar tidak mengecewakan Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam pada saat-saat sulit begini.
Namun jawaban Bani quraizhah sangat kasar dan menghina. Saad bin Muadz marah sekali sampai terjadi perang mulut antara dia dan Bani quraizhah. Akhirnya Saad dan para sahabat yang lain pulang dengan hati kesal.
Biarkan mereka mengubah dirimu sebab jika diladeni hanya akan menambah ramai pertengkaran kita dan mereka," hibur sa'ad bin ubadah kepada Saad bin Muadz.
Saat bin Muadz menemui Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan melapor, "Ya mereka telah melanggar perjanjian sebagaimana dulu dilakukan suku adhal dan Qarah."
Mendengar itu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, " Allahu akbar, Bergembiralah wahai kaum muslimin!"
Saat masuk Islam pada usia 31 tahun. Pada usia 37 tahun Ia pergi menemui Syahidnya. Hari-hari keislaman sampai wafatnya diisi semua dengan karya karya gemilang dalam berbakti kepada Allah dan rasulnya.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya....In syaa Allah๐Ÿ˜Š
๐Ÿ“™Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“™
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐Ÿฆ€MATERI 320๐Ÿฆ€
๐Ÿฆ๐Ÿ™๐Ÿฆ๐Ÿ™๐Ÿฆ๐Ÿ™๐Ÿฆ๐Ÿ™๐Ÿฆ
24/07/18 21.02 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช
๐ŸงONE DAY ONE SIROH๐Ÿง
✒MATERI 321✒

๐Ÿ“ขSuara Kaum Munafik๐Ÿ“ข
Kata-kata hiburan Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang penuh semangat itu tidak ditanggapi dengan baik oleh orang-orang munafik dan mereka yang lemah Iman. Memang benar keadaan secepat itu membuat hampir seluruh sahabat dilanda kecemasan. Alquran melukiskan bahwa keadaan kaum muslimin waktu itu sedang diuji dengan guncangan yang amat dahsyat sampai-sampai tidak tetap lagi penglihatan mereka. Terasa sesak naik sampai ke tenggorokan dan mereka menyangka bermacam-macam terhadap Allah. Namun bagaimanapun keadaannya orang yang imannya kuat tidak beranjak dari sisi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.
Berbeda halnya dengan orang-orang munafik. Mereka berkata, " Muhammad berjanji kepada kita semua bahwa suatu saat kita akan merebut kekayaan Kaisar Persia dan Romawi. Nyatanya? Hari ini saja tidak seorangpun dari kita merasa aman bahkan untuk sekedar pergi ke jamban.
Suara-suara Sumbang yang lain juga terdengar, "Muhammad rumah kami saat ini sedang kosong tak berpenghuni. Ijinkanlah kami keluar dari barisan tempur untuk pulang ke rumah masing-masing karena rumah kami terletak diluar Madinah."
Para sahabat setia menjadi marah, "Mereka sungguh sungguh penghianat. Ya Rasulullah Ijinkanlah kami memenggal leher leher mereka!"
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak ingin memaksa seseorang untuk bertempur. Beliau mengijinkan orang-orang lemah iman itu untuk pulang, biarlah hanya orang-orang yang mampu menghadapi bahaya dan benar-benar menginginkan mati syahid saja yang tetap bertahan di barisan pasukan. Orang-orang mengatur justru akan menularkan rasa takutnya kemana-mana.
Dan penilaian Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ini tepat sekali. Setelah perginya orang orang pengecut, barisan tempur yang tersisa justru semakin bulat tekadnya untuk bertempur dan berjuang.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam menyampaikan wahyu Allah bahwa jika orang melarikan diri dari kematian, seandainya pun bisa hanya akan mengecap kesenangan dunia sebentar saja. Tak layak seorang lari dari bencana padahal bencana itu datang atas izin Allah dan Allah lah yang satu-satunya sumber pertolongan dan perlindungan.
Nah apakah pasukan Quraisy mampu memanfaatkan keadaan mencekam di kalangan muslimin ini untuk membuat serangan mematikan?
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah๐Ÿ˜Š
๐Ÿ“šKisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“š
✍ Editor : Ustadzah Ratna
✒MATERI 321✒
๐Ÿฅ—๐Ÿก๐Ÿฅ—๐Ÿก๐Ÿฅ—๐Ÿก๐Ÿฅ—๐Ÿก๐Ÿฅ—
28/07/18 08.16 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐ŸŒด
๐Ÿ•ณONE DAY ONE SIROH๐Ÿ•ณ
⌚MATERI 322⌚

๐Ÿ”Pasukan Quraisy Mulai Putus Asa๐Ÿ”
Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam merancang suatu strategi baru. Beliau ingin menawarkan kepada pasukan ghafatar sepertiga hasil perkebunan Madinah jika mereka mau kembali pulang. Tidak ragu lagi. Orang Ghafatan pasti akan menyambut baik dan jika mereka pulang pasukan musuh yang tersisa tinggal 4 ribu prajurit Quraisy. Namun Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam terlebih dahulu meminta pendapat Saad bin Muadz dan sa'ad bin ubadah sebagai pemimpin penduduk asli Madinah.
" Ya Rasulullah Jika Allah yang memerintahkan kami pasti tunduk dan patuh demikian jawab keduanya namun jika ini pendapat Tuan kami tidak sependapat. Dulu orangnya Ghafathan tak pernah merasakan kurma Madinah, kecuali dengan membeli atau sedang diundang jamuan padahal waktu itu kami semua masih musyrik. Lalu mengapa kini setelah Allah memuliakan kami dengan Islam kami harus menyerahkan harta kami seperti itu? Demi Allah kami tidak akan memberikan sesuatu kepada mereka kecuali tebasan Pedang." Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengangguk setuju, "ini memang pendapatmu sendiri sebab aku melihat orang-orang Arab menyerang kita dengan panah."
Pertempuran dilanjutkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan agar prajuritnya tidak menampakan diri kecuali dengan berbaju besi lengkap. Namun saad bin mu'adz terkena panah hingga menembus urat tangannya. Saat itu ia mengenakan baju besi pendek.
Doa saad waktu itu adalah, "Ya Allah Sesungguhnya engkau tahu bahwa aku amat mencintai Jihad melawan orang-orang yang mendustakan Rasulullah dan mengusirnya. Ya Allah, jika engkau masih menyisakan sedikit peperangan melawan orang-orang Quraisy, berikanlah sisa kehidupan kepadaku agar aku bisa memerangi mereka karena engkau semata.
Nah pada suatu malam pasukan Quraisy yang sudah hampir kehilangan akal untuk menerobos Parit mencoba kembali menyeberangi Parit dengan pasukan berkuda pimpinan ikrimah Bin Abu Jahal. Pasukan muslim menebarkan hujan panah. Dalam Gelap Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berhasil memanah ikrimah sehingga pasukan musuh terperosok dan kembali mundur.
Abu Sufyan mengirim surat kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang menuduh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sebagai pengecut Abu Sufyan menantang muslimin untuk bertempur di lapangan terbuka. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tersenyum dan membalas surat itu. Isinya mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini beliau memang akan keluar menemui mereka untuk mengikis habis berhala-berhala Quraisy di Mekah. Pada hari hari ini kesabaran memang menjadi senjata terampuh untuk meraih kemenangan.

Kita lanjutkan besok ya kisahnya....In syaa Allah๐Ÿ˜Š
๐Ÿ““Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ““
✍ Editor : Ustadzah Ratna
⌚MATERI 322⌚
๐Ÿ’ป๐Ÿ“ฒ๐Ÿ’ป๐Ÿ“ฒ๐Ÿ’ป๐Ÿ“ฒ๐Ÿ’ป๐Ÿ“ฒ๐Ÿ’ป
28/07/18 08.16 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช
๐ŸคONE DAY ONE SIROH๐Ÿค
๐ŸMATERI 323๐Ÿ

๐Ÿ”†Rasulullah Mengutus Nu'aim bin Mas'ud๐Ÿ”†
Bersabar bukan berarti berdiam diri. Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam memanggil Nu'aim bin Mas'ud yang baru saja masuk Islam dan hal itu tidak diketahui oleh musuh. Pada masa jahiliyah Nu'aim sangat erat bersahabat dengan Bani quraizhah dan Ghafatan.
"Rasulullah, sesungguhnya kaum saya tidak mengetahui keislaman saya. Karena itulah silahkan kau berbuat apa saja yang kau inginkan terhadap diri saya," kata Nu'aim.
Rosululloh solallohu alaihi wasallam menjelaskan rencananya kepada Nuaim, setelah itu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Laksanakanlah rencana ini, Nu'aim karena suatu pertempuran itu memang penuh tipu daya."
Perhatikan sahabat sirohku, bahwa apa yang dilakukan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam adalah strategi yang luar biasa untuk memecah-belah musuh. Atas perintah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, Nuaim pergi menemui Bani quraizhah. Nu'aim berkata,"Kalian semua telah tahu betapa aku sangat mencintai kalian,"
" Kami memang tidak menaruh curiga sama sekali kepada-mu," jawab Bani Quraizhah.
Nu'aim melanjutkan, " Sebenarnya orang-orang Quraisy dan gafatar tidak sama dengan kalian sebab ini adalah negeri kalian. Di sini lah kalian menyimpan harta dan istri-istri kalian. Sementara itu harta dan istri-istri orang Quraisy serta kekuatan ada di tempat masing-masing.
Lagipula pengepungan sudah berjalan terlalu lama. Orang Quraisy dan Ghafathan mulai kehabisan bekal. Kuda kuda dan unta unta mereka sudah semakin kurus karena rumput di sekitar Madinah telah menggundul. Sebentar lagi mereka akan pulang, sementara kalian akan ditinggalkan sendiri untuk menghadapi Muhammad dan pengikutnya. Mengapa kalian sampai hati menghianati Muhammad? Bukankah kali mengetahui bahwa Muhammad itu sangat jujur dan setia? Ia pasti akan membela kalian jika kalian dalam kesulitan seperti yang tertera dalam perjanjian di antara kalian dan Muhammad. Jika pasukan al-ahzab datang posisi kalian akan terjepit. Yang pasti kalian tidak akan mampu menghadapi Muhammad dan para pengikutnya jika kalian dan dia saling berhadapan langsung.
"Apa yang harus kami lakukan?" tanya orang Yahudi itu bingung.
"Minta Sandra dari pihak Quraisy dan gafatar. Dengan demikian keduanya tidak akan pulang melainkan bertempur bersama kalian janganlah kalian. Janganlah kalian mau disuruh menyerang sebelum sandera sandera dari pihak ahzab ada di tangan kalian," jawab Nu'aim bin Mashud.
Bani quraizhah menyetujui usul yang menurut mereka sangat baik ini.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah๐Ÿ˜Š
๐Ÿ“”Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“”
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐ŸMATERI 323๐Ÿ
๐Ÿฏ๐Ÿฆ๐Ÿฏ๐Ÿฆ๐Ÿฏ๐Ÿฆ๐Ÿฏ๐Ÿฆ๐Ÿฏ
28/07/18 08.16 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช
❤ONE DAY ONE SIROH❤
๐Ÿ…MATERI 324๐Ÿ…

๐ŸซMusuh Terpecah Belah๐Ÿซ
Sahabat sirohku, lalu diam-diam Nuaim melanjutkan visinya ia pergi ke perkemahan bani Ghafatan yang juga sahabatnya. Kepada mereka Nuaim berkata, " Sebenarnya Bani quraizhah merasa menyesal telah memusuhi Muhammad Mereka enggan meneruskan pertempuran di pihak kalian. Hati-hati, mereka akan berpura-pura meminta sandera kepada kalian, padahal sandera itu akan diserahkan kepada Muhammad agar Muhammad memaafkan perbuatan mereka."
Mendengar itu para pemimpin gafatar dan Quraisy jadi ragu-ragu terhadap Bani quraizhah. Abu Sufyan pun menulis surat kepada Saad pemimpin Bani quraizhah. Kami sudah cukup lama tinggal di tempat ini dan mengepung Muhammad. Menurut hemat kami, besok kalian harus sudah menyerbu Muhammad dari belakang dan kami akan menyusul."
"Besok hari Sabtu," tulis Kaab. "Pada hari Sabtu kami tidak dapat berperang atau bekerja apapun."
"Cari hari Sabtu lain saja sebagai pengganti Sabtu besok," geram Abu Sufyan dalam surat balasannya. "Sebab besok Muhammad sudah harus diserbu. Kalau kami sudah mulai menyerang Muhammad sedang kamu tidak turut serta dengan kami, persekutuan kita dengan sendirinya bubar dan kamulah yang akan kami serbu lebih dahulu sebelum Muhammad!"
Bani quraizhah tidak berani melanggar pantangan pada hari Sabtu. Mereka mengulangi jawaban itu dengan tambahan bahwa ada golongan mereka yang dapat kemurkaan Tuhan karena telah melanggar hari Sabtu, sehingga berubah jadi monyet dan babi. Kemudian Bani quraizhah malah meminta sandera dari pihak ahzab untuk ditahan di benteng mereka agar yakin bahwa orang Quraisy dan Ghafatan tidak akan pergi begitu saja.
Nendengar itu, Yakinlah pasukan ahzab bahwa apa yang dikatakan Nuaim benar. Keraguan besar segera melanda pasukan ahzab. Jika Bani quraizhah tidak menyerang dari belakang, mereka terpaksa harus menyerang dari depan melalui parit. Padahal parit itu tidak akan diseberangi dengan cara bagaimanapun.
Karena orang Quraisy menolak menyerahkan sandera. Yakinlah Bani quraizhah bahwa mereka akan ditinggalkan.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah๐Ÿ˜Š
๐Ÿ“•Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“•
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐Ÿ…MATERI 324๐Ÿ…
๐ŸŒถ๐Ÿ“๐ŸŒถ๐Ÿ“๐ŸŒถ๐Ÿ“๐ŸŒถ๐Ÿ“๐ŸŒถ๐Ÿ“
28/07/18 08.16 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช
๐ŸONE DAY ONE SIROH๐Ÿ
๐ŸฅMATERI 325๐Ÿฅ

๐ŸŒชTopan๐ŸŒช
Sahabat sirohku, selama perang adzab yang mencekam itu tak henti-hentinya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berdoa siang dan malam merendahkan diri kepada Allah memohon agar pasukan Ahzab dikalahkan dan diguncangkan.
Pada suatu malam, angin topan mengamuk melanda Madinah dan sekitarnya. Kaum muslimin segera berlindung dibalik pagar pertahanan. Rasa dingin begitu menusuk tulang. Pada saat itu, Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam berseru mengalahkan deru angin, "Adakah orang yang bersedia mencari berita musuh dan melaporkannya kepada ku mudah-mudahan Allah menjadikannya bersamaku pada hari kiamat!"
Semua sahabat terdiam. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam mengulangi seruannya sampai tiga kali, Namun semua sahabat dicekam dahsyatnya topan. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa salam pun berseru, " Bangkitlah wahai hudaifah, carilah berita dan laporkan kepadaku!"
Hudaifah bangkit dan mendengarkan pesan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, "Berangkatlah mencari berita musuh dan janganlah engkau melakukan tindakan apapun.
Hudaifah berangkat dengan membawa panah. Ia berjalan dengan susah payah melawan angin. Hudaifah menuturkan sendiri pengalamannya. Aku berjalan seperti orang yang sedang dicengkeram kematian, hingga tiba di markas musuh. Kulihat Abu Sufyan sedang menghangatkan punggungnya di perapian. Aku segera memasang anak panah pada busur ku, namun aku teringat pesan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, Janganlah engkau melakukan tindakan apapun!" Kalau aku panah pasti akan kena pahanya. Saat itu, angin dan tentara Allah sudah mengobrak-abrik musuh, menerbangkan kuali, memadamkan api, dan menumbangkan perkemahan. Abu Sufyan bangkit dan berkata, "Wahai kaum Quraisy setiap orang hendaknya melihat siapa teman duduknya.
Aku segera memegang tangan orang yang berada di sampingku lalu bertanya, " Siapakah Anda ?" Dia menjawab, "Fulan bin Fulan" Selanjutnya Abu Sufyan berkata, "Wahai orang-orang Quraisy! Demi Allah. Sesungguhnya kalian tidak tinggal di tempat yang layak. Kuda unta dan ternak kita banyak yang mati. Bani quraizhah telah mengkhianati janjinya kepada kita. Badai ini membuat periuk periuk kita kocar-kacir, tidak dapat api dinyalakan, dan tidak satu tenda pun yang berdiri tegak. Oleh karenanya itu, pulanglah kalian. Aku sendiri akan pulang."

Kita lanjutkan besok ya kisahnya....In syaa Allah๐Ÿ˜Š
๐Ÿ“—Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“—
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐ŸฅMATERI 325๐Ÿฅ
๐Ÿฅ‘๐Ÿˆ๐Ÿฅ‘๐Ÿˆ๐Ÿฅ‘๐Ÿˆ๐Ÿฅ‘๐Ÿˆ๐Ÿฅ‘
30/07/18 09.03 - ‎Idgham keluar
30/07/18 09.46 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช
๐Ÿš†ONE DAY ONE SIROH๐Ÿš†
✈MATERI 326✈

๐Ÿš™Bergerak ke Bani Quraidzah๐Ÿš™
Sahabat sirohku setelah itu, Hudzaifah pulang dengan bersusah payah dan melaporkan yang dilihatnya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Beliau menyelimuti Hudzaifah dengan kain yang biasa digunakan untuk sholat. Hudzaifah pun tertidur sampai pagi. Kemudian, sambil bergurau. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam membangunkan Hudzaifah. "Bangun, wahai tukang tidur!"
Kaum muslimin memandang tempat yang baru beberapa jam lalu dipenuhi ribuan musuh bersenjata lengkap itu kini kosong melompong, kecuali serpihan tenda dan peralatan lain yang berserakan di sana sini. Berakhirlah Perang Khandaq pada tahun kelima Hijriah.
Ketika semuanya telah terpana. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Segala puji bagi Allah. Dialah yang telah menolong hambanya dan memberi kekuatan kepada tentaranya. Dialah yang mengalahkan pasukan Ahzab dengan dirinya sendiri. Orang-orang Quraisy tidak akan pernah lagi menyerang ke sini. Sebaliknya, kita yang akan memerangi mereka. Kalian yang akan memasuki Mekah, lalu menghancurkan patung patung nya.
Kaum muslimin bertakbir. Mereka kembali ke rumah masing-masing dengan diliputi rasa syukur dan bangga dengan kemenangan ini. Mereka telah melewati cobaan yang teramat berat. Sejak saat itu mereka yakin dakwah mereka akan menjadi ajaran baru yang dihormati dan di tunggu tunggu kedatangannya.
Namun masih ada persoalan yang menggantung dengan Bani quraizhah. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan kaum muslimin melakukan sholat ashar di depan perkampungan Bani quraizhah. Dengan ketaatan yang mengagumkan, kaum muslimin yang sudah sangat lelah dalam perang Ahzab itu mengikuti perintah tersebut.
Bendera diberikan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kepada Ali bin Abi Tholib. Namun, begitu Ali tiba di depan benteng Bani quraizhah, ia mendengar orang-orang Yahudi mencaci-maki Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dan hendak mencemarkan nama istri-istri beliau.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam segera menampakkan diri dan mendadak secara semua cacian itu berhenti.
Wahai golongan kera, Allah sudah menghinakan kamu, bukan?" Allah sudah menurunkan murkanya kepada kamu sekalian bukan?" Demikian seru Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.
Kaum muslimin mengepung musuh selama 25 hari terus menerus.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah๐Ÿ˜Š
๐Ÿ“˜Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“˜
✍ Editor : Ustadzah Ratna
✈MATERI 326✈
⛴๐Ÿ”น⛴๐Ÿ”น⛴๐Ÿ”น⛴๐Ÿ”น⛴
31/07/18 21.24 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช
๐Ÿ”ถONE DAY ONE SIROH๐Ÿ”ถ
๐Ÿ›MATERI 327๐Ÿ›

๐Ÿ”‘Keputusan Saad Bin Muadz๐Ÿ”‘
Sahabat sirahku, setelah dikepung sekian lama, Bani Quraizhah mengirim utusan. Mereka ingin kepungan dihentikan agar mereka bisa pergi seperti bani Qainuqa dan Bani nadhir. Namun Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menolaknya sebab pengkhianatan Bani quraizhah jauh lebih berbahaya daripada kedua suku Yahudi itu. Akhirnya Bani quraizhah pun menyerah tanpa syarat.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam setuju untuk mengangkat Saad bin Muadz sebagai Hakim untuk menjatuhkan hukuman kepada Bani quraizhah. Tindakan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ini sangat adil dan murah hati karena Saad bin Muadz dan suku Aus yang dipimpinnya dulu bersahabat dengan Bani quraizhah seperti halnya persahabatan antara Suku khazraj dengan Bani qainuqa.
Bani Quraizhah sendiri menyambut gembira keputusan itu, Baik kaum muslimin maupun Bani quraizhah menyatakan rela atas keputusan yang akan diambil Saad bin Muadz. Saat itu Saad masih berada di kemah seorang tabib wanita yang dengan sukarela mengobati para prajurit muslim yang terluka. Saad dinaikkan ke atas unta dengan tangan terbalut dan menuju ke perkampungan Bani quraizhah.
Dengan tenang Saad memikirkan apa yang akan diputuskannya. Saad teringat betapa baiknya perlakuan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kepada orang Yahudi beliau senantiasa mengingatkan para sahabatnya agar berbuat baik kepada mereka. Namun kebaikan itu dibalas Yahudi dengan tipu daya, kelicikan, kerusakan ekonomi dan penyebaran desas-desus untuk menjatuhkan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam.
Jika bani Quraidzah dimaafkan dan dilepas kan mereka akan berlaku seperti halnya Bani nadhir dan Bani qainuqa yang terus melancarkan permusuhan. Bukankah kedatangan pasukan adzab akibat hasutan Huyay bin Akhtab, pemimpin Bani nadhir? jika tidak datang Pertolongan Allah kemungkinan besar kaum muslimin dari wanita hingga anak-anak akan musnah dibantai oleh musuh.
Di hadapan kaum muslimin dan orang Yahudi Saad bin Muadz berkata, "Aku memutuskan untuk membunuh kaum pria Bani quraizhah, membagi harta benda mereka serta menawan anak-anak dan kaum wanitanya."
Hukuman itu pun dilaksanakan. Setelah itu kamu Muslimin kembali ke Madinah dalam keadaan yang amat disegani oleh seluruh suku yang ada di Jazirah Arab biasa sampai ke sudut-sudutnya.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah๐Ÿ˜Š
๐Ÿ“™Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“™
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐Ÿ›MATERI 327๐Ÿ›
๐Ÿ‘˜๐Ÿ‘ก๐Ÿ‘˜๐Ÿ‘ก๐Ÿ‘˜๐Ÿ‘ก๐Ÿ‘˜๐Ÿ‘ก๐Ÿ‘˜
31/07/18 23.27 - ‎Odosina 5935 telah mengganti nomor telepon mereka ke nomor baru. Ketuk untuk mengirim pesan atau menambahkan nomor baru.
01/08/18 19.10 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด
๐ŸŒผONE DAY ONE SIROH๐ŸŒผ
๐Ÿ’MATERI 328๐Ÿ’

๐ŸŒนPerintah Berjilbab๐ŸŒน
Sahabatku, Islam adalah agama yang sangat menghormati kaum wanita. Sebelum Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam diutus, kebanyakan hubungan kaum wanita dengan kaum laki-laki tidak lebih baik dari hubungan antara hewan betina dengan hewan jantan. Di Arabia dan beberapa tempat lain, kaum wanita biasa mempertontonkan diri untuk memamerkan kecantikan dengan berbagai perhiasannya kepada orang-orang lain selain suaminya. Wanita-wanita seperti itu biasa bertukar pandang dan saling melontarkan kata-kata pujian yang manis dengan kaum lelaki.
Wahyu yang dibawa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengatur hubungan antara wanita dan pria menjadi hubungan yang saling membantu sebagai sesama saudara dengan penuh kasih sayang. Hak dan kewajiban wanita serta laki-laki sama. Hanya saja, dengan cara yang sopan, laki-laki diberi kelebihan dalam beberapa hal. Peristiwa diganggunya wanita muslimah oleh orang Yahudi dan munafik membuat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berpikir sungguh-sungguh untuk mencegahnya. Seandainya para Muslimah menutup auratnya, tentu mereka akan lebih dikenal dan terjaga. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sendiri telah lebih dahulu memberi contoh dengan memerintahkan istri-istrinya mengenakan hijab (tabir) jika ada tamu yang datang ke rumah beliau.
Dalam keadaan ini, turunlah firman Allah,
"Dan mereka yang mengganggu kaum laki-laki dan wanita yang sudah beriman tanpa ada kesalahan yang mereka perbuat, orang-orang itu sebenarnya telah berbuat kebohongan dan dosa terang-terangan. Wahai nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, putri putri mu dan istri-istri orang beriman, hendaklah mereka itu menutup tubuh dengan jilbab. Dengan demikian, mereka akan lebih mudah dikenal dan karenanya tidak akan diganggu. Sungguh, Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang... (selanjutnya sampai ayat 62)." (QS. Al-Ahzab, 33:58-62)
Setelah itu, turunlah Perintah agar kaum muslimah mengenakan jilbab yang menutup dada,
"Katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman supaya mereka menahan penglihatan,memelihara kehormatan,dan tiada menonjolkan perhiasannya (dandanannya) selain yang memang nyata kelihatan.hendaklah mereka menyampaikan tutup itu ke bagian dada,dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya)..."(QS An Nur, 24:30-31)
Jilbab artinya pakaian longgar menutup aurat wanita kecuali wajah dan telapak tangan. Kerudung berarti tudung yang menuntup kepala, leher, dan dada wanita. Hijab adalah tabir atau dinding penutup. Purdah adalah pakaian luar atau tirai berjahit. Cadar adalah penutup wajah sehingga mata saja yang tampak. Islam mewajibkan jilbab dan kerudung. Hijab hukumnya Sunnah,
Purdah atau cadar serta sarung tangan tidak diwajibkan.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah๐Ÿ˜Š
๐Ÿ“šKisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“š
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐Ÿ’MATERI 328๐Ÿ’
๐ŸŽ‹๐ŸŒท๐ŸŽ‹๐ŸŒท๐ŸŽ‹๐ŸŒท๐ŸŽ‹๐ŸŒท๐ŸŽ‹
03/08/18 08.19 - ‎Zein menambahkan ‪+62 853-8270-2449‬
03/08/18 22.10 - ‎‪+62 853-8270-2449‬ telah mengubah subjek dari "☘NEW ODOSINA 30๐Ÿ“šNO CHAT❌" menjadi "๐Ÿ€NEW ODOSINA 15I๐Ÿ“š"
04/08/18 00.28 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช
๐Ÿ–คONE DAY ONE SIROH๐Ÿ–ค
▪MATERI 329▪

๐Ÿ–ŠMerindukan Mekkah๐Ÿ–Š

Sahabatku tersayang, dalam tahun-tahun pertama di Madinah itu, beberapa muslimah Muhajirin pun sudah melahirkan. Di antaranya adalah putri Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, Fatimah az-Zahra putra pertama Fatimah bernama Hasan dan yang kedua bernama Husein. Rosulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sangat senang bermain dengan kedua judulnya itu.
Suatu ketika, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam memandangi dalam dalam Hasan dan Husain yang sedang berlarian dihadapannya. Anak Anak ini lahir di perantauan, sama sekali belum mengenal mekkah, tanah air mereka. Hasan mengejar Husein yang bersembunyi di dalam kamar. sambil berteriak kegirangan, Husein kabur dan melompat ke punggung kakeknya. Fatimah hendak mencegah perbuatan itu, namun Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengisyaratkan agar mereka dibiarkan. Fatimah yang sangat dekat dengan ayahnya itu segera menangkap isyarat lain di mata Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.
"Mengapa ayah tampak berduka?" tanya Fatimah lembut. "Bukankah Ayah baru saja membuat kemenangan yang belum pernah dilakukan Suku Arab manapun dengan mengalahkan pasukan Ahzab dan Bani Quraizhah? atau Ayah kini sedang teringat kepada almarhumah Ibuku, Khadijah?"
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam hanya menjawab dengan linangan air mata di kedua pipi beliau. Fatimah tahu yang paling baik ialah membiarkan ayahnya tercinta bermain dengan cucu-cucu sampai dukanya hilang. bersama suaminya, Ali Bin Abi Thalib, Fatimah menarik kesimpulan bahwa duka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam adalah akibat Kerinduan beliau kepada Mekah, tanah air kaum Muhajirin. apalagi, saat itu adalah buah bulan Dzulhijjah, saat musim haji akan segera tiba.
Akhirnya, Ali Bin Abi Thalib dan Fatimah pun larut ke dalam kedukaan itu. mereka terkenang negeri tempat mereka dibesarkan. Bagaimanakah keadaan Mekkah kini setelah mereka tinggal kan? Walau kebun-kebun hijau Madinah menyejukkan hati, hamparan kota putih mekkah juga siang malam selalu terindukan.
Sahabatku, semua kaum Muhajirin sangat rindu untuk menunaikan ibadah haji ke Mekah. sebagai penduduk Mekah, mereka juga lah pemilik Rumah Tua Ka'bah yang diberkati. Kini, Quraisy merintangi kaum muslimin pergi berhaji! itu benar-benar tidak adil karena siapa pun bisa berhaji ke Mekah. Dari dahulu, pihak-pihak yang bermusuhan selalu bisa saling bertemu dengan damai di Mekah dalam bulan bulan haji. Apa yang harus dilakukan?

Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah ๐Ÿ˜Š

๐Ÿ““Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ““
✍ Editor : Ustadzah Ratna
▪MATERI 329▪
๐ŸŽง๐ŸŽผ๐ŸŽง๐ŸŽผ๐ŸŽง๐ŸŽผ๐ŸŽง๐ŸŽผ๐ŸŽง
05/08/18 16.29 - ‎‪+62 895-3208-81403‬ keluar
06/08/18 06.57 - ‎Odosina 7525 keluar
06/08/18 19.18 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช
๐ŸŒ•ONE DAY ONE SIROH๐ŸŒ•
⭐MATERI 330⭐

๐Ÿ•‹ Berhaji ๐Ÿ•‹
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengumumkan bahwa tahun itu kaum muslimin akan berangkat haji ke Mekah. Maka berangkatlah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam beserta 1400 orang muslim. Semuanya mengenakan pakaian ihram untuk menunjukkan bahwa mereka berniat beribadah, berperang. Selain pedang di pinggang, tidak ada lagi senjata yang mereka bawa. Kaum muslimin juga membawa 70 unta yang akan disembelih selesai berhaji. Istri Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang terundi mengikuti perjalanan ini adalah ummu Salamah.
Namun orang-orang Quraisy sangat khawatir mendengar keberangkatan ini. "Ini pasti tipu muslihat Muhammad agar bisa menyerang kita," seru para pemimpin Mekah.
Maka orang-orang Quraisy mengutus Khalid bin Walid beserta 200 orang pasukan berkuda untuk menghalangi kaum muslimin. Sementara itu di daerah usfan Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan rombongannya bertemu dengan seseorang dari bani Kaab. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Bertanya kepadanya tentang keadaan Mekkah.
"Mereka sudah mendengar tentang perjalanan Tuan ini!" sahut orang itu. "Lalu mereka berangkat dengan mengenakan pakaian kulit harimau. Mereka bersumpah bahwa mereka akan menghalangi perjalanan Tuan."
"Oh, kasihan orang Quraisy, " kata Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. "Mereka sudah lumpuh karena peperangan. Apa salahnya kalau mereka membiarkan kami? Kalau aku sampai binasa, itu yang mereka harapkan.
Kalau Allah memberiku kemenangan mereka akan berbondong-bondong masuk Islam. Tetapi mereka pasti akan berperang saat mereka punya kekuatan. Aku akan terus berjuang sampai Allah memberi kemenangan atau leherku ini terpenggal.
Untuk menunjukkan bahwa mereka tidak ingin berperang. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam meminta seorang Pandu untuk memimpin di jalan sulit berliku di pegunungan untuk menghindari pasukan Khalid bin Walid yang sudah menunggu di daerah Kira Al Ghamim.
Rombongan itu berhasil melewati pasukan berkuda musuh dan berhenti di hudaibiyah.
" Ya Rasulullah di lembah ini tidak ada air, tidak cocok untuk tempat berhenti," ujar seorang sahabat
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam mengambil anak panah dan menancapkannya ke dasar sebuah sumur kering. Ketika ditarik memancarlah air yang tiada habisnya.

Kita lanjutkan besok ya kisahnya....In syaa Allah ๐Ÿ˜Š

๐Ÿ“”Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“”
✍ Editor : Ustadzah Ratna
⭐MATERI 330⭐
๐Ÿ’ซ๐ŸŒ™๐Ÿ’ซ๐ŸŒ™๐Ÿ’ซ๐ŸŒ™๐Ÿ’ซ๐ŸŒ™๐Ÿ’ซ
06/08/18 19.18 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช
๐ŸฅžONE DAY ONE SIROH๐Ÿฅž
๐Ÿ‹MATERI 331๐Ÿ‹

๐Ÿ•ŒSaling Tukar Utusan ๐Ÿ•Œ
Kedua pihak kini saling memikirkan langkah selanjutnya. Orang Quraisy sudah siap berperang namun mereka mengirim dulu Budail bin Warko dan beberapa orang ke perkemahan kaum muslimin. Tujuan Budail untuk berunding sekaligus mengetahui kekuatan lawan.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda kepada Budail, " Sesungguhnya kami datang bukan untuk memerangi seseorang, tetapi untuk melakukan haji. Rupanya orang-orang Quraisy sudah buta akibat peperangan. Jika mereka menghendaki damai dan membiarkan kami berhaji berarti mereka masih punya nyali. Tetapi jika mereka menghendaki perang maka demi Allah aku pasti akan melayani mereka sampai aku menang atau Allah menentukan lain," "Akan kusampaikan perkataanmu ini kepada mereka," kata Budail.
Namun orang Quraisy belum puas. Mereka mengirim Hulais bin Al Qamah. Melihat kedatangan Hulais dari jauh, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "itu adalah Hulais, Dia berasal dari kaum yang sangat menghormati hewan kurban. Lepaskanlah hewan hewan kurban kita. Melihat banyaknya hewan kurban Hulais terharu, "Tidak selayaknya orang-orang Quraisy menghalangi mereka memasuki Masjidil Haram.
Hulais kembali dan Mengatakan agar kaum muslimin tidak dihalangi orang-orang Quraisy marah kepadanya maka mereka mengirim urwah bin Mas'ud sebagai utusan ketiga.
Urrwah pun bertemu Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang memegangi janggut Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sambil bicara. Namun setiap kali itu pula al mughiroh, salah seorang sahabat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menepis tangan nya. Padahal sebelum masuk Islam Al Muniroh sering dilindungi Urwah. Kecintaan al-mughirah kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam membuatnya tidak bisa membiarkan Urwah menyentuh beliau walau hanya sesaat. Setelah jelas mengetahui maksud kedatangan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Urwah pun kembali.
"Wahai saudaraku Quraisy," demikian kata Urwaj, " aku pernah menemui Kaisar dari kisra. Demi Allah tidak pernah kulihat seorang raja yang begitu dilakukan seperti para sahabat Muhammad mengagungkannya. Setiap kali Muhammad berwudhu para sahabat berebut menyediakan airnya. Setiap ada helai rambut Muhammad jatuh mereka akan mengambilnya dan aku tidak akan diserahkan kepada orang lain walau harus mati. Terimalah tawaran Muhammad."

Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah ๐Ÿ˜Š
๐Ÿ“’Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“’
✍Editor : Ustadzah Ratna
๐Ÿ‹MATERI 331๐Ÿ‹
๐ŸŒฝ๐Ÿน๐ŸŒฝ๐Ÿน๐ŸŒฝ๐Ÿน๐ŸŒฝ๐Ÿน๐ŸŒฝ
07/08/18 22.33 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช
❤ONE DAY ONE SIROH❤
๐ŸŒนMATERI 332๐ŸŒน

๐Ÿ“œIkrar Ridhwan๐Ÿ“œ
Orang-orang Quraisy masih belum mau menerima kedatangan Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan kaum muslimin. Kini rasulullah yang mengirim utusan. Tadinya beliau memerintahkan Umar Bin Khattab. Namun Umar berkata, "Saya khawatir orang Quraisy akan menindak saya mengingat di Mekkah tidak ada pihak Bani Adi yang akan melindungi saya. Quraisy sudah cukup mengetahui permusuhan saya dan tindakan tegas saya kepada mereka. Saya ingin menyarankan orang yang lebih baik dalam hal ini daripada saya yaitu Utsman bin Affan.
Maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengutus menantunya Utsman bin Affan. Tugas Usman adalah berusaha meyakinkan bahwa kaum muslimin benar-benar berniat melaksanakan Haji. Usman pun memasuki Mekah di bawah perlindungan (jiwar) aban bin said. Melihat Usman para pemimpin Quraisy berkata, " Ustman, kalau nggak mau ber tawaf di Ka'bah berthawaflah."
"Aku tidak akan melakukannya sebelum Rasulullah berthawaf," jawab Usman. Kedatangan kami kemari hanya untuk berziarah ke rumah suci dan memuliakannya. Kami ingin menunaikan kewajiban ibadah di tempat ini. Kami telah datang membawa binatang kurban setelah disembelih kami pun akan kembali pulang dengan damai."
" Tapi kami telah bersumpah bahwa kalian tidak boleh masuk ke Mekkah tahun ini," bantah seorang Pembesar Quraisy.
Terjadilah perdebatan seru yang alot tidak ada yang mau mengalah, masing-masing melontarkan argumen. Akibatnya lama sekali Utsman bin Affan tidak kembali. Kaum muslimin pun sudah sangat gelisah. Mereka takut Utsman dibunuh secara licik. Maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengumpulkan para sahabatnya dibawa sebatang pohon. Mereka semua bersumpah setia untuk tidak meninggalkan tempat itu sebelum membalas kematian Utsman bin Affan ra kemudian disebut baiat Ridwan. Allah menurunkan firman-nya
"Allah sudah rela sekali terhadap orang-orang beriman tatkala mereka berikrar kepadamu di bawah pohon Allah telah mengetahui isi hati mereka lalu diturunkannya kepada mereka rasa ketenangan dan memberi balasan kemenangan kepada mereka dalam waktu dekat ini (Quran surat al-fath 48 ayat 18)
Benarkah Utsman bin Affan terbunuh?

Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah ๐Ÿ˜Š
๐Ÿ“•Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“•
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐ŸŒนMATERI 332๐ŸŒน
๐Ÿ„๐Ÿƒ๐Ÿ„๐Ÿƒ๐Ÿ„๐Ÿƒ๐Ÿ„๐Ÿƒ๐Ÿ„
07/08/18 22.33 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด
๐ŸšƒONE DAY ONE SIROH๐Ÿšƒ
๐Ÿ›ถMATERI 333๐Ÿ›ถ

๐Ÿ“ Perjanjian Hudaibiyah ๐Ÿ“
Alangkah leganya kaum muslimin ketika tidak lama sesudah itu, Utsman bin Affan kembali ke perkemahan dalam keadaan selamat. Sungguh pun begitu ikrar Ridhwan tetap berlaku sebagai tanda kesetiaan dan secara umat Islam. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bahagia sekali dengan kekompakan umatnya sebab terlihat jelas eratnya hubungan kasih sayang sesama mereka. Selain itu nyata sekali terlihat bahwa kaum muslimin sangat besar keberaniannya. Mereka bersedia menghadapi maut tanpa ragu-ragu lagi.
Utsman bin Affan berhasil meyakinkan orang Quraisy bahwa kaum muslimin benar-benar ingin berhaji. Namun, karena Quraisy sudah mengirim Khalid bin Walid dengan membawa Panji perang, Mereka takut orang akan mengatakan bahwa mereka adalah penakut jika mengizinkan kaum muslimin memasuki Mekah.
Maka perundingan pun berlanjut terus. Kali ini suhail bin Amr menjadi juru runding Quraisy. Setelah lama berunding, akhirnya disepakati lah beberapa hal penting berikut:
๐Ÿ“ Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam harus pulang tahun ini dan bisa berhaji tahun depan. Saat itu kaum muslimin tidak boleh membawa senjata kecuali pedang yang disarungkan. Orang Quraisy tidak boleh menghalangi dengan cara apapun.
๐Ÿ“ Gencatan senjata selama 10 tahun tidak boleh ada yang menyerang pihak manapun.
๐Ÿ“ Selama 10 tahun itu, barang siapa yang ingin bergabung dengan kaum muslimin dipersilahkan. Begitu juga yang ingin bergabung dengan Quraisy. Jika ada suku yang telah menggabungkan diri diserang oleh pihak yang lain itu berarti perang.
๐Ÿ“ Siapa pun orang Quraisy yang bergabung kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tanpa izin walinya maka ia harus dikembalikan. Sementara itu siapapun dari pihak Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang bergabung dengan Quraisy tidak boleh dikembalikan lagi.
Perjanjian ini kemudian dikenal dengan nama perjanjian hudaibiyah, terjadi pada tahun ke-6 Hijriyah atau 628 masehi. Setelah perjanjian ini, Bani Khuzaah langsung bergabung dengan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.Sementara itu lawannya, Bani bakr bergabung dengan pihak Quraisy.
Sahabat sirohku, ada sahabat yang terang-terangan tidak menyetujui isi perjanjian itu ia mengira isi perjanjian itu telah menunjukkan kekalahan kaum muslimin. Benarkah demikian?
Siapakah sahabat itu?

Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah ๐Ÿ˜Š
๐Ÿ“—Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“—
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐Ÿ›ถMATERI 333๐Ÿ›ถ
๐Ÿšž๐Ÿ›ค๐Ÿšž๐Ÿ›ค๐Ÿšž๐Ÿ›ค๐Ÿšž๐Ÿ›ค๐Ÿšž
08/08/18 12.00 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด
๐ŸšŽONE DAY ONE SIROH๐ŸšŽ
๐Ÿš™MATERI 334๐Ÿš™

๐Ÿ“Ketidakpuasan Umar๐Ÿ“
Sahabat itu adalah Umar bin Khatab.Ketidakpuasannya ini ditunjukkan setelah terjadi insiden saat penulisan perjanjian. Saat itu Ali Bin Abi Thalib ditugasi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam untuk menulis perjanjian itu.
"Tulislah Bismillahirohmanirohim!" Sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kepada Ali.
"Stop!" seru Suhail. Nama Arrohman dan arrohim ini tidak kukenal. Tulislah dengan bismika allahumma (dengan nama-mu Ya Allah)"
"Tulislah dengan nama-mu Ya Allah," Sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kepada Ali.
"Lalu, tulislah: "Ini adalah perjanjian damai yang ditetapkan antara Muhammad Rasulullah dengan suhail Bin Amr."
Namun delegasi Quraisy itu kembali menolak. "Jika kami mengakui bahwa engkau Rasulullah, tentu kami tidak akan memerangi mu. Karena itu tulislah namamu dan nama ayahmu."
"Baik. Hapuslah kata Rasulullah. Tulislah Muhammad bin Abdullah," sabda rasulullah shallallahu alaihi wasallam.
Namun seperti para sahabat yang hadir Ali Bin Abi Thalib sudah memuncak kemarahannya kepada delegasi Quraisy itu sehingga ia berkata, "Tidak ya Rasulullah!" Demi Allah aku tidak Sudi menghapus kata itu."
Akhirnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sendiri yang menghapus kata-kata itu. Melihat hal itu Umar Bin Khattab berkata kepada Abu Bakar yang duduk disampingnya, "Bukankah dia itu Rasulullah?"
"Memang betul," jawab Abu Bakar.
"Bukankah kita ini orang-orang Islam?"
"Memang betul!"
"Bukankah mereka itu orang-orang musyrik?"
"Memang betul!"
"Lalu Mengapa kita mau direndahkan dalam soal agama kita?" seru Umar berapi api.
Abu bakar menenangkan Umar dengan kata-kata tegas," Umar duduklah di tempatmu aku bersaksi bahwa dia Rasulullah."
Namun hampir semua sahabat berpendapat seperti Umar. Mereka merasa agama mereka telah dilecehkan dengan perjanjian ini. Bukan saja mereka gagal berhaji tahun ini tetapi juga harus menerima bahwa orang musyrik itu seolah merendahkan Allah dan rasulnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Kemudian terjadilah sebuah peristiwa yang membuat para sahabat semakin tidak menyukai perjanjian ini.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah ๐Ÿ˜Š
๐Ÿ“˜Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“˜
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐Ÿš™MATERI 334๐Ÿš™
✈๐Ÿ›ฉ✈๐Ÿ›ฉ✈๐Ÿ›ฉ✈๐Ÿ›ฉ✈
08/08/18 20.13 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿ’ž๐Ÿ’žAssalamualaykum Warohmatullohi Wabarokatuh ๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž
๐Ÿ”ˆ๐Ÿ”ˆ๐Ÿ”ˆ
☘☘KABAR GEMBIRA☘☘
Kepada para perindu *Rasulullah Muhammad Shallalahu Alaihi Wasallam*, yang ingin mengetahui kisah perjalanan hidup beliau..

๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ
*KINI*
*telah di buka kembali rekrutmen group WA "ODOSINA" (ONE DAY ONE SHIROH NABAWIYAH). Group ini akan menshare 1 kisah perhari dari rasulullah kecil sampai beliau wafat.(Grup ODOSINA hanya untuk share materi, tidak boleh ada chating, emoticon, dsb)*
«
_Apabila anda, saudara, teman atau tetangga ingin bergabung untuk menyimak sejarah_ _Rasulullah perhari satu episode,_
_silahkan mendaftarkan diri, kuota terbatas_
*๐Ÿ“ Caranya:*
๐Ÿ“ฑ1. Kirimkan foto screen telah mengirim tulisan ini ke 5 group atau 10 kontak temanmu.
๐Ÿ“ฑ2. Kemudian ketik format dibawah ini :
Nama_lk/pr_asal_nomor WA kirim ke:
๐Ÿง•๐Ÿป Akhwat/wanita
+6281242386522 (Via Wa)
Atau
+6285334082796 (Via Wa)
๐Ÿ‘จ๐Ÿป‍๐ŸŽ“Ikhwan/Laki-laki
+6285382702449 (Via Wa)
Atau
+6285821313155 (Via Wa)
๐Ÿ“ฑNB: Mohon bersabar menunggu konfirmasi dari admin.
```Syukron katsir```
๐ŸŒท๐ŸŒทWassalamualaykum Warohmatullohi Wabarokatuh๐ŸŒท๐ŸŒท
08/08/18 20.16 - ‪+62 853-8270-2449‬: Mohon bantuannya dishare kepada sahabat keluarga dan saudara kita. Semoga sama sama bisa melihat indahnya kisah Rasulullah Muhammad SAW dan menjadikannya teladan kehidupan
10/08/18 21.41 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช
๐ŸžONE DAY ONE SIROH๐Ÿž
๐Ÿง€MATERI 335๐Ÿง€

๐Ÿ“Kisah Abu Jandal๐Ÿ“
Belum lagi kering tinta perjanjian itu, tiba-tiba muncul Abu jandal. Pemuda itu adalah anak suhail bin Amr si perunding Quraisy. Para sahabat sangat terkejut menyaksikan kedua kaki abu jandal dalam keadaan Terbelenggu sehingga ia berjalan tertatih-tatih. Rupanya ia berhasil melepaskan diri dari Mekah dan hendak menggabungkan diri dengan saudara saudara muslimnya.
Namun begitu melihat anaknya itu, Suhail berseru,"Ini adalah orang pertama yang ku tuntut Agar engkau mengembalikannya."
"Kami tidak melanggar isi perjanjian ini sampai kapanpun, : jawab Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam demi Allah Kalau begitu aku tidak akan menuntutmu karena sesuatu apapun kata Suhail.
Rosulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Kalau begitu berilah dia jaminan perlindungan karena aku."
"Aku tidak akan memberinya jaminan perlindungan karena dirimu," tukas suhail.
"Lakukanlah!" pinta Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam lagi
"Aku tidak akan melakukannya," jawab Suhail.
Suhail melangkah cepat ke arah abu jandal dan memukul keras keras anaknya itu. Suhail mencengkram kerah baju Abu jandal dan menyeretnya untuk dikembalikan kepada Quraisy. Abu jandal berseru, Semua orang muslim, Apakah aku akan dikembalikan kepada orang-orang musyrik yang akan menyiksaku karena Agamaku ini?"
Kau Muslimin merasa geram. Hampir hampir saja kaki mereka bergerak untuk datang melawan perjanjian sudah ditandatangani.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Wahai Abu jandal Bersabarlah dan tabahlah karena Allah akan memberikan jalan keluar kepadamu dan orang-orang yang terzalimi seperti dirimu. Kami sudah mengukuhkan perjanjian dengan mereka. Kami telah membuat perjanjian persetujuan dengan mereka atas peristiwa seperti ini dan mereka pun sudah memberikan sumpah atas nama Allah kepada kami. Maka kami tidak akan melanggarnya. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam melihat kesekeliling dan menangkap wajah pengikutnya yang tampak sangat tidak puas. Hal inilah yang membuat para sahabat tidak menuruti perintah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sesaat setelah itu.

Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah ๐Ÿ˜Š
๐Ÿ“™Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“™
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐Ÿง€MATERI 335๐Ÿง€
๐Ÿฅ–๐Ÿฅ๐Ÿฅ–๐Ÿฅ๐Ÿฅ–๐Ÿฅ๐Ÿฅ–๐Ÿฅ๐Ÿฅ–
10/08/18 21.41 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช
๐ŸˆONE DAY ONE SIROH๐Ÿˆ
๐Ÿ MATERI 336๐Ÿ 

✉Nasihat Ummu Salamah✉
Rosululloh Shallallahu Alaihi Wasallam kemudian bersabda "Bangkitlah dan sembelihlah hewan qurban!" Para sahabat Saling pandang. Apa? jadi Rasulullah Shalallahu Alaihi Salam menganggap bahwa mereka telah selesai berhaji? Bukankah mereka sama sekali belum bertawaf? Bahkan belum sama sekali melihat Ka'bah? Namun Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengulangi perintahnya Sampai Tiga Kali. Tidak ada satupun sahabat yang beranjak. Semua diam termangu atau menunduk. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memerhatikan wajah mereka. Bahkan Ali Bin Abi Thalib dan Umar Bin Khattab juga menolak.
Dengan perasaan gundah, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam masuk ke dalam tenda Ummu Salamah diceritakannya semua kelakuan para sahabat kepada istrinya itu. Ummu Salamah mengerti betul Betapa kecewanya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Kemudian Ummu Salamah mengajukan sebuah saran yang menunjukkan kecerdasan dan kebijaksanaannya, persis seperti yang dulu dilakukan oleh Bunda Khotijah untuk membangkitkan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam dalam masa-masa sulit penuh kegelapan.
" Wahai Rasulullah Apakah engkau ingin mereka melaksanakan perintah itu?" tanya Ummu Salamah. "Keluarlah tetapi jangan berbicara sepatah katapun kepada salah seorang dari mereka. Sembelihlah ternak kurban anda sendiri, Lalu panggilan tukang cukur dan bercukurlah.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kemudian keluar tanpa bicara sepatah kata pun dia melaksanakan saran dari Ummu Salamah. Setelah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menyembelih kurban dan bercukur segera saja para sahabat melakukan hal yang sama. Suasana yang tadinya murung penuh kebingungan, kini berubah menjadi ceria. Suara gembira para sahabat terdengar saat menyembelih kurban dan saling bergantian mencukur rambut. Sebagian ada yang mencukur rambut dan sebagian lain hanya memangkas rambut.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Salam tersenyum dan Bersyukur kepada allah karena telah memberinya seorang istri yang begitu cerdas dan bijak. "Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada mereka yang mencukur rambut," doa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.
Sebagian orang yang mendengarnya jadi gelisah. Mereka pun bertanya dan mereka yang berpangkas rambut Ya Rasulullah?
Apa jawaban Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam?
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah ๐Ÿ˜Š
๐Ÿ“šKisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“š
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐Ÿ MATERI 336๐Ÿ 
๐Ÿ›๐ŸŒณ๐Ÿ›๐ŸŒณ๐Ÿ›๐ŸŒณ๐Ÿ›๐ŸŒณ๐Ÿ›
11/08/18 21.43 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด
๐Ÿ•ฐONE DAY ONE SIROH๐Ÿ•ฐ
๐Ÿ–ฅMATERI 337๐Ÿ–ฅ

๐Ÿ–‹Para Wanita Mukminah๐Ÿ–‹
"Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada mereka yang bercukur rambut," doa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam lagi. Para sahabat masih gelisah, mereka bertanya lagi, "dan mereka yang berpangkas rambut, Ya Rasulullah?
"Dan mereka yang ber pangkas rambut, "jawab Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam akhirnya
"Rasulullah, mengapa doa buat yang bercukur saja yang dinyatakan, bukan buat yang berpangkas rambut?"
"Karena mereka sudah tidak ragu-ragu," demikian jawab Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.
Umar Bin Khattab sangat menyesal karena sempat menyangsikan keputusan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam dalam perjanjian hudaybiyah. Apalagi setelah itu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam membacakan surat al-fath yang menegaskan bahwa dalam perjanjian itu Allah telah memberi kemenangan yang nyata. Legalah hati Umar mendengar firman Allah ini.
Umar berkata, "Setelah itu, aku terus-menerus melakukan berbagai amal, sedekah Shaum sholat dan berusaha membebaskan diri dari apa yang telah kulakukan saat itu. Aku selalu dibayangi kelakuan itu. Aku selalu berharap semoga semua itu merupakan kebaikan."
Tidak lama setelah mereka tiba kembali di Madinah datanglah serombongan wanita mukmin yang melarikan diri dari Quraisy. Kemudian menyusul lah para wali mereka yang menuntut agar wanita wanita itu dikembalikan sesuai dengan perjanjian hudaybiyah. Namun Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam menolaknya karena dalam perjanjian itu tidak disebutkan bahwa kaum wanita termasuk mereka yang harus dikembalikan.
Dalam Al Quran surat Al mumtahanah membenarkan tindakan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ini. Dalam surat yang sama pula Allah memerintahkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam untuk mengatakan janji setia kepada para mukminah itu. Mereka harus berjanji tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu pun, tidak berzina, tidak membunuh anak anaknya, tidak berbuat dusta, dan tidak akan mendurhakai Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Para mukminah itu pun menerimanya.
Nah Apa yang akan terjadi pada abu jandal dan para Mukmin lain yang senasib dengannya?
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah ๐Ÿ˜Š
๐Ÿ““Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ““
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐Ÿ–ฅMATERI 337๐Ÿ–ฅ
⌚๐Ÿ•ถ⌚๐Ÿ•ถ⌚๐Ÿ•ถ⌚๐Ÿ•ถ⌚
12/08/18 04.11 - ‎‪+20 114 923 8672‬ keluar
13/08/18 07.46 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด
๐Ÿ‹ONE DAY ONE SIROH๐Ÿ‹
๐ŸŒฎMATERI 338๐ŸŒฎ

๐Ÿ“Abu Bashir๐Ÿ“
Ada satu orang lagi yang mempunyai nasib seperti abu jandal namanya Abu Basir. Ia datang ke Madinah dan minta agar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mau menerimanya, Namun, belum lama ia menikmati hidup sebagai muslim yang merdeka di Madinah, datanglah surat dari Azhar Bin Auf dan akhnas bin syariq yang ditujukan kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, yakni meminta agar Abu Bashir dikembalikan. Surat itu dibawa oleh seorang laki-laki dari bani Amir yang disertai seorang budak.
" Abu Basir," sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, Kita telah membuat perjanjian dengan pihak mereka seperti yang sudah kau ketahui. Penghianatan menurut agama kita tidak dibenarkan. Semoga Allah membuat engkau dan orang-orang Islam yang ditindas bersamamu memperoleh kelapangan dan jalan keluar. Pulanglah engkau kembali ke dalam lingkungan masyarakatmu.
" Rasulullah," kata Abu Bashir, "Saya akan dikembalikan kepada orang-orang musyrik yang akan menyiksa saya karena agama saya ini."
Namun, Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mengulangi kata-kata beliau tadi. Akhirnya, Abu Basir pun dibawa oleh kedua orang tadi. Di dzulhulaifah, belum jauh dari Madinah, mereka beristirahat dan makan kurma.
Abu Bashir berkata kepada orang dari bani Amir, "Demi Allah aku ingin sekali melihat pedangmu yang bagus itu, hai fulan."
Tanpa curiga utusan Quraisy itu menghunuskan pedang dan memperlihatkannya kepada Abu Basir sambil berkata, "Boleh, demi Allah memang ini adalah benda yang bagus. Ia sudah cukup kenyang Malang melintang bersamaku."
"Tolong Perlihatkan kepadaku, Aku ingin melihat dan memeriksanya, ? kata Abu Basir.
Begitu pedang itu ada di tangannya, Abu Bashir menusukkannya ke utusan Quraisy itu sampai meninggal dunia. Seketika itu juga budak yang menyertai mereka berlari ke Madinah sambil berteriak-teriak. Budak itu Terus Berlari memasuki masjid. Melihat kehadirannya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Sepertinya orang itu sedang ketakutan.
Budak itu berlari ke hadapan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam sambil berkata "Teman Tuan membunuh teman saya, saya pun agaknya akan dibunuhnya pula."
Apakah yang akan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam lakukan?
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah ๐Ÿ˜Š
๐Ÿ“”Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“”
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐ŸŒฎMATERI 338๐ŸŒฎ
๐Ÿ๐ŸŒฝ๐Ÿ๐ŸŒฝ๐Ÿ๐ŸŒฝ๐Ÿ๐ŸŒฝ๐Ÿ
15/08/18 06.51 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด
๐ŸONE DAY ONE SIROH๐Ÿ
๐ŸคMATERI 339๐Ÿค

๐Ÿ“Kelompok Abu Bashir๐Ÿ“
Tidak lama kemudian datanglah Abu Bashir dengan membawa pedang terhunus. Abu basir tahu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sangat teguh memegang perjanjian. Jika saat itu ia menetap di Madinah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pasti akan memulangkannya kembali. Maka Abu Bashirpun berkata, "Rasulullah, jaminan Tuan sudah terpenuhi dan Allah sudah melaksanakannya buat tuan. Tuan menyerahkan saya ke tangan mereka dan dengan agama saya ini saya tetap bertahan supaya saya jangan dianiaya atau dipermainkan karena keyakinan agama saya ini."
Setelah berkata begitu Abu Basir pergi meninggalkan Madinah. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tahu maksud Abu Basir. Beliaupun memandang kagum orang itu karena keberaniannya. Dalam hati Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengharapkan Abu Bashir mempunyai anak buah.
Sesuai dugaan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Abu basir tidak kembali ke Mekah ia pergi ke daerah Al Ish. Tempat itu adalah jalur perdagangan Quraisy menuju Syam, tepat du tepi laut. Kepergian Abu Basir ke daerah ini didengar oleh kaum muslimin yang tinggal di Mekah. Mereka juga mendengar betapa kagumnya Rasulullah Sallallahu alaihi wasallam pada keberanian Abu Bashir. Maka diam-diam 70 muslim yang selama ini hidup tertindas di Mekah pergi menyusul Abu Bashir. Abu jandal tentu saja berada diantara mereka itu.
Ketika mereka tiba, kaun muslim yang tertindas itu mengangkat Abu Bashir sebagai pemimpin. Mulai sejak itulah mereka menyerang setiap kafilah dagang Quraisy yang lewat.
Ini berbahaya! Sangat berbahaya! gerutu seorang pemimpin Quraisy, "Kita tidak bisa menyalahkan Muhammad karena para pengikutnya itu tidak lari ke Madinah! Mau tidak mau kita harus meminta Muhammad menampung mereka ke Madinah agar jalur dagang kita aman!"
"Tapi itu tidak sesuai dengan perjanjian hudaybiyah, " jawab yang lain.
" Kita terpaksa mengalah, tidak ada jalan lain, bukan!
Akhirnya orang Quraisy meminta Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menerima Abu Bashir dan pasukannya. Mereka sadar bahwa orang yang imannya sangat kuat lebih berbahaya daripada membebaskannya. Dengan demikian, gugurlah Salah satu isi perjanjian yang mengatakan bahwa orang muslim yang melarikan diri dari Quraisy harus dikembalikan. Kini setiap muslim Mekah bisa bergabung setiap saat dengan Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan para sahabatnya di Madinah. Ini adalah salah satu tanda kemenangan kaum muslimin.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah

๐Ÿ“’Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur๐Ÿ“’
๐ŸคMATERI 339๐Ÿค
๐Ÿฅ๐Ÿฃ๐Ÿฅ๐Ÿฃ๐Ÿฅ๐Ÿฃ๐Ÿฅ๐Ÿฃ๐Ÿฅ
15/08/18 06.51 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด
๐ŸŽONE DAY ONE SIROH๐ŸŽ
๐Ÿš˜MATERI 340๐Ÿš˜

๐ŸŒนIstri-istri Rasulullah๐ŸŒน
Kedudukan yang telah Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam berikan kepada para istrinya belum pernah didapati oleh wanita-wanita Arab sebelum mereka. Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam sangat lembut, selalu tersenyum, dan penuh kasih sayang kepada para isterinya.
"Laki-laki terbaik di antara kamu adalah yang berlaku paling baik kepada isterinya," demikian sabda beliau.
Maka wajar saja, isteri-isteri Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam menjadi sedikit manja. Mereka begitu mencintai Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasalam sehingga saling berebut perhatian beliau. Bunda Aisyah sangat cemburu jika Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam sedang memberi perhatian kepada Bunda Hafshah, demikian pula sebaliknya. Bahkan Bunda Aisyah sampai cemburu kepada almarhumah Bunda Khadijah. Hal seperti itu tentu mengganggu ketentraman hati Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasalam.
Tidak cukup sampai di situ, para ibu kaum muslimin itupun mengeluh kepada Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasalam tentang keserderhanaan hidup mereka. Dengan mata berkaca-kaca, beberapa istri Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasalam pernah memohon agar Rasulullah shalallahu Alaihi Wasalam juga memperhatikan pakaian mereka yang sederhana. Para ibu kaum Muslimin itu tahu bahwa Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasalam adalah pemimpin negara yang cukup besar saat itu. Dengan mudah, Rasulullah shalallahu Alaihi Wasalam akan dapat memberikan mereka pakaian dari sutra, kain katun mesir, dan baju halus dari Yaman. Bahkan, Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasalam juga bisa saja memberikan setiap isterinya perhiasan dari emas. Jadi, mengapa mereka harus hidup demikian sederhana?
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah.
๐Ÿ“•Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“•
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐Ÿš˜MATERI 340๐Ÿš˜
๐Ÿš—⛽๐Ÿš—⛽๐Ÿš—⛽๐Ÿš—⛽๐Ÿš—
15/08/18 10.51 - ‎‪+62 856-0080-0787‬ keluar
15/08/18 14.46 - ‎Odosina 2249 keluar
18/08/18 06.37 - ‎Odosina 9456 keluar
18/08/18 16.15 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช
✅ONE DAY ONE SIROH✅
๐Ÿ€MATERI 341๐Ÿ€

๐Ÿ“Istri-istri Rasulullah๐Ÿ“
Dengan cara halus, Rasululllah Shalallahu Alaihi Wasalam berusaha menyadarkan para isteri beliau. Sebagai isteri Rasulullah shalallahu alaihi wasalam, mereka tidak sama dengan wanita-wanita lain. Mereka memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki wanita lain, yaitu bersuamikan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasalam. Mereka harus menjadi wanita penyabar dan patuh kepada suami sehingga pantas diteladani oleh isteri-isteri sahabat. Namun, isteri-isteri beliau secara halus tetap menuntut agar Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasalam memberi uang belanja yang lebih layak.
Karena sudah tidak ada jalan lain. Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasalampun memutuskan hidup terpisah dari isteri-isterinya. Masalah yang harus dihadapi masih segunung, termasuk ancaman yahudi dari khaibar. Para isteri yang harusnya menentramkan malah mengeruhkan batin Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasalam.
Mengetahui hal tersebut, Abu Bakar datang san memarahi Bunda Aisyah. Umar Bin Khatab juga memarahi putrinya Bunda Hafshah. Akhirnya para isteri Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasalam itu menyadari kelalaian mereka. Sambil menangis, mereka memohon ampun pada Allah dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan mereka. Rasululllah Shalallahu Alaihi Wasalam memaafkan mereka dan kembali hidup tenteram seperti semula.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah.
๐Ÿ“—Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“—
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐Ÿ€MATERI 341๐Ÿ€
๐ŸŒฟ๐ŸŒพ๐ŸŒฟ๐ŸŒพ๐ŸŒฟ๐ŸŒพ๐ŸŒฟ๐ŸŒพ๐ŸŒฟ
18/08/18 16.15 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช
๐Ÿ’™ONE DAY ONE SIROH๐Ÿ’™
๐Ÿ’ŽMATERI 342๐Ÿ’Ž

๐Ÿ–ŒSeruan Rasulullah agar Bekerja๐Ÿ–Œ
Di Madinah masih ada orang-orang muslim yang hidup tanpa rumah dan tanpa pekerjaan. Mereka ini tinggal di masjid dan hidup tenang dari harta zakat yang diberikan oleh orang lain. Setiap hari yang mereka lakukan adalah berpikir dan sholat di masjid.
Sebagaian masyarakat sangat menghormati orang orang yang tiada henti berdzikir, sholat, dan berdoa itu. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menemukan salah seorang diantara mereka yang benar-benar mengkhususkan dirinya untuk beribadah. Orang itu terlihat begitu kurus karena sholat setiap siang dan malam hari. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam juga melihat kekaguman orang-orang kepada laki-laki tadi. Dahi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sedikit berkerut sehingga beliau bertanya kepada orang-orang, "Siapa yang memberi dia makan?" "Saudaranya ya Rasulullah." jawab seseorang. "Saudaranya itu jauh lebih ahli ibadah ketimbang dia," demikian Sabda Rasulullah Sallallahu Alaihi Wassalam.
Setelah itu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallampun menghimbau semua orang yang hidup menganggur agar mau bekerja. Jika kita masih mempunyai kaki dan tangan, tidak ada alasan untuk tidak bekerja. Yang terbaik bagi seseorang adalah makan dari hasil pekerjaannya sendiri. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam menceritakan kisah Nabi Daud. Walaupun seorang raja yang berkuasa Ia tetap maka dari hasil pekerjaannya sendiri.
Maka tersentaklah orang-orang, ternyata ibadah itu mempunyai arti sangat luas. Bekerja untuk menafkahi keluarga termasuk ibadah besar jika diniatkan dengan ikhlas karena Allah semata. Sejak itu kaum muslimin pun bekerja dengan giat. Apapun yang halal mereka kerjakan apalagi banyak ladang-ladang gembala dan sumur-sumur peninggalan orang Yahudi yang kini menjadi milik kaum muslimin. Bekerja sebagai gembala, pencari kayu bakar dan pembuat tembikar jauh lebih baik daripada orang yang terus berdiam diri di masjid hanya untuk berdzikir.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam adalah teladan kesungguhan yang sempurna. Apabila beliau telah memusatkan perhatiannya pada ibadah, maka dipusatkan lah perhatiannya sepenuhnya. Dan apabila melaksanakan suatu pekerjaan lain maka takkan beliau sudahi pekerjaan itu sebelum benar-benar selesai.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah
๐Ÿ“˜Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“˜
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐Ÿ’ŽMATERI 342๐Ÿ’Ž
๐Ÿ›‹๐Ÿ›๐Ÿ›‹๐Ÿ›๐Ÿ›‹๐Ÿ›๐Ÿ›‹๐Ÿ›๐Ÿ›‹
20/08/18 10.35 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿซ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿซ๐ŸŒด
๐Ÿ’™ONE DAY ONE SIROH๐Ÿ’™
๐Ÿ’ŽMATERI 343๐Ÿ’Ž
๐Ÿ“ *Larangan Minum Khamr* ๐Ÿ“
Setelah itu muadzin Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berseru, "Setelah adzan orang mabuk jangan ikut sholat!"
Maka banyaklah kaum muslim yang mulai mengurangi minum khamr sedapat mungkin. Namun Umar kembali berkata lagi, " Ya Allah jelaskanlah kepada kami hukum khamr itu. Jelaskanlah dengan tegas Ya Allah. Hal ini menyesatkan pikiran dan harta."
Umar berkata begitu karena pernah ada sekelompok muslimin Anshor dan Muhajirin yang berkelahi sambil mabuk. Khamr betul-betul membuat mereka saling menarik janggut dan memukul kepala orang lain.
Akhirnya turun ayat yang melarang khamr dengan tegas,
"Wahai orang-orang yang beriman sesungguhnya khamr, judi, berhala dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji yang termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah semua itu agar kalian beruntung. Sesungguhnya setan bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di kalangan kamu dengan jalan khamr dan judi, dan merintangi kamu dari mengingat Allah dan dari sholat, maka apakah kalian orang-orang yang mau berhenti" (Quran surat Al-Maidah ayat 90-91)
Begitu ayat ini turun para sahabat langsung menghentikan kebiasaan minum khamr.
"Semua umatku selamat kecuali orang-orang yang berbuat maksiat secara terang-terangan" (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim)
Termasuk orang-orang yang berbuat maksiat secara terang-terangan adalah orang yang dengan bangga menceritakan perbuatan hina nya agar mendapat pujian serta kekaguman dari teman-temannya.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya...., In syaa Allah
๐Ÿ“˜Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“˜
๐Ÿ–ฅEditor: Ustadzah Ratna
๐Ÿ’ŽMATERI 343๐Ÿ’Ž
๐Ÿ“•๐Ÿ“•๐Ÿ“•๐Ÿ“•๐Ÿ“•๐Ÿ“•๐Ÿ“•๐Ÿ“•
20/08/18 10.35 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช
๐Ÿ ONE DAY ONE SIROH๐Ÿ
๐Ÿ’ŽMATERI 344๐Ÿ’Ž
๐Ÿ“ *Kerajaan Romawi dan Persia* ๐Ÿ“
Saat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam hidup, ada dua kerajaan besar yang saling bermusuhan, yaitu Romawi dan Persia. Perang diantara keduanya menghasilkan kemenangan yang silih berganti. Pada suatu saat Romawi yang menang, pada saat yang lain Persialah yang menaklukkan lawannya.
Pada mulanya Persia yang menang, mereka menguasai Palestina dan Mesir, menaklukkan Baitul Maqdis atau Yerusalem dan berhasil merebut Salib Besar (The tru cross) yang disucikan orang Romawi yang beragama Kristen. Setelah itu berganti Romawi yang menang. Mereka berhasil merebut kembali Mesir, Syam, dan Palestina. Heraklius, kaisar Romawi saat itu memenuhi nazarnya dengan berziarah ke Yerusalem sambil berjalan kaki untuk mengembalikan Salib Besar ke tempatnya semula.
Nama dua kerajaan besar itu benar-benar menggetarkan hati para penguasa-penguasa kecil di daerah sekitarnya. Tidak ada sebuah kerajaan kecilpun yang mempunyai pikiran untuk menentang kehendak kedua kekaisaran itu. Yang mereka inginkan adalah berdamai dengan keduanya.
Termasuk hal itulah yang selama ini telah dilakukan oleh negeri-negeri Arab.
Yaman dan Irak berada di bawah pengaruh Persia. Sementara itu Mesir sampai ke Syam dibawah kekuasaan Romawi.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah

๐Ÿ“•Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry" ๐Ÿ“•
๐Ÿ–ฅ Editor : Ustadzah Ratna
๐Ÿ’ŽMATERI 344๐Ÿ’Ž
๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’
22/08/18 15.52 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช
๐Ÿ€ONE DAY ONE SIROH๐Ÿ€
๐Ÿ–ŒMATERI 345๐Ÿ–Œ
๐Ÿ“ Utusan Kepada Heraklius๐Ÿ“
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak pernah ragu sedikitpun untuk mengajak orang kepada agama yang benar, agama yang akan menyelamatkan manusia dari kesengsaraan tiada batas di akhirat nanti. Apalagi perjanjian hudaybiyah sudah menjamin bahwa tidak akan ada peperangan dengan orang Quraisy selama 10 tahun kecuali jika perjanjian itu dilanggar oleh salah satu pihak. Maka ini adalah saatnya menyebarkan dakwah seluas mungkin tanpa takut dihambat orang Quraisy.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam mengutus Dihyah bin Khalifa Al Kalbi untuk menyampaikan surat beliau kepada heraklius yang saat itu tengah berada di Baitul Maqdis. Surat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam itu berbunyi,
Bismillahirrohmanirrohim
Dari Muhammad bin Abdullah kepada heraklius pemimpin Romawi, kesejahteraan bagi siapapun yang mengikuti petunjuk. Masuklah Islam niscaya Tuan akan selamat. Masuklah Islam niscaya Allah akan melimpahkan pahala kepada tuan dua kali lipat. Namun jika Tuhan berpaling maka Tuan akan menanggung dosa rakyat Arisiyin.
Katakanlah, 'Wahai ahli kitab, Marilah kepada suatu kalimat ketetapan yang tidak ada perselisihan antara kami dan kalian bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita sekutu kan dia dengan sesuatu pun dan tidak pula sebagian kita menjadikan sebagai yang lain sebagai Tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling katakanlah kepada mereka, "Saksikanlah bahwa kami adalah orang-orang yang menyerahkan diri kepada Allah (Quran Surat Ali Imron ayat 64)
Saat itu kebetulan Abu Sufyan dan rombongan dagang Quraisy Tengah berada di Darussalam. Heraklius mengundang mereka ke dalam pertemuan yang dihadiri oleh para pembesar Romawi.
"Siapa diantara kalian ikatan darah yang paling dekat dengan orang yang mengaku sebagai nabi itu?" tanya penerjemah heraklius.
" Akulah orang yang paling dekat hubungan darahnya dengan dia," jawab Abu Sufyan.
"Mendekatlah kemari!" minta heraklius.
Apakah Abu Sufyan akan mengatakan hal-hal yang baik tentang Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam atau sebaliknya?
Heraklius adalah penguasa Romawi Timur atau Byzantium yang beribukota di Konstantinopel sepeninggal nabi Khalifah Abu Bakar mendengar tentang gerakan pasukan Romawi yang membahayakan Negara Islam Abu Bakar mengirim pasukan di bawah komando Amr Bin Al As suara Bilal bin Hasanah dan Yazid Bin Abu Sofyan beberapa hari sebelum Abu Bakar wafat pasukan muslim berhasil mengusir pasukan Byzantium untuk selamanya.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya....In syaa Allah
๐Ÿ“’Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"๐Ÿ“’
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐Ÿ–ŒMATERI 345๐Ÿ–Œ
๐ŸŒน๐ŸŒฟ๐ŸŒน๐ŸŒฟ๐ŸŒน๐ŸŒฟ๐ŸŒน๐ŸŒฟ๐ŸŒน
22/08/18 15.52 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด
๐ŸŒทONE DAY ONE SIROH๐ŸŒท
๐Ÿ“š MATERI 346

๐Ÿ“ *Heraklius dan Abu Sufyan* ๐Ÿ“
"Bagaimana nasibnya ditengah kalian?" tanya Heraklius melalui penterjemahnya. "Dia adalah orang terpandang di antara kami," jawab Abu Sufyan. Lalu Heraklius terus bertanya tentang Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang selalu dijawab Abu Sufyan dengan jujur.
Akhirnya Heraklius berkata, "Aku sudah menanyakan kepadamu, apakah kalian menuduhnya pembohong sebelum dia mengatakan apa yang dikatakannya? Engkau jawab tidak. Memang aku tahu tidak mungkin dia berdusta terhadap manusia dan terhadap Allah.
Aku sudah menanyakan kepadamu apakah yang mengikutinya dari kalangan orang-orang yang terpandang ataukah orang-orang yang lemah? Engkau katakan, orang-orang lemahlah yang paling banyak mengikutinya Memang begitulah pengikut para rasul.
Aku sudah menanyakan kepadamu adakah seseorang yang murtad dari agamanya karena benci terhadap agamanya itu setelah dia memasukinya? Engkau katakan tidak ada. Memang begitulah Jika iman sudah meresap ke dalam hati.
Aku sudah menanyakan kepadamu Apakah dia pernah berkhianat? Engkau katakan tidak pernah. Memang begitulah para rasul yang tidak pernah berkhianat.
Aku sudah menanyakan kepadamu apakah yang diperintahkan'? Engkau katakan bahwa dia menyuruh kalian untuk menyembah Allah dan tidak menyekutukan sesuatupun dengannya, melarang kalian menyembah berhala, menyuruh kalian mendirikan shalat, bersedekah, jujur, dan menjaga kehormatan diri.
Jika yang engkau katakan ini benar, maka dia akan menguasai tempat dimana kedua kakiku berpijak saat ini. Jauh-jauh sebelumnya aku sudah menyadari bahwa orang yang seperti dia akan muncul dan aku tidak menduga bahwa dia berasal dari tengah kalian. Andaikata aku bisa bebas bertemu dengannya, aku lebih memilih bertemu dengannya. Andaikan aku berada dihadapannya, tentu akan kubasuh kedua telapak kakinya."
Setelah itu Heraklius meminta surat Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam dibacakan sampai selesai. Segera saja suara gaduh terdengar di sana-sini.
Setelah memeluk Islam Abu Sufyan pun berkata, "Sejak saat itu aku yakin akan kemenangan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam hingga akhirnya Allah memberiku petunjuk untuk memeluk Islam.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... In syaa Allah

๐ŸŒบKisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
๐Ÿ–ฅ Editor: Ustadzah Ratna
MATERI 346
๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท
23/08/18 15.03 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด
๐Ÿ“š ONE DAY ONE SIROH
๐ŸŒธMATERI 347๐ŸŒธ
๐Ÿ“ *Surat kepada Kisra, Raja Persia* ๐Ÿ“
Jika surat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dibaca dan diterima dengan hormat oleh orang Romawi, tidak demikian halnya dengan orang-orang Persia. Surat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kepada Kisra raja Persia itu berbunyi
"Bismillahirrohmanirrohim.
Dari Muhammad Rasulullah kepada Kisra pemimpin Persia. Kesejahteraan bagi siapapun yang mengikuti petunjuk, beriman kepada Allah dan utusan-Nya, bersaksi bahwa tiada ilah selain Allah semata yang tiada sekutu baginya dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Aku menyeru tuan dengan seruan Islam. Sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepada seluruh manusia untuk memberi peringatan kepada orang yang hidup dan orang yang membenarkan perkataan atas orang-orang kafir. Masuklah Islam niscaya tuan akan selamat. Namun jika tuan menolak, maka dosa orang orang Majusi ada di pundak tuan."
Setelah membaca surat itu, Kisra merobek-robek surat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sambil berkata, "Seorang budak yang hina dina dari rakyatku pernah menulis namanya sebelum aku berkuasa,"
Setelah mendengar apa yang dikatakan Kisra, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Allah akan mencabik-cabik kerajaannya."
Setelah itu Kisra menulis surat kepada Badzan, Gubernur di Yaman. Isinya, "Utuslah dua orang yang gagah perkasa untuk menemui orang dari Hijaz ini (maksudnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam) dan setelah itu, hendaklah mereka berdua membawanya untuk menemuiku.
Ketika dua orang suruhan itu tiba di hadapan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, beliau menyuruh mereka menemuinya lagi besok. Ternyata pada saat yang sama, Kisra dibunuh oleh Syiruyyah, putranya sendiri.
Terbuktilah sabda Rasulullah Ahallallahu Alaihi Wasallam bahwa kerajaan Kisra akan tercabik-cabik. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengetahui hal ini dari wahyu dan meneruskannya kepada kedua utusan itu. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam meminta kedua utusan itu pulang dan menyampaikan surat yang mengajak Badzan memeluk Islam. Penghujung surat berbunyi, "Apabila tuan mau masuk Islam, kuberikan apa yang menjadi milik tuan dan mengangkat tuan sebagai pemimpin kaum tuan."
Syiruyah sendiri melarang Badzan menyerang Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam jika tidak ada perintah darinya. Hal inilah yang membuat Badzan dan seluruh rakyat Yaman memeluk Islam.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... In syaa Allah..

๐ŸŒน Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Safiyyur Rahman al Mubarakfurry"
๐Ÿ–ฅ Editor Ustadzah Ratna
๐Ÿ“• MATERI 347
⌛⌛⌛⏳⌛⌛⌛⌛
24/08/18 12.45 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ
๐Ÿ“šOne Day One Siroh๐Ÿ“š
๐Ÿ“• MATERI 348๐Ÿ“•
๐Ÿ“Surat kepada Muqauqis, Raja Mesir๐Ÿ“
Selain kepada kedua kerajaan besar itu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam juga menulis surat kepada para penguasa yang lain. Hatib bin Abi Balta'ah diperintahkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam untuk menyampaikan surat beliau kepada Juraij bin Mata, penguasa Mesir dengan gelar Muqauqis. Surat beliau berbunyi,
Bismillahirrohmanirrohim,
Dari Muhammad hamba Allah dan utusan-Nya kepada Muqauqis, Raja Qibti (Mesir). Keselamatan bagi siapapun yang mengikuti petunjuk. Amma Ba'd. Aku menyeru tuan dengan seruan Islam, niscaya Allah akan memberikan pahala kepada tuan dua kali lipat. Namun jika tuan berpaling maka tuan akan menanggung dosa seluruh penduduk Qibti."
Surat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam itu kemudian ditutup dengan ayat ke 64 Surat Ali Imron, seperti yang juga disampaikan kepada Heraklius.
Hathib menambahkan, "Kami mengajakmu kepada Islam yang Allah telah mencukupkannya dari agama yang lain. Sesungguhnya nabi Ini menyuruh semua manusia yang paling ditekan Quraisy, yang paling dimusuhi Yahudi, dan yang paling dekat dengan orang Nasrani (Muqauqis dan rakyatnya adalah pemeluk Nasrani) Setiap nabi yang sudah mengenal suatu kaum, maka kaum itu adalah umatnya yang pasti mereka harus menaati nya. Tuan termasuk orang yang sudah mengenal nabi ini."
Muqauqiss menjawab, "Memang aku telah memperhatikan agama nabi ini dan kutahu bahwa dia tidak memerintahkan untuk menghindari agama Almasih, tidak pula seperti tukang sihir yang sesat atau dukun yang suka berdusta. Kulihat dia membawa tanda kenabian dengan mengeluarkan yang tersembunyi dan mengabarkan yang rahasia. Aku akan mempertimbangkannya."
Kemudian, Muqauqis menulis surat yang isinya,
Bismillahirrohmanirrohim,
Kepada Muhammad bin Abdullah dari Muqauqis, pemimpin Qibti. Kesejahteraan bagi Tuan. Amma Ba'd. Saya telah membaca surat tuan dan bisa memahami isinya serta apa yang Tuan serukan. Saya sudah tahu bahwa ada seorang nabi yang masih tersisa. Menurut perkiraan saya dia akan muncul dari Syam. Saya hormati utusan Tuan dan kini kukirim 2 gadis yang mempunyai kedudukan terhormat di masyarakat Qibti, dan beberapa lembar kain. Saya hadiahkan pula seekor baghal agar dapat tuan pergunakan sebagai tunggangan. Salam sejahtera bagi tuan.
Nah dua gadis itu adalah Maria dan Shirin. Maria kemudian menjadi istri Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan Shirin menikah dengan Hasan bin Tsabit al-Anshari.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah
✅Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
๐Ÿ–ฅ Editor: Ustadzah Ratna
๐ŸMATERI 348๐Ÿ
๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’
26/08/18 05.39 - ‎‪+62 857-9131-1126‬ keluar
27/08/18 07.47 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿ„๐Ÿ„๐Ÿ„๐Ÿ„๐Ÿ„๐Ÿ„๐Ÿ„๐Ÿ„
๐Ÿ“š*One Day One Siroh*
๐Ÿ‰MATERI 349๐Ÿ‰
๐Ÿ“ *Surat kepada Najasyi, Raja Habasyah* ๐Ÿ“
Selain itu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam juga menulis surat kepada Najasyi, raja Habasyah yang menerima kaum muslimin yang mengungsi ke negerinya. Amir bin Umayyah adh Dhamri menyampaikan surat Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang berbunyi,
Bismillahirohmanirohim,
Dari Muhammad Rasulullah kepada najasyi pemimpin Habasyah (Habsyi). Kesejahteraan bagi siapapun yang mengikuti petunjuk, amma ba'd. Aku memuji bagi tuan kepada Allah yang tiada ilah selain Nya. Dialah penguasa yang Maha Suci memberi kesejahteraan memberi perlindungan dan yang berkuasa. Aku bersaksi bahwa Isa bin Maryam adalah roh Allah dan kalimatNya yang disampaikan kepada Maryam yang perawan, baik, dan menjaga kehormatan diri lalu dia mengandung Isa dari rohNya dan tiupanNya sebagaimana Dia menciptakan Adam dengan tanganNya. Aku menyeru kepada Allah semata, yang tiada sekutu bagiNya dan senantiasa mentaatiNya, dan hendaklah tuan mengikuti aku, beriman kepada apa yang diberikan kepadaku. Sesungguhnya aku adalah utusan Allah dan aku menyeru tuan dan pasukan tuan kepada Allah Azza wa Jalla. Aku sudah mengajak dan memberi nasihat maka terimalah nasihatku. Kesejahteraan bagi siapapun yang mengikuti petunjuk.
Begitu Najasyi menerima surat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ia langsung mengangkat surat itu dan meletakkannya di depan matanya. Ia turun ke lantai dari singgasananya, lalu masuk Islam di hadapan Ja'far bin Abu Thalib yang masih berada di sana bersama para pengungsi muslim.
Najasyi membalas surat Rasulullah Shallallahu alaihi Wasallam yang menyetujui bahwa Nabi Isa memang benar seorang utusan Allah yang lahir dari Bunda Maryam yang suci. Najasyi juga menyatakan bahwa ia memeluk Islam dan menyatakan sumpah setia kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam juga meminta Najasyi agar mengirim pulang Ja'far bin Abi Tholib ke Madinah. Najasyi pun menyediakan dua perahu. Turut pula dalam rombongan itu Amir bin Umayyah sang pembawa surat.
Najasyi wafat pada bulan Rajab tahun ketujuh Hijriyah. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersedih hati atas kematiannya dan menyelenggarakan shalat ghaib. Rasulullah Shallallahu Alaihi Salam pun mengirim surat yang sama isinya kepada pengganti Najasyi. Namun sejarah tidak mencatat apakah penggantinya juga memeluk Islam atau tidak.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah
๐ŸŒธ Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
๐Ÿ–ฅ Editor : Ustadzah Ratna
๐ŸŽMATERI 349๐ŸŽ
๐Ÿฅ’๐Ÿ‰๐Ÿฅ๐Ÿ’๐Ÿฅ๐Ÿ’๐Ÿ‰๐Ÿฅ๐Ÿฅ’
28/08/18 18.45 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿ ๐Ÿฌ๐Ÿฌ๐Ÿ ๐ŸŸ๐Ÿฆˆ๐Ÿ ๐Ÿฌ๐ŸŸ
๐ŸกONE DAY ONE SIROH๐Ÿก
๐Ÿ”MATERI 350๐Ÿ”
✏Perang Khaibar✏

Setelah orang Quraisy setuju untuk berdamai, kini ada satu musuh yang tidak kalah berbahaya. Mereka adalah orang-orang Yahudi yang kini berkumpul di khaibar, Kota Benteng yang sangat kuat. Para penghuni khaibar inilah yang dulu menghasut pasukan Quraisy untuk menyerang Madinah dalam Perang Khandaq.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengetahui bahwa jika dibiarkan mereka akan menempuh cara yang lebih berbahaya untuk membasmi kaum muslimin. Maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pun menyiapkan pasukannya, namun beliau paham bahwa pertempuran yang mereka hadapi akan sangat berat. Karena itu yang boleh bergabung hanya orang-orang yang benar-benar siap berjihad. Maka berkumpulah orang-orang yang gagah berani yang terdiri atas 1400 pasukan berjalan kaki dan 100 penunggang kuda.
Diam-diam Abdullah bin Ubay mengirim pesan kepada orang-orang khaibar, Muhammad hendak mendatangi kalian. Bersiap siagalah dan kalian tak perlu takut. Jumlah dan kekuatan kalian sangat banyak sementara kaum Muhammad hanya sedikit dengan persenjataan minim.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam meminta dua petunjuk jalan datang menghadap. Keduanya menunjukkan empat jalan yang dapat ditempuh kaum muslimin agar kedatangan mereka tidak diketahui orang-orang Yahudi di khaibar. Jalan-jalan itu bernama Syasy (kacau), Hathib (sial), Huzn (kesedihan), Marhab (selamat datang). Maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pun memilih melewati jalan Marhab.
Setelah shalat ashar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam meminta bekal makanan. Karena hanya sedikit, beliau disuguhi tepung gandum yang tidak seberapa banyak. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kemudian mengolah tepung itu sehingga menjadi cukup buat beliau dan semua orang.
Seorang penyair bernama Amir bin Akwa melantunkan karyanya,
"Kalau bukan karena engkau ya Allah,
Kami tidak akan mendapatkan hidayah. Tidak pula sholat dan bersedekah.
Ampunilah dosa kami sebagai tebusan selagi kami tegar dalam ketakwaan,
Teguhkanlah pendirian kami dalam peperangan. Berikanlah kepada kami ketentraman hati.
Kami tidak ingin hidup jika musuh mengalahkan kami.
Mendengar syair itu Rasulullah Shalallahu Wassalam bersabda, "Allah merahmatinya."
Para sahabat hafal bahwa jika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memohon ampunan bagi seseorang, orang itu akan mati syahid demikianlah yang terjadi pada Amir bin al Akwa dalam pertempuran ini.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah

✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
๐Ÿ–ฅ Editor: Ustadzah Ratna
๐Ÿฆ‹MATERI 350๐Ÿฆ‹
๐Ÿฐ๐Ÿ”๐Ÿ’๐Ÿผ๐Ÿฏ๐Ÿฐ๐Ÿฅ๐Ÿฆ๐Ÿฃ
28/08/18 18.45 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿฐ๐Ÿฏ๐Ÿผ๐Ÿฃ๐Ÿฆ๐Ÿฆ†๐Ÿข๐Ÿœ๐Ÿฆ‹
๐Ÿ“š *ONE DAY ONE SIROH*
๐Ÿ MATERI 351๐ŸŸ
๐Ÿ“Jalannya Pertempuran ๐Ÿ“
Orang-orang Yahudi khaibar yang hendak berangkat ke kebun sangat terkejut melihat kedatangan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan pasukannya pagi-pagi sekali. "Itu Muhammad, demi Allah, Muhammad dan pasukannya!"
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Allahuakbar! Runtuhlah Khaibar! Allahu Akbar! Runtuhlah Khaibar! Jika kita tiba di pelataran suatu kaum, maka amat buruklah bagi orang-orang yang layak mendapat peringatan!"
Setelah mendirikan markas, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengajak seluruh pasukannya berdoa, "Ya Allah, Rabb langit yang tujuh serta apa-apa yang di payunginya. Rabb bumi yang 7 dan apa-apa yang dikandungnya, Rabb setan-setan dan apa yang disesatkannya. Sesungguhnya kami mohon kepadaMu kebaikan dusun ini, kebaikan penduduknya, dan kebaikan apapun yang ada di dalamnya.
Kami berlindung kepadaMu dari kejahatan dusun ini, kejahatan penduduknya, dan kejahatan apapun yang ada di dalamnya. Majulah Dengan nama Allah."
Pada malam menjelang penyerbuan, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Besok aku benar-benar akan menyerahkan bendera kepada seseorang yang mencintai Allah dan
RasulNya juga dicintai Allah dan rasulNya."
Para sahabat sangat berharap bahwa merekalah yang terpilih esok harinya. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam memanggil Ali Bin Abi Thalib, saat itu Ali sedang sakit mata namun Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengusap dan berdoa agar Allah menyembuhkan mata menantunya itu. Mata Ali pun sembuh dan ia memimpin pasukan hebat yang terdiri atas rangkaian benteng-benteng yang kuat.
Pertempuran seru meletus berhari-hari. Pemimpin Yahudi khaibar maju sambil bersyair,
"Khaibar sudah mengenal,
akulah Marhab, memanggul senjata tajam pahlawan berpengalaman."
Amir bin Akwa maju menghadapinya sambil bersyair,
"Khabar sudah mengenal, Akulah Amir,
memanggul senjata tajam pahlawan petualang."
Dalam duel seru, Marhab menebas tempurung Amir sehingga ia gugur dan syahid.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda tentang Aamir, "Sesungguhnya dia memperoleh dua pahala, dia telah berusaha dan telah berjuang. Tidak banyak orang Arab yang berjalan seperti dia ini."
Kini Ali bin Abi Thalib maju dan membalas syair Marhab dengan garang. Dalam duel Ali berhasil membunuh marhab.
Perang khaibar terjadi pada bulan Muharram tahun ke 7 Hijriyah. Sekitar 1500 pasukan nabi menghadapi 10.000 orang pasukan Khaibar, akan tetapi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berhasil mengalahkan lawan yang begitu besar itu. Kaum muslim kehilangan 18 jiwa sedangkan pihak musuh kehilangan 93 jiwa.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya....In syaa Allah
✅ Kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
๐Ÿ–ฅ Editor: Ustadzah Ratna
๐ŸฌMATERI 351๐Ÿฌ
๐Ÿฟ☘๐Ÿ‡๐ŸŒฟ๐Ÿ“๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŽ„๐Ÿฃ
31/08/18 15.31 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿ›ต๐Ÿ๐Ÿšฒ๐Ÿ›ด๐ŸŽ๐Ÿšก๐Ÿš ๐Ÿšœ๐Ÿš“
๐Ÿ“š ONE DAY ONE SIROH
๐Ÿš˜MATERI 352๐Ÿš—
๐Ÿ“Kemenangan๐Ÿ“
Setelah itu satu persatu pemimpin Yahudi jatuh dalam pertempuran dahsyat. Benteng Naim takluk setelah Marhab terbunuh. Benteng Ash Sha'ab bin Muadz direbut dengan cara dikepung selama tiga hari. Ketika itu persediaan makanan kaum muslimin sudah sangat tipis, hingga mereka kelaparan. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallampun berdoa dan akhirnya pasukannya bangkit sehingga berhasil menaklukkan benteng itu. Di dalamnya, banyak terdapat ternak-ternak gemuk untuk dimakan.
Benteng Az Zubair dikepung selama 3 hari. Namun mereka bisa bertahan karena mempunyai mata air sendiri. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan serangan untuk merebut mata air. Setelah mata air dapat direbut, Benteng Az Zubairpun takluk.
Orang-orang Yahudi di benteng Ubay menantang duel satu lawan satu. Semua pahlawan Yahudi yang maju berduel berhasil ditaklukkan oleh para pahlawan Islam. Kemudian Abu Dujanah yang kepalanya diikat kain merah jika sudah bertekad mati, memimpin pasukan komando masuk dan menyusup ke dalam benteng. Setelah bertempur seru, benteng Ubaypun takluk.
Benteng An Nizar adalah benteng yang sangat kuat karena letaknya tinggi dan susah diserang. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan penggunaan manjaniq atau pelontar batu besar. Maka dinding-dinding benteng jebol dan pasukan muslimpun akhirnya membanjir masuk untuk menaklukkan musuh.
Ketiga benteng yang tersisa dikepung selama 14 hari. Beberapa ahli sejarah berpendapat bahwa sempat terjadi pertempuran di benteng Al Qamush. Namun kedua benteng yang lain: Al Wathih dan As Sulalim menyerahkan diri lewat perundingan.
Orang Yahudi meminta mereka yang di benteng tidak dibunuh, anak-anak tidak ditawan dan mereka siap meninggalkan Khaibar dengan segenap keluarga, menyerahkan semua harta kekayaan Khaibar yang berupa tanah, emas, perak, kuda, keledai dan baju-baju perang.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallampun menyetujui hal itu seraya bersabda, "Aku juga membebaskan kalian dengan perlindungan Allah dan rasulNya apabila kalian tidak menyembunyikan sesuatupun dariku."
Mereka setuju. Namun orang Yahudi memang licik. Beberapa dari mereka ketahuan menyembunyikan harta di balik reruntuhan. Maka mereka pun dibunuh karena selain melanggar perjanjian yang dengan begitu murah hati diterima Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, juga sebagai pembalasan atas terbunuhnya beberapa sahabat atas tindakan mereka. Rampunglah sudah penaklukan Khaibar. Allahu Akbar!
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....in syaa Allah
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
๐Ÿ–ฅ Editor: Ustadzah Ratna
๐Ÿš˜MATERI 352๐Ÿš–
๐Ÿš’๐Ÿš•๐Ÿš™๐ŸšŒ๐ŸšŽ๐Ÿšœ๐Ÿš’๐Ÿš๐Ÿš›
31/08/18 15.31 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿ•น๐Ÿ“ฑ๐Ÿ–ฅ๐Ÿ–จ๐Ÿ“€๐ŸŽฅ๐Ÿ“ฝ๐Ÿ“ท๐Ÿ•น
๐Ÿ’ŽONE DAY ONE SIROH๐Ÿ’Ž
⏰MATERI 353⏰
๐Ÿ“ *Pembagian Harta Rampasan dan Kedatangan Ja'far* ๐Ÿ“
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ingin agar orang-orang Yahudi pergi dari Khaibar. Namun sebagian orang Yahudi itu berkata, "Wahai Muhammad berilah kami kesempatan untuk tetap berada di tanah ini agar kami bisa mengolah dan menanganinya. Kami lebih berpengalaman daripada kalian."
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallampun berpendapat bahwa mereka benar. Beliau dan para sahabat tidak mempunyai cukup tenaga untuk mengolah tanah-tanah pertanian Khaibar yang lebih luas. Karena itu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallampun setuju untuk mengijinkan Yahudi mengolah tanah itu dan membagi hasil panen dengan kaum muslimin.
Tanah Khaibar berjumlah 36 kelompok. Setiap kelompok dibagi menjadi 100 bagian sehingga jumlah totalnya sebanyak 3.600 bagian. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan kaum muslimin mendapat separuhnya. Beliau mendapat satu bagian seperti halnya kaum muslimin yang lain. Sisanya dikhususkan untuk para wakil beliau dan urusan umum kaum muslimin. Orang-orang muslim yang ikut dalam perjalanan perjanjian Hudaybiyah mendapat masing-masing satu bagian-bagian, entah mereka itu ikut dalam perang khaibar atau tidak. Alasannya berkat jasa mereka jugalah kaum Muslimin dapat menaklukkan
Khaibar.
Setiap kuda yang ikut mendapat 2 bagian, penunggangnya mendapat 3 bagian, sedangkan pejalan kaki mendapat satu bagian.
Rampasan Khaibar ini begitu banyak sampai Ibnu Umar berkata, "Sebelumnya kami tidak pernah merasa kenyang sebelum kami bisa menaklukkan Khaibar."
Bunda Aisyah pun berkata, "Saat Khaibar ditaklukkan, kami berkata, "Sekarang kami bisa kenyang karena makan kurma".
Setelah kembali ke Madinah kaum Muhajirin mengembalikan apa yang dulu pernah diberikan oleh kaum Anshor, yakni berupa pohon dan buah kurma, karena kini mereka telah memiliki banyak pohon dan buah kurma di Khaibar.
Di Madinah Ja'far bin Abi Thalib dan rombongannya telah tiba dari Habasyah. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam begitu gembira melihat Ja'far sehingga beliau bersabda, "Demi Allah aku tidak tahu karena apa aku gembira entah karena penaklukan Khaibar atau kedatangan Ja'far."
Ja'far dan rombongannyapun masing-masing mendapatkan satu bagian tanah Khaibar.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
๐Ÿ’ป Editor: Ustadzah Ratna
๐Ÿ“ฑMATERI 353๐Ÿ“ฑ
⌚๐Ÿ“ฑ๐Ÿ“ฝ☎⏰๐Ÿ’ฝ๐Ÿ•น๐Ÿ“ท๐Ÿ“ก
31/08/18 20.25 - ‎Odosina M. Nur telah mengganti nomor telepon mereka ke nomor baru. Ketuk untuk mengirim pesan atau menambahkan nomor baru.
03/09/18 11.02 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿ‡๐Ÿ“๐Ÿˆ๐Ÿ’๐Ÿ‰๐Ÿ๐ŸŠ๐Ÿฅ๐Ÿ…๐Ÿฅ‘
๐Ÿ“š ONE DAY ONE SIROH
๐ŸMATERI 355๐ŸŽ
๐Ÿ“ *Rasulullah Melarang Hidup Meminta-minta* ๐Ÿ“
Ketika kaum muslimin yang hijrah ke Habasyah tiba kembali ke Madinah, sekali lagi Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam melihat beberapa dari mereka biasa hidup enak tanpa bekerja. Maklum selama di Habasyah, mereka hidup dari pemberian-pemberian Najashi yang baik budi. Di Madinah, sebagian mereka bahkan hidup dari zakat. Maka Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallampun menganjurkan agar mereka mau bekerja.
"Orang miskin itu bukanlah orang yang tidak mendapatkan satu atau dua suap makanan, akan tetapi orang miskin adalah orang yang tidak mempunyai harta kekayaan dan merasa malu meminta-minta kepada orang lain secara paksa," demikian nasihat Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam kepada orang-orang itu.
Ajaran yang dibawa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam adalah ajaran kebesaran jiwa. Tidak boleh ada orang hidup dari jerih payah orang lain, walaupun hidupnya sendiri dihabiskan untuk beribadah di masjid. Alasannya tidak ada orang yang lebih utama dibandingkan orang lain selain karena amal dan pekerjaannya.
Sebaliknya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam juga melihat ada orang yang menghimpun harta kekayaan dari rampasan perang dengan perasaan khawatir hartanya itu akan habis jika disedekahkan. Maka Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam melarang melakukan penimbunan harta dan mengharuskan mereka bersedekah kepada orang yang melarat dan sengsara.
"Tidaklah benar-benar beriman kepada Allah orang yang mati dalam keadaan kenyang, sementara itu tetangganya kelaparan," demikian sabda beliau. "Barangsiapa yang mempunyai kelebihan belanja maka ia harus menyisihkan bagi orang yang tidak cukup belanjanya. Barang siapa yang mempunyai kelebihan harta maka sisihkanlah kepada orang yang kekurangan. Barangsiapa yang tidak memiliki kepedulian terhadap orang-orang Islam maka ia bukan dari golongan mereka.
Ajaran ini mengguncangkan hati para hartawan, bahkan ada yang mau menyerahkan seluruh hartanya. Namun Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam juga mencegah tindakan berlebihan seperti itu dengan bersabda, "Simpanlah sebagian hartamu karena sebaik-baik sedekah adalah pemberian orang kaya".
Muru'ah adalah harga diri. Salah satu yang termasuk muru'ah adalah menjaga diri agar jangan memberatkan orang lain, harus belajar cukup dengan apa yang ada, belajar menahan susah dan derita, jangan menggantungkan harapan selain kepada Allah. Seperti disebut dalam pepatah "Arab anjing kurap yang mencari makan lebih mulia dari singa besar dalam kandang".

Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....Insya Allah
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
✅ Dari berbagai sumber
๐ŸŽMATERI 355๐Ÿ
๐Ÿ‰๐Ÿ‹๐ŸŽ๐Ÿ๐ŸŠ๐Ÿ‘๐Ÿ’๐Ÿฅ๐Ÿ‡๐Ÿ“
03/09/18 11.02 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐ŸŒพ๐ŸŒฟ๐ŸŒต๐ŸŒณ๐Ÿ€๐Ÿ‚๐ŸŽ„☘
๐Ÿ„ONE DAY ONE SIROH๐Ÿ„
๐Ÿ€MATERI 354☘
๐Ÿ“š *Bunda Shafiyah*๐Ÿ“š
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam tersenyum dan memberikan kata-kata menghibur, "Rupanya engkau dianugerahi kerajaan yang ada di Madinah."
Pada saat itu ada seorang wanita Yahudi bernama Zaenab binti Al Haris yang mencoba membunuh Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dengan mengirimkan daging domba beracun.
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menggigit satu kunyahan, tapi segera memuntahkannya kembali sambil bersabda, "Tulang ini mengabarkan kepadaku bahwa di dalam daging disusupi racun."
"Apa yang membuatmu melakukan perbuatan itu?" tanya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam kepada Zainab binti Al Haris.
"Aku berkata kepada diriku sendiri, "Kalau memang Muhammad adalah seorang raja, maka ia pasti akan mati memakan daging itu. Tetapi jika ia seorang nabi, tentu Allah akan memberitahunya."
Tadinya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam akan melepaskan wanita itu, namun karena ada seorang sahabat bernama Bisyr bin Al Barra yang meninggal karena memakan daging tersebut maka Zaenab binti Al Haritspun diqishash.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....Insya Allah
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
๐Ÿ–ฅ Editor : Ustadzah Ratna
๐ŸŒดMATERI 354๐ŸŒด
☘๐Ÿ๐ŸŒฟ๐Ÿ„๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŽ„๐ŸŒพ๐ŸŒต
03/09/18 11.02 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿ‡๐Ÿ“๐Ÿˆ๐Ÿ’๐Ÿ‰๐Ÿ๐ŸŠ๐Ÿฅ๐Ÿ…๐Ÿฅ‘
๐Ÿ“š ONE DAY ONE SIROH
๐ŸMATERI 356๐ŸŽ
๐Ÿ“ *Rasulullah Melarang Hidup Meminta-minta* ๐Ÿ“
Ketika kaum muslimin yang hijrah ke Habasyah tiba kembali ke Madinah, sekali lagi Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam melihat beberapa dari mereka biasa hidup enak tanpa bekerja. Maklum selama di Habasyah, mereka hidup dari pemberian-pemberian Najashi yang baik budi. Di Madinah, sebagian mereka bahkan hidup dari zakat. Maka Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallampun menganjurkan agar mereka mau bekerja.
"Orang miskin itu bukanlah orang yang tidak mendapatkan satu atau dua suap makanan, akan tetapi orang miskin adalah orang yang tidak mempunyai harta kekayaan dan merasa malu meminta-minta kepada orang lain secara paksa," demikian nasihat Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam kepada orang-orang itu.
Ajaran yang dibawa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam adalah ajaran kebesaran jiwa. Tidak boleh ada orang hidup dari jerih payah orang lain, walaupun hidupnya sendiri dihabiskan untuk beribadah di masjid. Alasannya tidak ada orang yang lebih utama dibandingkan orang lain selain karena amal dan pekerjaannya.
Sebaliknya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam juga melihat ada orang yang menghimpun harta kekayaan dari rampasan perang dengan perasaan khawatir hartanya itu akan habis jika disedekahkan. Maka Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam melarang melakukan penimbunan harta dan mengharuskan mereka bersedekah kepada orang yang melarat dan sengsara.
"Tidaklah benar-benar beriman kepada Allah orang yang mati dalam keadaan kenyang, sementara itu tetangganya kelaparan," demikian sabda beliau. "Barangsiapa yang mempunyai kelebihan belanja maka ia harus menyisihkan bagi orang yang tidak cukup belanjanya. Barang siapa yang mempunyai kelebihan harta maka sisihkanlah kepada orang yang kekurangan. Barangsiapa yang tidak memiliki kepedulian terhadap orang-orang Islam maka ia bukan dari golongan mereka.
Ajaran ini mengguncangkan hati para hartawan, bahkan ada yang mau menyerahkan seluruh hartanya. Namun Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam juga mencegah tindakan berlebihan seperti itu dengan bersabda, "Simpanlah sebagian hartamu karena sebaik-baik sedekah adalah pemberian orang kaya".
Muru'ah adalah harga diri. Salah satu yang termasuk muru'ah adalah menjaga diri agar jangan memberatkan orang lain, harus belajar cukup dengan apa yang ada, belajar menahan susah dan derita, jangan menggantungkan harapan selain kepada Allah. Seperti disebut dalam pepatah "Arab anjing kurap yang mencari makan lebih mulia dari singa besar dalam kandang".

Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....Insya Allah
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
✅ Dari berbagai sumber
๐ŸŽMATERI 356๐Ÿ
๐Ÿ‰๐Ÿ‹๐ŸŽ๐Ÿ๐ŸŠ๐Ÿ‘๐Ÿ’๐Ÿฅ๐Ÿ‡๐Ÿ“
04/09/18 08.52 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿ˜๐ŸŒฒ๐ŸฆŒ๐ŸŒฟ๐Ÿ‡๐ŸŒต๐Ÿซ☘๐Ÿ”
๐Ÿ“š ONE DAY ONE SIROH
๐ŸMATERI 357☘
๐Ÿ“ *Kekuatan Keyakinan Rasulullah* ๐Ÿ“
Rintangan demi rintangan terus diatasi Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. Beliau terus berusaha memperbaiki kehidupan islami yang sedang dibangun bersama pengikutnya. Salah satu rahasia besar kesuksesan beliau adalah keyakinan yang amat kuat kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Suatu ketika dalam perang Dzatur riqa di tengah perjalanan yang begitu melelahkan, pasukan muslimin menemukan sebuah pohon rindang. Para sahabat meminta Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam beristirahat di bawah pohon itu, sementara mereka sendiri berpencar mencari tempat berlindung dari sengatan matahari. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menggantungkan pedangnya di pohon tersebut dan tertidur. Tiba-tiba muncullah seorang musyrik. Dengan cerdik ia berjalan tenang seolah-olah dirinya merupakan bagian dari pasukan muslim. Ditujunya tempat Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam berteduh, lalu dengan cepat ia mengambil pedang Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam dan menodongkannya ke dada beliau.
"Apakah engkau takut kepadaku?" seringai orang itu.
"Tidak," jawab Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam tegas dan tenang.
Orang itu merasa heran karena sudah pasti sesaat lagi ia akan menusukkan pedangnya. "Lalu siapa yang bisa menghalangimu dari tindakanku?"
"Allah!"
Seketika itu juga, orang musyrik itu gemetar, pedangnya terlepas dan tanpa daya ia duduk di hadapan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. Dengan tangkas, beliau segera mengambil kembali pedangnya dan mengacungkannya ke dada orang itu.
"Sekarang siapa yang bisa menghalangimu dari diriku?" tanya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam.
Orang itu menjawab, "Jadilah sebaik-baik orang yang menjatuhkan hukuman."
Beliau bersabda, "Kalau begitu bersaksilah bahwa tiada ilah selain Allah dan bahwa aku adalah Rasulullah.
"Aku berjanji kepadamu untuk tidak memusuhimu dan tidak akan bergabung bersama orang-orang yang memusuhimu," kata orang itu.
Beliau memanggil para sahabatnya dan menceritakan apa yang telah terjadi. Beliau sama sekali tidak memarahi orang itu. Bahkan beliau melepaskan orang itu yang kemudian pulang dan berkata kepada kaumnya, "Aku baru saja menemui orang yang paling baik."
Keyakinan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam berasal dari kekuatan cinta kepada Allah. Beliau berdoa, "Ya Allah aku memohon dan meminta agar aku selamanya mencintaiMu, dan mencintai orang yang cinta kepadaMu serta mencintai pekerjaan yang dapat membawa aku untuk mencintaiMu. Ya Allah, jadikanlah cinta kepadaMu itu lebih daripada aku mencintai diriku dan keluargaku dan lebih dari rinduku pada air yang tawar pada kala panas.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....
Insya Allah
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
✅ Dari berbagai sumber
๐Ÿ„MATERI 357๐Ÿข
☘๐Ÿ”๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒฟ๐Ÿ‡๐ŸŒฒ๐Ÿ˜๐ŸŒฑ๐ŸฆŒ
09/09/18 22.39 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿ“•๐Ÿ““๐Ÿ“”๐Ÿ“—๐Ÿ“’๐Ÿ“˜๐Ÿ“™๐Ÿ“•๐Ÿ“—๐Ÿ““
๐Ÿ“šONE DAY ONE SIROH๐Ÿ“š
๐ŸšฅMATERI 358๐Ÿšฅ
๐Ÿ“ *Umroh Qadha* ๐Ÿ“
Tidak terasa setahun sudah berlalu sejak perjanjian
Hudaybiah disepakati. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam segera memanggil para sahabat agar siap-siap berangkat melakukan umratul qadha atau umroh pengganti.
Seruan itu disambut dengan penuh semangat. Kali ini 2000 sahabat berangkat dengan mengenakan pakaian ihram. Mereka tidak membawa senjata kecuali pedang yang disarankan. Namun Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tetap waspada terhadap penghianatan, karena itu beliau memerintahkan Muhammad bin Maslamah memimpin 100 pasukan berkuda untuk berangkat mendahului rombongan haji.
Kaum muslimin berangkat ke Mekkah dengan hati penuh Rindu untuk bertawaf di sekeliling Ka'bah.
Kaum Muhajirin sudah terlalu lama menunggu untuk melihat lagi tempat mereka dilahirkan. Mereka ingin lagi menghirup udara tanah suci yang harum dengan penuh rasa hormat dan Syahdu. Mereka ingin menyentuh bumi suci yang penuh berkah tempat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasalam dilahirkan dan tempat Wahyu pertama diturunkan.
Sesuai dengan perjanjian Hudaybiah, ketika orang-orang Quraisy mengetahui kedatangan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dan para sahabatnya mereka segera keluar dari Mekah. Penduduk Mekkah mendirikan tenda tenda di bukit-bukit sekitar Mekah dari bukit Abu Qubais atau dari Hiro. Mereka melihat dengan penuh rasa ingin tahu bekas kawan-kawan mereka yang dulu pernah mereka usir.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....Insya Allah
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
✅ Dari berbagai sumber
๐Ÿ’ป Editor: Ustadzah Ratna
๐ŸšฆMATERI 358๐Ÿšฆ
๐Ÿ“”๐Ÿ“’๐Ÿ“•๐Ÿ“—๐Ÿ“˜๐Ÿ“™๐Ÿ“—๐Ÿ“•๐Ÿ“™๐Ÿ“”
09/09/18 22.39 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒท๐ŸŒฟ๐ŸŒป๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐ŸŒผ๐Ÿ€๐ŸŒน
๐Ÿ“•MATERI 359๐Ÿ“•
๐Ÿ“Umroh Qadha ๐Ÿ“
Begitu Ka'bah terlihat kaum muslimin serentak berseru, "Labaik, Labaik!"
Di depan Ka'bah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam membiarkan lengan kanan atasnya terbuka sambil mengucapkan, "Ya Allah berikanlah rahmat kepada orang yang hari ini telah memperlihatkan kemampuan dirinya."
Kemudian beliau menyentuh Hajar Aswad (batu hitam) dan berlari-lari kecil. Setelah menyentuh Rukun Yamani di sudut selatan, beliau melakukan perjalanan biasa sampai kembali menyentuh Hajar Aswad, kemudian berlari-lari lagi berkeliling sampai tiga kali dan selebihnya berjalan biasa. Setiap kali beliau berlari, 2000 sahabat ikut berlari-lari, setiap kali Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam berjalan merekapun serentak ikut berjalan.
Semua ini sangat mempesona orang-orang Quraisy, hilanglah anggapan mereka bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dan sahabatnya adalah orang-orang yang lemah dan dalam keadaan sulit.
Gerak kaum muslimin di umrah Qadha itu menunjukkan siapa golongan yang mulia. Bukanlah disebut mulia orang yang berumah besar dan bermobil mewah. Orang yang mulia adalah orang yang membangun umat, membuka selubung kebodohan, memberi peringatan, menuntut hak yang terampas, memberi ingat dari lalai. Itulah orang yang mulia, meski tempat tinggalnya hanya gubuk buruk dan pakaiannya hanya baju bertambal.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....Insya Allah

✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
✅ Dari berbagai sumber
๐Ÿ’ป Editor : Ustadzah Ratna
๐Ÿ“•MATERI 359๐Ÿ“•
๐ŸŒท๐Ÿ€๐ŸŒน☘๐ŸŒท☘๐ŸŒน☘๐ŸŒท๐Ÿ€
09/09/18 22.40 - ‪+62 895-3410-34060‬: Afwan atas keterlambatan pengiriman materi nya akhi.karna ana kmrin"ny itu kemah di hutan akh jd sinyal nggk ada sama sekali.Afwan
10/09/18 07.45 - ‎‪+62 838-7480-0299‬ diganti menjadi +62 831-4834-2129
10/09/18 08.45 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒต๐Ÿ“๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐ŸŒณ๐Ÿ„☘๐Ÿ“๐ŸŒต
๐Ÿ“šONE DAY ONE SIROH๐Ÿ“š
๐ŸŒธMATERI 360๐ŸŒธ
๐Ÿ“ *Umrah Qadha* ๐Ÿ“
Setelah selesai thawaf, beliau melakukan Sa'i antara Safa dan Marwah. Setelah selesai melakukan Sa'i, sementara hewan hewan kurban berada di Marwah, beliau berkata,"Di sinilah tempat menyembelih hewan qurban dan setiap tempat di Mekkah dapat dijadikan tempat untuk menyembelih hewan qurban."
Kemudian beliau menyembelih hewan qurban dan mencukur rambut di Marwah. Demikian pula kaum muslimin, mereka melakukan seperti apa yang beliau lakukan. Setelah itu, beliau mengutus orang-orang agar pergi ke Ya'jaj untuk menggantikan orang-orang yang telah diberi tugas menjaga persenjataan, agar mereka dapat melaksanakan manasik umroh. Mereka kemudian datang dan melaksanakan manasik.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tinggal di Mekah selama tiga hari. Pagi-pagi pada hari keempat orang-orang musyrik mendatangi Ali dan berkata, "Katakanlah kepada sahabatmu agar meninggalkan tempat kami, karena waktunya sudah habis." Maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallampun keluar meninggalkan Mekah dan singgah di Saraf.
Ketika hendak keluar meninggalkan Mekah mereka diikuti oleh putri dari Hamzah yang berjalan sambil memanggil, "Paman ......! Paman ......!"
Kemudian ia dihampiri dan diambil oleh Ali.
(sesampai di Madinah) Ali, Ja'far dan Zaid berebut untuk mengurusnya. Namun Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memutuskan bahwa yang berhak untuk mengurusnya adalah Ja'far, karena istri Ja'far adalah saudara dari ibu putri Hamzah tersebut (saudara perempuan ibu sama kedudukannya dengan ibu)
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insya Allah
๐Ÿ’ป Editor: Ustadzah Ratna
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
✅ Dari berbagai sumber
๐ŸŒธMATERI 360๐ŸŒธ
๐ŸŒด๐ŸŒณ๐ŸŒพ๐ŸŒฑ๐Ÿ„๐ŸŒต๐ŸŒฟ☘๐Ÿ“
10/09/18 08.45 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒ…๐Ÿ•๐Ÿ–⛺๐Ÿ๐Ÿœ๐Ÿ˜๐Ÿ•‹๐ŸŒ‡
๐Ÿ“šONE DAY ONE SIROH๐Ÿ“š
๐Ÿ“˜MATERI 361๐Ÿ“™
๐Ÿ“ *Islamnya Khalid bin Walid* ๐Ÿ“
Dalam masa 3 hari di Mekkah, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menerima lamaran seorang wanita bernama Maimunah. Usianya 26 tahun. la adalah Bibi Khalid bin Walid. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ingin sekali mengundang orang-orang Quraisy dalam pesta pernikahannya. Namun orang-orang itu menolak dan meminta beliau bersama para sahabatnya keluar dari Makkah karena waktu yang disepakati telah habis. Maka, Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan para sahabatnyapun berangkat pulang.
Perbuatan kaum muslimin yang menjauhi minuman keras, tidak berbuat maksiat dan tidak rakus dalam hal makan minum membuat hati Khalid bin Walid sangat tertarik. Ditambah lagi bibinya sendiri telah menikah dengan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Khalid berkata kepada kawan-kawannya, "Sekarang sudah nyata bagi orang yang berpikiran sehat bahwa Muhammad bukan tukang sihir, juga bukan seorang penyair. Apa yang dikatakannya adalah firman Tuhan alam semesta ini. Setiap orang yang mempunyai hati nurani berkewajiban menjadi pengikutnya."
Ikrimah bin Abu Jahal ngeri mendengarnya. Dia langsung berkata, "Khalid, bukankah para pengikut Muhammad telah melukai ayahmu, juga membunuh paman dan sepupumu? Demi Allah, aku tidak akan masuk Islam dan berkata-kata seperti itu!"
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....Insya Allah
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"

๐Ÿ’ป Editor:
Ustadzah Ratna
๐Ÿ“™MATERI 361๐Ÿ“˜
๐Ÿ⛺๐Ÿ–๐Ÿ•๐Ÿœ๐Ÿ˜๐Ÿ”๐Ÿ⛵
16/09/18 13.46 - ‪+62 895-3410-34060‬: ⛵๐Ÿ„๐Ÿพ๐Ÿšต‍♀๐Ÿ„๐Ÿฟ‍♀๐Ÿœ๐Ÿšด‍♀๐Ÿ๐Ÿ›ค๐Ÿ”
๐Ÿ“šONE DAY ONE SIROH
๐Ÿ“˜MATERI 362๐Ÿ“™
๐Ÿ“ *Islamnya Khalid bin Walid* ๐Ÿ“
"Itu hanya semangat jahiliyah. Tetapi sekarang, setelah kebenaran itu bagiku sudah jelas, demi Allah, aku mengikut agama Islam!"
Abu Sufyan kemudian memanggil Khalid, "Benarkah apa yang kudengar tentang engkau?"
Ketika Khalid membenarkan, Abu Sufyan memerah wajahnya, "Demi Latta dan Uzza, kalau itu benar, niscaya engkaulah yang akan kuhadapi sebelum Muhammad!"
"Dan memang itulah yang benar, dan apapun yang akan terjadi,"
Kemarahan Abu Sufyan meledak. Ia maju hendak menyerang Khalid. Namun lkrimah menahannya seraya berkata, "Sabar Abu Sufyan, seperti engkau, aku juga khawatir kelak akan mengatakan sesuatu seperti kata-kata Khalid itu dan ikut ke dalam agamanya. Kamu akan membunuh Khalid karena pandangan hidupnya itu, padahal mungkin kelak seluruh Quraisy sependapat dengan dia. Sungguh aku khawatir jangan-jangan sebelum bertemu Muhammad lagi tahun depan, seluruh Mekkah sudah menjadi pengikutnya!"
Sejak menjadi seorang muslim, sejarah hampir tidak pernah mencatat kekalahan pasukan yang dipimpin oleh Khalid bin Walid. Ketika menghadapi 240.000 pasukan Romawi, pasukan muslim yang lebih jauh lebih kecil jumlahnya menjadi ragu. Khalifah Abu Bakar berkata, "Demi Allah, semua kekhawatiran keraguan mereka akan disembuhkan dengan kedatangan Khalid!"
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....Insya Allah
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
๐Ÿ’ป Editor: Ustadzah Ratna
๐Ÿ“˜MATERI 362๐Ÿ“™
๐Ÿœ๐Ÿ•๐Ÿ–⛵๐Ÿšด‍♀๐Ÿ„๐Ÿฟ‍♀๐Ÿ„๐Ÿพ๐Ÿšต‍♀๐Ÿšฃ‍♀
16/09/18 13.46 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŽป๐ŸŽธ๐ŸŽบ๐ŸŽท๐Ÿฅ๐ŸŽท๐ŸŽบ๐ŸŽธ๐ŸŽป
๐Ÿ“šONE DAY ONE SIROH ๐Ÿ“š
๐ŸŽฌ MATERI 363๐ŸŽฌ
๐Ÿ“ *Perang Mut'ah* ๐Ÿ“
Khalid bin Walid segera pergi ke Madinah dan menggabungkan diri dengan kaum muslimin. Tidak lama kemudian menyusul pula dua orang pembesar Quraisy Amru bin Ash dan Utsman bin Tolchah, mereka diikuti juga oleh banyak penduduk Mekkah.
Kemenangan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam terhadap Mekah tampaknya tinggal menunggu waktu. Namun sebelum itu terjadi 15 orang dari yang dikirim ke perbatasan Syam dibunuh oleh pihak Romawi.
Maka pada bulan Jumadil Awal tahun ke-8 Hijriyah atau 629 masehi Rasulullah Shallallahu Alaihi
wa Sallam memanggil tiga ribu prajurit pilihan. Beliau menyerahkan tampuk kepemimpinan pasukan kepada Zaid bin Haritsah sambil bersabda, "Kalau Zaid gugur maka Ja'far bin Abu Tholib yang memegang tampuk kepemimpinan, dan jika Ja'far gugur maka Abdullah bin Rawahah yang memegang tampuk kepemimpinan.
Pasukan berangkat diiringi doa dan ucapan selamat dari masyarakat ramai. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam turut mengantar sampai ke luar kota dan berpesan, "Jangan membunuh wanita, bayi, orang orang buta, dan anak-anak. Jangan menghancurkan rumah-rumah atau menebangi pepohonan. Allah menyertai dan melindungi kalian. "Semoga kalian kembali dengan selamat."
Zaid bin Haritsah merencanakan untuk menyergap musuh dengan tiba-tiba. Namun ketika tiba di Ma'an mereka amat terkejut.
Syuhrabil gubernur Heraklius telah menghimpun pasukan yang terdiri atas orang-orang Yunani dan orang-orang Arab. Heraklius sendiri mengerahkan pasukan Romawi untuk membantu pasukan lawan yang tengah menanti pasukan muslimin yang berjumlah 200.000 orang!"
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... lnsya Allah
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
๐Ÿ’ป Editor: Ustadzah Ratna
๐ŸŽฌ MATERI 363๐ŸŽฌ
๐ŸŽบ๐ŸŽท๐ŸŽป๐ŸŽธ๐Ÿฅ๐ŸŽธ๐ŸŽป๐ŸŽท๐ŸŽบ
17/09/18 06.29 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŽฏ๐Ÿน๐ŸŽฏ๐Ÿน๐ŸŽฏ๐Ÿน๐ŸŽฏ๐Ÿน๐ŸŽฏ
๐Ÿ“šONE DAY ONE SIROH๐Ÿ“š
๐ŸŽฌMATERI 364๐ŸŽฌ
๐Ÿ“ *Perang Mu'tah* ๐Ÿ“
Para pemimpin tentara muslimin agak ragu. Apakah mereka harus maju atau meminta bala bantuan dari Madinah. Namun, Abdullah bin Rawahah yang terkenal sebagai ksatria dan pemberani berkata, "Saudara-saudara apa yang tidak kita sukai justru itu yang kita cari sekarang ini yaitu mati syahid.
Kita memerangi musuh itu bukan karena perlengkapan, bukan karena kekuatan juga bukan karena jumlah orang yang banyak, melainkan kita memerangi mereka hanyalah karena agama, juga yang dengan itu Allah telah memuliakan kita. Oleh karena itu marilah kita maju. Kita akan memperoleh satu dari dua pahala ini menang atau mati syahid.
Kata-kata Abdullah bin Rawahah ini melambungkan semangat pasukan.
"Ibnu Rawahah memang benar!"
Nah mampukah 300 orang anggota pasukan muslim menghadapi 200.000 musuh?
Abdullah bin Rawahah ini adalah seorang penulis dan penyair yang untaian syair-syairnya meluncur dari lidah yang kuat dan indah didengar. Semenjak memeluk Islam dibuktikannya kemampuan bersyair itu untuk Islam. Rasulullah Sallallahu Alaihi wa Sallam menyukai dan menikmati syair-syairnya dan sering beliau minta Abdullah untuk lebih tekun lagi membuat syair.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....Insya Allah
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
✏ Editor : Ustadzah Ratna
๐ŸŽฌMATERI 364๐ŸŽฌ
๐ŸŽฏ๐Ÿน๐ŸŽฏ๐Ÿน๐ŸŽฏ๐Ÿน๐ŸŽฏ๐Ÿน๐ŸŽฏ
17/09/18 06.29 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŽฏ๐Ÿน๐Ÿน๐Ÿฅ‡๐Ÿฅˆ๐Ÿฅ‰๐Ÿน๐Ÿน๐ŸŽฏ
๐Ÿ“šONE DAY ONE SIROH๐Ÿ“š
๐ŸŽฌMATERI 365๐ŸŽฌ
๐Ÿ“ *Gugurnya Tiga Pahlawan* ๐Ÿ“
Di desa Masyarief kedua pasukan bertemu. Namun dengan cerdik, pasukan muslim membelok ke Mu'tah. Tempat itu dianggap jauh lebih baik sebagai tempat bertahan. Di mu'tah inilah terjadi pertempuran dahsyat yang jarang disaksikan sejarah karena jumlah kedua pasukan berbeda begitu jauh.
Zaid bin Harisah bertempur dengan gagah berani. Saat itu hampir tidak ada satu pahlawan pun yang bisa menyaingi kehebatannya. Ia bertempur dan bertempur sampai akhirnya sepucuk tombak menghantamnya dengan telak. Zaid bin Haritsah jatuh ke tanah dan gugur sebagai syuhada.
Sesuai dengan pesan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, Ja'far bin Abu Tholib mengambil bendera Zaid dan maju memimpin pasukan. Usia Kakak Ali bin Abi Tholib ini baru 33 tahun. Ja'far benar-benar pemuda tampan cerdas dan berani. Ia maju dan bertempur dengan semangat menyala bagai api yang mengamuk. Ketika tangan kanannya ditebas hingga putus Ja'far meraih bendera dengan tangan kiri namun tidak lama kemudian tangan kiri ini juga lepas karena sabetan pedang. Dengan kekuatan yang tersisa Ja'far mempertahankan bendera dengan kedua pangkal lengannya sampai seorang prajurit Romawi membelah tubuh Ja'far. Pemuda tampan ini gugur. Ibnu Umar yang saat itu bertempur di sampingnya mengatakan, "Kuhitung ada 50 luka di tubuhnya, namun tidak satupun yang terdapat di bagian punggung."
Kedua lengan Ja'far yang putus diganti Allah dengan sepasang sayap sehingga Jakfar dapat terbang kemanapun ia mau. Karena itulah Ja'far dijuluki Ath Thayar atau penerbang atau Dzuljanahain atau orang yang memiliki dua sayap.
Kini giliran Abdullah bin Rawahah yang menjadi panglima. Ia yang mengibarkan bendera, tetapi hatinya ragu sejenak sambil berkata, "Oh diriku! Mengapa engkau masih ragu atau terpaksa? Jika pertempuran telah dimulai dan genderang bertalu-talu, mengapa kulihat engkau masih membenci surga?"
Kemudian Abdullah bin Rawahah maju dengan gagah sampai akhirnya juga gugur.
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,"Zaid dan Ja'far telah diangkat kepadaku di surga di atas ranjang emas. Aku juga melihat ranjang Abdullah, tetapi agak miring dibanding ranjang kedua temannya."
"Mengapa Ya Rasulullah?" tanya para sahabat keheranan.
"Sebab yang dua orang itu terus maju, tapi Abdullah sempat agak ragu walau ia terus maju juga."
Rasulullah Sallallahu Alaihi wa Sallam tahu benar betapa penting dan berbahayanya perang kali ini. Karena itu beliau sengaja memilih 3 panglima perang yang pada waktu malam bertaqorrub mendekatkan diri kepada Allah, sedang pada siang hari menjadi pendekar pejuang agama. Tiga orang ini tidak berkeinginan kembali karena mereka bercita-cita mati syahid dalam perjuangan.

Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....Insya Allah
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
✏ Editor: Ustadzah Ratna
๐ŸŽฌ MATERI 365๐ŸŽฌ
๐ŸŽฏ๐Ÿน๐Ÿน๐Ÿฅ‡๐Ÿฅˆ๐Ÿฅ‰๐Ÿน๐Ÿน๐ŸŽฏ
17/09/18 06.29 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿ†๐ŸŽ–๐Ÿ†๐ŸŽ–๐Ÿ†๐ŸŽ–๐Ÿ†๐ŸŽ–๐Ÿ†
๐Ÿ“šONE DAY ONE SIROH๐Ÿ“š
๐ŸŽฌMATERI 366๐ŸŽฌ
๐Ÿ† *Khalid bin Walid Menjadi Komandan* ๐Ÿ†
Di Madinah kaum muslimin mendapat gambaran jalannya pertempuran dari wahyu yang diturunkan kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. Beliau bersabda, "Zaid mengambil bendera lalu dia gugur. Kemudian Ja'far mengambilnya dan diapun gugur. Selanjutnya Abu Rawahah mengambilnya dan dia pun gugur..."
Air mata menetes menuruni kedua pipi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Setelah itu beliau bersabda lagi, Salah satu dari Pedang Allah mengambil bendera itu dan akhirnya Allah memberikan kemenangan kepada mereka. Siapakah Pedang Allah yang dimaksud Rasulullah Sallallahu Alaihi wa Sallam?
Di Mu'tah, Tsabit bin Akram meraih bendera sambil berseru, "Saudara-saudara kaum muslimin! Mari kita mencalonkan salah seorang dari kita!"
"Engkau sajalah."
"Tidak saya tidak akan mampu."
Kaum muslimin kemudian menunjuk Khalid bin Walid yang baru saja memeluk Islam. Khalid mengubah taktik dengan menimbulkan berbagai pertempuran kecil. Ia mengulur ulur waktu sampai tibanya perang.
Sementara itu Khalid bertempur dengan gagah sampai 9 pedangnya patah dan yang tersisa hanya sebatang pedang lebar model Yaman.
Malam haripun tiba, Khalid bin Walid segera menyusun pasukannya untuk menjalankan strategi baru. Keesokan harinya rencana Khalid itu membuat musuh gentar. Mereka melihat debu bertebangan tanda adanya pergerakan pasukan besar yang datang dari mana-mana di belakang pasukan muslim.
"Mereka mendapat bantuan besar!" seru orang-orang Romawi.
Padahal yang tampak sebagai gerakan pasukan besar itu adalah akibat strategi Khalid yang menarik pasukan depan ke belakang dan menaruh pasukan belakang ke depan pasukan yang berada di belakang itu. Mereka berpencar dan melakukan gerakan seolah-olah datang pasukan besar dari Madinah. Setelah bertempur dengan saling mengintip kekuatan, pelan-pelan Khalid bin Walid menarik mundur pasukannya dengan tetap mempertahankan susunan tempur.
Pasukan Romawipun mengundurkan diri dengan perasaan lega. Kalau 3.000 orang saja sudah sedemikian tangguh, apalagi jika pasukan bantuannya datang, demikian pikir mereka.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....Insya Allah
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
๐ŸŽฌMATERI 366๐ŸŽฌ
๐ŸŽ–๐Ÿฅ‡๐Ÿฅˆ๐Ÿฅ‰๐Ÿ†๐Ÿฅ‰๐Ÿฅˆ๐Ÿฅ‡๐ŸŽ–
17/09/18 06.29 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿ’๐Ÿ†๐Ÿ’๐Ÿ†๐Ÿ’๐Ÿ†๐Ÿ’๐Ÿ†๐Ÿ’
๐Ÿ“š *OneDayOneSiroh*๐Ÿ“š

๐ŸŽฌ MATERI 367๐ŸŽฌ
ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡
Alhamdulillah,  Allah masih memberi nikmat sehat, iman, ihsan, dan Islam pada kita semua. Semoga kita semua selalu dipersatukan Allah hingga jannah-Nya nanti.
Yuk kita lanjutkan perjalanan dakwah  Nabi Muhammad ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… dalam mempertahankan Islam.
ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุตَู„ِّ ุนَู„َู‰ ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَ ุนَู„َู‰ ุขู„ِ ู…ُุญَู…ุฏ
๐Ÿ† *Dampak Pertempuran Mu'tah* ๐Ÿ†
Sementara itu rasa haru memenuhi hati Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam karena gugurnya ketiga panglima muslim.
Mereka pergi ke rumah Ja'far dan melihat istrinya Asma bin Umair sedang membuat adonan roti sementara itu anak-anaknya sudah dimandikan diminyaki dan dibersihkan. Saat itu Asma belum tahu nasib yang menimpa suaminya. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memeluk dan mencium anak-anak Ja'far dengan air mata berlinang.
" Ya Rasulullah demi ayah bundaku," tanya asma gelisah. "Mengapa anda menangis?" Apakah ada hal-hal yang menimpa Ja'far dan kawan-kawannya?"
"Ya hari ini mereka gugur," jawab Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dengan air mata yang semakin deras.
Maka menangislah Asma dengan begitu sedih sehingga para wanita berdatangan menghiburnya.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pulang dan berkata kepada para istrinya, "Keluarga Ja'far jangan dilupakan buatkan makanan untuk mereka. Mereka sekarang dalam kesusahan".
Kemudian ketika dilihatnya putri Zaid bin Haritsah datang, beliau membelainya sampai menangis. Ketika para sahabat bertanya, "Mengapa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menangisi para syuhada yang masuk surga?" Rasulullah menjawab bahwa itu adalah air mata seseorang yang kehilangan sahabatnya.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insya Allah
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
✅ Muhammad salallahu 'alaihi wassallam
✅ ODOS
✅ Siroh  Nabawiyyah
✅ Mari Berkisah
✅ Sahabat Sirah Nabawiyah
✅ Chanel Telegram @sirohmuhammadteladanku
๐ŸŽฌMATERI 367๐ŸŽฌ
๐Ÿ’๐Ÿ†๐Ÿ’๐Ÿ†๐Ÿ’๐Ÿ†๐Ÿ’๐Ÿ†๐Ÿ’
17/09/18 06.56 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿ‡๐Ÿ‡๐Ÿ‡๐Ÿ‡๐Ÿ‡๐Ÿ‡๐Ÿ‡๐Ÿ‡๐Ÿ‡
๐Ÿ“šOneDayOneSiroh๐Ÿ“š
๐ŸŽฌMATERI 368๐ŸŽฌ
ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡
Alhamdulillah,  Allah masih memberi nikmat sehat, iman, ihsan, dan Islam pada kita semua. Semoga kita semua selalu dipersatukan Allah hingga jannah-Nya nanti.
Yuk kita lanjutkan perjalanan dakwah  Nabi Muhammad ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… dalam mempertahankan Islam.
ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุตَู„ِّ ุนَู„َู‰ ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَ ุนَู„َู‰ ุขู„ِ ู…ُุญَู…ุฏ
๐Ÿ† *Dampak Pertempuran Mu'tah* ๐Ÿ†
Di Madinah orang-orang tidak menyetujui penarikan mundur itu. Pasukan Khalidpun dicemooh, "Hai orang-orang pelarian! Kamu lari dari jalan Allah!"
Namun Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Mereka bukan pelarian melainkan orang-orang yang akan tampil kembali, Insyaallah."
Sementara itu pertempuran Mu'tah telah menimbulkan rasa kagum yang luar biasa di kalangan suku-suku Arab kepada kaum muslimin. Selama ini, mereka menganggap siapapun yang berniat memusuhi Romawi sama saja dengan mencari mati.
Namun melihat pasukan kecil muslim mampu bertempur dan bisa mengundurkan diri tanpa kerugian besar membuat mereka yakin bahwa pasukan muslim pasti mendapat pertolongan Allah dan pemimpin mereka benar-benar utusan Allah. Maka berbondong-bondonglah Bani Sulaim, Asyja, Ghafatan, Fazarah, dan lainnya masuk Islam. Padahal sebelumnya mereka sangat keras memusuhi Islam.
# Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam amat prihatin dengan anak-anak Ja'far karena beliau penyayang anak-anak dan sering memberi mereka nasehat.
Diriwayatkan oleh Ibnu Sunni dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam pernah menasehati seorang anak yang sedang berjalan dengan ayahnya, "Ingatlah kamu jangan berjalan di depannya, dan kamu jangan melakukan perbuatan yang dapat membuatnya mengumpatmu karena marah, dan kamu jangan duduk sebelum ia duduk, dan kamu jangan panggil ia dengan namanya.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insya Allah...
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
✅ Muhammad salallahu 'alaihi wassallam
✅ ODOS
✅ Siroh  Nabawiyyah
✅ Mari Berkisah
✅ Sahabat Sirah Nabawiyah
✅ Chanel Telegram @sirohmuhammadteladanku
✏ Editor: Ustadzah Ratna
๐ŸŽฌMATERI 368๐ŸŽฌ
๐Ÿ‡๐Ÿ‡๐Ÿ‡๐Ÿ‡๐Ÿ‡๐Ÿ‡๐Ÿ‡๐Ÿ‡๐Ÿ‡
19/09/18 10.53 - ‪+62 895-3410-34060‬: ⛳⛳⛳⛳⛳⛳⛳⛳⛳
๐Ÿ“š *OneDayOneSiroh*๐Ÿ“š
๐ŸŽฌMATERI 369๐ŸŽฌ
ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡
Alhamdulillah,  Allah masih memberi nikmat sehat, iman, ihsan, dan Islam pada kita semua. Semoga kita semua selalu dipersatukan Allah hingga jannah-Nya nanti.
Yuk kita lanjutkan perjalanan dakwah  Nabi Muhammad ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… dalam mempertahankan Islam.
ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุตَู„ِّ ุนَู„َู‰ ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَ ุนَู„َู‰ ุขู„ِ ู…ُุญَู…ุฏ
๐Ÿ† *Quraisy Melanggar Perjanjian Hudaibiyah* ๐Ÿ†
Mendadak terjadilah peristiwa menggemparkan. Suatu malam, Bani Bakr yang merupakan sekutu orang Quraisy menyerang musuh lamanya, Bani Khuza'ah. Saat itu, Bani Khuza'ah tengah tertidur lelap di pangkalan air milik mereka sendiri yang bernama Al Watir. Setelah perjanjian Hudaybiah, Bani Bakr segera memihak Quraisy, sedangkan Bani Khuza'ah menggabungkan diri dengan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.
Serangan mendadak itu membuat Bani Khuza'ah terdesak dan kewalahan. Dalam pertempuran itu, diam-diam pihak Quraisy harus membantu Bani Bakr. Padahal itu merupakan pelanggaran besar terhadap perjanjian hudaybiyah. Rupanya orang Quraisy sudah tidak takut lagi kepada kaum muslimin. Mereka mengira, kaum muslimin sudah hancur dalam pertempuran Mu'tah.
Bani Khuza'ah lari berlindung di sekitar Ka'bah. Di tempat itu orang-orang Bani Bakr sendiri mengingatkan pemimpin mereka untuk tidak meneruskan perang di tanah suci Kabah,"Wahai Noufal, kita sudah memasuki tanah suci. Ingat Tuhanmu, Tuhan mu!"
Namun Noufal bin Muawiyah Ad Diali, pencetus serbuan ini, menjawab dengan kasar,"Tidak ada Tuhan pada hari ini wahai Bani Bakr! Lampiaskan dendam kalian. Demi Allah, kalau perlu kalian boleh mencuri di tanah suci. Apakah kalian tidak ingin melampiaskan dendam di tanah suci?"
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insya Allah
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
✅ Muhammad salallahu 'alaihi wassallam
✅ ODOS
✅ Siroh  Nabawiyyah
✅ Mari Berkisah
✅ Sahabat Sirah Nabawiyah
✅ Chanel Telegram @sirohmuhammadteladanku
✏ Editor: Ustadzah Ratna
๐ŸŽฌMATERI 369๐ŸŽฌ
⛳⛳⛳⛳⛳⛳⛳⛳⛳
19/09/18 10.53 - ‪+62 895-3410-34060‬: MATERI_MUTE:
⛳⛳⛳⛳⛳⛳⛳⛳⛳
๐Ÿ“š OneDayOneSiroh๐Ÿ“š
๐ŸŽฌMateri 370๐ŸŽฌ
ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡
Alhamdulillah,  Allah masih memberi nikmat sehat, iman, ihsan, dan Islam pada kita semua. Semoga kita semua selalu dipersatukan Allah hingga jannah-Nya nanti.
Yuk kita lanjutkan perjalanan dakwah  Nabi Muhammad ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… dalam mempertahankan Islam.
ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุตَู„ِّ ุนَู„َู‰ ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَ ุนَู„َู‰ ุขู„ِ ู…ُุญَู…ุฏ
๐Ÿ† *Quraisy Melanggar Perjanjian Hudaibiyah* ๐Ÿ†
Akhirnya Bani khuza'ah baru benar-benar bisa menyelamatkan diri dari pembantaian setelah mereka mundur dan meminta perlindungan di rumah keluarga Budail Bin Warqa Al khuza'i. Setelah itu tanpa menunggu lebih lama lagi, Amr bin Salim Al khuza'i cepat-cepat pergi ke Madinah menemui Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.
Ia bertemu dengan Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan beberapa sahabat di dalam masjid. Di tempat itu ia membacakan syair.
" Ya Robbi, aku mengingatkan Muhammad dan menyuruh persahabatan ayah kami dan ayahnya pada masa lalu......
Quraisy telah menghianatimu dalam perjanjian.....
Mereka mendesak hingga ke Ka'bah dan membunuh kami saat sedang ruku dan sujud kepada Ilahi."
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Engkau pasti akan dibela wahai Amir bin Salim." "Saat itu muncul awan mendung di langit, beliau bersabda, "Mendung ini akan memudahkan pertolongan bagi Bani Kaab (sebutan lain untuk bani Khuza'ah)"
Dalam Al Quran surat Al Anfal ayat 55-56, Allah berfirman, "Sesungguhnya makhluk bergerak yang bernyawa yang paling buruk dalam pandangan Allah ialah orang kafir karena mereka tidak beriman. (yaitu) orang-orang yang terikat perjanjian dengan kamu. Kemudian setiap kali berjanji, mereka menghianati janjinya, sedang mereka tidak takut (kepada Allah)."
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....

✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
✅ Muhammad salallahu 'alaihi wassallam
✅ ODOS
✅ Siroh  Nabawiyyah
✅ Mari Berkisah
✅ Sahabat Sirah Nabawiyah
✅ Chanel Telegram @sirohmuhammadteladanku
✍ Editor : Ustadzah Ratna
๐ŸŽฌMATERI 370๐ŸŽฌ
20/09/18 17.19 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿ“š *OneDayOneSiroh๐Ÿ“š
๐ŸŽฌMATERI 371๐ŸŽฌ
ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡
Alhamdulillah,  Allah masih memberi nikmat sehat, iman, ihsan, dan Islam pada kita semua. Semoga kita semua selalu dipersatukan Allah hingga jannah-Nya nanti.
Yuk kita lanjutkan perjalanan dakwah  Nabi Muhammad ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… dalam mempertahankan Islam.
ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุตَู„ِّ ุนَู„َู‰ ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَ ุนَู„َู‰ ุขู„ِ ู…ُุญَู…ุฏ
๐Ÿ† *Quraisy Mengutus Abu Sufyan* ๐Ÿ†
Sahabat sirohku, tindakan para pemuda Quraisy membantu Bani Bakr sangat disesali oleh pemimpin mereka. Karena itu, mereka mengutus Abu Sufyan sendiri pergi ke Madinah untuk menguatkan kembali perjanjian dan memperpanjang waktunya. Sampai di tujuan, Abu Sufyan tidak langsung menemui Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam, tetapi menemui putrinya, ummu Habibah, yang sudah menjadi isteri Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasalam.
Di rumah ummu Habibah, Abu Sufyan masuk dan ingin duduk di tikar tempat biasa Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam duduk. Ummu Habibah segera melipat tikar itu sebelum diduduki ayahnya.
"Hai putriku, apakah engkau lebih sayang pada tikar itu dari pada aku?"keluh abu Sufyan.
"Ini tikar Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasalam, padahal ayah adalah orang musyrik yang kotor. Saya tidak ingin ayah duduk di atasnya."
"Demi Allah, rupanya ada yang tidak beres denganmu setelah berpisah denganku."
Setelah itu, Abu Sufyan langsung menemui Rasulullah shalallahu Alaihi Wasallam. Ia bicara panjang lebar membujuk Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasalam agar memperpanjang perjanjian. Namun Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam sama sekali tidak menanggapinya. Abu Sufyan belum putus asa, ia pergi ke Abu Bakar dan meminta agar Abu Bakar membujuk Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasalam. Namun Abu Bakar berkata, "Aku tidak sudi melakukannya."
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....Insya Allah
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
✅ Muhammad salallahu 'alaihi wassallam
✅ ODOS
✅ Siroh  Nabawiyyah
✅ Mari Berkisah
✅ Sahabat Sirah Nabawiyah
✅ Chanel Telegram @sirohmuhammadteladanku
✏Editor: Ustadzah Ratna
๐ŸŽฌMATERI 371๐ŸŽฌ
24/09/18 07.48 - ‎‪+62 858-1222-7619‬ diganti menjadi +62 814-5610-0434
24/09/18 08.45 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒธ๐ŸŒบ๐ŸŒธ๐ŸŒบ๐ŸŒธ๐ŸŒบ๐ŸŒธ๐ŸŒบ
๐Ÿ“š *OneDayOneSiroh*
๐ŸŽฌMATERI 373๐ŸŽฌ
ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡
Alhamdulillah,  Allah masih memberi nikmat sehat, iman, ihsan, dan Islam pada kita semua. Semoga kita semua selalu dipersatukan Allah hingga jannah-Nya nanti.
Yuk kita lanjutkan perjalanan dakwah  Nabi Muhammad ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… dalam mempertahankan Islam.
ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุตَู„ِّ ุนَู„َู‰ ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَ ุนَู„َู‰ ุขู„ِ ู…ُุญَู…ุฏ
๐Ÿ† *Surat Hathib bin Abi Balta'ah* ๐Ÿ†
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan semua orang untuk mengadakan persiapan. Beliau memberi tahu bahwa sasaran mereka kali ini adalah Mekah. Beliaupun berdoa, "Ya Allah buatlah Quraisy tidak melihat dan tidak mendengar kabar ini, hingga aku tiba di sana secara tiba-tiba."
Namun seorang sahabat yang bernama Hathib bin Abi Balta'ah menulis surat kepada Quraisy tentang rencana ini. Surat itu dibawa oleh Sarah, salah seorang budak wanita yang diberi uang oleh Hathib. Setelah menyembunyikan surat dalam gulungan rambutnya wanita itu pun berangkat.
Kemudian Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam diberi wahyu tentang hal tersebut sehingga beliau cepat menyuruh Ali Bin Abi Thalib dan Al Miqdad menyusul pembawa surat itu. Keduanyapun memacu kudanya kencang-kencang. Mereka berhasil menyusul Sarah dan berkata, "Serahkan surat yang kau bawa!"
"Aku tidak membawa sepucuk surat pun."
Ali dan Al Miqdad meggeledah hewan tunggangan dan barang bawaan wanita itu dengan teliti. Ketika tidak juga menemukan apa yang dicari, Ali Bin Abi Thalib berkata, "Aku bersumpah bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak pernah berbohong, jika engkau tidak menyerahkan surat itu, kami benar-benar akan memeriksa dirimu!"
Mengetahui kesungguhan Ali, wanita itupun menyerahkan suratnya. Setelah surat itu sampai di tangannya, Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam memanggil Hathib, "Apa ini wahai Hathib?"
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.... Insyaallah
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
✅ Muhammad salallahu 'alaihi wassallam
✅ ODOS
✅ Siroh  Nabawiyyah
✅ Mari Berkisah
✅ Sahabat Sirah Nabawiyah
✅ Chanel Telegram @sirohmuhammadteladanku
✏Editor: Ustadzah Ratna
๐ŸŽฌMATERI 373๐ŸŽฌ
๐ŸŒธ๐ŸŒบ๐ŸŒธ๐ŸŒบ๐ŸŒธ๐ŸŒบ๐ŸŒธ
24/09/18 08.45 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒน๐ŸŒท๐ŸŒน๐ŸŒท๐ŸŒน๐ŸŒท๐ŸŒน
๐Ÿ“šOneDayOneSiroh๐Ÿ“š
๐ŸŽฌMATERI 372๐ŸŽฌ
ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡
Alhamdulillah,  Allah masih memberi nikmat sehat, iman, ihsan, dan Islam pada kita semua. Semoga kita semua selalu dipersatukan Allah hingga jannah-Nya nanti.
Yuk kita lanjutkan perjalanan dakwah  Nabi Muhammad ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… dalam mempertahankan Islam.
ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุตَู„ِّ ุนَู„َู‰ ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَ ุนَู„َู‰ ุขู„ِ ู…ُุญَู…ุฏ
๐Ÿ†Quraisy Mengutus Abu Sufyan๐Ÿ†
Kemudian giliran Umar bin Khattab yang diminta Abu Sufyan agar mau membujuk Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam. Umar menjawab, "Layakkah aku meminta pertolongan bagi kalian kepada Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam? Demi Allah, walau hanya pasir yang ada di tanganku, tentu pasir itu akan kupergunakan untuk melawan kalian!"
Untuk terakhir kalinya, Abu Sufyan mencoba meminta tolong kepada Ali bin Abi Thalib yang saat itu sedang bermain dengan Hasan dan Husain bersama Fathimah Az Zahra istrinya. Namun, dengan lembut Ali menjawab," Jika Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam sudah mengambil keputusan, tidak seorangpun dari kami yang bisa menarik keputusan beliau."
Gelaplah rasanya dunia ini bagi Abu Sufyan. Ia telah mengemis- ngemis kepada orang-orang yang dulu pernah disiksanya sampai akhirnya terusir dari Mekah. Ia kembali pulang dengan membawa kabar buruk itu bagi kawan-kawannya.
Setelah masuk Islam, Abu Sufyan seolah mengisi hari harinya untuk menebus kesalahan masa lalu. Ketika akan meninggal ia menatap keluarganya yang sedang menangis mengelilingi tempat tidurnya. "Janganlah daku ditangisi," katanya, "karena, semenjak masuk Islam tidak sedikitpun daku berlumur dosa."

Kita lanjutkan besok ya kisahnya......Ins yaa Allah
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
✅ Muhammad salallahu 'alaihi wassallam
✅ ODOS
✅ Siroh  Nabawiyyah
✅ Mari Berkisah
✅ Sahabat Sirah Nabawiyah
✅ Chanel Telegram @sirohmuhammadteladanku
✏Editor: Ustadzah Ratna
๐ŸŽฌ MATERI 372๐ŸŽฌ
๐ŸŒท๐ŸŒน๐ŸŒท๐ŸŒน๐ŸŒท๐ŸŒน๐ŸŒท
25/09/18 07.43 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿ€๐Ÿ๐ŸŒฟ๐Ÿ‚☘๐Ÿ๐Ÿƒ๐Ÿ€
๐Ÿ“š *OneDayOneSiroh*๐Ÿ“š
๐ŸŽฌMATERI 374๐ŸŽฌ
ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡
Alhamdulillah,  Allah masih memberi nikmat sehat, iman, ihsan, dan Islam pada kita semua. Semoga kita semua selalu dipersatukan Allah hingga jannah-Nya nanti.
Yuk kita lanjutkan perjalanan dakwah  Nabi Muhammad ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… dalam mempertahankan Islam.
ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุตَู„ِّ ุนَู„َู‰ ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَ ุนَู„َู‰ ุขู„ِ ู…ُุญَู…ุฏ
๐Ÿ•‹ *Surat Hathib bin Abi Balta'ah*๐Ÿ•‹
"Rasulullah," jawab Hathib, demi Allah, saya tetap beriman kepada Allah dan Rasulullah. Sedikitpun tidak ada perubahan pada diri saya. Namun, saya mempunyai seorang anak dan keluarga di tengah-tengah Quraisy. ltu sebabnya saya hendak memberitahu mereka."
Umar bin Khatab maju dan berkata, "Rasullulah, serahkan kepada saya, akan saya penggal lehernya. Orang ini bermuka dua."
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Wahai Umar, sesungguhnya ia pernah ikut dalam Perang Badar. Apakah kau tahu kalau Allah meninggikan martabat orang yang turut dalam Perang Badar, lalu Allah menitahkan, "Berbuat sekehendak kalian, kalian kuampuni.....?"
Umarpun menangis sambil berkata, "Allah dan RasulNya lebih tahu."
Saat berhadapan dengan musuh, kemampuan menyimpan rahasia menjadi sangat penting. Abu Hurairah melaporkan bahwa Rasulullah Shallalahu Alaihi Wasallam pernah bersabda, "Manusia lebih banyak tergelincir karena mulutnya daripada karena kakinya."
Kerahasiaan dalam gerakan ke Mekkah ini diperlukan agar pasukan muslimin mampu memberikan kejutan, sehingga Mekkah bisa takluk tanpa pertumpahan darah.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insyaallah
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
✅ Muhammad salallahu 'alaihi wassallam
✅ ODOS
✅ Siroh  Nabawiyyah
✅ Mari Berkisah
✅ Sahabat Sirah Nabawiyah
✅ Chanel Telegram @sirohmuhammadteladanku
✏Editor: Ustadzah Ratna
๐ŸŽฌMATERI 374๐ŸŽฌ
๐ŸŒฟ๐Ÿ☘๐Ÿ‚๐Ÿ€๐Ÿƒ๐ŸŒฟ๐Ÿ€
27/09/18 04.19 - ‎Haris Sg keluar
30/09/18 19.10 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿ⛱๐Ÿœ⛺๐Ÿ•๐Ÿ›ค๐Ÿ—ป๐Ÿ”๐Ÿ–
๐Ÿ“š *OneDayOneSiroh*๐Ÿ“š
๐ŸŽฌMATERI 375๐ŸŽฌ
ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡
Alhamdulillah,  Allah masih memberi nikmat sehat, iman, ihsan, dan Islam pada kita semua. Semoga kita semua selalu dipersatukan Allah hingga jannah-Nya nanti.
Yuk kita lanjutkan perjalanan dakwah  Nabi Muhammad ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… dalam mempertahankan Islam.
ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุตَู„ِّ ุนَู„َู‰ ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَ ุนَู„َู‰ ุขู„ِ ู…ُุญَู…ุฏ
๐Ÿ† *Pasukan Muslim Berangkat* ๐Ÿ†
Akhirnya berangkatlah pasukan muslim. Saat itu adalah tahun ke-8 Hijriyah. Di tengah perjalanan, suku demi suku datang bergabung. Karena itu ketika tiba di Marr Az Zhahran, jumlah mereka mencapai 10.000 orang! Jumlah yang belum pernah disaksikan dalam sejarah Madinah.
Pihak Quraisy yang sampai saat itu belum tahu adanya bahaya akhirnya mulai curiga. Mereka mengutus Abu Sufyan untuk mengetahui apa yang terjadi. Suatu malam ketika sedang mengintai Abu Sufyan dipergoki Abbas paman Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Abbas membawa Abu Sufyan ke perkemahan kaum muslimin. Keesokan harinya Ia diterima Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam di dalam Tenda beliau.
"Kasihan engkau Abu Sufyan," sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. "Bukankah sudah saatnya bagimu mengetahui bahwa tiada Tuhan selain Allah?"
"Demi ayah dan ibuku," jawab Abu Sufyan. "Engkau Sungguh orang yang murah hati, mulia dan menjaga hubungan kekeluargaan. Aku memang sudah menduga bahwa tiada Tuhan selain Allah itu sudah mencukupi segalanya."
"Kasihan engkau wahai Abu Sufyan," demikian sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam lagi. Bukankah Tiba Waktunya engkau harus mengetahui bahwa aku Rasulullah?"
"Demi Ayah Ibuku engkau sungguh bijaksana, pemurah dan suka menjaga hubungan kekeluargaan, namun untuk mengakui engkau adalah utusan Allah masih ada ganjalan di hatiku.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insya Allah
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
✅ Muhammad salallahu 'alaihi wassallam
✅ ODOS
✅ Siroh  Nabawiyyah
✅ Mari Berkisah
✅ Sahabat Sirah Nabawiyah
✅ Chanel Telegram @sirohmuhammadteladanku
✏Editor: Ustadzah Ratna
๐ŸŽฌ MATERI 375๐ŸŽฌ
⛺๐Ÿ”⛵๐Ÿ›ถ๐Ÿšข⛴๐Ÿ›ณ๐Ÿœ⛺
30/09/18 19.10 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿซ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿซ๐ŸŒด
๐Ÿ“š *OneDayOneSiroh*
๐ŸŽฌMATERI 376๐ŸŽฌ
ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡
Alhamdulillah,  Allah masih memberi nikmat sehat, iman, ihsan, dan Islam pada kita semua. Semoga kita semua selalu dipersatukan Allah hingga jannah-Nya nanti.
Yuk kita lanjutkan perjalanan dakwah  Nabi Muhammad ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… dalam mempertahankan Islam.
ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุตَู„ِّ ุนَู„َู‰ ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَ ุนَู„َู‰ ุขู„ِ ู…ُุญَู…ุฏ
๐Ÿ† *Pasukan Muslim Berangkat* ๐Ÿ†
Akhirnya, Abbas pun turun bicara, "Celaka engkau Abu Sufyan bersaksilah bahwa tiada ilah selain Allah dan Muhammad adalah Rasulullah sebelum beliau menghukum mati engkau karena permusuhan keras yang telah engkau lancarkan pada Islam!"
Abu Sufyan pun memeluk Islam. Kemudian Abbas berbisik, "Wahai Rasulullah Abu Sufyan adalah orang yang suka membanggakan diri, maka berilah dia sedikit kebanggaan."
" Baiklah," sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, "Barangsiapa yang berlindung di rumah Abu Sufyan, dirinya akan aman. Barangsiapa yang memasuki Masjidil Haram, juga akan aman."
Setelah itu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam meminta Abbas memperlihatkan keagungan pasukan muslim.
Dari atas bukit, Abbas dan Abu Sufyan melihat pasukan lewat barisan demi barisan. Begitu melihat bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dikelilingi pasukan Muhajirin dan Anshar, Abu Sufyan berkata,"Tidak seorangpun sanggup menghadapi mereka Abbas, kerajaan keponakanmu akan menjadi besar!"
"Wahai Abu Sufyan, ini bukan kerajaan melainkan kenabian,"
"Kalau begitu akan lebih bagus lagi."
Untuk mengelabui musuh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengirim patroli kecil di bawah pimpinan Abu Qatadah ke arah Batan ldam 30 mil dari Madinah ke arah Syria. Tujuan ekspedisi ini untuk memberi kesan kepada orang Quraisy bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam akan mengadakan serangan ke sana, bukan ke Mekah.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insyaallah
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
✅ Muhammad salallahu 'alaihi wassallam
✅ ODOS
✅ Siroh  Nabawiyyah
✅ Mari Berkisah
✅ Sahabat Sirah Nabawiyah
✅ Chanel Telegram @sirohmuhammadteladanku
✏ Editor: Ustadzah Ratna
๐ŸŽฌMATERI 376๐ŸŽฌ
๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿซ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿซ๐ŸŒด
30/09/18 19.10 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด
๐Ÿ“š *OneDayOneSiroh*
๐ŸŽฌMATERI 377๐ŸŒน
ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡
Alhamdulillah,  Allah masih memberi nikmat sehat, iman, ihsan, dan Islam pada kita semua. Semoga kita semua selalu dipersatukan Allah hingga jannah-Nya nanti.
Yuk kita lanjutkan perjalanan dakwah  Nabi Muhammad ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… dalam mempertahankan Islam.
ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุตَู„ِّ ุนَู„َู‰ ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَ ุนَู„َู‰ ุขู„ِ ู…ُุญَู…ุฏ
๐Ÿ•‹ *Fathu Mekkah* ๐Ÿ•‹
Setelah pasukan Islam lewat, Abbas berkata kepada Abu Sufyan, "Selamatkanlah kaummu." Maka cepat-cepat Abu Sufyan juga memacu tunggangannya memasuki Mekah sambil berseru, "Wahai orang-orang Quraisy, Muhammad telah datang membawa pasukan yang tidak mungkin dapat kalian lawan.Barang siapa yang masuk rumahku, akan selamat! Barangsiapa yang menutup pintu rumahnya, akan selamat! Barang siapa yang memasuki Masjidil Haram, juga selamat!"
Namun tidak semuanya menuruti Abu Sofyan, lkrimah Bin Abu Jahal memimpin sepasukan Quraisy untuk melawan.
Saat itu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sudah membagi pasukannya untuk memasuki Mekah dari 3 jurusan. Sayap kanan dipimpin oleh Khalid bin Walid, sayap kiri dipimpin Zubair bin Awwam, sedangkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memimpin pasukan dari dataran tinggi Kida.

Sa'ad bin Ubadah berseru, "Hari ini adalah hari pembantaian. Hari ini diperbolehkan melakukan segala hal yang dilarang di Kabah."
Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam berulang-ulang membaca surat al-Fath dengan suara sangat merdu. Beliau tidak memasuki Mekah seperti seorang penakluk namun jutru menundukkan kepala tanda syukur kepada Allah.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya... Insyaallah
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
✅ Muhammad salallahu 'alaihi wassallam
✅ ODOS
✅ Siroh  Nabawiyyah
✅ Mari Berkisah
✅ Sahabat Sirah Nabawiyah
✅ Chanel Telegram @sirohmuhammadteladanku
✏Editor: Ustadzah Ratna
๐ŸŽฌMATERI 377๐ŸŽฌ
๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด๐Ÿช๐ŸŒด
01/10/18 07.26 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿ†๐Ÿ†๐Ÿ†๐Ÿ†๐Ÿ†๐Ÿ†๐Ÿ†๐Ÿ†
๐Ÿ“šOneDayOneSiroh*
๐ŸŽฌMATERI 378๐ŸŽฌ
ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡
Alhamdulillah,  Allah masih memberi nikmat sehat, iman, ihsan, dan Islam pada kita semua. Semoga kita semua selalu dipersatukan Allah hingga jannah-Nya nanti.
Yuk kita lanjutkan perjalanan dakwah  Nabi Muhammad ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… dalam mempertahankan Islam.
ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุตَู„ِّ ุนَู„َู‰ ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَ ุนَู„َู‰ ุขู„ِ ู…ُุญَู…ุฏ
๐Ÿ•‹ *Fathu Mekkah* ๐Ÿ•‹
Karena itu, beliau menunjukkan wajah tidak suka ketika dilihatnya pasukan Khalid bin Walid bertempur karena diserang oleh pasukan ikrimah. Namun akhirnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Ketentuan Allah selalu lebih baik."
Pasukan Quraisy terkalahkan dan lkrimah melarikan diri. Tiba di depan Ka'bah, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menghampiri Hajar Aswad, menciumnya dan bertawaf keliling Ka'bah. Beliau menunjuk dengan busur ke arah 360 buah berhala di sekeliling rumah Suci sambil membacakan ayat Alquran,
"Dan Katakanlah yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap. Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap." )Quran Surat Al Isra ayat 81).
Maka berhala-berhala itupun dirobohkan. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam masuk ke dalam Ka'bah dan bertakbir di keempat sudutnya. Beliau melihat di dalam Ka'bah ada gambar nabi Ibrahim Alaihisallam dan Nabi Ismail Alaihissalam sedang bermain undian anak panah. Beliau mengutuk orang yang membuat gambar itu.
Setelah itu Bilal naik ke atas Ka'bah dan beradzan karena waktu sholat Dhuhur telah tiba.
Sebelumnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam hanya mempunyai 3.000 tentara dalam Perang Khandaq menghadapi 10.000 pasukan Quraisy dan sekutunya. Kini mendadak beliau muncul di depan Mekah dengan 10.000 prajurit. Quraisy begitu terkejut dan ketakutan sehingga tidak mampu memberi perlawanan kecuali menyerah.
Kita lanjutkan besok ya.... Insyaallah
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
✅ Muhammad salallahu 'alaihi wassallam
✅ ODOS
✅ Siroh  Nabawiyyah
✅ Mari Berkisah
✅ Sahabat Sirah Nabawiyah
✅ Chanel Telegram @sirohmuhammadteladanku
✏Editor: Ustadzah Ratna
๐ŸŽฌMATERI 378๐ŸŽฌ
๐Ÿ†๐Ÿ†๐Ÿ†๐Ÿ†๐Ÿ†๐Ÿ†๐Ÿ†๐Ÿ†
01/10/18 07.26 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒบ๐ŸŒธ๐ŸŒบ๐ŸŒธ๐ŸŒบ๐ŸŒธ๐ŸŒบ๐ŸŒธ๐ŸŒบ
๐Ÿ“š *OneDayOneSiroh*
๐ŸŽฌMATERI 379๐ŸŽฌ
ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡
Alhamdulillah,  Allah masih memberi nikmat sehat, iman, ihsan, dan Islam pada kita semua. Semoga kita semua selalu dipersatukan Allah hingga jannah-Nya nanti.
Yuk kita lanjutkan perjalanan dakwah  Nabi Muhammad ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… dalam mempertahankan Islam.
ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุตَู„ِّ ุนَู„َู‰ ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَ ุนَู„َู‰ ุขู„ِ ู…ُุญَู…ุฏ
๐Ÿ† *Quraisy Masuk Islam Berbondong-bondong* ๐Ÿ†
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kemudian mengucapkan khotbah di hadapan orang-orang Mekah. "Tiada ilah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya. Dialah Allah yang telah menepati janjiNya memenangkan hambanya Muhammad dan mengalahkan musuh-musuhNya dengan diriNya sendiri."
Sesungguhnya segala macam balas dendam, harta, dan darah semuanya berada di bawah kakiku ini, kecuali penjaga Ka'bah dan pemberi air minum kepada jamaah haji.
Wahai kaum Quraisy, sesungguhnya Allah telah mencabut dari kalian kesombongan jahiliyah dan mengagungkan keturunan. Semua orang berasal dari Adam dan Adam berasal dari tanah.
"Wahai kaum Quraisy menurut pendapat kalian, tindakan apakah yang hendak ku ambil terhadap kalian?"
Orang-orang Quraisy menjawab, "Tentu yang baik-baik, wahai saudara yang mulia dan putra saudara yang mulia."
Beliaupun bersabda, "Pergilah kalian semua! Kalian semua bebas!"
Setelah itu berbondong-bondonglah penduduk Mekah masuk Islam. Kemudian Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam membaiat kaum laki-laki Quraisy untuk senantiasa taat kepada Allah dan Rasulullah. Setelah itu giliran kaum wanita di antara mereka. Di antara mereka, hadir Hindun bin Uthbah, istri Abu Sufyan. Ia menyamar karena dulu telah bertindak kejam terhadap Hamzah pada perang uhud.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insyaallah
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
✅ Muhammad salallahu 'alaihi wassallam
✅ ODOS
✅ Siroh  Nabawiyyah
✅ Mari Berkisah
✅ Sahabat Sirah Nabawiyah
✅ Chanel Telegram @sirohmuhammadteladanku
✏ Editor: Ustadzah Ratna
๐ŸŽฌMATERI 379๐ŸŽฌ
๐ŸŒธ๐ŸŒบ๐ŸŒธ๐ŸŒบ๐ŸŒธ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒธ๐ŸŒบ
01/10/18 21.44 - ‎‪+62 858-1340-6676‬ keluar
04/10/18 14.00 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
๐Ÿ“š *OneDayOneSiroh*
๐ŸŽฌMATERI 380๐ŸŽฌ
ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡
Alhamdulillah,  Allah masih memberi nikmat sehat, iman, ihsan, dan Islam pada kita semua. Semoga kita semua selalu dipersatukan Allah hingga jannah-Nya nanti.
Yuk kita lanjutkan perjalanan dakwah  Nabi Muhammad ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… dalam mempertahankan Islam.
ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุตَู„ِّ ุนَู„َู‰ ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَ ุนَู„َู‰ ุขู„ِ ู…ُุญَู…ุฏ
๐Ÿ† *Quraisy Masuk Islam Berbondong-bondong* ๐Ÿ†
Tanpa memegang tangan para wanita itu, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam membaiat mereka agar tidak menyekutukan Allah, tidak mencuri, tidak berzina, tidak membunuh anak-anak, dan tidak berbohong.
Di tengah-tengah Baiat itu, Hindun menyela, "Demi Allah aku terlalu sering mengambil uang Abu Sufyan, aku tidak tahu apakah hal itu di halalkan atau tidak?"
Abu Sufyan yang saat itu hadir berkata, "Aku halalkan semua hartaku yang pernah kau ambil."
" Apakah engkau Hindun binti Utbah?" tanya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.
"Ya aku adalah Hindun binti Utbah."jawab Hindun.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menoleh kepada Abu Sufyan, "Maafkan ia atas perbuatannya yang lalu, semoga Allah memaafkanmu."
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam adalah seorang pemaaf, tidak akan pernah ada dalam sejarah seseorang yang mampu memberi maaf seperti yang dilakukan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kepada orang-orang Quraisy. Padahal orang-orang Quraisy inilah yang dulu membunuh para pengikut Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, menghina, mencaci, melukai, memboikot, mengusir, dan memerangi Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam, tetapi ketika justru Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mempunyai kekuatan untuk membalas, beliau bersabda, "Kamu semua bebas..."
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insyaallah
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
✅ Muhammad salallahu 'alaihi wassallam
✅ ODOS
✅ Siroh  Nabawiyyah
✅ Mari Berkisah
✅ Sahabat Sirah Nabawiyah
✅ Chanel Telegram @sirohmuhammadteladanku
✏Editor: Ustadzah Ratna
๐ŸŽฌMATERI 380๐ŸŽฌ
๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
04/10/18 14.00 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
๐Ÿ“š *OneDayOneSiroh*
๐ŸŽฌMATERI 381๐ŸŽฌ
ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡
Alhamdulillah,  Allah masih memberi nikmat sehat, iman, ihsan, dan Islam pada kita semua. Semoga kita semua selalu dipersatukan Allah hingga jannah-Nya nanti.
Yuk kita lanjutkan perjalanan dakwah  Nabi Muhammad ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… dalam mempertahankan Islam.
ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุตَู„ِّ ุนَู„َู‰ ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَ ุนَู„َู‰ ุขู„ِ ู…ُุญَู…ุฏ
๐Ÿ•‹*Fadhalah*๐Ÿ•‹
Hari ketika Makkah ditaklukkan Allah melalui tentara Islam dikenal dalam sejarah dengan nama Fathu Mekkah. Pada hari itu amarah dan kebencian meledak di hati Fadhalah bin Umair. Ia tidak menerima Mekah takluk begitu saja. Diam-diam, ia pergi mencari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam. Ketika dilihatnya beliau sedang berthawaf, Fadhalah segera mengikuti dari belakang. Di balik bajunya tersembunyi sebilah pisau mengkilat siap dihunus dan dihunjamkan. Fadhalah semakin dekat semakin dekat kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Tangan Fadhalah masuk ke balik bajunya untuk mencabut pisau. Pikirannya dipenuhi hasrat membara untuk membunuh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.
Tetapi tepat saat itu juga, Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam langsung menoleh kepadanya dan menegur, "Apakah ini Fadhalah?"
Agak terkejut, Fadhalah menjawab, "Ya, Saya Fadhalah, wahai Rasulullah."
"Apa yang kamu pikirkan?" tanya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.
"Tidak memikirkan apa-apa. Aku hanya memikirkan Allah."
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insyaallah
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
✅ Muhammad salallahu 'alaihi wassallam
✅ ODOS
✅ Siroh  Nabawiyyah
✅ Mari Berkisah
✅ Sahabat Sirah Nabawiyah
✅ Chanel Telegram @sirohmuhammadteladanku
Editor: Ustadzah Ratna
๐ŸŽฌMATERI 381๐ŸŽฌ
๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ’
05/10/18 08.11 - ‎‪+62 896-5710-3477‬ keluar
07/10/18 16.15 - ‎‪+62 856-4552-7024‬ diganti menjadi +62 888-5307-728
08/10/18 12.50 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐ŸŒบ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐ŸŒธ
๐Ÿ“š *OneDayOneSiroh*
๐ŸŽฌMATERI 382๐ŸŽฌ
ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡
Alhamdulillah,  Allah masih memberi nikmat sehat, iman, ihsan, dan Islam pada kita semua. Semoga kita semua selalu dipersatukan Allah hingga jannah-Nya nanti.
Yuk kita lanjutkan perjalanan dakwah  Nabi Muhammad ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… dalam mempertahankan Islam.
ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุตَู„ِّ ุนَู„َู‰ ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَ ุนَู„َู‰ ุขู„ِ ู…ُุญَู…ุฏ
๐Ÿ•‹ *Fadhalah*๐Ÿ•‹
Rasulullah Shalallahu Wassalam tersenyum. Beliau meletakkan tangannya yang sejuk di atas dada Fadhalah sambil bersabda, "Mohon ampun kepada Allah.... "
Perlahan-lahan hati Fadhalah menjadi tenang. Ia kemudian berkata, "Begitu beliau melepaskan tangannya dari dadaku, aku merasa tidak seorangpun yang lebih aku cintai daripada beliau."
Dalam perjalanan pulang ke rumahnya, Fadhalah dipanggil seorang wanita cantik. Wanita itu dulu pernah disukai oleh Fadhalah. Wanita itu ingin mengajak Fadhalah bicara, namun Fadhalah berkata, "Tidak, Allah dan Islam telah melarangku bicara bebas dengan wanita yang belum halal bagiku. Aku baru saja melihat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menghancurkan semua berhala. Agama Allah itu sangat jelas dan nyata, sedangkan kemusyrikan adalah kegelapan.
Sejak hari itu, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam melarang orang berperang di tanah suci Mekah. Beliau bersabda, "Sesungguhnya Mekkah telah diharamkan oleh Allah, bukan oleh manusia. Tidak boleh bagi seseorang yang beriman kepada Allah dan hari akhir menumpahkan darah dan mencabut pohon di Mekah.
Fadhalah bisa merasakan kasih sayang Rasulullah Shallallahu alaihi Wasallam yang begitu besar. Kasih sayang betul-betul membanjiri hati beliau yang amat lapang itu. Karena itu, tampak pada mulut beliau berupa keramahan, pada mata beliau berupa air mata, dan pada tangan beliau berupa kedermawanan. Kasih sayang adalah sifat Rasulullah Shallallahu Wassalam yang paling menonjol dan tak seorang pahlawanpun berhasil menyamainya.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insyaalllah
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
✅ Muhammad salallahu 'alaihi wassallam
✅ ODOS
✅ Siroh  Nabawiyyah
✅ Mari Berkisah
✅ Sahabat Sirah Nabawiyah
✅ Chanel Telegram @sirohmuhammadteladanku
✏Editor: Ustadzah Ratna
๐ŸŽฌMATERI 382๐ŸŽฌ
๐ŸŒธ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐ŸŒบ
08/10/18 12.50 - ‪+62 895-3410-34060‬: ๐Ÿ•‹๐Ÿ•Œ๐Ÿ•‹๐Ÿ•Œ๐Ÿ•‹๐Ÿ•Œ๐Ÿ•‹๐Ÿ•Œ๐Ÿ•‹
๐Ÿ“š *OneDayOneSiroh*
๐ŸŽฌMATERI 383๐ŸŽฌ
ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡
Alhamdulillah,  Allah masih memberi nikmat sehat, iman, ihsan, dan Islam pada kita semua. Semoga kita semua selalu dipersatukan Allah hingga jannah-Nya nanti.
Yuk kita lanjutkan perjalanan dakwah  Nabi Muhammad ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… dalam mempertahankan Islam.
ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุตَู„ِّ ุนَู„َู‰ ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَ ุนَู„َู‰ ุขู„ِ ู…ُุญَู…ุฏ
๐Ÿ•‹ *Shalat Kemenangan*๐Ÿ•‹
Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bertamu ke rumah sepupunya Ummu Hani binti Abu Thalib. Beliau mandi dan sholat kemenangan sebanyak 8 rokaat. Saat itu, dua orang musyrik cepat-cepat meminta perlindungan kepada Ummu Hani. Ali bin Abu Tholib berkeras ingin membunuh dua orang itu. Namun Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Kami melindungi siapapun yang engkau lindungi, wahai Ummu Hani."
Setelah itu beberapa penjahat besar yang paling keras memusuhi Islam diadili. Sebagian diampuni dan sebagian dihukum mati. Istri Ikrimah bin Abu Jahal menghadap Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan meminta agar suaminya diampuni. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengabulkannya. Istri Ikrimahpun menjemput suaminya yang lari ke Yaman. Ikrimah kembali ke Mekah dan masuk Islam.
Miqyas bin Subabah dihukum mati. Miqyas pernah masuk Islam, namun ia kemudian membunuh seorang Anshor dan kembali murtad setelah bergabung dengan orang-orang musyrik.
Al Haris bin Nufail dihukum mati karena ia dulu sering kali menyiksa dan mengganggu Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam.
Habbar bin Al Aswad diampuni. Ia dulu yang mengguncang sekedup unta Zainab, putri Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Zainab yang saat itu sedang hamil, jatuh dan keguguran. Setelah masuk Islam, Habbar menjadi seorang muslim yang taat.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insyaalah
✅kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah "Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry"
✅ Muhammad salallahu 'alaihi wassallam
✅ ODOS
✅ Siroh  Nabawiyyah
✅ Mari Berkisah
✅ Sahabat Sirah Nabawiyah
✅ Chanel Telegram @sirohmuhammadteladanku
✏Editor: Ustadzah Ratna
๐ŸŽฌMATERI 383๐ŸŽฌ
๐Ÿ•‹๐Ÿ•Œ๐Ÿ•‹๐Ÿ•Œ๐Ÿ•‹๐Ÿ•Œ๐Ÿ•‹๐Ÿ•Œ๐Ÿ•‹
08/10/18 19.42 - ‎‪+62 895-1407-2711‬ keluar
Riwayat chat terlampir sebagai file "Chat WhatsApp dengan ๐Ÿ€NEW ODOSINA 15I๐Ÿ“š.txt" di email ini.




































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































Komentar

Postingan populer dari blog ini

Chat WhatsApp dengan BTD || Konsultasi HNI

17/04/19 13.52 - Pesan yang dikirim ke grup ini kini diamankan dengan enkripsi end-to-end. Ketuk untuk info selengkapnya. 17/04/19 16.49 - +62 852-6566-2401: <Media tidak disertakan> 17/04/19 16.51 - +62 852-6566-2401: Semoga membantu ya kak๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ 17/04/19 16.51 - +62 852-6566-2401: <Media tidak disertakan> 17/04/19 16.51 - +62 852-6566-2401: <Media tidak disertakan> 17/04/19 16.51 - +62 852-6566-2401: <Media tidak disertakan> 17/04/19 16.51 - +62 852-6566-2401: <Media tidak disertakan> 17/04/19 16.51 - +62 852-6566-2401: <Media tidak disertakan> 17/04/19 16.52 - +62 852-6566-2401: <Media tidak disertakan> 17/04/19 16.52 - +62 852-6566-2401: <Media tidak disertakan> 17/04/19 16.52 - +62 852-6566-2401: <Media tidak disertakan> 17/04/19 16.52 - +62 852-6566-2401: Sama2 kakak๐Ÿ˜Š 17/04/19 16.52 - +62 852-6566-2401: Iya kak...sama2... 17/04/19 17.50 - +62 812-6160-2549: Mksh kk ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š 17/04/19 21.31 - ‎Ario Ksjb tela...

Chat WhatsApp dengan UKMForum OK OCE Padang 1

20/10/18 16.56 - ‎+62 852-7165-2783 telah membuat grup "UKMForum OK OCE Padang 1" 20/10/18 16.56 - Anda telah ditambahkan 30/06/20 13.06 - +62 819-4762-7233: <Media tidak disertakan> 30/06/20 13.32 - +62 811-6688-662: <Media tidak disertakan> 30/06/20 13.32 - +62 811-6688-662: <Media tidak disertakan> 30/06/20 13.32 - +62 811-6688-662: <Media tidak disertakan> 30/06/20 14.19 - +62 813-6391-7554: Seminar Bisnis Digital : Minggu 05 Juli 2020 Di Aplikasi ZOOM Silahkan jika mau mengikutinya, *Seminar Bisnis Digital minggu ini ada yg Special karena ada PAK TUNG DASEM WARINGIN sebagai salahsatu pembicara di seminar kita* regitrai menggunakan Link dibawah ini : https://seminaronline.in/?r=34329 Silahkan Link tersebut bisa di Share ke Group WA, facebook, Telegram, dll 01/07/20 05.51 - +62 852-7113-8221: <Media tidak disertakan> 01/07/20 06.06 - +62 823-9171-9336: <Media tidak disertakan> 01/07/20 06.06 - +62 823-9171-9336: <Media tidak disertaka...