23/02/19 18.38 - +62 895-3410-34060: π΄π«π΄π΄ππ΄π΄π«π΄
πONE DAY ONE SIRAHπ
π¬MATERI 505
π *Tidur Rasulullah SAW*π
Seluruh segi kehidupan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam merupakan kegiatan yang rapi, teratur dan memiliki adab yang indah. Semua itu dapat menjadi bahan untuk kita teladani bersama bahkan sampai tidur sekalipun beliau mengajarkan cara-cara yang baik kepada kita.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Apabila salah seorang diantara kamu hendak masuk ke dalam kamar tidurnya atau hendak tidur, hendaklah mengambil ujung selimut dan menyempurnakannya untuk melingkupi seluruh tubuhnya."
Hendaklah ia juga menyebut nama Allah karena sesungguhnya dia tidak mengetahui apa yang akan terjadi sesudah itu dalam tidurnya. Apabila dia hendak memiringkan badannya hendaklah dia memiringkannya pada sisi kanan dan hendaklah berkata, "Maha suci Engkau ya Allah Tuhanku karena Engkau aku meletakkan sisi badanku dan karena Engkau aku mengangkatnya. Jika Engkau merenggut jiwaku ampunilah dia dan jika Engkau melepaskannya jagalah sebagaimana engkau menjaga hamba-hambaMu yang sholih."
Setelah tidur Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam selalu bangun pada akhir malam untuk mendirikan sholat, menghidupkan malam dengan bermunajat kepada Allah. Begitu khusuknya beliau sholat malam sampai kaki beliau bengkak. Jika sholat malam sendirian, bukan main lamanya beliau sholat, namun jika salat berjamaah di masjid beliau mempercepat sholatnya karena memahami bahwa tidak semua jamaah sholat memiliki kekuatan sewaktu berdiri berlama-lama.
Hudzaifah bin Yaman berkata, "Aku pernah sholat malam bersama Rasulullah. Beliau membaca surat Al Baqarah lalu ruku ketika sampai pada ayat yang ke-100, setelah itu beliau bangun dan menamatkannya pada rakaat yang kedua. Kemudian beliau bangun lagi dan membaca surat Ali Imron lalu Anisa kalau ada ayat tasbih beliau bertasbih. Kalau membaca doa beliau berdoa. Kemudian ruku lama sekali seakan-akan sama dengan 1 rokaat, lalu bangun dan diam agak lama, kemudian sujud lama sekali hampir sama dengan bangunnya."
Setelah sholat subuh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam meneruskan ibadah paginya. Ibadah pagi seperti apa yang dilakukan beliau.....
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insyaallah
πEditor: Ustadzah Ratna
π¬MATERI 505
πππππππππ
23/02/19 18.38 - +62 895-3410-34060: π΄πͺπ΄ππ΄πͺπ΄πͺπ΄
πΊONE DAY ONE SIRAHπΊ
π¬MATERI 506
π *Ibadah Pagi Rasulullah SAW*π
Setiap kali sholat subuh berjamaah, Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam duduk berdzikir sampai matahari terbit. Kemudian, beliau sholat lagi dua rakaat. Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam sendiri bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Muslim dari Anas, "Barang siapa sholat subuh berjamaah, lalu duduk berdzikir kepada Allah sampai matahari terbit, kemudian sholat dua rakaat, maka ia mendapat pahala haji dan umrah. Sempurna, sempurna, sempurna.
Saat pagi beranjak siang dan sinar matahari sudah menerpa wajah wajah manusia, itulah waktu dhuha, yakni waktu memulai segala aktivitas di dunia, waktu bekerja, dan beramal sholih. Waktu memeras keringat dan membanting tulang. Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam menggunakan waktu ini untuk menerima tamu, mengajar, bersilaturahmi, juga untuk melakukan shalat.
Bunda Aisyah pernah ditanya, "Apakah Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam selalu shalat dhuha? "
Bunda Aisyah menjawab, "Ya, sebanyak empat rakaat dan beliau menambah lagi berapa saja yang beliau mau. "
Kita lanjutkan kisahnya besok ya insyaallah....
πEditor : Ustadzah Ratna
π¬MATERI 506
π☀π☀π☀π☀π
23/02/19 22.02 - +62 857-3187-0218 telah diganti ke +62 857-5543-8807
24/02/19 09.19 - +62 857-5543-8807 keluar
25/02/19 08.09 - +62 895-3410-34060: π΄πͺπ΄πͺπ΄πͺπ΄π΄πͺ
πONE DAY ONE SIRAHπ
π¬MATERI 507
π *Keseharian Rasulullah SAW*π
Canda Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dengan siapapun bersumber dari sifat beliau yang ramah dan terbuka. Beliau pernah bersabda kepada bunda Aisyah dalam hadist riwayat Ahmad, "Ya Aisyah, milikilah sifat ramah dan kasih sayang karena sesungguhnya apabila Allah menghendaki kebaikan dalam penghuni sebuah rumah, maka Allah akan menunjukkan kepada mereka sifat ramah."
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sangat menganjurkan kepada kita agar tidak hanya mengisi sepenuh malam dengan tidur tetapi juga mengisinya dengan beribadah. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Apabila seseorang bangun malam kemudian membangunkan keluarganya, seraya sholat bersama, keduanya dicatat sebagai orang yang senantiasa berdzikir kepada Allah."(Hadist riwayat Ibnu Hibban)
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Hendaklah kamu, setiap pagi bersedekah untuk setiap ruas tulang badannya. Setiap kali bacaan tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kebaikan adalah sedekah, melarang keburukan adalah sedekah, dan sebagai ganti dari semua itu cukuplah mengerjakan dua rakaat salat Dhuha." (Hadist riwayat Ahmad, Muslim dan Abu Daud)
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak pernah marah kepada pembantunya. Suatu hari, datanglah seorang lelaki meminta nasehat dan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Jangan marah! "
Tidak lama kemudian kabilah lelaki itu terlibat pertengkaran dengan kabilah lain. Orang itu segera mencabut pedang dan bergegas maju, tetapi tiba-tiba ia teringat pesan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Nasehat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam untuk mengajak kabilah lawannya itu berbicara baik-baik. Perang terhindarkan dan pertumpahan darah dapat dicegah oleh pesan kecil itu...
Kita lanjutkan besok ya kisahnya , insyaallah....
πEditor: Ustadzah Ratna
π¬MATERI 507
πππππππππ
26/02/19 09.55 - +62 895-3410-34060: π΄π΄πͺπ΄π΄πͺπ΄π΄πͺ
πONE DAY ONE SIRAHπ
π¬MATERI 508
π *Cara Rasulullah SAW Memperlakukan Pembantunya*π
Banyak orang menganggap rendah seorang pembantu. Para pembantu sering dianggap sebagai orang berkelas rendah yang bahkan bisa diperlakukan semena-mena. Namun bukan itu yang Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam ajarkan. Beliau mengajarkan bahwa nilai seseorang ditentukan oleh iman dan takwanya.
Dengarlah pesan beliau tentang pembantu kita, "Mereka adalah saudara kalian. Allah menjadikan mereka di bawah kendali kalian, maka berikanlah mereka makanan sebagaimana yang kalian makan. Berilah mereka pakaian sebagaimana pakaian kalian. Janganlah sekali- kali kalian menyuruh sesuatu diluar batas kemampuannya. Jika kalian menyuruh sesuatu, bantulah pekerjaannya semampu kalian."
Tidak hanya sampai di situ, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bahkan menyenangkan para pembantu dan mendoakannya.
Anas bin Malik ketika kecil pernah menjadi pembantu rumah tangga di rumah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam selama 10 tahun. Suatu hari ibu Anas datang dan berkata, "Ya Rasulullah Anas ini pembantumu, doakanlah dia."
Maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallampun berdoa "Ya Allah berilah dia harta dan anak yang banyak dan berkatilah atas apa yang kau berikan."
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... insyaallah
πEditor : Ustadzah Ratna
π¬MATERI 508
π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯
27/02/19 15.32 - +20 114 923 8148 keluar
27/02/19 15.07 - Odosina Aldi: π΄π΄ππ΄π΄ππ΄π΄
πONE DAY ONE SIROHπ
π¬MATERI 509
π *Cara Rasulullah SAW Memperlakukan Pembantunya*π
Setelah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam wafat, Anas pindah ke Basrah dan berkeluarga disana. Apa yang didoakan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam benar-benar memberkahi kehidupannya. Umur Anas panjang sampai lebih dari 100 tahun. Hartanya berkah melimpah dan cucunya berjumlah ratusan.
Walau dikenal sebagai seorang yang sangat berani, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak pernah menggunakan keberaniannya itu untuk hal-hal yang tidak pada tempatnya. Bunda Aisyah berkata, "Belum pernah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memukul seseorang dengan tangannya, apalagi perempuan dan pembantu, kecuali dalam jihad meneguhkan kalimat Allah."
Bunda Aisyah juga menuturkan "Belum pernah aku melihat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam membalas dendam atau menagih sesuatu yang bersifat pribadi. Namun kalau sudah melihat kemungkaran dan kemaksiatan, beliau adalah orang yang paling keras. Apabila dihadapkan pada dua pilihan beliau memilih yang paling mudah di antara keduanya."
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berpesan, "Allah itu lembut dan senang kepada kelembutan dalam segala urusan."
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... insyaallah
πEditor: Ustadzah Ratna
π¬MATERI 509
πππππππππ
28/02/19 11.40 - +62 895-3410-34060: π΄π΄π΄π΄πππ΄π΄π΄
πONE DAY ONE SIROHπ
π¬MATERI 510
π *Hadiah untuk Rasulullah SAW*π
Salah satu tali pengikat persahabatan dan persaudaraan itu adalah hadiah. Bunda Aisyah berkata, "Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam suka menerima hadiah dari orang lain dan beliupun membalasnya dengan memberi hadiah pula.
Memberi hadiah termasuk tanda kemurahan hati dan kemuliaan diri. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat, hendaklah dia menghormati tamunya. Hak tamu sebagai hadiah adalah sehari semalam dan hak orang bertamu itu selama tiga hari, selebihnya adalah sedekah. Tamu tidak boleh melakukan sesuatu yang membuat kesal tuan rumah.
Suatu ketika ada seorang wanita datang kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam membawa sebuah kain bersulam yang indah. Ia berkata, "Aku menyulamnya sendiri dengan tanganku. Pakailah ini ya Rasulullah!"
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menerima dengan senang hati dan penuh terimakasih seakan-akan dia benar-benar sangat membutuhkannya. Ketika tamu yang baik itu pulang, beliau memakainya sebagai sarung. Tiba-tiba datanglah seorang sahabat dan meminta, "Berikanlah sarung itu kepadaku wahai Rasulullah, Alangkah indahnya!"
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insyaallah
πEditor : Bunda Ratna
π¬MATERI 510
❤πππ❤πππ❤
28/02/19 17.17 - Kode keamanan Odosina 6667 berubah. Ketuk untuk info selengkapnya.
01/03/19 12.14 - +62 895-3410-34060: πͺπ΄π΄πͺπ΄π΄πͺπ΄π΄
πONE DAY ONE SIROHπ
π¬MATERI 511
π *Hadiah untuk Rasulullah SAW*π
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengangguk, "Ya."
Beliau pulang merapikan dan melipat kain itu. Setelah itu beliau kembali dan memberikannya kepada orang yang meminta. Orang itu senang bukan main. Namun beberapa sahabat mengecamnya, "Alangkah indahnya kain itu. Telah dipakai Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassallam dan engkau minta. Kita tahu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak akan menolak permintaanmu."
Orang yang mendapatkan itu berkata, "Demi Allah aku memintanya bukan untuk aku pakai. Kain ini akan aku jadikan sebagai kain kafanku nanti jika aku mati."
Apa yang diharapkan orang itupun terjadi. Ketika ia mati, kain bersulam indah itulah yang menjadi kain kafannya.
Kemurahan dan keteladanan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam selalu dibarengi dengan *kebersihan jiwa dan ketulusan cinta.* Tidak pernah beliau memberi dengan muka masam atau bersungut-sungut. Jabir bin Abdullah berkata, "Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam kalau diminta oleh sesama tidak pernah menolak dan atau mengatakan tidak."
*Senyum kepada saudara muslim kita adalah sedekah.* Dalam Hadits Riwayat Bukhari, Jarir bin Abdullah berkata, "Belum pernah aku melihat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam atau Rasulullah melihatku sejak aku masuk Islam, kecuali beliau dalam keadaan tersenyum. Sampai-sampai banyak orang yang berada di dekat beliau mengira bahwa dialah yang paling akrab dengan Rasulullah SAW Allahu Alaihi Wasallam.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insyaallah
πEditor: Ustadzah Ratna
π¬MATERI 511
πππππππππ
01/03/19 19.40 - Kode keamanan Odosina 6667 berubah. Ketuk untuk info selengkapnya.
02/03/19 12.29 - +62 895-3410-34060: π«π΄π΄πͺπ΄π΄πͺπ΄π΄πͺ
πONE DAY ONE SIROHπ
π¬MATERI 512
π *Kasih Rasulullah SAW untuk Anak-anak*π
Sebelum putra Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam yang bernama Ibrahim meninggal pada waktu bayi, beliau seringkali mengambil merangkul dan mencium Ibrahim. Hati beliau yang lembut adalah hati yang penuh sayang dan pengertian. Beliau mengajarkan bahwa hati yang keras pun bisa dilembutkan perlahan-lahan. Salah satu cara yang diajarkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam untuk melembutkan hati adalah dengan mencintai anak-anak.
Kasih sayang Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam melimpah kepada seluruh anak tidak cuma terbatas kepada keluarganya semata. Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam selalu memberi salam jika bertemu anak-anak. Para sahabat beliau pun meneladani ini. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tahu bahwa anak-anak memang suka nakal dan manja, tetapi tidak pernah sekalipun dia memarahi membentak, atau menegur mereka.
Bunda Aisyah menuturkan, "Sekelompok anak kecil dan bayi dibawa ke hadapan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Lalu beliau mendoakan dan menggendong anak anak kecil itu. Salah seorang anak kencing dan membasahi baju beliau. Kemudian beliau minta air dan disiramkan ke bajunya."
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bercanda dengan cucunya Hasan bin Ali sambil menjulurkan lidah sehingga kelihatan merahnya. Hasan pun tertawa.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....
πEditor : Ustadzah Ratna
π¬MATERI 512
π⚽π⚽π⚽π⚽π⚽
04/03/19 10.16 - +62 895-3410-34060: π΄π΄π΄πͺπͺπ΄π΄π΄π΄
πONE DAY ONE SIROH
π¬MATERI 513
π *Kasih Rasulullah SAW untuk Anak-anak*π
Anas berkata, "Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mencandai anak kecil, Zainab Putri Ummu Salamah. Beliau berkata lucu dengan panggilan sayang, "Wahai Zuwainab, Zuwainab, wahai Zuwainab."
Pada waktu sholatpun beliau masih memperhatikan kasih sayang terhadap anak kecil. Beliau pernah shalat sambil menggendong cucunya, Umamah putri Zainab. Saat beliau sujud Umamah didudukkan di sampingnya. Ketika berdiri Umamah digendongnya lagi.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bahkan suka bermain air dengan anak-anak. Mahmud bin Rabi mengatakan, "Ketika masih berumur 5 tahun aku ingat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam pernah memercikkan air ke mukaku dari sebuah sumur di rumahku."
Ingatlah pesan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, "Wahai anak-anak kalau kamu minta sesuatu, mintalah kepada Allah, jika kamu minta tolong minta tolonglah kepada Allah."
Bukanlah menyayangi anak jika seorang muslim memperlakukan anaknya dengan lembut tapi tidak mengajarkan Islam kepadanya. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda "Suruhlah anak-anakmu shalat pada umur 7 tahun dan pukullah mereka jika tidak melaksanakannya sampai umur 10 tahun. Perintah memukul di atas bukan untuk menyakiti anak tetapi untuk memberikan kesan kepada anak akan kesungguhan ayah dalam menyuruhnya menjalankan ibadah dan betapa ayah akan marah kalau perintah itu dilanggar."
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insyaallah
π Editor: Ustadzah Ratna
π¬MATERI 513
πΈππΈππΈππΈππΈ
06/03/19 13.13 - +62 895-3410-34060: π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄
πONE DAY ONE SIROH
πΈMATERI 514πΈ
π *Rasulullah SAW Membalas dengan Kebaikan*π
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sangat tidak menyukai sifat keras, kasar dan kejam. Beliau memerintahkan kita mengajak pada kebaikan dan mencegah kemungkaran dengan jalan yang baik dan lemah lembut. Dengan berbuat baik kepada orang lain tidak mungkin orang berbuat jahat kepada kita. Kalau bisa walaupun kita disakiti, janganlah dibalas dengan tindakan serupa. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam menyuruh kita agar membalasnya dengan kebaikan. Inilah sifat hilm yang diajarkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.
Beliau tidak pernah membalas dendam. Beliau tidak pernah memukul kecuali saat berjihad. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak cepat marah dan memaklumi orang yang berbuat salah karena tidak tahu atau karena lupa.
Anas meriwayatkan, "Aku berjalan bersama Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam beliau memakai sorban tebal buatan Najran yang beliau lilitkan di lehernya. Tiba-tiba ada orang desa menarik sorban tersebut dengan keras dan kasar sehingga aku melihat bekasnya dibahu beliau.
Orang itu berkata, "Wahai Muhammad berilah aku harta Allah yang ada padamu!" Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menoleh dan tertawa kemudian menyuruh untuk memberi uang kepada orang tersebut."
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa suatu hari seorang Badui datang ke masjid dan kencing di dalamnya. Para sahabat yang melihatnya marah. Mereka berlompatan dan menghambur untuk memukulinya. Namun Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam cepat-cepat mencegah. Beliau bersabda, "Biarkan dia dan siramlah bekas kencingnya. Kita diutus bukan untuk memberatkan, melainkan untuk mempermudah." Sikap mudah memaafkan dan memaklumi ketidaktahuan orang inilah yang disebut rifq.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insyaallah
πEditor: Ustadzah Ratna
π¬MATERI 514
πΈπ·πΈπ·πΈπ·πΈπ·πΈ
06/03/19 13.13 - +62 895-3410-34060: π΄π΄π΄πͺπͺπ΄π΄π΄
πONE DAY ONE SIROH
π·MATERI 515π·
π *Rasulullah SAW Membalas dengan Kebaikan*π
Sifat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang lain adalah kesabaran. Beliau sabar menerima ejekan dan cacian. Suatu hari seseorang yang bernama Hakam bin Ash pergi mencari Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam. Ia berhasil menemukan beliau yang ketika itu sedang berjalan sendirian. Maka diikutinya langkah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam itu dari belakang kemanapun beliau pergi dengan mengejek dan menghina. Hakam bin Ash mengembang kempotkan mulutnya dan mencungir cungirkan hidungnya.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menoleh ke belakang. Marahkah beliau? Tidak. Beliau bahkan berkali-kali menasehati Hakam untuk menghentikan perbuatannya. Namun Hakam bahkan semakin menjadi-jadi sampai akhirnya Allah mengubah hidung dan mulutnya menjadi seperti itu.
Seorang sahabat berniat ingin meminta tolong kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam karena ia sangat miskin. Namun di tengah jalan ia teringat sebuah pesan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sehingga tidak jadi meminta pertolongan. Kejadian demikian terjadi 3 kali, akhirnya ia mencari kayu bakar lalu menjualnya. Lama-kelamaan hidupnyapun berkecukupan. Pesan Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang didengarnya adalah, "Barangsiapa meminta pertolongan kepadaku akan kuberi dia pertolongan. Dan barangsiapa mencukupkan diri maka Allah akan mencukupkan nya."
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insyaalllah
πEditor: Ustadzah Ratna
π·MATERI 515
π³π₯π³π₯π³π₯π³π₯π³
08/03/19 13.05 - Odosina Aldi: π΄π΄πͺπ΄π΄πͺπ΄π΄πͺ
πONE DAY ONE SIROH
πMATERI 516π
π *Kesabaran Rasulullah SAW dalam Berjihad*π
Suatu ketika Bunda Aisyah bertanya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassallam, "Apakah ada saat bagi engkau yang kau rasakan lebih berat daripada Perang Uhud?"
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menjawab, "Ada yaitu permusuhan dari kaum Quraisy di Aqabah. Ketika aku tawarkan Islam melalui diriku kepada Ibnu Abdi Jalil bin Abdi Kilal ia tidak menerima diriku, kemudian akupun pergi dalam keadaan sedih. Kemudian aku melihat di atas awan Jibril berseru memanggilku, "Sesungguhnya Allah mendengar apa yang dikatakan kaummu kepadamu dan apa yang telah mereka lakukan terhadapmu. Aku diutus kepadamu untuk memerintah Malaikat Penjaga Gunung agar patuh kepada perintahmu."
Kemudian Malaikat Penjaga Gunung mengucapkan salam kepadaku dan berkata. "Wahai Muhammad Allah telah mendengar apa yang dikatakan oleh kaummu kepadamu. Aku ditugaskan oleh Allah untuk memenuhi perintahmu. Kalau engkau mau, dua gunung ini akan kubalikkan dan kukubur mereka."
Aku menjawab, "Jangan, aku hanya berharap semoga diantara anak cucu mereka ada yang mau menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya."
Begitu sabar dan sayangnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kepada sesama sehingga beliau tidak pernah ingin membalas perlakuan jahat orang lain kepada dirinya. Ibnu Mas'ud seorang sahabat dekat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam berkata, "Aku melihat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam seakan-akan seperti seorang nabi yang dipukul oleh kaumnya sampai berdarah kemudian membersihkan darah dari wajahnya sambil berkata, "Ya Allah ampunilah kaumku karena mereka tidak tahu."
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insyaallah
πEditor: Ustadzah Ratna
π³MATERI 516π³
π⛰ππ»π⛰π⛰π
08/03/19 22.26 - Kode keamanan +62 895-3410-34060 berubah. Ketuk untuk info selengkapnya.
11/03/19 22.11 - Odosina Aldi: π΄π΄πͺπ΄π΄πͺπ΄π΄πͺ
⏰ONE DAY ONE SIROH⏰
πMATERI 517π
πKesabaran Rasulullah dalam Berjihadπ
Kesabaran, ketabahan dan ketekunan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam berjuang tidak akan pernah tertandingi oleh siapapun di bumi ini. Ejekan cacian hujatan fitnahan bahkan usaha pembunuhan sudah menjadi makanan sehari-hari baginya. Namun akhlak beliau yang begitu mulia tidak memberi tempat sedikitpun bagi tumbuhnya dendam di hati beliau.
Padahal menurut suatu riwayat Utbah bin Abdul Mu'ith bahkan pernah menaruh kotoran dan seekor bangkai ke punggung beliau ketika sujud. Utbah ini juga pernah menginjak bahu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam saat beliau sujud dengan begitu keras sampai mata beliau hampir melotot.
Maka wajarlah kalau Ibnu Said meriwayatkan dari Ismail bin Iyash yang berkata bahwa "Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam adalah orang yang paling sabar dalam menghadapi kejahatan manusia."
Sabar itu bukan berarti menyerah pada kedholiman yang menimpa kita dan membuat kita tidak mau melakukan tindakan pembelaan sabar seperti ini disebut dholim li nafsih (menganiaya diri sendiri). Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabar dalam berjuang, bukan dalam berdiam diri. Sabar itu terbagi dua sabar kecil dan sabar besar. Sabar kecil adalah sabar terhadap sesuatu yang tidak disukai sementara sabar besar adalah sabar terhadap sesuatu yang dicintai.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya.....In syaa Allah
✍ Editor : Ustadzah Ratna
πMATERI 517π
ππ§ππ§ππ§ππ§π
Komentar
Posting Komentar