24/02/20 08.29 - +62 812-9419-3202: Konsultasi Kesehatan Dengan Ramalan
Ustadz Menjawab
Hari/Tanggal: Senin, 24 Februari 2020
Ustadz : Farid Nu'man Hasan
๐๐๐ธ๐๐๐ธ๐๐
ุงูุณูุงู ุนูููู ูุฑุญู ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Ustadz... ijin bertanya,
tante saya suka menanyakan tentang kesehatannya kepada orang non muslim yang dilihat dari nama dan tanggal lahir, seperti ilmu cakra dengan melihat gelombang disetiap orang ada warnanya tersendiri dan mengetahui keadaan dirinya juga makanan yang baik untuk dirinya? dan apabila mempercayainya apakah termasuk syirik?? (tante saya suka karena saran-saran makanannya buah-buahan yang semuanya bersifat alami, jadi merasa cocok),
mohon Sarang e, kalau setiap sakit kita bertanya ke orang tersebut apakah termasuk syirik?
Member manis
Jawaban
=========
ูุนูููู ุงูุณูุงู ูุฑุญู ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Memberikan sugesti kebaikan yang didasari oleh ramalan adalah kesyirikan.
Seperti mengenal adanya hari baik, hari sial, tanggal baik tanggal sial, wajah begini maka masa depannya seperti ini, dst.
Semua ini terlarang dan dikategorikan syirik. Hal ini sebagaimana hadits:
ุงูุทَِّูุฑَุฉُ ุดِุฑٌْู ุงูุทَِّูุฑَุฉُ ุดِุฑٌْู ุซََูุงุซًุง َูู َุง ู َِّูุง ุฅَِّูุง َََِّูููู ุงََّููู ُูุฐِْูุจُُู ุจِุงูุชََُِّّููู
_Thiyarah (merasa sial) adalah syirik, thiyarah adalah syirik -tiga kali-. Tidaklah di antara kita kecuali beranggapan seperti itu, akan tetapi Allah menghilangkannya dengan tawakal."_
(HR. Abu Daud no. 3910, shahih)
Dalam hadits lain:
ู َْู ุฃَุชَู ุนَุฑَّุงًูุง َูุณَุฃََُูู ุนَْู ุดَْูุกٍ َูู ْ ุชُْูุจَْู َُูู ุตََูุงุฉٌ ุฃَุฑْุจَุนَِูู ََْูููุฉً
_Barang siapa yang mendatangi peramal, lalu dia menanyainya tentang sesuatu, maka shalatnya tidak diterima selama empat puluh malam._
(HR. Muslim No. 2230)
Lebih baik jika ingin berobat, menjaga kesehatan, bertanyalah kepada ahlinya secara medis, ilmu, gizi, dan kesehatan. Atau bisa berobat dengan ruqyah syar'iyyah.
Demikian. Wallahu A'lam
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐDonasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
a.n Yayasan MANIS,
No Rek BSM 7113816637
Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
24/02/20 08.29 - +62 812-9419-3202: ๐ Senin, 01 Rajab 1441H / 24 Februari 2020
๐ Fiqih dan Hadits
๐ Pemateri: Ustadz Farid Nu'man Hasan, S.S.
๐ Sedekah Jumat
๐ฟ๐บ๐๐๐ผ๐๐ท๐น
Bismillahirrahmanirrahim..
Secara khusus, tidak ditemukan adanya dalil yang mengkhususkan Jumat atau malam Jumat sebagai hari untuk sedekah, dengan berbagai keutamaannya. Tetapi, mengkhususkannya pun juga tidak terlarang.
Sebab, secara umum hari Jumat memang hari paling utama dalam Islam, sebagaimana tanah haram dibanding tanah yang lain, atau bulan Ramadhan dibanding bulan yang lain. Maka begitulah posisi hari Jumat dibanding hari lainnya.
Bahkan dijuluki Sayyidul Ayyaam (pimpinannya hari), dan lebih agung di sisi Allah dibanding Idul Fitri dan Idul Adha. (HR. Ibnu Majah no. 1084, hasan)
Oleh karenanya para ulama pun membenarkan keutamaan sedekah di hari Jumat.
Imam Ibnul Qayyim Rahimahullah berkata:
ุฃู ููุตุฏูุฉ ููู ู ุฒูุฉ ุนูููุง ูู ุณุงุฆุฑ ุงูุฃูุงู ، ูุงูุตุฏูุฉ ููู ุจุงููุณุจุฉ ุฅูู ุณุงุฆุฑ ุฃูุงู ุงูุฃุณุจูุน ، ูุงูุตุฏูุฉ ูู ุดูุฑ ุฑู ุถุงู ุจุงููุณุจุฉ ุฅูู ุณุงุฆุฑ ุงูุดููุฑ. ูุดุงูุฏุช ุดูุฎ ุงูุฅุณูุงู ุงุจู ุชูู ูุฉ ูุฏุณ ุงููู ุฑูุญู، ุฅุฐุง ุฎุฑุฌ ุฅูู ุงูุฌู ุนุฉ ูุฃุฎุฐ ู ุง ูุฌุฏ ูู ุงูุจูุช ู ู ุฎุจุฒ ุฃู ุบูุฑู، ููุชุตุฏู ุจู ูู ุทุฑููู ุณุฑุง
Bahwasanya bersedekah di hari Jumat ada keistimewaan dibanding hari-hari lainnya selama sepekan. Sebagaimana sedekah di bulan Ramadhan dibandingkan bulan-bulan lain.
Aku lihat Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah - semoga Allah sucikan ruhnya- jika keluar rumah hari Jumat dia akan membawa sesuatu dari rumahnya, baik roti atau lainnya, lalu dia sedekahkan di jalan secara diam-diam.
(Zaadul Ma'ad, 1/407)
Imam Al Bujairimi Rahimahullah mengatakan:
ููุณู ูุซุฑุฉ ุงูุตุฏูุฉ ููุนู ุงูุฎูุฑ ูู ููู ูุง ููููุชูุง، ูููุซุฑ ู ู ุงูุตูุงุฉ ุนูู ุฑุณูู ุงููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ูู ููู ูุง ููููุชูุง ูุฎุจุฑ: ุฅู ู ู ุฃูุถู ุฃูุงู ูู ููู ุงูุฌู ุนุฉ، ูุฃูุซุฑูุง ุนูู ู ู ุงูุตูุงุฉ ููู، ูุฅู ุตูุงุชูู ู ุนุฑูุถุฉ ุนูู. ุงูุชูู.
Disunnahkan banyak sedekah dan melakukan kebaikan di hari Jumat dan malamnya. Begitu juga disunnahkan banyak shalawat berdasarkan hadits: "Sesungguhnya hari kalian yang paling utama adalah hari Jumat, maka perbanyaklah shalawat kepadaku, sesungguhnya shalawat kalian itu sampai kepadaku."
(Tuhfatul Habib, 2/431)
Demikian. Wallahu a'lam
Wa Shalallahu 'ala Nabiyyina Muhammadin wa' ala aalihi wa Shahbihi wa Sallam
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐ=Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa=๐ฐ
๐ณ a.n Yayasan MANIS,
No Rek BSM 7113816637
๐ฒ Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
24/02/20 12.34 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
24/02/20 12.34 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
25/02/20 08.39 - +62 812-9419-3202: ๐ Selasa, 02 Rajab 1441H / 25 Februari 2020
๐ Fiqih dan Hadits
๐ Pemateri: Ustadz Farid Nu'man Hasan, S.S.
๐ Makna hadits: "Janda Lebih Berhak Atas Dirinya Dibanding Walinya"
๐ฟ๐บ๐๐๐ผ๐๐ท๐น
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda:
ุงูุซَِّّูุจُ ุฃَุญَُّู ุจَِْููุณَِูุง ู ِْู ََِِّููููุง
"Seorang janda lebih berhak atas dirinya daripada walinya.".
(HR. Muslim no. 1421, dari Ibnu Abbas)
Hadits ini oleh sebagian ulama dijadikan alasan bolehnya janda menikah tanpa walinya, sebab dia lebih berhak atas dirinya. Tapi, jika dilihat lanjutan haditsnya yg berbunyi:
َูุงْูุจِْูุฑُ ุชُุณْุชَุฃْู َุฑُ َูุฅِุฐَُْููุง ุณُُููุชَُูุง
Dan gadis harus dimintai izin darinya, dan diamnya adalah izinnya. (HR. Muslim no. 1421)
Lanjutan Ini menunjukkan, bahwa hadits ini sedang membicarakan hak memilih jodoh bahwa janda lebih berhak atas dirinya, dia bebas bersikap, sedangkan gadis harus ditanyai dulu izinnya. Jadi, bukan tentang akad nikah. Maka, tidak tepat menjadikan hadits sebagai dalil bahwa janda boleh nikah tanpa wali. Demikianlah pendapat mayoritas ulama bahwa maksud hadits ini sedang membicarakan khiyar (hak memilih) jodoh bagi janda.
Al Qadhi 'Iyadh Rahimahullah berkata:
َูุงุฎْุชََُูููุง ุฃَْูุถًุง ِูู َْูููู ุตََّูู ุงَّููู ุนََِْููู َูุณََّูู َ " ุฃَุญَّู ู ِْู ََِّููููุง " َْูู ุฃَุญَّู ุจِุงْูุฅِุฐِْู ََููุทْ ุฃَْู ุจِุงْูุฅِุฐِْู َูุงْูุนَْูุฏ ุนََูู َْููุณَูุง . َูุนِْูุฏ ุงْูุฌُู ُْููุฑ ุจِุงْูุฅِุฐِْู ََููุทْ ، َูุนِْูุฏ َูุคَُูุงุกِ ุจِِูู َุง ุฌَู ِูุนًุง
__Para ulama berselisih pendapat dalam memaknai "lebih berhak dibanding walinya" apakah itu lebih berhak dalam izin saja ataukah hak dia mengakadkan dirinya sendiri juga. Menurut mayoritas ulama, maknanya adalah hanya dalam hal izin saja. Sebagian mereka mengatakan izin dan akad sekaligus.__
(Imam Abu Thayyib Syamsul 'Azhim,' Aunul Ma'bud, 4/487)
Hal ini diperkuat dengan hadits:
َูุง َِููุงุญَ ุฅَِّูุง ุจٍَِِّููู
Tidak ada pernikahan kecuali mesti adanya wali.
(HR. Abu Daud no. 2085, shahih)
Juga hadits:
ุฃَُّูู َุง ุงู ْุฑَุฃَุฉٍ ََููุญَุชْ ุจِุบَْูุฑِ ุฅِุฐِْู ََِِّููููุง ََِูููุงุญَُูุง ุจَุงุทٌِู ََِูููุงุญَُูุง ุจَุงุทٌِู ََِูููุงุญَُูุง ุจَุงุทٌِู
"Wanita manapun yang menikah tanpa seizin walinya maka nikahnya adalah batal, nikahnya adalah batal, nikahnya adalah batal."
(HR. At Tirmidzi no. 1102, shahih)
Inilah pendapat mayoritas ulama baik Malikiyah, Syafi'iyah, dan Hambaliyah, dan mayoritas umat Islam.
Demikian. Wallahu a'lam.
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐ=Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa=๐ฐ
๐ณ a.n Yayasan MANIS,
No Rek BSM 7113816637
๐ฒ Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
25/02/20 08.39 - +62 812-9419-3202: Prihatin .. Hadits Palsu Itu Muncul Lagi
Ustadz Menjawab
Hari/Tanggal : Selasa, 25 Februari 2020
Ustadz : Farid Nu'man Hasan
๐๐๐ธ๐๐๐ธ๐๐
ุงูุณูุงู ุนูููู ูุฑุญู ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Ustadz... Saya mau bertanya, mohon jawaban dari pernyataan dibawah ini yang saya ambil dari grup WA.
Mengingatkan:
Bagi yang menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan Malam nanti, akan datangnya Malam Nuzululqur'an Rasullullah Bersabda "Barang Siapa Yang Memberitahukan Berita Nuzululquran kepada Yang Lain, maka Haram Api Neraka Baginya."
Dan tolong baca sebentar saja kita berdzikir mengingat ุงَُّููู ... bismillah "Subhanallah, Walhamdulillah, Walaa ilaaha ilallah, Allahu-Akbar, Laa haula wala quwata illa billahil aliyil adzim" Bila disebarkan, Anda akan membuat beribu-ribu manusia berzikir kepada Allah SWT ุขู َِّْูู ุขู َِّْูู ุขู َِّْูู َูุง ุฑَุจَّ ุงْูุนَุงَูู َِูู
Maaf... Jangan putus di Anda. Gak sampai 1 menit kok.. ุงَُّููู Maha Besar...
Versi kedua:
Assalamualaikum wr wb,,,,
Sekedar mengingatkan, menginformasikan bahwa besok hari selasa tanggal 25 februari 2020.. bertepatan tanggal 1 RAJAB 1441 H...Bagi yang mengerjakan PUASA 3 hari diawal Rajab seakan Ibadah 2 tahun (selasa rabu kamis ) bagi yang mengerjakan 3 hari berturut d bulan Rajab maka pahalanya ibadah 700 tahun & bagi yang mengingatkan orang lain tentang puasa seakan ibadah 80thn. Subhanalloh... begitu mulya & indah bulan Rajab... Saudaraku jangan sia-siakan bulan yang sangat Mulya ini,,, Aamiin ya robalallamin
Semoga bermanfa'at..
Wasslmkum wrwb..
Jawaban
=========
ูุนูููู ุงูุณูุงู ูุฑุญู ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Tidak ada hadits seperti ini, baik dalam kitab Shahih, Musnad, Jaami', Mu'jam, Sunan, dan lainnya. Baik oleh Imam Al Bukhari, Imam Muslim, Imam Abu Daud, Imam At Tirmidzi, Imam An Nasa'i, Imam Ibnu Majah, Imam Ibnu Hibban, Imam Ahmad, dll.
Ini hanyalah buatan dan rekayasa orang-orang tidak bertanggungjawab, pembuat hadits-hadits palsu diera medsos.
Waktu menjelang bulan RAJAB, ucapan ini juga keluar di bulan SYA'BAN, lalu bulan-bulan lainnya terus begitu masih juga keluar dengan redaksi 100% sama, hanya diganti waktu atau nama bulannya saja.
Saya khawatir, orang-orang inilah yang disebut oleh Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, dalam hadits Imam Al Bukhari dan Imam Muslim:
ู ู ูุฐุจ ุนูู ู ุชุนู ุฏุง ูููุชุจุค ู ูุนุฏู ู ู ุงููุงุฑ
"Barang siapa yang berdusta atas namaku, maka disediakan kursi baginya di neraka." (HR. Al Bukhari, Muslim, dll)
Jika berdusta atas nama manusia biasa saja sudah berdosa, apalagi berdusta atas nama Nabi Muhammad _Shallallahu 'Alaihi wa Sallam._ Dianggap Nabi yang berkata seperti itu, padahal itu kebohongan dan fitnah atas nama Beliau - _Shallallahu 'Alaihi wa Sallam._
Mungkin tujuannya baik, tapi tujuan baik tidak boleh menghalalkan segala cara, apalagi berbohong atas Nabi _Shallallahu 'Alaihi wa Sallam_ yang mulia, membuat perkataan seolah darinya, ini sama juga memasukkan ke dalam agama sesuatu yang bukan berasal dari agama.
Demikian. Wallahu A'lam. Wa Shallallahu 'Ala Nabiyyina Muhammadin wa 'Ala Aalihi wa Shahbihinwa Sallam
๐ Sebagai pelengkap silahkan baca fatwa Imam Ibnu Hajar Al Haitami tentang para penceramah yang menyebarkan hadits dhaif tanpa menjelaskannya
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑInfo & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐ Donasi Dakwah, Multimedia dan Pembinaan Dhuafa
a.n Yayasan MANIS
No Rek BSM 7113816637
Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
25/02/20 11.15 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
25/02/20 11.16 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
26/02/20 12.37 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
26/02/20 12.37 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
26/02/20 12.37 - +62 812-9419-3202: Rukhsoh Dalam Islam
Ustadz Menjawab
Hari/Tanggal: Rabu, 26 Februari 2019
Ustadz : Farid Nu'man Hasan
๐๐๐ธ๐๐๐ธ๐๐
ุงูุณูุงู
ุนูููู
ูุฑุญู
ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Ustadz saya mau bertanya, ada nenek usianya lebih dari 70 tahun bagaimana hukum shalatnya jika saat shalat beliau batuk disertai kencing, apakah harus terus mengulang bersuci dan bewudhu setiap kali batuk? Sementara bisa lebih dari 2x batuk disertai kencing ketika shalat.
A_39
Jawaban
=========
ูุนูููู ุงูุณูุงู ูุฑุญู ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Jika hal itu sudah sampai taraf penyakit, maka sebaiknya berobat agar itu tidak terjadi. Anggaplah hal itu masih terjadi, dan tidak bisa dikontrol, maka itu dimaafkan. Tidak batal karena kondisinya yang sulit.
Sedangkan Allah Ta'ala berfirman:
َูุงุชَُّููุง ุงََّููู ู َุง ุงุณْุชَุทَุนْุชُู ْ
"Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu." (QS. At-Taghabun, Ayat 16)
Rasulullah Shalallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:
َูุฅِุฐَุง ุฃَู َุฑْุชُُูู ْ ุจِุดَْูุกٍ َูุฃْุชُูุง ู ُِْูู ู َุง ุงุณْุชَุทَุนْุชُู ْ
"Maka, jika aku memerintahkan kamu terhadap sesuatu, jalankanlah sejauh yang kalian mampu." (HR. Muslim no. 1337)
Sementara itu, dalam kaidah fiqih disebutkan:
ุงْูู َุดََّูุฉُ ุชَุฌُْูุจُ ุงูุชَّْูุณِูุฑَ
Kesulitan itu menarik kemudahan. (Imam Ibnu Nujaim, Al Asybah wan Nazhair, Hal. 75)
Atau seperti yang dikatakan Imam Tajuddin As Subki:
ุงูู ุดูุฉ ูุฌูุจ ุงูุชูุณูุฑ ูุฅู ุดุฆุช ููุช : ุฅุฐุง ุถุงู ุงูุฃู ุฑ ุงุชุณุน
"Kesulitan membawa pada kemudahan, dan jika anda mau, anda bisa katakan: jika keadaan sempit maka membawa kelapangan." (Imam Tajuddin As Subki, Al Asybah wan Nazhair, 1/61)
Maka, kondisi yang ditanyakan saudara penanya yaitu keluarnya kencing yang tidak bisa dikontrol, maka ini sama seperti orang yang luka terus menerus, atau seperti wanita yang darah istihadhah keluar terus menerus, dia mengalami kesulitan yang digambarkan oleh kaidah-kaidah di atas, maka shalatnya tetap SAH.
Dalilnya adalah, terdapat dalam _Shahih Bukhari_ di ceritakan oleh Imam Hasan Al Bashri _Rahimahullah:_
๏ปฃَ๏บ ๏บฏَ๏บ๏ปَ ๏บ๏ปْ๏ปคُ๏บดْ๏ป ِ๏ปคُ๏ปฎ๏ปฅَ ๏ปณُ๏บผَ๏ป ُّ๏ปฎ๏ปฅَ ๏ปِ๏ปฐ ๏บِ๏บฎَ๏บ๏บฃَ๏บ๏บِ๏ปฌِ๏ปขْ
"Kaum muslimin senantiasa shalat dalam keadaan mereka terluka."
Riwayat lain:
ุนَْู ุนَุงุฆِุดَุฉَ َูุงَูุชْ
ุฌَุงุกَุชْ َูุงุทِู
َุฉُ ุจِْูุชُ ุฃَุจِู ุญُุจَْูุดٍ ุฅَِูู ุงَّููุจِِّู ุตََّูู ุงَُّููู ุนََِْููู َูุณََّูู
َ ََููุงَูุชْ َูุง ุฑَุณَُูู ุงَِّููู ุฅِِّูู ุงู
ْุฑَุฃَุฉٌ ุฃُุณْุชَุญَุงุถُ ََููุง ุฃَุทُْูุฑُ ุฃََูุฃَุฏَุนُ ุงูุตََّูุงุฉَ ََููุงَู َูุง ุฅَِّูู
َุง ุฐَِِูู ุนِุฑٌْู ََْูููุณَ ุจِุงْูุญَْูุถَุฉِ َูุฅِุฐَุง ุฃَْูุจََูุชْ ุงْูุญَْูุถَุฉُ َูุฏَุนِู ุงูุตََّูุงุฉَ َูุฅِุฐَุง ุฃَุฏْุจَุฑَุชْ َูุงุบْุณِِูู ุนَِْูู ุงูุฏَّู
َ َูุตَِّูู
Dari Aisyah dia berkata; 'Fathimah binti Abi Hubaisy datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam seraya berkata; 'Wahai Rasulullah, aku adalah wanita yang mengeluarkan darah istihadhah, hingga diriku tidak suci, apakah aku harus meninggalkan shalat?' Beliau bersabda: "Itu hanyalah darah penyakit, bukan darah haidh, apabila darah haid datang, tinggalkanlah shalat. Apabila darah haid telah berlalu, bersihkanlah darah tersebut dari dirimu kemudian shalatlah." (HR. Muslim no. 333)
Dua riwayat ini menunjukkan wanita yang selalu keluar darah istihadhah-nya tetap wajib shalat. Padahal darah itu mengalir dan najis. Ini menunjukkan "kondisi khusus" yang dimaafkan.
Imam An Nawawi Rahimahullah menjelaskan:
ูุญูู ุณูุณ ุงูุจูู ูุงูู ุฐู ูู ู ุจู ุญุฏุซ ุฏุงุฆู ูุฌุฑุญ ุณุงุฆู ุญูู ุงูู ุณุชุญุงุถุฉ ุนูู ู ุง ุณุจู
"Hukum bagi orang yang beser, dan mudah keluar madzi, dan orang yang selalu berhadats, dan darah luka yang mengalir, adalah sama hukumnya dengan wanita yang istihadhah sebagaimana dijelaskan sebelumnya." (Al Majmu' Syarh Al Muhadzdzab, 1/516)
Demikian. Wallahu a'lam
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐDonasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
a.n Yayasan MANIS,
No Rek BSM 7113816637
Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
26/02/20 12.38 - +62 812-9419-3202: ๐ Rabu, 03 Rajab 1441H / 26 Februari 2020
๐ *Renungan Hadist*
๐ Pemateri: Ustadz Rikza Maulan, Lc., M.Ag
๐ Ketika Seorang Hamba Menjaga Shalatnya
๐ฟ๐บ๐๐๐ผ๐๐ท๐น
ุนู ุนُุจَุงุฏَุฉُ ุจُْู ุงูุตَّุงู ِุชِ ูุงู ุณَู ِุนْุชُ ุฑَุณَُูู ุงَِّููู ุตََّูู ุงَُّููู ุนََِْููู َูุณََّูู َ َُُูููู ุฎَู ْุณُ ุตَََููุงุชٍ ุงْูุชَุฑَุถََُّูู ุงَُّููู ุชَุนَุงَูู ؛ ู َْู ุฃَุญْุณََู ُูุถُูุกََُّูู َูุตََّูุงَُّูู َِْูููุชَِِّูู َูุฃَุชَู َّ ุฑُُููุนََُّูู َูุฎُุดُูุนََُّูู َูุงَู َُูู ุนََูู ุงَِّููู ุนَْูุฏٌ ุฃَْู َูุบِْูุฑَ َُูู َูู َْู َูู ْ َْููุนَْู ََْูููุณَ َُูู ุนََูู ุงَِّููู ุนَْูุฏٌ ุฅِْู ุดَุงุกَ ุบََูุฑَ َُูู َูุฅِْู ุดَุงุกَ ุนَุฐَّุจَُู (ุฑูุงู ุฃุจู ุฏุงูุฏ)
Dari Ubadah bin As-Shamit ra berkata, Aku mendengar Rasulullah Saw bersabda, "Shalat lima waktu yang telah diwajibkan oleh Allah Ta'ala; maka barangsiapa yang menyempurnakan wudhu`nya dan shalat tepat pada waktunya, menyempurnakan rukuknya, dan shalat dengan khusyu'nya, maka dia mendapatkan jaminan bahwa Allah Swt akan mengampuninya. Namun barangsiapa yang tidak melakukannya maka dia tidak memiliki jaminan Allah Swt; jika berkehendak, Allah Swt akan mengampuninya, dan jika berkehendak, Allah Swt akan mengadzabnya." (HR. Abu Daud).
© Takhrij Hadits;
Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Daud dalam Sunannya, Kitab As-Shalat, Bab Fi Al-Muhafadzat Ala Wakti As-Shalawat, hadits no 361.
® Hikmah Hadits ;
1. Urgensi shalat yang lima waktu, bahwa shalat selain merupakan rukun Islam dan kewajiban mutlak bagi setiap orang yang beriman, shalat juga memiliki keutamaan, diantaranya adalah:
▪️Menggugurkan dosa dan membersihkan jiwa bagi orang yang mengerjakannya. Dalam hadits lainnya Nabi Saw bersabda,
ุฃَุฑَุฃَْูุชُู ْ َْูู ุฃََّู َْููุฑًุง ุจِุจَุงุจِ ุฃَุญَุฏُِูู ْ َูุบْุชَุณُِู ู ُِْูู َُّูู َْููู ٍ ุฎَู ْุณَ ู َุฑَّุงุชٍ َْูู َูุจَْูู ู ِْู ุฏَุฑَِِูู ุดَْูุกٌ َูุงُููุง َูุง َูุจَْูู ู ِْู ุฏَุฑَِِูู ุดَْูุกٌ َูุงَู َูุฐََِูู ู َุซَُู ุงูุตَََّููุงุชِ ุงْูุฎَู ْุณِ َูู ْุญُู ุงَُّููู ุจَِِّูู ุงْูุฎَุทَุงَูุง (ุฑูุงู ู ุณูู )
"Bagaimana pendapat kalian, sekiranya ada sungai berada dekat pintu salah seorang diantara kalian yang ia pergunakan untuk mandi lima kali dalam sehari, mungkinkah kotorannya masih tersisa?" Para sahabat menjawab; 'Kotorannya tidak akan tersisa.' Beliau bersabda; 'Itulah perumpamaan kelima shalat, yang dengannya Allah akan menghapus kesalahan-kesalahan." (HR. Muslim, no 1071)
▪️Mendapatkan surga firdaus. Bahwa orang yang senantiasa menjaga shalatnya dan khusyuk dalam melaksanakannya, maka Allah Swt akan memberikannya surga Firdaus sebagaimana firman Allah Swt dalam QS. Al-Mu'minun : 1 - 10.
▪️Shalat adalah cahaya, sebagaimana sabda Nabi Saw,
َูุงูุตََّูุงุฉُ ُููุฑٌ َูุงูุตَّุฏََูุฉُ ุจُุฑَْูุงٌู َูุงูุตَّุจْุฑُ ุถَِูุงุกٌ
"...Shalat adalah cahaya, sedekah adalah petunjuk, kesabaran adalah sinar..." (HR. Muslim, no 328)
Dalam hadits lainnya Nabi Saw bersabda, "Barangsiapa yang menjaga shalat lima waktu, maka shalat itu akan menjadi cahaya, bukti dan keselamatan baginya pada hari kiamat. Dan barangsiapa yang tidak menjaganya, maka ia tidak mendapatkan cahaya, bukti, dan juga tidak mendapat keselamatan. Dan pada hari kiamat, orang yang tidak menjaga shalatnya itu akan bersama Qarun, Fir'aun, Haman, dan Ubay bin Khalaf.(HR. Ahmad)
▪️Shalat akan meninggikan derajat seseorang dan menghapuskan kesalahan-kesalahannya. Dalam hadits Nabi Saw bersabda,
ุนَََْููู ุจَِูุซْุฑَุฉِ ุงูุณُّุฌُูุฏِ َِِّููู َูุฅََِّูู َูุง ุชَุณْุฌُุฏُ َِِّููู ุณَุฌْุฏَุฉً ุฅَِّูุง ุฑََูุนََู ุงَُّููู ุจَِูุง ุฏَุฑَุฌَุฉً َูุญَุทَّ ุนََْูู ุจَِูุง ุฎَุทِูุฆَุฉً
"Hendaklah kamu memperbanyak sujud kepada Allah, karena tidaklah kamu bersujud kepada Allah dengan suatu sujud melainkan Allah akan mengangkatmu satu derajat dengannya, dan menghapuskan dosa darimu dengannya". (HR. Muslim, no 753)
2. Bahwa keutamaan shalat sebagaimana di atas, akan didapatkan apabila dilakukan dengan syarat sebagai berikut;
▪️Menyempurnakan wudhunya, artinya tatacara dan pelaksanaan wudhu dilakukan dengan baik dan benar serta memastikan seluruh anggota badan terbasuh dan/atau terusap dengan baik.
▪️Melaksanakan shalat tepat pada waktunya, artinya tidak menunda-nunda waktu pelaksanaan shalatnya, dan
▪️Menyempurnakan rukun dan sujudnya, artinya ia tidak tergesa-gesa dalam mengerjakan shalat, serta mengerjakan seluruh gerakan shalat dengan benar, tuma'ninah dan sempurna, dan
▪️Berusaha untuk khusyu' dalam mengerjakan shalatnya.
3. Jika hal tersebut dilaksanakan, maka Allah Swt akan memberikannya jaminan, yaitu berupa ampunan dari-Nya. Sebaliknya, jika ia melakukannya, maka semua kembali kepada Allah. Jika Allah berkehendak, Dia bisa menghampirinya, atau bisa juga akan menyiksanya.
Mudah-mudahan kita semua termasuk ke dalam golongan orang-orang yang senantiasa menjaga khusyu' dan selalu shalatnya, serta termasuk ke dalam golongan orang-orang yang layak untuk mendapatkan Firdaus-Nya. Amiiin Ya Rabbal Alamiiin.
Wallahu A'lam
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐDonasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
a.n Yayasan MANIS,
No Rek BSM 7113816637
๐ฒ Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
27/02/20 07.17 - +62 812-9419-3202: Makeup Tebal Dalam Walimah
Ustadz Menjawab
Hari/Tanggal: Kamis, 27 Februari 2020
Ustadz : Farid Nu'man Hasan
๐๐๐ธ๐๐๐ธ๐๐
ุงูุณูุงู ุนูููู ูุฑุญู ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Ustadz... Saya mau bertanya, saya melihat diacara walimah sekarang pengantin wanitanya (akhwat) ber-make up tebal dan pakai bulu mata palsu. Pakai kutek yang katanya udah "halal". Bahkan ibunya pun latah ikutan di -make up sepeti itu. Bagaimana hukumnya ustadz walaupun untuk acara walimahan?
Jawaban
=========
ูุนูููู ุงูุณูุงู ูุฑุญู ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Bulu mata palsu? Tidak boleh ..
Mempercantik diri, selama dengan cara yang wajar dan tanpa merubah ciptaan Allah Ta'ala dalam diri kita, tidaklah mengapa. Namun, ketika sudah ada yang ditambah-tambahkan atau dikurang-kurangkan maka itu terlarang, sebab seakan dia tidak mensyukuri nikmat yang ada pada dirinya. Itulah yang oleh hadits disebut _'Dengan tujuan mempercantik diri mereka merubah ciptaan Allah Ta'ala.'_
Dalam sebuah riwayat:
ุนَْู ุงุจِْู ู َุณْุนُูุฏٍ ุฑَุถَِู ุงَُّููู ุนَُْูู َูุงَู َูุนََู ุงَُّููู ุงَْููุงุดِู َุงุชِ َูุงْูู ُุณْุชَْูุดِู َุงุชِ َูุงْูู ُุชََูู ِّุตَุงุชِ َูุงْูู ُุชََِّููุฌَุงุชِ ِْููุญُุณِْู ุงْูู ُุบَِّูุฑَุงุชِ ุฎََْูู ุงَِّููู
"Dari Ibnu Mas'ud Radhiallahu 'Anhu, dia berkata: "Allah ๏ทป melaknat wanita yang betato dan si tukang tatonya, wanita yang mencukur alisnya, dan mengkikir giginya, dengan tujuan mempercantik diri mereka merubah ciptan Allah ๏ทป." (HR. Muttafaq 'Alaih)
Sementara ada riwayat lain dengan redaksi yang agak berbeda:
ุนَْู ุงุจِْู ุนُู َุฑَ ุฃََّู ุฑَุณَُูู ุงَِّููู ุตََّูู ุงَُّููู ุนََِْููู َูุณََّูู َ َูุนََู ุงَْููุงุตَِูุฉَ َูุงْูู ُุณْุชَْูุตَِูุฉَ َูุงَْููุงุดِู َุฉَ َูุงْูู ُุณْุชَْูุดِู َุฉَ
"Dari Ibnu 'Umar, bahwa Rasulullah ๏ทบ melaknat wanita yang menyambung rambutnya (wig, konde, sanggul, pen) dan si tukang sambungnya, wanita yang bertato dan si tukang tatonya." (HR. Muslim)
Jadi, 'illat (sebab) dilaknatnya perbuatan-perbuatan ini adalah karena demi kecantikan mereka telah merubah ciptaan Allah Ta'ala yang ada pada diri mereka. Maka perbuatan apa pun, bukan hanya yang disebut dalam riwayat-riwayat ini, jika sampai merubah ciptaan Allah Ta'ala demi tujuan kecantikan adalah terlarang, seperti menggunakan bulu mata palsu (sama halnya dengan menggunakan rambut palsu alias wig, konde dan sanggul), operasi plastik, operasi silikon payudara, dan semisalnya.
Imam Ibnu Jarir Ath Thabari Rahimahullah berkata –sebagaimana dikutip Al Hafizh Ibnu Hajar:
ูุง ูุฌูุฒ ููู ุฑุฃุฉ ุชุบููุฑ ุดูุก ู ู ุฎููุชูุง ุงูุชู ุฎูููุง ุงููู ุนูููุง ุจุฒูุงุฏุฉ ุฃู ููุต ุงูุชู ุงุณ ุงูุญุณู ูุง ููุฒูุฌ ููุง ูุบูุฑู
"Tidak boleh bagi wanita mengubah sesuatu yang telah Allah ๏ทป ciptakan pada dirinya baik dengan menambahkan atau mengurangi dalam rangka mencapai kecantikan, hal itu tidak boleh baik untuk menyenangi suaminya atau alasan lainnya." (Fathul Bari, 10/377)
Sebagian ulama kontemporer (zaman ini) tegas mengatakan itu diharamkan, sebab memasang bulu mata palsu sama dengan _Al Waashilah_, yaitu menyambung rambut yang telah dilaknat oleh Nabi ๏ทบ, dan bulu mata termasuk menyambung rambut, menyambung antara yang asli dengan yang palsu.
Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al Jibrin Rahimahullah berkata:
ุฃูู ูุงูุฌูุฒ ุชุฑููุจ ูุฐู ุงูุฑู ูุด ุนูู ุงูุนูููู؛ ูุฏุฎููู ูู ูุตู ุงูุดุนุฑ، ููุฏ ุซุจุช ุฃู «ุงููุจู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู َูุนََู ุงَููุงุตَِูุฉ ูุงูู ُุณْุชَْูุตَِูุฉ» ، ูุฅุฐุง ููู ุนู ูุตู ุดุนุฑ ุงูุฑุฃุณ ุจุบูุฑู ููุฐูู ุฑู ุด ุงูุนูู ูุง ูุฌูุฒ ูุตูู
"Sesungguhnya memasang bulu mata palsu di kedua mata tidak boleh, karena masuk kategori menyambung rambut. Telah shahih bahwa Nabi ๏ทบ melaknat penyambung rambut dan wanita ang disambung rambutnya. Maka, jika menyambung rambut kepala dilarang dengan selainnya maka demikian juga bulu mata, tidak boleh menyambungnya." (Fatawa Mauqi' Al Aluukah no. 1723)
Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid Hafizhahullah berkata:
ูุญุฑู ุนูู ุงูู ุฑุฃุฉ ุชุฑููุจ ุงูุฑู ูุด ุงูุตูุงุนูุฉ ، ูุฃููุง ุชุฏุฎู ูู ูุตู ุงูุดุนุฑ ุงูุฐู ูุนู ุฑุณูู ุงููู ุตََّูู ุงَُّููู ุนََِْููู َูุณََّูู َ ู ู ูุนูู .
"Diharamkan bagi wanita memasang bulu mata palsu, sebab itu termasuk dalam menyambung rambut yang dilaknat oleh Rasulullah ๏ทบ bagi siapa yang melakukannya." (Al Islam Su'aal wa Jawaab no. 39301)
Namun, jika untuk tujuan kesehatan dan maslahat kehidupan, untuk mengembalikan fungsi tubuh seperti sediakala, seperti cangkok jantung, kaki palsu untuk berjalan, tangan palsu untuk memegang, gigi palsu untuk mengunyah, atau operasi pelastik untuk pengobatan akibat wajah terbakar atau kena air keras, itu semua bukan termasuk merubah ciptaan Allah Ta'ala. Itu semua merupakan upaya mengembalikan fungsi organ tubuh seperti awalnya, bukan mengubah dari yang aslinya.
Sementara batasan untuk makeup tebal adalah Jika sampai mengubah wajah aslinya sehingga manusia tidak mengenalinya lagi.
Demikian. Wallahu A'lam
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐDonasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
a.n Yayasan MANIS,
No Rek BSM 7113816637
Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
27/02/20 21.07 - +62 812-9419-3202: ๐ Kamis, 4 Rajab 1441H / 27 Februari 2020
๐ KELUARGA MUSLIM
๐ Pemateri: Ustadz Bendri Jaisyurrahman
๐ Keberkahan Dalam Berkeluarga Adalah Modal Kebahagiaan
๐ฟ๐บ๐๐๐ผ๐๐ท๐
Keberkahan dalam berkeluarga adalah modal kebahagian, sehingga hal itulah yang harus diperhatikan dalam hidup berkeluarga.
Untuk mencapai keberkahan, maka ajarkan keluarga agar selalu menjalankan printah Allah. Ajarkan ilmu dan akidah Islam kepada keluarga, terutama anak, sehingga keberkahan akan selalu muncul dalam kehidupan.
Selain itu jangan jadikan anak-anak fokus mengejar dunia. Tapi pastikan mereka mempersiapkan urusan akhirat. Jangan sampai nantinya meniru keluarga Abu Lahab yang harmonis di dunia tapi akhirnya dilemparkan ke neraka.
Akhlak mulia dan ajaran agama Islam yang mendalam kepada keluarga akan menyelamatkan keluarga baik dunia maupun akhirat.
Jika memang nantinya keluarga berantakan, maka tanyakan kepada dirimu sendiri. Jam berapa kamu shalat subuh, dan anggota keluargamu, karena ibadahmu mencerminkan terhadap keadaanmu di dunia.
Wallahu a'lam bish showab
Wasalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
๐ฟ๐บ๐๐๐ผ๐๐ท๐
Sebarkan! Raih Pahala
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐDonasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
a.n Yayasan MANIS,
No Rek BSM 7113816637
Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
27/02/20 21.07 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
27/02/20 21.08 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
28/02/20 11.12 - +62 812-9419-3202: ๐ Jum'at, 05 Rajab 1441 H / 28 Februari 2020
๐ *Motivasi*
๐ Pemateri: Ustadz Abdullah Haidir, Lc
๐ HARAKAH MENDATANGKAN KETEGUHAN….
๐ฟ๐บ๐๐๐ผ๐๐ท๐น
Firman Allah Taala;
َูุฑَุจَุทَْูุง ุนََٰูู ُُูููุจِِูู ْ ุฅِุฐْ َูุงู ُูุง ََููุงُููุง ุฑَุจَُّูุง ุฑَุจُّ ุงูุณَّู َุงَูุงุชِ َูุงْูุฃَุฑْุถِ َْูู َูุฏْุนَُู ู ِْู ุฏُِِููู ุฅًَِٰููุง ۖ ََููุฏْ َُْูููุง ุฅِุฐًุง ุดَุทَุทًุง
"Dan Kami meneguhkan hati mereka diwaktu mereka berdiri, lalu mereka pun berkata, "Tuhan kami adalah Tuhan seluruh langit dan bumi; kami sekali-kali tidak menyeru Tuhan selain Dia, sesungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan perkataan yang amat jauh dari kebenaran." (QS. Al-Kahfi: 14)
Keterkaitan yang sangat erat antara keteguhan hati yang Allah berikan dengan gerak amal dan ucapan. Seakan memberikan makna bahwa keteguhan hati di atas kebenaran tidak akan terwujud kecuali seseorang bergerak melaksanakan perintah Allah Taala dan menyampaikan perkataan yang hak.
Saya jadi ingat dengan suatu peristiwa yang belum lama terjadi. Suatu kali salah seorang dosen di kampus menjumpai saya, lalu dia mengingatkan tentang tugas dan tanggungjawab ahli syariah dan memotivasi saya untuk semangat berdakwah dan membela agama. Maka saya berkata, 'Semoga Allah berikan keteguhan.'
Dia langsung menjawab, 'Keteguhan tidak akan terwujud kecualik dengan amal dan gerak (harokah)'
Ucapan beliau berikan kesan dalam di hati saya. Faktanya demikian. Allah tidak berikan keteguhan kecuali mereka yang bangkit untuk menyampaikan perkataan yang benar dan bersungguh-sungguh perjuangkan keyakinannya sesuai kemampuannya.
Ya Rabb, beri kami taufiq di jalan yang Kau ridhai dan cintai dan teguhkan hati kami.
Diterjemahkan dari chanel: Syekh Muhammad bin Jabir Al-Qahthani
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐDonasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
a.n Yayasan MANIS,
No Rek BSM 7113816637
๐ฒ Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
28/02/20 11.12 - +62 812-9419-3202: Shaum Di Bulan Rajab
Ustadz Menjawab
Hari/Tanggal: Jum'at, 28 Februari 2020
Ustadz : Farid Nu'man Hasan
๐๐๐ธ๐๐๐ธ๐๐
ุงูุณูุงู ุนูููู ูุฑุญู ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Ustadz... Saya mau bertanya, apakah puasa Rajab sesuai sunah Nabi dan keutamaannya apa kalau sesuai sunah Nabi?
Jawaban
========
Dari Utsman bin Hakim Al Anshari, beliau berkata:
ุณَุฃَْูุชُ ุณَุนِูุฏَ ุจَْู ุฌُุจَْูุฑٍ ุนَْู ุตَْูู ِ ุฑَุฌَุจٍ ََููุญُْู َْููู َุฆِุฐٍ ِูู ุฑَุฌَุจٍ ََููุงَู ุณَู ِุนْุชُ ุงุจَْู ุนَุจَّุงุณٍ ุฑَุถَِู ุงَُّููู ุนَُْููู َุง َُُูููู َูุงَู ุฑَุณُُูู ุงَِّููู ุตََّูู ุงَُّููู ุนََِْููู َูุณََّูู َ َูุตُูู ُ ุญَุชَّู ََُูููู َูุง ُْููุทِุฑُ َُْูููุทِุฑُ ุญَุชَّู ََُูููู َูุง َูุตُูู ُ
"Aku bertanya kepada Sa'id bin Jubeir tentang shaum pada bulan Rajab, saat itu kami sedang berada pada bulan RAJAB, Beliau menjawab: 'Aku mendengar Ibnu Abbas Radhiallahu 'Anhuma berkata: Dahulu Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam BERPUASA (pada bulan Rajab) sampai-sampai kami mengatakan Beliau tidak meninggalkannya, dan Beliau pernah meninggalkannya sampai kami mengatakan dia tidak pernah berpuasa (Rajab).'" (HR. Muslim No. 1157)
Dari hadits ini, menunjukkan bahwa Shaum di bulan Rajab adalah Sunnah (fi'liyah) Rasulullah Shalallahu'Alaihi wa Sallam. Oleh karenanya, mayoritas para imam membolehkan berpuasa pada bulan Rajab secara umum, selama dia tidak mengkhususkan, mengistimewakan, dan menspesialkannya melebihi bulan lainnya.
Imam An-Nawawi Rahimahullah menjelaskan:
ุงูุธุงูุฑ ุฃู ู ุฑุงุฏ ุณุนูุฏ ุจู ุฌุจูุฑ ุจูุฐุง ุงูุงุณุชุฏูุงู ุฃูู ูุง ููู ุนูู ููุง ูุฏุจ ููู ูุนููู ุจู ูู ุญูู ุจุงูู ุงูุดููุฑ
"Secara lahiriah, maksud dari Sa'id bin Jubeir dengan pendalilan ini adalah bahwa tidak ada larangan dan tidak ada pula anjuran secara khusus puasa pada Rajab, tetapi hukumnya sama seperti bulan-bulan lainnya." (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 8/38-39)
Imam An Nawawi Rahimahullah juga mengatakan:
ََููู ْ َูุซْุจُุช ِูู ุตَْูู ุฑَุฌَุจ ٌَْููู ََููุง َูุฏْุจٌ ِูุนَِِْููู ، َََِّูููู ุฃَุตَْู ุงูุตَّْูู ِ ู َْูุฏُูุจٌ ุฅَِِْููู ، َِููู ุณَُูู ุฃَุจِู ุฏَุงُูุฏَ ุฃََّู ุฑَุณُูู ุงَّููู ุตََّูู ุงَّููู ุนََِْููู َูุณََّูู َ َูุฏَุจَ ุฅَِูู ุงูุตَّْูู ู ِْู ุงْูุฃَุดُْูุฑ ุงْูุญُุฑُู ، َูุฑَุฌَุจ ุฃَุญَุฏَูุง . َูุงََُّููู ุฃَุนَْูู ُ .
"Tidak ada yang shahih tentang larangan berpuasa pada bulan Rajab, dan tidak shahih pula mengkhususkan puasa pada bulan tersebut, tetapi pada dasarnya berpuasa memang hal yang DISUNAHKAN. Terdapat dalam Sunan Abu Daud bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallammenganjurkan berpuasa pada asyhurul hurum (bulan-bulan haram), dan Rajab termasuk asyhurul hurum. Wallahu A'lam." (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 8/39)
Hadits yang dimaksud Imam An Nawawi berbunyi:
ุนَْู ู ُุฌِูุจَุฉَ ุงْูุจَุงَِِّูููุฉِ ุนَْู ุฃَุจَِููุง ุฃَْู ุนَู َِّูุง ุฃََُّูู ุฃَุชَู ุฑَุณَُูู ุงَِّููู ุตََّูู ุงَُّููู ุนََِْููู َูุณََّูู َ ุซُู َّ ุงْูุทَََูู َูุฃَุชَุงُู ุจَุนْุฏَ ุณََูุฉٍ ََููุฏْ ุชَุบََّูุฑَุชْ ุญَุงُُูู ََْูููุฆَุชُُู ََููุงَู َูุง ุฑَุณَُูู ุงَِّููู ุฃَู َุง ุชَุนْุฑُِِููู َูุงَู َูู َْู ุฃَْูุชَ َูุงَู ุฃََูุง ุงْูุจَุงُِِّููู ุงَّูุฐِู ุฌِุฆْุชَُู ุนَุงู َ ุงْูุฃََِّูู َูุงَู َูู َุง ุบََّูุฑََู ََููุฏْ ُْููุชَ ุญَุณََู ุงَْْูููุฆَุฉِ َูุงَู ู َุง ุฃََْููุชُ ุทَุนَุงู ًุง ุฅَِّูุง ุจٍَِْููู ู ُْูุฐُ َูุงุฑَْูุชَُู ََููุงَู ุฑَุณُُูู ุงَِّููู ุตََّูู ุงَُّููู ุนََِْููู َูุณََّูู َ ِูู َ ุนَุฐَّุจْุชَ َْููุณََู ุซُู َّ َูุงَู ุตُู ْ ุดَْูุฑَ ุงูุตَّุจْุฑِ ََْูููู ًุง ู ِْู ُِّูู ุดَْูุฑٍ َูุงَู ุฒِุฏِْูู َูุฅَِّู ุจِู َُّููุฉً َูุงَู ุตُู ْ َْููู َِْูู َูุงَู ุฒِุฏِْูู َูุงَู ุตُู ْ ุซََูุงุซَุฉَ ุฃََّูุงู ٍ َูุงَู ุฒِุฏِْูู َูุงَู ุตُู ْ ู ِْู ุงْูุญُุฑُู ِ َูุงุชْุฑُْู ุตُู ْ ู ِْู ุงْูุญُุฑُู ِ َูุงุชْุฑُْู ุตُู ْ ู ِْู ุงْูุญُุฑُู ِ َูุงุชْุฑُْู ََููุงَู ุจِุฃَุตَุงุจِุนِِู ุงูุซََّูุงุซَุฉِ َูุถَู ََّูุง ุซُู َّ ุฃَุฑْุณَََููุง
Dari Mujibah Al Bahili, dari ayahnya, atau pamannya, bahwasanya dia memdatangi NabiShallallahu 'Alaihi wa Sallam, lalu dia pergi. Kemudian mendatangi lagi setelah satu tahun lamanya, dan dia telah mengalami perubahan baik keadaan dan penampilannya. Dia berkata: "Wahai Rasulullah, apakah kau mengenali aku?" Nabi bertanya: "Siapa kamu?" Al Bahili menjawab: "Saya Al Bahili yang datang kepadamu setahun lalu." Nabi bertanya:: "Apa yang membuatmu berubah, dahulu kamu terlihat baik-baik saja?" Al Bahili menjawab: "Sejak berpisah denganmu, saya tidak makan kecuali hanya malam." Bersabda Rasulullah: "Kanapa kamu siksa dirimu?", lalu bersabda lagi: "Puasalah pada bulan kesaabaran, dan sehari pada tiap bulannya." Al Bahili berkata: "Tambahkan, karena saya masih punya kekuatan." Beliau bersabda: "Puasalah dua hari." Beliau berakata: "Tambahkan." Beliau bersabda: "Puasalah tiga hari." Al Bahili berkata:
"Tambahkan untukku." Nabi bersabda: "Puasalah pada bulan-bulan haram, dan tinggalkanlah (sebagiannya), Puasalah pada bulan-bulan haram, dan tinggalkanlah (sebagiannya), Puasalah pada bulan-bulan haram, dan tinggalkanlah (sebagiannya). Beliau berkata dengan tiga jari hemarinya, lalu menggenggamnya kemudian dilepaskannya." (HR. Abu Daud No. 2428, Syaikh Sayyid Sabiq mengatakan: sanadnya jayyid. Lihat Fiqhus Sunnah, 1/453. Namun Syaikh Al Albani mendhaifkan dalam berbagai kitabnya)
Jumhur ulama - tiga madzhab- menyunnahkannya (mandub), sementara kalangan Hanabilah (Hambaliyah) memakruhkannya. (Lihat Al Fiqhu 'alal Madzaahib Al Arba'ah, 1/895)
Banyak ulama yang mengatakan shaum Rajab adalah sunnah, baik dengan istilah mustahab (disukai) dan mandub (dianjurkan), seperti : Imam Asy Syaukani (Naulil Authar, 4/621), Imam Ibnu Hajar Al Haitami (Fatawa Ibni Hajar, 1/4), dan lainnya.
▪️Siapa yang MEMAKRUHKAN?
Sebagian ulama memakruhkan, seperti kalangan Hambaliyah. Ini juga menjadi pendapat Umar bin Khathab dan putranya, Abdullah bin Umar Radhiyallahu 'Anhuma.
Dari Abu Mu'awiyah, dari Al A'masy, dari Barah bin Abdirrahman, dari Kharasyah bin Al Hurr, dia berkata:
ุฑَุฃَْูุชُ ุนُู َุฑَ َูุถْุฑِุจُ ุฃََُّูู ุงَّููุงุณِ ِูู ุฑَุฌَุจٍ ، ุญَุชَّู َูุถَุนَُููุง ِูู ุงْูุฌَِูุงِู ََُُููููู : ُُูููุง َูุฅَِّูู َุง َُูู ุดَْูุฑٌ َูุงَู ُูุนَุธِّู ُُู ุฃَُْูู ุงْูุฌَุงَِِّูููุฉِ
Aku melihat Umar memukul telapak tangan manusia pada bulan Rajab, hinggap dia mengantarkannya ke mangkuk besar, dan berkata: "Makanlah, ini adalah bulan yang dimuliakan oleh orang-orang Jahiliyah." (HR. Ibnu Abi Syaibah dalam Al Mushannaf No. 9851)
Imam Ibnu Abi Syaibah menceritakan:
ุญَุฏَّุซََูุง َِูููุนٌ ، ุนَْู ุนَุงุตِู ِ ุจِْู ู ُุญَู َّุฏٍ ، ุนَْู ุฃَุจِِูู ، َูุงَู : َูุงَู ุงุจُْู ุนُู َุฑَ ุฅุฐَุง ุฑَุฃَู ุงَّููุงุณَ ، َูู َุง ُูุนِุฏَّูู ِูุฑَุฌَุจٍ ، َูุฑَِู ุฐََِูู
Berkata kepada kami Waki;, dari 'Ashim bin Muhamad, dari ayahnya, dia berkata: "Dahulu Ibnu Umar jika dia melihat manusia -dan betapa banyak yang melakukannya pada Rajab- maka dia membencinya." (Al Mushannaf No. 9854)
▪️Mana yang lebih kuat?
Berkata Syaikh Dr. Abdullah Al Faqih Hafizhahullah:
ูู ู ุฎูุงู ูุฐู ุงููููู ูุชุถุญ ููุง ุฌููุงً ุฃู ุงูู ุณุฃูุฉ ุฎูุงููุฉ ุจูู ุงูุนูู ุงุก، ููุง ูุฌูุฒ ุฃู ุชููู ู ู ู ุณุงุฆู ุงููุฒุงุน ูุงูุดูุงู ุจูู ุงูู ุณูู ูู، ุจู ู ู ูุงู ุจููู ุงูุฌู ููุฑ ู ู ุงูุนูู ุงุก ูู ูุซุฑุจ ุนููู، ูู ู ูุงู ุจููู ุงูุญูุงุจูุฉ ูู ูุซุฑุจ ุนููู.ูุฃู ุง ุตูุงู ุจุนุถ ุฑุฌุจ، ูู ุชูู ุนูู ุงุณุชุญุจุงุจู ุนูุฏ ุฃูู ุงูู ุฐุงูุจ ุงูุฃุฑุจุนุฉ ูู ุง ุณุจู، ูููุณ ุจุฏุนุฉ. ุซู ุฅู ุงูุฑุงุฌุญ ู ู ุงูุฎูุงู ุงูู ุชูุฏู ู ุฐูุจ ุงูุฌู ููุฑ ูุง ู ุฐูุจ ุงูุญูุงุจูุฉ.
Pada masalah ini, kami katakan bahwa telah jelas perkara ini telah diperselisihkan para ulama, dan tidak boleh masalah ini menjadi sebab pertentangan dan perpecahan di antara kaum muslimin. Bahkan, siapa saja yang berpendapat seperti jumhur ulama dia tidak boleh dicela, dan siapa saja yang berpendapat seperti Hanabilah dia juga tidak boleh dicela. Ada pun berpuasa pada sebagian bulan Rajab, maka telah disepakati kesunahannya menurut para pengikut empat madzhab sebagaimana penjelasan lalu, itu bukan bid'ah. Kemudian, sesungguhnya PENDAPAT YANG LEBIH KUAT dari perbedaan pendapat sebelumnya adalah pendapat JUMHUR (Mayoritas), bukan pendapat Hanabilah. (Fatawa Asy Syabakah Al Islamiyah No. 28322)
Demikian. Wallahu a'lam
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐ Donasi Dakwah, Multimedia dan Pembinaan Dhuafa
a.n Yayasan MANIS
No Rek BSM 7113816637
Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
28/02/20 11.12 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
28/02/20 11.13 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
29/02/20 11.57 - +62 812-9419-3202: Jenazah Muslim Dimandikan Nasrani
Ustadz Menjawab
Hari/Tanggal : Sabtu, 29 Februari 2019
Ustadz : Farid Nu'man Hasan
๐๐๐ธ๐๐๐ธ๐
ุงูุณูุงู ุนูููู ูุฑุญู ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Ustadz... Saya mau bertanya, sahkah jenazah muslimah di mandikan oleh seorang Nasrani ? dan bolehkah kita menyolatkannya ?
Jawaban
=========
ูุนูููู ุงูุณูุงู ูุฑุญู ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Tidak boleh,.. Sebab memandikan mayit adalah ibadah..
ููุง ูุตุญ ุบุณู ุงููุงูุฑ ูู ุณูู ูุฃู ุงูุบุณู ุนุจุงุฏุฉ ู ุญุถุฉ ููุง ุชุตุญ ู ู ูุงูุฑ ูุงูุตูุงุฉ
Tidak sah orang kafir memandikan mayit muslim, sebab memandikan mayat adalah ibadah mahdhah (murni), maka tidak sah orang kafir, seperti shalat
(Al Kaafi fil Fiqhi al Imam Ahmad)
Wallahu A'lam
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐ Donasi Dakwah, Multimedia dan Pembinaan Dhuafa
a.n Yayasan MANIS
No Rek BSM 7113816637
Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
29/02/20 12.02 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
29/02/20 12.03 - +62 812-9419-3202: ๐ Sabtu, 6 Rajab 1441 / 29 Februari 2020
๐ *Menghafal Al-Quran*
๐ Pemateri: Slamet Setiawan
๐ Banyak dosa bisakah menghafal Alquran?
๐ฟ๐บ๐๐๐ผ๐๐ท๐น
Banyak kaum muslimin yang memilih tidak menghafal Alquran dengan beralasan masih banyak dosa. Sehingga mereka khawatir tidak akan bisa dan mampu untuk menghafalkannya. Namun faktanya justru sebaliknya, ketika anda merasa memiliki banyak dosa,keharusan untuk mulai menghafal Alquran semakin besar. Kenapa bisa begitu? Bukankah pulsa bisa melunturkan hafalan?
Simak penjelasannya disini https://youtu.be/GnNxlpe9kFk
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐDonasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
a.n Yayasan MANIS,
No Rek BSM 7113816637
๐ฒ Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
29/02/20 12.03 - +62 812-9419-3202: ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
*SYARAH HADIST ARBAIN AN-NAWAWI*
*Karya Ustadz Farid Nu`man Hasan*
Buku syarah Hadist Arba'in An-Nawawi yang diterbitkan oleh penerbit Gema Insani merupakan buku rangkuman (kumpulan) materi penjelasan dari hadist arba'in Imam an-Nawawi yang dibedah oleh ustadz Farid Nu'man Hasan (penulis) dalam forum kajian rutin selama kurang lebih dua tahun. Secara garis besar, Syarah hadits Arba'in An-Nawawi ini memuat tiga pembahasan penting dalam setiap babnya (hadistnya), yaitu matan (isi) hadist, takhrij hadist, dan makna hadits, baik makna global maupun spesifik. Dengan pembahasan yang sistematis, detail, dan komprehensif, buku ini sungguh layak untuk dibaca dan dimiliki oleh seluruh pembaca muslim.
Telah terbit buku *SYARAH HADIST ARBAIN AN-NAWAWI* karya Farid Nu'man Hasan
-512 Hlm
-19,3 cm x 26,5 cm
*- Harga : *Rp. 198.000*
(Belum termasuk ongkir, pengiriman via Tiki dari Depok)
#berat buku = 2 kg
๐ณ Norek. an. Yayasan Manis
BSM : 7113816637
*Masa berlaku : Selama persediaan buku masih ada*
Konfirmasi via wa ๐:
Wa.me/628179090190
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
29/02/20 12.03 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
01/03/20 20.29 - +62 812-9419-3202: ๐ Ahad, 7 Rajab1441H / 1 Maret 2020
๐ Tazkiyatun Nafs
๐ Pemateri: Ustadz Faisal Kunhi MA
๐ Carilah Alasan Untuk Berbaik Sangka
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
ุงูุชู ุณ ูุงุฎูู ุนุฐุฑุง
Carilah alasan untuk berprasangka baik kepada saudaramu.
1. Carilah seribu alasan untuk berprasangka baik kepada saudaramu dan jangan mudah percaya jika datang berita buruk tentangnya.
2. Allah Ta'ala berfirman
َูุง ุฃََُّููุง ุงَّูุฐَِูู ุขَู َُููุง ุฅِْู ุฌَุงุกَُูู ْ َูุงุณٌِู ุจَِูุจَุฅٍ َูุชَุจََُّูููุง ุฃَْู ุชُุตِูุจُูุง َْููู ًุง ุจِุฌََูุงَูุฉٍ َูุชُุตْุจِุญُูุง ุนََูู ู َุง َูุนَْูุชُู ْ َูุงุฏِู َِูู
"Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu." (QS. Al Hujurat: 6).
3. Diantara rukun persaudaraan adalah tafahum "saling memahami ". Cobalah untuk memahami saudaramu ketika ia melakukan kesalahan atau kekeliruan dan jangan cepat memberikan kesimpulan tentang seseorang.
4. Berbaik sangkalah sebagaimana semut yang berkata saat nabi Sulaiman lewat,
"Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari." (QS an-Naml: 18).
5. Semut ini mengajarkan baik sangka, yaitu jika nabi Sulaiman dan tentaranya mengajak kita itu karena mereka tidak melihat.
6. Buruk sangka itu disebabkan karena ada dengki, contohnya jika ada saudaranya yang berinfak, maka dia mengatakan "Sesungguhnya ia bersedekah karena ingin di sebut dermawan, padahal dia iri karena tidak bisa bersedekah atau ia pelit berbagi.
7. Orang orang munafik dahulu jika ada yang bersedekah banyak, maka mereka berkata "Sesungguhnya mereka memberi karena riya, dan jika mereka memberikan sedikit, maka mereka mengejek dengan berkata
"Sesungguhnya Allah tidak membutuhkan sedekah seperti itu".
8. Buah dari buruk sangka adalah tajassus (mencari-cari kesalahan), jika seseorang sudah suudzhan maka ia akan melakukan tajassus dan ghibah, maka buruk sangka adalah pangkal dosa.
9. Jika kita ingin mencari kesalahan seseorang pastilah ada ,walaupun apa yang ia lakukan sudah sangat baik.
10. Latihlah diri kita untuk berpikir positif kepada saudara kita, sebagaimana nabi Isa as ketika ia orang -orang meributkan baunya bangkai, maka beliau berkata "lihatlah betapa putih giginya".
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐ=Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa=๐ฐ
๐ณ a.n Yayasan MANIS,
No Rek BSM 7113816637
๐ฒ Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
01/03/20 20.29 - +62 812-9419-3202: Bunga Bank Untuk Bayar Pajak
Ustadz Menjawab
Hari/Tanggal : Ahad, 01 Maret 2019
Ustadz : Farid Nu'man Hasan
๐๐๐ธ๐๐๐ธ๐
ุงูุณูุงู ุนูููู ูุฑุญู ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Ustadz... Saya mau bertanya, bolehkah Riba (bunga bank) digunakan untuk membayar pajak ?
Jawaban
=========
ูุนูููู ุงูุณูุงู ูุฑุญู ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Harta haram Boleh dimanfaatkan untuk kepentingan umum menurut umumnya ulama..
Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid menjelaskan:
ูุฃู
ุง ุงูู
ุญุฑู
ููุณุจู ููู ุงูุฐู ุงูุชุณุจู ุงูุฅูุณุงู ุจุทุฑูู ู
ุญุฑู
ูุจูุน ุงูุฎู
ุฑ ، ุฃู ุงูุชุนุงู
ู ุจุงูุฑุจุง ، ุฃู ุฃุฌุฑุฉ ุงูุบูุงุก ูุงูุฒูุง ููุญู ุฐูู ، ููุฐุง ุงูู
ุงู ุญุฑุงู
ุนูู ู
ู ุงูุชุณุจู ููุท ، ุฃู
ุง ุฅุฐุง ุฃุฎุฐู ู
ูู ุดุฎุต ุขุฎุฑ ุจุทุฑูู ู
ุจุงุญ ููุง ุญุฑุฌ ูู ุฐูู ، ูู
ุง ูู ุชุจุฑุน ุจู ูุจูุงุก ู
ุณุฌุฏ ، ุฃู ุฏูุนู ุฃุฌุฑุฉ ูุนุงู
ู ุนูุฏู ، ุฃู ุฃููู ู
ูู ุนูู ุฒูุฌุชู ูุฃููุงุฏู ، ููุง ูุญุฑู
ุนูู ูุคูุงุก ุงูุงูุชูุงุน ุจู ، ูุฅูู
ุง ูุญุฑู
ุนูู ู
ู ุงูุชุณุจู ุจุทุฑูู ู
ุญุฑู
ููุท .
Harta haram yang dikarenakan usaha memperolehnya, seperti jual khamr, riba, zina, nyanyian, dan semisalnya, maka ini haram hanya bagi yang mendapatkannya saja. Tapi, jika ada ORANG LAIN yang mengambil dari orang itu dengan cara mubah, maka itu tidak apa-apa, seperti dia sumbangkan untuk masjid dengannya, bayar gaji pegawai, nafkah buat anak dan istri, hal-hal ini tidak diharamkan memanfaatkan harta tersebut. Sesungguhnya yang diharamkan adalah bagi orang mencari harta haram tersebut. (Al Islam Su'aal wa Jawaab no. 75410)
Imam Ibnu Taimiyah mengatakan:
ุฅุฐุง ูุงูุช ุงูุฃู ูุงู ูุฏ ุฃุฎุฐุช ุจุบูุฑ ุญู ููุฏ ุชุนุฐุฑ ุฑุฏูุง ุฅูู ุฃุตุญุงุจูุง ููุซูุฑ ู ู ุงูุฃู ูุงู ุงูุณูุทุงููุฉ (ุฃู ุงูุชู ุบุตุจูุง ุงูุณูุทุงู) ; ูุงูุฅุนุงูุฉ ุนูู ุตุฑู ูุฐู ุงูุฃู ูุงู ูู ู ุตุงูุญ ุงูู ุณูู ูู ูุณุฏุงุฏ ุงูุซุบูุฑ ููููุฉ ุงูู ูุงุชูุฉ ููุญู ุฐูู : ู ู ุงูุฅุนุงูุฉ ุนูู ุงูุจุฑ ูุงูุชููู..
Jika harta diperoleh dengan cara yang tidak benar, dan harta tersebut sulit dikembalikan kepada yang berhak, seperti harta yang ada pada penguasa (yaitu yang dirampas penguasa dari rakyatnya), maka bantuan untuk manfaatkan harta ini adalah dengan memanfaatkannya bagi maslahat kaum muslimin seperti penjaga perbatasan, biaya perang, dan semisalnya; sebab ini termasuk pemanfaatan dalam kebaikan dan taqwa. (As Siyaasah Asy Syar'iyah, Hal. 35)
Wallahu A'lam
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐ Donasi Dakwah, Multimedia dan Pembinaan Dhuafa
a.n Yayasan MANIS
No Rek BSM 7113816637
Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
01/03/20 20.29 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
01/03/20 20.30 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
02/03/20 08.27 - +62 812-9419-3202: Memilih Teman Pergaulan
Ustadz Menjawab
Hari/Tanggal : Senin, 02 Maret 2019
Ustadz : Farid Nu'man Hasan
๐๐๐ธ๐๐๐ธ๐
ุงูุณูุงู ุนูููู ูุฑุญู ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Ustadz... Saya mau bertanya, kalau kita menjauhi teman yang tidak akan membawa kita ke kebaikan/ mengurangi intensitas kedekatan, apakah diperbolehkan ustadz?
Jawaban
=========
ูุนูููู ุงูุณูุงู ูุฑุญู ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Itu bukan termasuk memutuskan silaturahim. Tapi, itu dalam rangka menjalankan hadits:
ุงูุฑَّุฌُُู ุนََูู ุฏِِูู ุฎَِِِูููู ََْْููููุธُุฑْ ุฃَุญَุฏُُูู ْ ู َْู ُูุฎَุงُِูู
"Keadaan seseorang itu tergantung agama kawan dekatnya, maka lihatlah olehmu siapa yang menjadi kawan dekatmu." (HR. Abu Daud no. 4833, hasan)
Imam Hasan Al Bashri Rahimahullah berkata:
ุงุณุชูุซุฑูุง ูู ุงูุฃุตุฏูุงุก ุงูู ุคู ููู ูุฅู ููู ุดูุงุนุฉً ููู ุงูููุงู ุฉ".
"Perbanyaklah berkawan dengan orang-orang beriman, karena mereka menjadi syafa'at pada hari kiamat nanti." (Min Aqwaal As Salaf, Qismul Awwal)
Demikian. Wallahu a'lam
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐ Donasi Dakwah, Multimedia dan Pembinaan Dhuafa
a.n Yayasan MANIS
No Rek BSM 7113816637
Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
02/03/20 08.27 - +62 812-9419-3202: ๐ Senin, 08 Rajab 1441H / 02 Maret 2020
๐ Fiqih dan Hadits
๐ Pemateri: Ustadz Farid Nu'man Hasan, S.S.
๐ Yahudi masa lalu mengganti salam yang bukan berasal dari Islam
๐ฟ๐บ๐๐๐ผ๐๐ท๐น
Allah Ta'ala berfirman:
ุฃََูู ْ ุชَุฑَ ุฅَِูู ุงَّูุฐَِูู ُُูููุง ุนَِู ุงَّููุฌَْٰูู ุซُู َّ َูุนُูุฏَُูู ِูู َุง ُُูููุง ุนَُْูู ََููุชََูุงุฌََْูู ุจِุงْูุฅِุซْู ِ َูุงْูุนُุฏَْูุงِู َูู َุนْุตَِูุชِ ุงูุฑَّุณُِูู َูุฅِุฐَุง ุฌَุงุกَُูู ุญَََّْููู ุจِู َุง َูู ْ ُูุญََِّูู ุจِِู ุงَُّููู َََُُููููููู ِูู ุฃَُْููุณِِูู ْ ََْูููุง ُูุนَุฐِّุจَُูุง ุงَُّููู ุจِู َุง َُُูููู ۚ ุญَุณْุจُُูู ْ ุฌَََّููู ُ َูุตَََْْููููุง ۖ َูุจِุฆْุณَ ุงْูู َุตِูุฑُ
Tidakkah engkau perhatikan orang-orang yang telah dilarang mengadakan pembicaraan rahasia, kemudian mereka kembali (mengerjakan) larangan itu dan mereka mengadakan pembicaraan rahasia untuk berbuat dosa, permusuhan, dan durhaka kepada Rasul. Dan apabila mereka datang kepadamu (Muhammad), MEREKA MENGUCAPKAN SALAM DENGAN CARA YANG BUKAN SEPERTI YANG DITENTUKAN ALLAH UNTUKMU. Dan mereka mengatakan pada diri mereka sendiri, "Mengapa Allah tidak menyiksa kita atas apa yang kita katakan itu?" Cukuplah bagi mereka Neraka Jahanam yang akan mereka masuki. Maka neraka itu seburuk-buruk tempat kembali.
(QS. Al Mujadilah: 8)
Imam as Suyuthi Rahimahullah mengatakan tentang sebab turunnya ayat di atas:
ูุฃุฎุฑุฌ ุฃุญู ุฏ ูุงูุจุฒุงุฑ ูุงูุทุจุฑุงูู ุจุณูุฏ ุฌูุฏ ุนู ุนุจุฏุงููู ุจู ุนู ุฑู ุฃู ุงููููุฏ ูุงููุง ูููููู ูุฑุณูู ุงููู ๏ทบ ุณุงู ุนูููู ุซู ูููููู ูู ุฃููุณูู ูููุง ูุนุฐุจูุง ุงููู ุจู ุง ูููู ููุฒูุช ูุฐู ุงูุฃูุฉ
Imam Ahmad, Imam Al Bazzar, dan Imam Ath Thabarani meriwayatkan dengan sanad yang jayyid (baik), dari Abdullah bin 'Amr bahwa orang-orang Yahudi berkata kepada Rasulullah ๏ทบ : "SAAMUN 'ALAIKUM (kebinasaan untukmu)", lalu mereka berkomentar: "Jika salam kami salah kenapa Allah tidak mengazab kami?" Lalu turunlah ayat ini.
(Imam as Suyuthi, Lubab An Naqul fi Asbabin Nuzul, Hal. 541. Dar Ibn al Jauzi. Cet. 1, 2013)
Maka, sejarah berulang lagi. Lagu lama kembali diputar, hanya beda aransemennya. Dulu Assalamualaikum, diganti Saamun 'alaikum, saat ini diganti dengan Salam Pancasila. Dulu pelakunya orang-orang Yahudi, sekarang pelakunya orang yang mengaku muslim.
Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid Hafizhahullah mengatakan:
ูุฅุฐุง ูุงู ุงูุฃู ุฑ ูุฐูู ูุงูุฐู ููุจุบู ุนุฏู ุชุบููุฑ ุฃููุงุธ ูุฐู ุงูุนุจุงุฏุฉ ، ููุง ุงูุฒูุงุฏุฉ ุนูููุง ، ููู ุณูุฉ ุงูุฃูุจูุงุก ูุงูู ุฑุณููู ، ููู ุดุนุงุฑ ุงูู ุคู ููู ู ู ุฌู ูุน ุงูุฃู ู .
Jika begitu keadaannya, maka tidak sepantasnya mengubah lafaz yang bernilai ibadah ini (maksudnya Assalamualaikum), tidak boleh ditambah-tambahkan, sebab itu adalah sunnah para nabi dan rasul, serta syiar orang-orang beriman di tengah umat seluruhnya.
(Al Islam Su'aal wa Jawaab no. 138666)
Wallahul Musta'an
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐ=Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa=๐ฐ
๐ณ a.n Yayasan MANIS,
No Rek BSM 7113816637
๐ฒ Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
02/03/20 12.10 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
02/03/20 12.10 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
03/03/20 15.23 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
03/03/20 15.23 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
03/03/20 15.23 - +62 812-9419-3202: Gharar Dalam Jual Beli Makanan
Ustadz Menjawab
Hari/Tanggal : Selasa, 03 Maret 2019
Ustadz : Farid Nu'man Hasan
๐๐๐ธ๐๐๐ธ๐
ุงูุณูุงู ุนูููู ูุฑุญู ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Ustadz... Saya mau bertanya, mohon berkenan menjelaskan tentang hukum "makan sepuasnya, bayar seikhlasnya."
Jawaban
=========
ูุนูููู ุงูุณูุงู ูุฑุญู ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Jual beli dalam Islam, memang harus jelas baik jelas barang, jelas harga, jelas spek, jelas kepemilikan untuk menghindar gharar.
Gharar sendiri bermacam-macam, ada gharar katsir seperti membeli burung yang masih terbang, membeli buah yang belum tumbuh dan tidak ada jaminan pasti tumbuh maka ini haram.
Tapi ada gharar qalil, gharar sedikit, ini BOLEH menurut para ulama. Seperti gharar dalam jual beli ALL YOU CAN EAT, ini gharar yang sudah bisa diprediksi. Makanan dengann harga 100 rb rupiah tapi sebebasnya. Sebab, si penjual berpikir "sepuas-puasnya manusia makan paling hanya sekian saja".
Untuk kasus yang ditanyakan, maka memang ini gharar di sisi harga dan barang sekaligus. Beda dengan All YOU can eat, yg harga sudah dipatok.
Maka, cara seperti itu walau bagus niatnya tapi caranya yang tidak pas.
Wallahu A'lam
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐ Donasi Dakwah, Multimedia dan Pembinaan Dhuafa
a.n Yayasan MANIS
No Rek BSM 7113816637
Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
03/03/20 15.23 - +62 812-9419-3202: ๐ Selasa, 09 Rajab 1441H / 03 Maret 2020
๐ Tsaqofah
๐ Pemateri: Ustadz Farid Nu'man Hasan, S.S.
๐ Ngaku Muslim tapi Anti Islam
๐ฟ๐บ๐๐๐ผ๐๐ท๐น
๐ Ini bukan dunia dongeng, tapi alam nyata.
๐ Aneh sih, tapi benar-benar ada
๐ Terlahir muslim, dikeluarga muslim, dididik dengan cara Islam, bahkan bisa jadi pendidikan formalnya Islam, tapi begitu usia dewasa benci mendarahdaging dengan apa pun yang beraroma Islam
๐ Menutup aurat dianggap pengekangan, Arabisasi, dan tidak cinta budaya bangsa
๐ Teriakan takbir, dianggap atribut paham radikal, lalu diplesetkan take beer!
๐ Sekolah IT (Islam Terpadu), pesantren, rohis, dianggap sarang kaderisasi paham radikal dan terorisme
๐ Istilah-istilah yang berasal dari bahasa Arab alerginya minta ampun (Mungkin Kalau mati kita panggil bangke mrk lebih bahagia, soalnya jenazah dan mayat itu bahasa Arab)
๐ Mengaku muslim tapi memandang ajaran Islam, para da'i, ulama, seperti monster yang menakutkan dan mesti dibenci
๐ Sebenarnya, mereka tidak menawarkan apa-apa dalam sikapnya kecuali kebodohan yang berlipat-lipat, kegelapan paling hitam, kebusukan paling tajam
๐ Islam agama indah, sejalan dengan fitrah, semua perintah dan larangan hanyalah untuk maslahat manusia.., ini begitu nyata dan diakui orientalis Barat sendiri..
๐ Tapi,.. Memang hidayah begitu mahal. Bersyukurlah bagi seorang muslim yang masih cinta kepada Islam, Allah, RasulNya, Al Quran, Masjid, ulama, majelis kebaikan, dan syariat..
๐ Walau kita tidak berpendidikan tinggi, bukan S1, S2, S3 misalnya .. tapi masih diberikan mata hati dan al furqan untuk membedakan mana yang haq dan batil. Ini anugerah sangat mahal..
๐ Biarlah mereka yang sedang takut dengan imajinasi "Islam" yang diciptakan paranoid dirinya sendiri, eksistensi mereka akan berakhir.. Insya Allah
๐ Anak-anak Islam akan kembali ke pangkuan nikmatnya berislam dengan istiqamah dan menyeluruh
Wallahul Musta'an
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐ=Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa=๐ฐ
๐ณ a.n Yayasan MANIS,
No Rek BSM 7113816637
๐ฒ Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
04/03/20 06.07 - +62 812-9419-3202: ๐ Rabu, 10 Rajab 1441 H / 04 Maret 2020
๐ *Motivasi*
๐ Pemateri: Ustadzah Rochma Yulika
๐ Bangunan Seperti Apa Keluarga Kita?
๐ฟ๐บ๐๐๐ผ๐๐ท๐น
Mendapati bahagia dalam berkeluarga menjadi harapan kita semua. Sedari awal Allah sudah isyaratkan bahwa kita hidup akan bertemu pasangan. Sangat jelas Al Quran membahas tentang akan dipertemukan setiap kita dengan pasangan masing-masing. Dalam surat Ar Ruum ayat 21 berbunyi:
َูู ِْู ุขَูุงุชِِู ุฃَْู ุฎَََูู َُููู ู ِّْู ุฃَُููุณُِูู ْ ุฃَุฒَْูุงุฌًุง ِّูุชَุณُُْูููุง ุฅََِْูููุง َูุฌَุนََู ุจََُْูููู ู ََّูุฏَّุฉً َูุฑَุญْู َุฉً ุฅَِّู ِูู ุฐََِูู َูุขَูุงุชٍ َِّْูููู ٍ َูุชَََّููุฑَُูู
"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir."
Dorongan untuk mendapatkan pasangan adalah fitrah yang sudah dari lahir Allah berikan. Sehingga ketika sudah mulai meremaja, mendewasa dorongan itu semakin kuat. Bahkan pada usia yang semakin menua kegelisahan pun hadir sembari bertanya dan meminta tentang jodohnya. Harapan itu harus ada. Terus meminta kepada Allah dan akan ada saat terbaik semuanya kan mewujud. Semoga.
Memasuki bahtera rumah tangga tak hanya tawa bahagia yang bisa kita nikmati namun peristiwa pedih yang kita lalui mampu menyesakkan hati. Tak jarang bola mata kita membulat karena Allah beri banyak karunia namun adakalanya mata pun basah dan sembab karena jiwa merasakan keperihannya.
Rasulullah pun menjelaskan dalam sabdanya:
"Tidak ada satu musibah yang menimpa setiap Muslim, baik rasa capek, sakit, bingung, sedih, gangguan orang lain, resah yang mendalam, sampai duri yang menancap di badannya, kecuali Allah jadikan hal itu sebagai sebab pengampunan dosa-dosanya," (HR Bukhari).
Percayalah setiap skenario yang sudah Allah tetapkan akan berakhir dengan banyak keajaiban bila taqwa menjadi pakaian kita. Sudah menjadi tabiat kehidupan jika kita juga akan bersua dengan kesulitan, rintangan tak hanya yang indah saja takdir yang kita terima. Maka membangun rumah tangga harus ada ilmunya. Belajar dengan para guru peradaban dan seyelah menikah tak bosan belajar dengan pasangan. Belajar menata diri, hingga mampu raih prestasi.
Lantas apa yang harus kita lakukan untuk mengawali keberkahan hidup dalam keluarga? Tak hanya bercita meraih sukses di dunia tapi sama-sama memiliki visi dan misi ukhrowi.
1. Menjadikan Al Quran sebagai pedoman. Al Qurat sarat dengan pesan kehidupan. Banyak pertanyaan yang bisa terjawab dengan Al Quran. Dalam surat Al Baqarah ayat 2 dinyatakan bahwa Al Quran sebagai petunjuk bagi orang yang bertaqwa.
ุฐََِٰูู ุงِْููุชَุงุจُ َูุง ุฑَْูุจَ ۛ ِِููู ۛ ُูุฏً ِْููู ُุชََِّููู
"Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa."
2. Menjadikan keluarga Rasulullah sebagai teladan. Keluarga terbaik adalah keluarga Rasulullah. Bagaimana beliau memerlakukan istri dan anggota keluarganya, hal ini menjadi cermin bagi kita semua. Bermula dari ayah yang shalih akan membawa pengaruh yang sangat baik untuk semua anggota keluarganya. Sehingga terlahirlah pula karakter positif yang membuat keluarga makin berkah.
Allah telah memperlihatkan tipe rumah tangga teladan lewat utusan-Nya Rasulullah SAW. Sebagai umatnya kita diwajibkan untuk beruswah (mengambil contoh) kepada beliau dalam segala hal, termasuk rumah tangga. Hal ini sebagaimana telah diperintahkan Allah dalam kitab-Nya yang mulia
"Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah, suri tauladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang-orang yang mengharapkan rahmat Allah dan hari kiamat. Dan dia banyak menyebut nama Allah" (QS. 33: 21).
Rasulullah membina rumah tangganya berlandaskan taqwa, dan taat sepenuhnya kepada wahyu. Suatu ketika para istri Rasul mengadakan 'aksi' untuk meminta kenaikan uang 'belanja'. Menghadapi ulah istrinya itu Rasul mendiamkan mereka selama sebulan penuh sambil menunggu wahyu Allah. Akhirnya wahyu Allah pun datang,
"Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu: "Jika kamu sekalian menginginkan kehidupan dunia dan perhiasannya, maka marilah supaya kuberikan kepadamu mut'ah dan aku ceraikan kamu dengan cara yang baik. Dan jika kamu sekalian menghendaki keridhoan Allah dan Rasul-Nya serta kesenangan kampung akhirat, maka Allah menyediakan bagi siapa ysng berbuat baik diantaramu pahala yang besar". (QS. 33: 28-29).
Begitulah Allah sudah perlihatkan contoh terbaik bagi kita tinggal kita meneladanya.
3. Akhlak mulia sebagai perilaku keseharian. Mengapa akhlak menjadi hal utama? Karena kita ketahui bersama untuk apa Rasulullah diutus oleh Allah? "Dan tiadalah Kami (Allah) mengutus engkau (Muhammad), kecuali untuk menjadi rahmat bagi semesta alam" (QS. Al-anbiya 21/107).
Dan dijelaskan sendiri oleh Nabi dalam satu riwayat Hadis Sahih:
ุงَِّูู َุง ุจُุนِุซْุชُ ِูุฃ ُุชَู ِّู َุง ู ََูุงุฑِู َ ุงْูุฃَุญْูุงَ ِู
"Sesungguhya aku diutus untuk meyempurnakan akhlak yang mulia." Innama bu'itstu liutammima makarimal akhlaq (HR Bukhari).
Sifat kasih sayang merupakan bagian dari akhlak terpuji. Kita bayangkan saja bila tak ada kasih sayang dalam keluarga yang terjadi adalah kekeruhan suasana sehingga kenyamanan dalam rumah tangga tak lagi ada. Maka sangat penting berakhlak mulia dalam kebersamaan terutama dalam lingkung yang kecil yakni keluarga.
4. Syariat yang jadi ukuran. Sedari pagi hingga pagi lagi tatanan keluarga muslim. Bila keluarga memakai takaran syariat dalam menjalaninya maka akan lebih mudah membangun keluarga sakinah. Semua anggota keluarga paham rambu-rambu yang harus ditaati. Dan bila melakulan pelanggaran akan berakibat buruk pada dirinya terutama dosa yang akan dibawa hingga tiada. Sebenarnya aturan sudah Allah buat untuk mengatur hidup manusia. Hanya saja mengapa masalah itu terjadi tak lain dari kesalahan atau pelanggaran terhadap tatanan yang sudah ditentukan. Allah Ta'ala berfirman:
َูุง ุฃََُّููุง ุงَّูุฐَِูู ุขู َُููุง ุฃَุทِูุนُูุง ุงََّููู َูุฃَุทِูุนُูุง ุงูุฑَّุณَُูู ََููุง ุชُุจْุทُِููุง ุฃَุนْู َุงَُููู ْ
"Hai orang-orang yang beriman, taatlah kepada Allah dan taatlah kepada rasul dan janganlah kamu merusakkan (pahala) amal-amalmu" (Qs. Muhammad: 33).
Ia juga berfirman:
َูุฃَุทِูุนُูุง ุงََّููู َูุฃَุทِูุนُูุง ุงูุฑَّุณَُูู َูุฅِْู ุชَََّْูููุชُู ْ َูุฅَِّูู َุง ุนََูู ุฑَุณَُِูููุง ุงْูุจََูุงุบُ ุงْูู ُุจُِูู
"Dan taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul, jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban Rasul Kami hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan terang" (Qs. At Taghabun: 12).
Sangat jelas Al Quran, bahwa kita diperintahkan untuk taat. Dalam bermuamalah dengan keluarga sekali pun ada aturan yang baku bagaimana sikap kita kepada pasangan dan anak. Mari menjaga ketaqwaan, niscaya kebahagiaan akan bertandang dalam rumah tangga kita.
Dari Ibnu Mas'ud RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, ''Hendaklah kalian selalu melakukan kebenaran, karena kebenaran akan menuntun kepada kebaikan, dan kebaikan itu menunut ke surga. Jika seseorang selalu berbuat benar dan bersungguh dengan kebenaran, ia akan ditulis di sisi Allah swt sebagai orang yang sangat benar. Jauhkanlah dirimu dari bohong, karena bohong akan menuntun kepada kedurhakaan, dan durhaka itu menuntun ke neraka. Jika seseorang selalu bohong dan bersungguh-sungguh dengan kebohongan, ia akan ditulis di sisi Allah swt sebagai orang yang sangat pembohong.'' Hadis muttafaqun'alaih.
5. Memiliki orientasi keakhiratan. Muara dari kehidupan tak lain adalah akhirat dan dalam al quran dikatakan bahwa akhirat lebih utama dari dunia. Jika membangun keluarga ada orientasi yang jelas bahwa shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah maka setiap masalah akan diusahan untuk diselesaikan dan terus berusaha serta tak mudah putus asa.
Allah berfirman,
ุฌََّูุงุชُ ุนَุฏٍْู َูุฏْุฎََُُููููุง َูู َْู ุตََูุญَ ู ِْู ุขุจَุงุฆِِูู ْ َูุฃَุฒَْูุงุฌِِูู ْ َูุฐُุฑَِّّูุงุชِِูู ْ
"(yaitu) surga 'Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama orang-orang saleh dari bapak-bapaknya, istri-istrinya dan anak cucunya." (QS. Ar-Ra'du: 23)
Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan maksud ayat ini bahwa Allah akan mengumpulkan seseorang bersama keluarganya, orang tua, istri dan anak-cucunya di surga. Ini adalah dalil satu keluarga bisa masuk surga bersama. Beliau berkata,
ูุฌู ุน ุจูููู ูุจูู ุฃุญุจุงุจูู ูููุง ู ู ุงูุขุจุงุก ูุงูุฃูููู ูุงูุฃุจูุงุก ، ู ู ู ูู ุตุงูุญ ูุฏุฎูู ุงูุฌูุฉ ู ู ุงูู ุคู ููู; ูุชูุฑ ุฃุนูููู ุจูู ، ุญุชู ุฅูู ุชุฑูุน ุฏุฑุฌุฉ ุงูุฃุฏูู ุฅูู ุฏุฑุฌุฉ ุงูุฃุนูู ، ู ู ุบูุฑ ุชูููุต ูุฐูู ุงูุฃุนูู ุนู ุฏุฑุฌุชู
"Allah mengumpulkan mereka dengan orang-orang yang mereka cintai di dalam surga yaitu orang tua, istri dan anak keturunan mereka yang mukmin dan layak masuk surga. Sampai-sampai, Allah mengangkat derajat yang rendah menjadi tinggi tanpa mengurangi derajat keluarga yang tinggi (agar berkumpul di dalam surga yang sama derajatnya)."
6. Pentingnya memahami antara hak dan kewajiban pasangan. Sebagai suami harus bisa menjalankan sebaik-baiknya kewajiban yang dipikul juga memenuhi hal istri. Karena itu kunci kebahagiaan begitu juga sebaliknya. Dikisahkan dari Mu'awiyah Al Qusyairi radhiyallahu 'anhu, ia bertanya pada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengenai kewajiban suami pada istri, lantas Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
ุฃَْู ุชُุทْุนِู ََูุง ุฅِุฐَุง ุทَุนِู ْุชَ َูุชَْูุณََُููุง ุฅِุฐَุง ุงْูุชَุณَْูุชَ – ุฃَِู ุงْูุชَุณَุจْุชَ – َููุงَ ุชَุถْุฑِุจِ ุงَْููุฌَْู َููุงَ ุชَُูุจِّุญْ َููุงَ ุชَْูุฌُุฑْ ุฅِูุงَّ ِูู ุงْูุจَْูุชِ
"Engkau memberinya makan sebagaimana engkau makan. Engkau memberinya pakaian sebagaimana engkau berpakaian -atau engkau usahakan-, dan engkau tidak memukul istrimu di wajahnya, dan engkau tidak menjelek-jelekkannya serta tidak memboikotnya (dalam rangka nasehat) selain di rumah" (HR. Abu Daud no. 2142. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih).
Pemenuhan antara hak dan kewajiban dalam rumah tangga akan membawa pada kehidupan yang harmonis karena ada usaha untuk saling membahagiakan.
7. Menjadi pelopor kebaikan. Tak mudah untuk menjadi pelopor kebaikan karena segalanya akan mudah kita lakukan bila kita juga menanam kebaikan pada diri sendiri. Bagaimana mungkin ingin membagi buah sementara dirinya tak bisa menghasilkan buah? Maka sangat sepakat dengan nasihat Syekh Mustafa Masyhur,"Tumbuh suburkan Islam pada diri kita niscaya akan menyubur di sekitar kita." Maka jangan berhenti belajar menjadi orang baik. Selalu evaluasi diri apalagi dalam membangun keluarga, tentu banyak hal yang butuh penyesuaian dan penyelesaian dari masalah yang kita jumpai.
Barangsiapa melakukan perbuatan baik dalam Islam, maka dia mendapat pahala perbuatannya dan pahala orang yang ikut melakukannya tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun. Dan barangsiapa yang melakukan perbuatan buruk dalam Islam, maka dia akan mendapatkan dosa dari perbuatannya dan dosa orang yang ikut melakukannya tanpa mengurangi dosa mereka sedikit pun" (HR Muslim)
Kepeloporan harus dilandasi keikhlasan dan dimulai dari diri sendiri. Rasulullah SAW dan para sahabat adalah pelopor dalam kebaikan. Berbagai sunnah hasanah (tradisi yang baik) yang ada sekarang ini, dimulai oleh mereka. Mereka pun memulai sunnah itu dari diri mereka sendiri.
8. Memiliki ilmu agar hidup tercerahkan. Menuntut ilmu perihal yang diwajibkan. Banyak materi bisa kita dapatkan juga nasihat ulama. Apalagi kalau kita mau mengkaji lebih dalam isi dari Al Qur'an juga sunnah Rasulullah. Betapa luas ilmu yang bisa kita pelajari dan banyak contoh permasalahan kehidupan serta penyelesaiannya yang bisa kita jadikan acuan. Jika dipikir berumah tangga tidak ada sekolahnya tapi justru kita akan membutuhkan ilmu tersebut sepanjang hayat. Kita ketahui bersama, menikah itu ibadah yang paling panjang waktunya. Apalagi setiap masalah yang datang belum tentu sama ketika harus menyelesaikannya sehingga ilmu kerumahtanggaan ini harus terus di upgrade.
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐ=Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa=๐ฐ
๐ณ a.n Yayasan MANIS,
No Rek BSM 7113816637
๐ฒ Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
04/03/20 06.07 - +62 812-9419-3202: Nafkahi Anak Istri Dari Harta Haram
Ustadz Menjawab
Hari/Tanggal : Rabu, 04 Maret 2019
Ustadz : Farid Nu'man Hasan
๐๐๐ธ๐๐๐ธ๐
ุงูุณูุงู ุนูููู ูุฑุญู ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Ustadz... Saya mau bertanya, bagaimana dengan hadist dibawah ini, terkait daging yang tumbuh dari harta haram. Mohon penjelasan
Dari Jabir bin Abdillah Radhiyallahu anhu bahwa Rasûlullâh Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
َูุง َูุนْุจُ ุจَْู ุนُุฌْุฑَุฉَ ุฅَُِّูู ูุงَ َูุฏْุฎُُู ุงْูุฌََّูุฉَ َูุญْู ٌ َูุจَุชَ ู ِْู ุณُุญْุชٍ
Wahai Ka'ab bin 'Ujrah, sesungguhnya tidak akan masuk surga daging yang tumbuh dari makanan haram. [HR. Ibn Hibban dalam Shahîhnya]
Jawaban
=========
ูุนูููู ุงูุณูุงู ูุฑุญู ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Itu hukuman bagi si pencari harta haramnya. Bahwa jika mereka makan harta haram maka tidak pantas mereka masuk surga.
Bukan untuk orang lain yang berinteraksi dengan dia, baik anak istri, tetangga, pedagang.
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam jual beli dengan Yahudi sebagai mana hadits Shahih Bukhari, padahal orang Yahudi tersebut penghasilannya haram. Apakah lantas Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dikatakan makan harta haram? Tidak.
Seorang pemain judi beli bakso, apakah lantas penjual bakso memakan harta judi? Tidak. Itu usaha yang halal bagi tukang bakso, tapi haram bagi si penjudi saja.
Tapi, bukan berarti ini pembenaran bagi suami mencari nafkah yang haram, Istri dan anak jika ada alternatif yang halal yang mereka usahakan sendiri, sangat bagus menolak nafkah suami seperti itu, sebagai pelajaran bagi suaminya..
Wallahu A'lam
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐ Donasi Dakwah, Multimedia dan Pembinaan Dhuafa
a.n Yayasan MANIS
No Rek BSM 7113816637
Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
04/03/20 21.24 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
04/03/20 21.24 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
05/03/20 09.19 - +62 812-9419-3202: ๐ Kamis, 11 Rajab 1441H / 5 Maret 2020
๐ KELUARGA MUSLIM
๐ Pemateri: Ustadzah DR. Aan Rohanah Lc., M.Ag.
๐ Mengatasi Masalah Keluarga
๐ฟ๐บ๐๐๐ผ๐๐ท๐
Setiap pasangan Suami istri selalu menginginkan keluarga yg bahagia, harmonis dan tidak banyak masalah yg akan menggannggu kehidupan keluarga mereka. Sebetulnya masalah itu lebih banyak muncul dari pihak internal pribadi mereka dibandingkan dengan pihak eksternal. Sehingga berusahalah untuk menghindar dari hal-hal berikut:
A. Masalah internal keluarga
1. Berbeda visi dan tujuan berkeluarga yg mengakibatkan sulit bekerjasama utk kebaikan-kebaikan keluarga.
2. Mengabaikan kewajiban dan tanggung jawab, sehingga banyak muncul masalah dalam keluarga.
3. Berbeda konsep dan cara dalam membangun keluarga dan mendidik anak sehingga selalu cekcok dalam berbagai hal.
4. Tidak bersikap terbuka kepada pasangan, sehingga komunikasi tersendat, banyak rahasia, dan buruk sangka.
5. Tidak bisa menjaga lisan sehingga sering berselisih, berkata kasar dan melukai hati serta tidak menghargai pendapat pasangan.
6. Cuek, sibuk dengan urusan masing-masing, tidak ada perhatian dan tidak peduli kepada pasangan.
7. Berpenampilan selebor, tidak menarik, tidak berdandan, tidak melakukan perawatan kecantikan dan berbau tidak sedap (tidak harum).
8. Bersikap dingin dan kaku, tidak ada keramahan dan keceriaan, apalagi merayu sehingga tidak bisa bersikap romantis.
9. Cemburu yang berlebihan, takut kehilangan pasangan yang berlebihan sehingga sangat posesif kepada pasangan.
10. Menganggap remeh pada perceraian dan tidak menganggap pernikahan itu sakral, sehingga jika kesal sering terucap kata cerai.
11. Mengabaikan tanggung jawab kepada keluarga, sehingga banyak kewajiban yg tidak tertunaikan dan hak-hak pasangan dan keluarga yg tidak terpenuhi.
12. Bersikap kasar dan tidak ada kelembutan sehingga sering terjadi kekerasan fisik pada pasangan.
13. Egois, tidak menghargai kebaikan dan kekebihan pasangan, selalu ingin menang dan berkuasa , tidak mau mengalah dan minta maaf sekalipun salah.
14. Jenuh, monoton, tidak ada perubahan, tidak kejutan-kejutan yg menarik, kurang variasi sehingga membosankan.
B. Problem eksternal keluarga
1. Permasalahan ekonomi,
dan sulitnya mencari pekerjaan, persaingan tinggi, banyak PHK, penghasilan kecil tidak mencukupi kebutuhan keluarga, biaya hidup dan biaya pendidikan anak tidak terjangkau, rumah masih ngontrak dll.
2. Ikut campur mertua dan keluarganya dalam banyak hal, sehingga keoemimpinan suami tidak bisa ditegakkan dan tidak ada kebebasan istri untuk berkreasi dan berinovasi, maka suami istri tidak bisa mandiri dan tidak memiliki keputusan sendiri.
3. Lingkungan yg buruk, sedangkan suami istri atau salah seorang dari mereka mudah terpengaruh sehingga semakin memperparah problem dalam keluarga.
Wallahu a'lam bish showab
Wasalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
(Bersambung)
๐ฟ๐บ๐๐๐ผ๐๐ท๐
Sebarkan! Raih Pahala
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐDonasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
a.n Yayasan MANIS,
No Rek BSM 7113816637
Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
05/03/20 09.19 - +62 812-9419-3202: Riya' Dalam Ibadah Wajib
Ustadz Menjawab
Hari/Tanggal : Kamis, 05 Maret 2019
Ustadz : Farid Nu'man Hasan
๐๐๐ธ๐๐๐ธ๐
Ustadz... Saya mau bertanya, apakah riya' itu bisa menyertai ibadah yang bersifat wajib? Misal shalat jamaah k mesjid kan pasti terlihat sama orang berbeda dengan shalat sunnah yang bisa sembunyi-sembunyi.
Jawaban
========
ูุนูููู ุงูุณูุงู ูุฑุญู ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Riya bisa dialami pada semua ibadah. Ini tergantung orangnya. Jika mentalitas pamer sudah menjadi bagian diri dari seseorang, maka mau ibadah wajib atau sunnah dia akan riya. Ada pun ibadah-ibadah yang memang menjadi syiar, seperti shalat berjamaah (shalat wajib, istisqa, shalat id, tarawih), atau haji, maka menampakkan diri dalam ibadah-ibadah tersebut adalah bagian dari tuntutannya, sebab ibadah-ibadah kolektif tidak mungkin diam-diam.
Demikian. Wallahu a'lam
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐ Donasi Dakwah, Multimedia dan Pembinaan Dhuafa
a.n Yayasan MANIS
No Rek BSM 7113816637
Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
06/03/20 07.19 - +62 812-9419-3202: ๐ Jum'at, 12 Rajab 1441H / 06 Februari 2020
๐ *Renungan Hadist*
๐ Pemateri: Ustadz Rikza Maulan, Lc., M.Ag
๐ Menutupi Aib Saudara Sesama Muslim
๐ฟ๐บ๐๐๐ผ๐๐ท๐น
ุนَْู ุฃَุจِู ُูุฑَْูุฑَุฉَ ุนَْู ุงَّููุจِِّู ุตََّูู ุงَُّููู ุนََِْููู َูุณََّูู َ َูุงَู َูุง َูุณْุชُุฑُ ุนَุจْุฏٌ ุนَุจْุฏًุง ِูู ุงูุฏَُّْููุง ุฅَِّูุง ุณَุชَุฑَُู ุงَُّููู َْููู َ ุงَِْูููุงู َุฉِ (ุฑูุงู ู ุณูู )
Dari Abu Hurairah ra bahwa Nabi Saw bersabda, "Tidaklah seseorang menutupi aib orang lain di dunia, melainkan Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat kelak." (HR. Muslim, hadits no 4692)
® Hikmah Hadits ;
1. Bahwa setiap manusia pasti memiliki kekurangan dan kekhilafan, siapapun dia. Karena tidak ada seorang manusia pun di dunia ini yang sempurna, yang tidak pernah luput dari salah dan dosa. Termasuk juga diri kita sendiri. Betapapun kita melihat sempurnanya diri kita, maka betapa disana pula terlihat banyak aib, cacat dan cela. Hanya Dia Allah yang Maha Sempurna, yang tiada pernah memiliki setitik salah dan cela.
2. Maka sudah sepatutnya sebagai manusia yang banyak cacat dan cela, pun kita memaklumi adanya cacat dan cela pada orang lain, khususnya pada saudara sesama muslim. Dan sebagaimana kita suka jika saudara kita memaafkan, memaklumi dan bahkan menutupi cela kita, maka merekapun juga sama; suka jika dimaafkan, dimaklumi dan ditutupi cela dan aib nya. Terlebih jika difahami makna dan kandungan dari hadits di atas, yaitu apabila kita memaafkan dan menutupi aib dan cela orang lain, maka kelak di akhirat Allah Swt juga akan menutupi aib dan cela kita di akhirat.
3. Pentingnya melakukan suatu perbuatan dengan pertimbangan dan orientasi kehidupan akhirat. Karena kelak kita semua akan pulang kembali ke kampung akhirat. Dan betapa bahagianya seseorang yang ketika melakukan suatu perbuatan, adalah dengan memperhitungan kebaikan hari akhirat. Karena kelak, setiap kebaikan akan dibalas dengan kebaikan kendatipun kecilnya kebaikan tersebut.
Demikian juga sebaliknya, setiap keburukan akan dibalas oleh keburukan juga, kendatipun kecilnya keburukan tersebut. Dan menutup aib serta cela sesama muslim adalah bentuk kebaikan kecil dan ringan namum memiliki timbangan kebaikan yang sangat mulia di sisi Allah Swt.
Wallahu A'lam
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐDonasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
a.n Yayasan MANIS,
No Rek BSM 7113816637
๐ฒ Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
06/03/20 07.19 - +62 812-9419-3202: Shalat Dhuha Diganti Dengan Dzikir
Ustadz Menjawab
Hari/Tanggal : Jum'at, 6 Maret 2020
Ustadz : Farid Nu'man Hasan
๐๐๐ธ๐๐๐ธ๐๐
ุงูุณูุงู ุนูููู ูุฑุญู ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Ustadz... saya mau bertanya. Saya pernah baca bahwa shalat dhuha itu untuk mewakili sedekah setiap ruas anggota tubuh dan pernah baca bahwa bacaan subhanallah alhamdulillah adalah sedekah. Jika seseorang memiliki kendala sakit, apakah bisa shalat dhuha itu diganti dengan dzikir (Subhanallah alhamdulillah)?
A_40
Jawaban
=========
ูุนูููู ุงูุณูุงู ูุฑุญู ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Jika memang sedang sakit, dan berat melakukan sunnah, maka tidak masalah lakukan ibadah sunnah yang lainnya yang dia mampu seperti dzikir..
Allah Ta'ala berfirman:
َููฑุชَُّููุงْ ูฑََّููู ู َุง ูฑุณุۡชَุทَุนุۡชُู ۡ..
"Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu." (QS. At-Taghabun, Ayat 16)
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda:
َูุฅِุฐَุง ุฃَู َุฑْุชُُูู ْ ุจِุฃَู ْุฑٍ َูุฃْุชُูุง ู ُِْูู ู َุง ุงุณْุชَุทَุนْุชُู ْ
"Jika aku memerintahkan kalian atas sesuatu maka lakukan sejauh kesanggupan kalian." (HR. Bukhari no. 7288)
Demikian. Wallahu A'lam
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐDonasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
a.n Yayasan MANIS,
No Rek BSM 7113816637
Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
06/03/20 12.58 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
06/03/20 12.59 - +62 812-9419-3202: Pesan ini telah dihapus
06/03/20 12.59 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
07/03/20 10.24 - +62 812-9419-3202: Membayar Hutang Dengan Tambahan Haramkah?
Ustadz Menjawab
Hari/Tanggal: Sabtu, 07 Maret 2020
Ustadz : Farid Nu'man Hasan
๐๐๐ธ๐๐๐ธ๐๐
ุงูุณูุงู
ุนูููู
ูุฑุญู
ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Ustadz... Saya mau bertanya, apabila orang berhutang 1 juta kepada kita, lalu 2 tahun tidak ada kabarnya/tidak membayar. Tiba-tiba dia datang dan membayar 1.5 juta, lebih 500 ribu katanya hutangnya dia konversi ke harga emas saat ini. Apakah kelebihannya itu halal kita terima?
Jawaban
=========
ูุนูููู ุงูุณูุงู ูุฑุญู ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Tidak, justru membayar hutang dengan memberikan tambahan adalah perbuatan Rasulullah ๏ทบ sendiri, dan dipuji sebagai salah satu manusia terbaik, yaitu orang yang terbaik dalam pengembalian kewajiban hutangnya.
Dari Jabir bin Abdullah Radhiyallahu 'anhu ia berkata.
ุฃَุชَْูุชُ ุงَّููุจَِّู ุตََّูู ุงَُّููู ุนََِْููู َูุณََّูู َ ََُููู ِูู ุงْูู َุณْุฌِุฏِ ََููุงَู ِูู ุนََِْููู ุฏٌَْูู ََููุถَุงِูู َูุฒَุงุฏَِูู
"Aku mendatangi Nabi ๏ทบ dan Beliau sedang di masjid, sedangkan beliau mempunyai hutang kepadaku, lalu Beliau membayar hutang kepadaku dan memberikan tambahan untukku." (HR. Bukhari no. 2394)
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, ia berkata.
َูุงَู ِูุฑَุฌٍُู ุนََูู ุงَّููุจِِّู ุตََّูู ุงَُّููู ุนََِْููู َูุณََّูู َ ุณٌِّู ู ِْู ุงْูุฅِุจِِู َูุฌَุงุกَُู َูุชََูุงุถَุงُู ََููุงَู ุฃَุนْุทُُูู َูุทََูุจُูุง ุณَُِّูู ََููู ْ َูุฌِุฏُูุง َُูู ุฅَِّูุง ุณًِّูุง َََْููููุง ََููุงَู ุฃَุนْุทُُูู ََููุงَู ุฃََْْูููุชَِูู ุฃََْููู ุงَُّููู ุจَِู َูุงَู ุงَّููุจُِّู ุตََّูู ุงَُّููู ุนََِْููู َูุณََّูู َ ุฅَِّู ุฎَِูุงุฑَُูู ْ ุฃَุญْุณَُُููู ْ َูุถَุงุกً
"Nabi ๏ทบ mempunyai hutang kepada seseorang, (yaitu) seekor unta dengan usia tertentu. Orang itu datang menagihnya. (Maka) Beliaupun berkata, "Berikan kepadanya (Unta)."
Kemudian mereka mencari yang seusia dengan untanya, akan tetapi mereka tidak menemukan kecuali yang LEBIH berumur dari untanya. Nabi ๏ทบ (pun) berkata : "Berikan kepadanya", Dia pun menjawab, "Engkau telah menunaikannya dengan yang LEBIH. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala membalas dengan setimpal".
Maka Nabi ๏ทบ bersabda, "Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik dalam pengembalian." (HR. Bukhari no. 2305)
Dua hadits ini -dan hadits lain yang senada- menunjukkan kebolehan memberikan tambahan dari pihak yang berhutang (debitur) kepada yang memberikan hutang (kreditur), JIKA itu diinisiatifkan oleh dirinya (pihak yang berhutang), bukan karena diminta, bukan karena ada perjanjian sebelumnya, dan tidak ada syarat untuk menambahkannya. Ini murni keinginan dari pihak yang berhutang. Maka ini boleh dan bukan riba, justru ini adalah Husnul Qadha, pengembalian yang baik.
Kita lihat penjelasan para ulama:
ุฐََูุจَ ุฌُู ُْููุฑُ ุงََُْููููุงุกِ ู َِู ุงْูุญَََِّูููุฉِ َูุงูุดَّุงِูุนَِّูุฉِ َูุงْูุญََูุงุจَِูุฉِ َูุงุจُْู ุญَุจِูุจٍ ู َِู ุงْูู َุงَِِّูููุฉِ َูุบَْูุฑِِูู ْ ุฅَِูู ุฃََّู ุงْูู ُْูุชَุฑِุถَ َْูู َูุถَู ุฏَุงุฆَُِูู ุจِุจَุฏٍَู ุฎَْูุฑٍ ู ُِْูู ِูู ุงَْููุฏْุฑِ ุฃَِู ุงูุตَِّูุฉِ ، ุฃَْู ุฏَُُููู ، ุจِุฑِุถَุงُูู َุง ุฌَุงุฒَ ู َุง ุฏَุงู َ ุฃََّู ุฐََِูู ุฌَุฑَู ู ِْู ุบَْูุฑِ ุดَุฑْุทٍ ุฃَْู ู َُูุงุทَุฃَุฉٍ
Mayoritas ahli fiqih dari Hanafiyah, Syafi'iyyah, Hambaliyah dan Ibnu Habib dari kalangan Malikiyah, dan ulama lainnya, mengatakan bahwa jika orang yang berhutang membayar hutangnya dengan hal yang lebih baik, baik dr sisi jenis, sifat, kadar, atau lainnya, selama keduanya ridha, maka itu dibolehkan, selama memang tidak disyaratkan. (Al Mausu'ah Al Fiqhiyah Al Kuwaitiyah, 23/125)
Bahkan fatwa para ulama Arab Saudi, juga menyatakan kebolehannya:
ููุง ุจุฃุณ ุฅุฐุง ูู ูุณุจูู ุดุฑุท ุฃู ุชูุงุทุค ุนูู ุฐูู ، ูููุฐุง ุฅู ุฌุฑู ุจุฐูู ุนุฑู
Maka, tidak apa-apa hal itu, jika tidak didahului oleh syarat atau kesepakatan seperti itu. Demikian ini sudah berlangsung menjadi tradisi. (Fatawa Al Lajnah Ad Daimah, 14/134)
® Lalu, Kapankah Larangannya?
Tambahan dalam membayar hutang, baru terlarang dan dinilai riba, jika itu memang dibuat syarat dan kesepakatan diantara keduanya. Sebagaimana penjelasan di atas.
Syaikh Ali Ash Shabuni Hafizhahullah mengatakan tentang makna Riba:
ุฒูุงุฏุฉ ุนูู ุฃุตู ุงูู ุงู ูุฃุฎุฐูุง ุงูุฏุงุฆู ู ู ุงูู ุฏูู
Tambahan atas harta pokok yang diambil oleh pemberi hutang (kreditur) kepada yang berhutang. (Shafwatut Tafasir, 1/143)
Oleh karena itu, Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid Hafizahullah mengatakan:
ุฅุฐุง ุฑุฏ ุงูู ูุชุฑุถ ุฃูุซุฑ ู ู ุง ุฃุฎุฐ ุจุฏูู ุดุฑุท ุฃู ุงุชูุงู ุณุงุจู ู ุน ุงููุฑุถ ููุง ุญุฑุฌ ู ู ุฐูู
Jika orang yang berhutang bayar hutang lebih banyak dari hutangnya dengan tanpa disyaratkan atau kesepakatan sebelumnya bersama hutangnya, maka lebih itu tidak apa-apa
ุฃู ุง ุฅุฐุง ูุงู ุฐูู ุนู ุงุชูุงู ุณุงุจู ููุง ูุฌูุฒ ุฏูุน ุงูุฒูุงุฏุฉ ููุง ุฃุฎุฐูุง ، ูุฃู ุฐูู ุตูุฑุฉ ู ู ุตูุฑ ุงูุฑุจุง
Ada pun jika ada kesepakatan sebelumnya maka itu tidak boleh ada tambahan, tidak boleh mengambilnya, sebab itu gambaran dari riba. (Al Islam Su'aal wa Jawaab no. 152793)
Demikian. Wallahu a'lam
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐDonasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
a.n Yayasan MANIS,
No Rek BSM 7113816637
Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
07/03/20 10.24 - +62 812-9419-3202: ๐ Sabtu, 13 Rajab 1441 / 7 Maret 2020
๐ *Menghafal Al-Quran*
๐ Pemateri: Slamet Setiawan
๐ Cara Murajaah Agar Cepat Lancar
๐ฟ๐บ๐๐๐ผ๐๐ท๐น
Memiliki hafalan Al-Quran yang lancar dan mutqin adalah impian semua muslim. Namun Rasulullah ๏ทบ mengingatkan kita bahwa Al-Quran ibarat unta, jika tidak diikat dengan baik dia akan pergi.
Anda ingin memiliki hafalan yang cepat lancar? Simak disini https://youtu.be/8_n_ILVwVIA
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐDonasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
a.n Yayasan MANIS,
No Rek BSM 7113816637
๐ฒ Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
07/03/20 10.24 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
08/03/20 11.16 - +62 812-9419-3202: ๐ Ahad, 14 Rajab1441H / 8 Maret 2020
๐ Tazkiyatun Nafs
๐ Pemateri: Ustadz Faisal Kunhi MA
๐ Bersama Allah, Semua akan Baik-baik Saja
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
ูุงุฑ ูู ุชุญุฑูู ุงุจุฑุงููู ุญูุช ูู ูุงูู ูููุณ ุจุญุฑ ูู ูุบุฑู ู ูุณู ุณููู ูู ููุชู ุงุณู ุงุนูู ูู ู ุน ุงููู ููุง ุชุจุงู
Api tidak membakar Ibrahim.
Ikan Hiu tidak memakan Yunus,
Lautan tidak menenggelamkan Musa.
Pisau tidak membunuh Ismail.
Untuk itu, bersama Allah, semua akan baik-baik saja.
(Ust Amru Khalid)
Merapatlah kepada Allah dan dekaplah Ia, maka engkau mendapatkan jutaan hikmah dari setiap kejadian yang Ia taqdirkan untuk kita.
Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah, karenanya haram bagi seorang mukmin untuk berputus asa.
Imam Syahid Hasan Al Banna berkata;
ูุง ุชูุฃุณูุง ูุฅู ุงููุฃุณ ููุณ ู ู ุฃุฎูุงู ุงูู ุณูู ูู
Janganlah berputus asa, karena ia bukanlah akhlak kaum muslimin.
Ketahuilah kesulitan itu bersama kemudahan dan satu kesulitan di apit oleh dua kemudahan, dan tidaklah kesulitan masuk kesebuah lubang kecuali kemudahan akan masuk bersamanya untuk mengeluarkannya.
Syarat datangnya kemudahan adalah adanya kesulitan, jangan bermimpi kemudahan akan datang jika tiada kesulitan yang datang menghadang.
Insan beriman itu ajaib, jika ia mendapatkan nikmat dia bersyukur dan itu baik buatnya, sedangkan jika ia di uji dengan musibah ia bersabar, itu juga baik baginya, demikian jelas nabi saw dalam sebuah hadist.
Bagi seorang beriman tidak ada jalan buntu, selalu ada jalan keluar dalam setiap himpitan.
Bukankah jika malam semakin gelap, pertanda subuh akan datang, begitu juga permasalahan dalam kehidupan, jika ia semakin menghujam dan menghebat itu pertanda pintu menuju solusi semakin dekat.
Ulama berkata;
ุฅุฐุง ุงุดุชุฏ ุงูุญุจู ุงููุทุน
Jika tali itu kencang, maka sebentar lagi ia akan putus.
Begitu juga warna warni problematika yang membuat hidup kita penuh arti dan merasa selalu ada campur tanganNya dalam setiap jengkal kehidupan di dunia yang fana ini.
Yang membuat penantian akan datang pertolongannya terasa lama, karena kita manusia bersifat isti'jal (tergesa gesa), padahal Allah punya waktu dan lokasi yang tepat untuk menyudahi problem kita.
Allah berfirman;
Dan manusia berdoa keburukan untuk dirinya sebagaimana ia berdoa kebaikan untuk dirinya, dan manusia itu tergesa gesa.
Sesungguhnya pertolongan Allah itu sangat dekat, karena seribu tahun bagi kita hanya satu hari bagiNya, itulah yang membuat kita melihat pertolongan Allah itu jauh, padahal ia sebentar lagi merapat di samping kita, andai kita mau bersabar.
Akhirnya saya berpesan;
"Tidak ada hidup yang tanpa masalah dan masalah terbesar adalah ketika kita tidak memiliki masalah kemudian lari tidak mau menghadapinya".
Masalah adalah _spice of life_, bumbu kehidupan. bukankah masakan tidak terasa lezat jika kurang bumbu, begitu juga hidup tanpa masalah tidak terasa hidup.
Ulama berkata;
ูููุง ู ุตุงุฆุจ ุงูุฏููุง ูุฑุฌุนูุง ููู ุงูููุงู ุฉ ู ููุณูู
Seandainya tidak ada musibah di dunia ini, maka kita akan kembali ke akhirat dalam keadaan bangkrut.
Karena setiap ujian yang datang menempa seorang anak manusia ia akan mengugurkan dosa dosanya, mengangkat derajatnya, dan membuat perjalanannya menuju Allah menjadi ringan.
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐ=Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa=๐ฐ
๐ณ a.n Yayasan MANIS,
No Rek BSM 7113816637
๐ฒ Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
08/03/20 11.16 - +62 812-9419-3202: Mengakhirkan shalat subuh
Ustadz Menjawab
Hari/Tanggal: Ahad, 08 Maret 2020
Ustadz : Farid Nu'man Hasan
๐๐๐ธ๐๐๐ธ๐๐
ุงูุณูุงู
ุนูููู
ูุฑุญู
ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Ustadz... saya mau bertanya, ada dua pertanyaan
1. Apakah mengakhirkan shalat subuh sampai mau terang itu utama atau bagaimana ustadz?
2. Apakah boleh ketika berjamaah suami dengan istri, istri berada pas disamping suami seperti ketika dua laki-laki berjamaah?
Jawaban
=========
ูุนูููู
ุงูุณูุงู
ูุฑุญู
ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
1. Hanya shalat isya yang disunnahkan diakhirkan waktunya, sedangkan yang lain Yang utama adalah 'ala waqtiha, tepat waktunya yaitu diawal waktu. Mengakhirkan secara sengaja sampai menjelang terang secara justru itu waktu makruh, sedangkan jika sampai pas terbit matahari maka itu waktu terlarang.. Beda kasus jika tidak sengaja atau kesiangan bangunnya..
2. Boleh disampingnya, boleh dibelakangnya..
Wallahu A'lam.
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐDonasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
a.n Yayasan MANIS,
No Rek BSM 7113816637
Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
08/03/20 11.19 - +62 812-9419-3202: ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
*SYARAH HADIST ARBAIN AN-NAWAWI*
*Karya Ustadz Farid Nu`man Hasan*
Buku syarah Hadist Arba'in An-Nawawi yang diterbitkan oleh penerbit Gema Insani merupakan buku rangkuman (kumpulan) materi penjelasan dari hadist arba'in Imam an-Nawawi yang dibedah oleh ustadz Farid Nu'man Hasan (penulis) dalam forum kajian rutin selama kurang lebih dua tahun. Secara garis besar, Syarah hadits Arba'in An-Nawawi ini memuat tiga pembahasan penting dalam setiap babnya (hadistnya), yaitu matan (isi) hadist, takhrij hadist, dan makna hadits, baik makna global maupun spesifik. Dengan pembahasan yang sistematis, detail, dan komprehensif, buku ini sungguh layak untuk dibaca dan dimiliki oleh seluruh pembaca muslim.
Telah terbit buku *SYARAH HADIST ARBAIN AN-NAWAWI* karya Farid Nu'man Hasan
-512 Hlm
-19,3 cm x 26,5 cm
*- Harga : *Rp. 198.000*
(Belum termasuk ongkir, pengiriman via Tiki dari Depok)
#berat buku = 2 kg
๐ณ Norek. an. Yayasan Manis
BSM : 7113816637
*Masa berlaku : Selama persediaan buku masih ada*
Konfirmasi via wa ๐:
Wa.me/628179090190
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
08/03/20 11.19 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
08/03/20 11.20 - +62 812-9419-3202: ุงูุณูุงู
ุนูููู
ูุฑุญู
ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Dengan ini kami sampaikan permohonan maaf kepada "Semua Member MANIS" atas ketidaktelitian dalam proses Pembuatan Meme tertanggal 05 Maret 2020.
Dalam isi meme tertulis "IDR: 100 K All YOU CAN EAT dan QS. An-Nisaa' : 29 "... janganlah kalian saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang timbul dari kerelaan diantara kalian.")
Ayat yang digunakan tidak sesuai dan bisa ditafsirkan *seolah-olah All You Can Eat itu haram padahal BOLEH* sesuai dengan kitab _Al Mausu'ah Al Fiqhiyah Al Kuwaitiyah:_
ูุดุชุฑุท ูู ุงูุบุฑุฑ ุญุชู ูููู ู ุคุซุฑุงً ุฃู ูููู ูุซูุฑุง , ุฃู ุง ุฅุฐุง ูุงู ุงูุบุฑุฑ ูุณูุฑุง ูุฅูู ูุง ุชุฃุซูุฑ ูู ุนูู ุงูุนูุฏ
_Disyaratkan bagi gharar (yang terlarang) adalah jika itu ada dampak yang banyak, sedangkan untuk gharar yg sedikit maka tidak berpengaruh atas terjadinya akad._ *(Al Mausu'ah Al Fiqhiyah Al Kuwaitiyah, 31/151)*
Dalam kitab yang sama:
َูุงู ุงَْููุฑَุงُِّูู: ุงْูุบَุฑَุฑُ َูุงْูุฌََูุงَูุฉُ - ุฃَْู ِูู ุงْูุจَْูุนِ - ุซَูุงَุซَุฉُ ุฃَْูุณَุงู ٍ: َูุซِูุฑٌ ู ُู ْุชَِูุนٌ ุฅِุฌْู َุงุนًุง، َูุงูุทَّْูุฑِ ِูู ุงََْูููุงุกِ، ٌََِููููู ุฌَุงุฆِุฒٌ ุฅِุฌْู َุงุนًุง، َูุฃَุณَุงุณِ ุงูุฏَّุงุฑِ َُููุทِْู ุงْูุฌُุจَّุฉِ، َูู ُุชََูุณِّุทٌ ุงُุฎْุชَُِูู ِِููู، َูู ُْููุญَُู ุจِุงูุฃََّْูู ุฃَู ْ ุจِุงูุซَّุงِูู؟ ََููุงู ุงุจُْู ุฑُุดْุฏٍ ุงْูุญَِููุฏُ: ุงََُْููููุงุกُ ู ُุชََُِّูููู ุนََูู ุฃََّู ุงْูุบَุฑَุฑَ ุงَْููุซِูุฑَ ِูู ุงْูู َุจِูุนَุงุชِ ูุงَ َูุฌُูุฒُ َูุฃََّู ุงَِْููููู َูุฌُูุฒُ.
_Al Qarafiy Berkata: *Gharar* dan *jahalah* (ketidakpastian) dalam jual beli, ada tiga macam:_
_1. Gharar banyak, ini terlarang berdasarkan ijma'. Seperi, membeli burung di udara._
_2. Gharar yg sedikit, ini BOLEH berdasarkan ijma'. Seperti jual beli pembuatan pondasi rumah, dan tentang bahan katun (kapas) pada jubah._
_3. Gharar yg pertengahan, ini diperselisihkan apakah ini masuk jenis yg pertama atau kedua._
_Ibnu Rusyd Al Hafid, mengatakan bahwa para ahli fiqih sepakat gharar yang banyak itu tidak boleh, sdgkan gharar yang sedikit itu boleh._
*(Ibid, 31/151)*
Kekeliruan tersebut murni kesalahan kami dan sepenuhnya menjadi tangungjawab kami.
Demikian surat permohonan maaf ini kami sampaikan. Atas perkenannya kami ucapkan banyak terima kasih.
Jazakumullahu khairan katsiran.
ูุงูุณูุงู ุนูููู ูุฑุญู ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Ttd
_BPH MANIS_
____________
08/03/20 11.20 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
08/03/20 11.20 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
09/03/20 13.25 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
09/03/20 13.25 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
09/03/20 13.25 - +62 812-9419-3202: Shalat Jama' Tanpa Udzur
Ustadz Menjawab
Hari/Tanggal: Senin, 09 Maret 2020
Ustadz : Farid Nu'man Hasan
๐๐๐ธ๐๐๐ธ๐๐
ุงูุณูุงู
ุนูููู
ูุฑุญู
ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu'anhu itulah Rasulullah SAW menjama 'Shalat Zhuhur, Ashar, Maghrib dan Isya' di Madinah, tidak ada dalam pakaian karena kekhawatiran karena hujan . "(HR Muslim)
Ustad.. bagaimana kita menyikapi hadist diatas, apakah boleh menjamak tanpa alasan jelas?
Jawaban
========
ูุนูููู ุงูุณูุงู ูุฑุญู ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Menjamak saat "tidak ada apa-apa", misal sedang di rumah, tidak sakit, tidak safar, tidak hujan, pokoknya santai aja.. Atau ada kerjaan yang ringan saja, ini BOLEH, sebab Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam pernah melakukannya TAPI tidak boleh dijadikan kebiasaan.
Berkata Imam An Nawawi Rahimahullah:
َูุฐََูุจَ ุฌَู َุงุนَุฉٌ ู ِْู ุงْูุฃَุฆِู َّุฉ ุฅَِูู ุฌََูุงุฒ ุงْูุฌَู ْุน ِูู ุงْูุญَุถَุฑ ِْููุญَุงุฌَุฉِ ِูู َْู َูุง َูุชَّุฎِุฐُู ุนَุงุฏَุฉ ، ََُููู َْููู ุงِุจْู ุณِูุฑَِูู َูุฃَุดَْูุจ ู ِْู ุฃَุตْุญَุงุจ ู َุงِูู ، َูุญََูุงُู ุงْูุฎَุทَّุงุจُِّู ุนَْู ุงََّْูููุงู َูุงูุดَّุงุดِّู ุงَْููุจِูุฑ ู ِْู ุฃَุตْุญَุงุจ ุงูุดَّุงِูุนِّู ุนَْู ุฃَุจِู ุฅِุณْุญَุงู ุงْูู َุฑَْูุฒِِّู ุนَْู ุฌَู َุงุนَุฉ ู ِْู ุฃَุตْุญَุงุจ ุงْูุญَุฏِูุซ ، َูุงุฎْุชَุงุฑَُู ุงِุจْู ุงْูู ُْูุฐِุฑ َُููุคَِّูุฏُู ุธَุงِูุฑ َْููู ุงِุจْู ุนَุจَّุงุณ : ุฃَุฑَุงุฏَ ุฃََّูุง ُูุญْุฑِุฌ ุฃُู َّุชู ، ََููู ْ ُูุนَُِّููู ุจِู َุฑَุถٍ ََููุง ุบَْูุฑู َูุงَُّููู ุฃَุนَْูู .
"Sekelompok para imam, membolehkan jamak ketika tidak bepergian apabila ia memiliki keperluan, namun hal itu tidak dijadikan sebagai kebiasaan. Demikianlah pendapat dari Ibnu Sirin, Asyhab dari golongan Malikiyah. Al Khathabi menceritakan dari Al Qaffal dan Asy Syasyil kabir dari madzhab Syafi'i, dari Abu Ishaq al Marwazi dan dari jamaah ahli hadits. Inilah pendapat yang dipilih oleh Ibnul Mundzir, yang didukung oleh zhahir ucapan Ibnu Abbas, bahwa yang dikehendaki dari jamak adalah 'agar umatnya keluar dari kesulitan.' Karena itu, tidak jelaskan alasan jamak, apakah karena sakit atau yang lainnya. Wallahu A'lam." (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 5/219)
Hal ini berdasarkan riwayat berikut, dan inilah hadits yang dijadikan hujjah oleh Imam An Nawawi di atas.
ุนَْู ุงุจِْู ุนَุจَّุงุณٍ َูุงَู ุฌَู َุนَ ุฑَุณُُูู ุงَِّููู ุตََّูู ุงَُّููู ุนََِْููู َูุณََّูู َ ุจََْูู ุงูุธُّْูุฑِ َูุงْูุนَุตْุฑِ َูุงْูู َุบْุฑِุจِ َูุงْูุนِุดَุงุกِ ุจِุงْูู َุฏَِููุฉِ ِูู ุบَْูุฑِ ุฎٍَْูู ََููุง ู َุทَุฑٍ
Dari Ibnu Abbas, dia berkata: "Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam pernah menjamak antara zhuhur dan ashar, maghrib dan isya di Madinah, pada hari saat tidak ketakutan dan tidak hujan." (HR. Muslim No. 70)
Wallahu A'lam.
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐDonasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
a.n Yayasan MANIS,
No Rek BSM 7113816637
Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
09/03/20 13.25 - +62 812-9419-3202: ๐ Senin, 15 Rajab 1441H / 09 Maret 2020
๐ Fiqih dan Hadits
๐ Pemateri: Ustadz Farid Nu'man Hasan, S.S.
๐ Resep Tolak Bala dan Renungan Untuk Para Ulama, Kiyai, Habaib, Muballigh, dan Da'i Agar Terus Berdakwah dengan Hikmah dan Amar Ma'ruf Nahi Munkar Dengan Bijak
๐ฟ๐บ๐๐๐ผ๐๐ท๐น
Allah ๏ทป berfirman:
َูู َุง َูุงَู ุฑَุจَُّู َُِِْููููู ุงُْููุฑَู ุจِุธُْูู ٍ َูุฃََُْูููุง ู ُุตِْูุญَُูู
"Dan Tuhanmu sekali-kali tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim, sedang penduduknya adalah orang-orang yang mengajak kebaikan." (QS Hud: 117).
Ayat lainnya:
َูุงุชَُّููุง ِูุชَْูุฉً َูุง ุชُุตِูุจََّู ุงَّูุฐَِูู ุธََูู ُูุง ู ُِْููู ْ ุฎَุงุตَّุฉً ۖ َูุงุนَْูู ُูุง ุฃََّู ุงََّููู ุดَุฏِูุฏُ ุงْูุนَِูุงุจِ
Dan peliharalah dirimu dari siksaan yang tidak hanya menimpa orang-orang yang zhalim saja di antara kamu. Ketahuilah bahwa Allah sangat keras siksa-Nya.
(QS. Al-Anfal, Ayat 25)
Imam Ibnu Katsir Rahimahullah berkata:
ُูุญَุฐِّุฑُ ุชَุนَุงَูู ุนِุจَุงุฏَُู ุงْูู ُุคْู َِِููู ِูุชَْูุฉً ุฃَِู ุงุฎْุชِุจَุงุฑًุง َูู ِุญَْูุฉً َูุนُู ُّ ุจَِูุง ุงْูู ُุณِูุกَ َูุบَْูุฑَُู َูุง َูุฎُุตُّ ุจَِูุง ุฃََْูู ุงْูู َุนَุงุตِู ََููุง ู َْู ุจَุงุดَุฑَ ุงูุฐَّْูุจَ ุจَْู َูุนُู ُُّูู َุง ุญَْูุซُ َูู ْ ุชُุฏَْูุนُ َูุชُุฑَْูุนُ
Allah ๏ทป memberikan peringatan kepada orang-orang beriman tentang datangnya FITNAH, yaitu ujian dan bala, yang akan ditimpakan secara merata baik orang yang buruk atau yang lainnya, tidak khusus pada pelaku maksiat saja dan pelaku dosa, tetapi merata, yaitu di saat maksiat itu tidak dicegah dan tidak dihapuskan.
(Tafsir Al Qur'an Al Azhim, 4/32)
Dalam hadits:
ุนَْู ุญُุฐََْููุฉَ ุจِْู ุงَْููู َุงِู ุนَِู ุงَّููุจِِّู ุตََّูู ุงَّูููู ุนََِْููู َูุณََّูู َ َูุงَู َูุงَّูุฐِู َْููุณِู ุจَِูุฏِِู َูุชَุฃْู ُุฑَُّู ุจِุงْูู َุนْุฑُِูู ََููุชَََُّْูููู ุนَِู ุงْูู َُْููุฑِ ุฃَْู َُูููุดََِّูู ุงَُّููู ุฃَْู َูุจْุนَุซَ ุนََُْูููู ْ ุนَِูุงุจًุง ู ُِْูู ุซُู َّ ุชَุฏْุนَُُููู ََููุง ُูุณْุชَุฌَุงุจُ َُููู ْ
Dari Huzhaifah bin Al-Yaman dari Nabi ๏ทบ bersabda:
"Demi dzat yang jiwaku ditangan-Nya hendaknya engkau melakukan amar ma'ruf dan nahi munkar, atau jika tidak, maka Allah ๏ทป hampir mengirim siksaNya, kemudian engkau berdo'a tetapi tidak dikabulkan."
(HR. Ahmad no. 23301. Sanadnya hasan. Lihat Ta'liq Musnad Ahmad, 38/332)
Dari Ibnu 'Abbas Radhiallahu 'Anhuma, bahwa Nabi ๏ทบ bersabda:
ุฅِุฐَุง ุธََูุฑَ ุงูุฒَِّูุง َูุงูุฑِّุจَุง ِูู َูุฑَْูุฉٍ ََููุฏْ ุญَُّููุง ุจِุฃَُْููุณِِูู ْ ِูุชَุงุจَ ุงِููู
Jika zina dan riba sudah muncul di sebuah negeri maka mereka telah menghalalkan siksa Allah ๏ทป atas diri mereka.
(HR. Al Baihaqi, Syu'abul Iman No. 5416. Al Hakim, Al Mustadrak No. 2261, kata Al Hakim: shahih)
Dalam Fawaaidul Fawaaid :
ูุฐูุฑ ุงูุญู ูุฏู ุนู ุณููุงู ุจู ุนูููุฉ: ูุงู: ุญุฏุซูู ุณููุงู ุจู ุณุนูุฏ ุนู ู ุณุนุฑ: ุฃู ู ููุง ุฃู ุฑ ุฃู ูุฎุณู ุจูุฑูุฉ، ููุงู: ูุง ุฑุจ، ุฅู ูููุง ููุงูุง ุงูุนุงุจุฏ، ูุฃูุญู ุงููู ุฅููู: ุฃู ุจู ูุงุจุฏุฃ
Al Humaidiy menceritakan dari Sufyan bin 'Uyainah, dia berkata: berkata kepadaku Sufyan bin Sa'id, dari Mas'ar;
Bahwa malaikat akan menemggelamkan sebuah negeri. Dia berkata: "Ya Allah, di negeri itu ada si Fulan, dia ahli ibadah."
Lalu Allah Ta'ala mewahyukan kepadanya: "Justru dia duluan yang ditenggelamkan!"
(Imam Ibnul Qayyim, Fawaaidul Fawaaid, Hal. 46)
Masing2 manusia ada peran dan fungsinya, inilah tugas para ulama dan da'i. Mengajak manusia kembali ke jalan Allah ๏ทป, yang merupakan salah satu cara tolak bala menurut Al Quran dan As Sunnah. Sedangkan pemerintah, tenaga medis, aktifis kemanusiaan, dan lainnya juga ada perannya masing-masing. Semoga semuanya bisa sinergi.
Wallahul Muwafiq Ilaa Aqwamith Thariq
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐ=Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa=๐ฐ
๐ณ a.n Yayasan MANIS,
No Rek BSM 7113816637
๐ฒ Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
10/03/20 08.06 - +62 812-9419-3202: Hukum Menggunakan Hand Sanitizer
Ustadz Menjawab
Hari/Tanggal: Selasa, 10 Maret 2020
Ustadz : Farid Nu'man Hasan
๐๐๐ธ๐๐๐ธ๐๐
ุงูุณูุงู
ุนูููู
ูุฑุญู
ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Ustadz... Saya mau bertanya, hukumnya menggunakan hand sanitizer yang umumnya mengandung alkohol 70%. Apakah boleh ustadz?
Jawaban
=========
ูุนูููู ุงูุณูุงู ูุฑุญู ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Alkohol untuk diminum sepakat haramnya. Tapi sebagai obat oles, tetes, Ini diperselisihkan ulama. Perselisihan ini bermula dari perbedaan pemahaman terhadap makna rijsun (kotor) dalam ayat berikut:
َٰูุٓฃََُّููุง ูฑَّูุฐَِูู ุกَุงู َُููุٓงْ ุฅَِّูู َุง ูฑูุۡฎَู ุۡฑُ َููฑููۡ َูุۡณِุฑُ َููฑูุۡฃَูุตَุงุจُ َููฑูุۡฃَุฒَٰููۡ ُ ุฑِุฌุۡณٞ ู ِّูۡ ุนَู َِู ูฑูุดَّูุۡทَِٰู َููฑุฌุۡชَِูุจُُูู َูุนََُّููู ۡ ุชُِููุۡญَُูู
Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya minuman keras, berjudi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah, adalah RIJSUN (perbuatan keji) dan termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah (perbuatan-perbuatan) itu agar kamu beruntung.
(QS. Al-Ma'idah, Ayat 90)
Sebagian mufassir memaknai rijsun adalah Najis, seperti An Nasafi, An Naisaburi, Al Khazin, Abul Hasan Al Mawardi, sehingga khamr adalah najis secara zat. (Lihat An Nasafi, Madarik At Tanzil wa Haqaiq At Ta'wil, 1/305, An Naisaburi, Tafsir An Naisaburi, 3/369, Al Khazin, Lubab At Ta'wil fi Ma'ani At Tanzil, 2/473, Al Mawardi, Al Hawi Al Kabir, 1/625)
Dari sinilah pihak yang mengatakan alkohol itu adalah najis. Ini adalah pendapat mayoritas ulama.
Sementara mufassir salaf memaknai tidak demikian. Ibnu Abbas mengatakan makna rijsun adalah kebencian (kemarahan). Ibnu Zaid mengatakan: keburukan. Tentang rijs, Ibnu Abbas juga mengatakan: syaitan. Sedangkan Mujahid mengatakan: segala sesuatu yang tidak baik. Dan Ibnu Zaid mengatakan: azab.. (Imam Ibnu Jarir, Jami'ul Bayan Fi Ta'wil Al Quran, 10/565. Lihat juga, 12/111)
Ahli bahasa di daerah Kufah mengatakan, rajasah dan najasah adalah dua bahasa yang berbeda. Sedangkan ahli bahasa di daerah Bashrah mengatakan, rajasah dan najasah memiliki arti yang sama yakni azab. *(Ibid, 12/112)*
Menurut Sa'ad bin Al Haddad, dalil yang paling jelas tentang sucinya khamr adalah ketika diharamkannya khamr, para sahabat menumpahkannya di jalan-jalan kota Madinah dan terinjak-injak. Seandainya itu najis pasti para sahabat tidak melakukannya, dan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam juga akan melarangnya.
Dalam Shahih Ibnu Hibban tertulis:
ุฃุฎุจุฑูุง ุฃุจู ูุนูู ูุงู: ุญุฏุซูุง ู ุญู ุฏ ุจู ุนุจุฏ ุงูู ูู ุจู ุฒูุฌููู ูุงู: ุญุฏุซูุง ุนุจุฏ ุงูุฑุฒุงู ูุงู: ุฃุฎุจุฑูุง ู ุนู ุฑ، ุนู ูุชุงุฏุฉ، ูุซุงุจุช ูุขุฎุฑ ู ุนูู ูููู ุนู ุฃูุณ ุจู ู ุงูู ูุงู: ูู ุง ุญุฑู ุช ุงูุฎู ุฑ ูุงู: ุฅูู ููู ุฆุฐ ุฃุณูู ุฃุญุฏ ุนุดุฑ ุฑุฌูุง، ูุงู: ูุฃู ุฑููู ูููุฃุชูุง، ูููุฃ ุงููุงุณ ุขููุชูู ุจู ุง ูููุง ุญุชู ูุงุฏุช ุงูุณูู ุชู ุชูุน ู ู ุฑูุญูุง
Telah mengabarkan kami Abu Ya'la, bercerita kepada kami Muhammad bin Abdul Malik Zanjawaih, bercerita kepada kami Abdurrazzaq, mengabarkan kami Ma'mar, dari Qatadah, dari Tsabit dan lainnya, semuanya dari Anas bin Malik Radhiallahu 'Anhu, Beliau berkata, "Ketika khamr diharamkan, aku biasanya menuangkan khamr untuk sebelas orang.Mereka menyuruhku lalu aku menumpahkan botol khamr itu dan manusia juga turut menumpahkan botol-botol khamr mereka. Sehingga jalan-jalan di kota Madinah tidak bisa dilalui karena dipenuhi bau khamr." (HR. Ibnu Hibban No. 4945, Ahmad No. 13299. Syaikh Syu'aib Al Arnauth mengatakan; shahih sesuai syarat syaikhan. Lihat Tahqiq Musnad Ahmad No. 13299)
Demikianlah perbedaan tentang makna Ar Rijs, dan telah nampak bahwa kebanyakan para ulama salaf (terdahulu) tidak memaknainya sebagai najis secara zat. Kalau pun najis, itu adalah najis maknawiyah yaitu perbuatan mabuknya yg najis. Inilah pendapat yang lebih mungkin dijalankan bagi paramedis. Inilah pendapat Rabi'ah, Al Laits bin Sa'ad, Al Muzanni, Sa'ad bin Al Haddad Al Qarawi, Asy Syaukani, Yusuf Al Qaradhawi, dan lain-lain.
Demikian. Wallahu A'lam
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐDonasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
a.n Yayasan MANIS,
No Rek BSM 7113816637
Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
10/03/20 08.07 - +62 812-9419-3202: ๐ Selasa, 16 Rajab 1441H / 10 Maret 2020
๐ Fiqih dan Hadits
๐ Pemateri: Ustadz Farid Nu'man Hasan, S.S.
๐ Tidak berjamaah ke masjid karena sakit
๐ฟ๐บ๐๐๐ผ๐๐ท๐น
Bismillahirrahmanirrahim..
Orang sakit memang salah satu uzur untuk boleh shalatnya di rumah, tidak ke masjid, yaitu sakit berat. Apalagi jika penyakitnya termasuk menular dan dapat membahayakan orang lain.
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda:
ู َْู ุณَู ِุนَ ุงِّููุฏَุงุกَ ََููู ْ َูุฃْุชِِู ََููุง ุตََูุงุฉَ َُูู ุฅَِّูุง ู ِْู ุนُุฐْุฑٍ
"Barangsiapa mendengar suara adzan kemudian tidak mendatanginya, maka tidak ada shalat baginya kecuali karena udzur." (HR. Ibnu Majah no. 793, shahih)
Apakah UDZUR yang dimaksud? Yaitu RASA TAKUT dan SAKIT.
Hal ini berdasarkan hadits berikut:
ุนَِู ุงุจِْู ุนَุจَّุงุณٍ َูุงَู: َูุงَู ุฑَุณُُูู ุงِููู ุตََّูู ุงُููู ุนََِْููู َูุณََّูู َ: " ู َْู ุณَู ِุนَ ุงْูู َُูุงุฏَِู ََููู ْ َูู َْูุนُْู ู ِِู ุงุชِّุจَุงุนِِู ุนُุฐْุฑٌ َูู ْ ุชُْูุจَْู ู ُِْูู ุงูุตََّูุงุฉُ ุงَّูุชِู ุตََّูู " َูุงُููุง: َูู َุง ุงْูุนُุฐْุฑُ؟ َูุงَู: " ุฎٌَْูู ุฃَْู ู َุฑَุถٌ "
Dari Ibnu Abbas Radhiallahu 'Anhuma Bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda:
Siapa yang mendengarkan panggilan muadzin dan tidak ada udzur yang menghalangi untuk mengikuti panggilan itu, maka shalat yang dilakukannya tidak diterima.
Mereka bertanya: "Apakah udzur itu?" Beliau bersabda: "Rasa takut dan sakit"
(HR. Al Baihaqi, dalam As Sunan al Kubra no. 5047. Shahih. Lihat Nashbur Rayah, 2/23)
Tapi, jika dia masih mampu berjalan, dan penyakitnya juga bukan penyakit menular maka sangat tetap dianjurkan ke masjid. Sebagaimana anjuran Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam kepada sahabatnya yang buta (Abdullah bin Ummi Maktum Radhiallahu 'Anhu) yang sulit ke masjid karena tidak ada yang menuntunnya, tetap Beliau memerintahkannya untuk ke masjid.
Demikian. Wallahu a'lam
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐ=Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa=๐ฐ
๐ณ a.n Yayasan MANIS,
No Rek BSM 7113816637
๐ฒ Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
11/03/20 11.06 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
11/03/20 11.06 - +62 812-9419-3202: ๐ Rabu, 17 Rajab 1441 H / 11 Maret 2020
๐ *Motivasi*
๐ Pemateri: Ustadzah Rochma Yulika
๐ Ishlahul Ukhuwah
๐ฟ๐บ๐๐๐ผ๐๐ท๐น
Tak ada hidup tanpa ada masalah.
Tak ada berkawan tanpa berbuat salah.
Karena sewajarnya bagi mausia ada sikap penuh khilaf.
Untuk itu Allah mengajarkan kita menjadi pribadi pemaaf.
Masalah mengajarkan pada kita bahwa hidup tak selalu bahagia adanya.
Dengan masalah yang hadir kita mampu bertahan dalam kebersamaan meski kadang merasakan luka.
Kita sadari bahwa tidaklah Allah jadikan setiap peristiwa sia-sia.
Begitulah bila iman telah menggenap di hati kita.
Suka dan duka dalam berteman banyak hikmah dan pelajaran.
Bila ada kekecewaan sikapi dengan kewajaran.
Kita tahu bahwa pribadi yang berbeda selalu ada saja ketidakselarasan.
Dan ketika muncul perbedaan, seperti apa menyikapinya?
Dalam wasiat ke 4 dari Imam Syahid Hasan Al Banna mengajarkan,"Jangan memperbanyak perdebatan dalam setiap urusan, walau bagaimana pun keadaannya, sebab pertengkaran itu tidak akan mendatangkan kebaikan."
Kecewa itu biasa, jangan sampai kecewa berujung dengan permusuhan.
Sakit hati pun biasa asalkan mampu memetuk secuil hikmah yang dijadikan bekal untuk menapaki perjalanan.
Menjadilah pribadi yang gemar memaafkan.
Memperbaiki ukhuwah menjadi kewajiban.
Menghindari segala perselisihan.
Niscaya kejayaan akan tercapai menjadi kenyataan. Surga pun tak terlewat sebagai bukti ketulusan.
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐ=Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa=๐ฐ
๐ณ a.n Yayasan MANIS,
No Rek BSM 7113816637
๐ฒ Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
11/03/20 11.06 - +62 812-9419-3202: Gerakan lebih dari tiga kali dalam shalat yang membatalkan
Ustadz Menjawab
Hari/Tanggal: Rabu, 11 Maret 2020
Ustadz : Farid Nu'man Hasan
๐๐๐ธ๐๐๐ธ๐๐
ุงูุณูุงู
ุนูููู
ูุฑุญู
ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Ustadz... Saya mau bertanya, yang dimaksud bergerak lebih dari tiga kali dalam shalat itu gimana yang membatalkan shalat, apakah menggerakkan jari ketika tahiyat apa termasuk?
Jawaban
=========
ูุนูููู
ุงูุณูุงู
ูุฑุญู
ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
Gerakan dalam shalat ada beberapa macam..
1. Gerakan yang wajib
Yaitu gerakan yang membuat shalat itu menjadi sah karennya, seperti berdiri, ruku', sujud, duduk di antara dua sujud, duduk tasyahud.
2. Gerakan yang sunnah
Seperti angkat tangan saat takbiratul ihram, dan takbir intiqal (takbir antar gerakan), bersedekap.
3. Gerakan yang mubah
Yaitu gerakan yang dibolehkan karena ada hajat untuk melakukannya, untuk menjaga kesempurnaan dan kekhusyuan shalat.
- Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam pernah menggendong cucunya, meletakkannya, lalu menggendong lagi. Dialah Umamah binti Abu al Ash, saat shalat subuh.
- Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam pernah membukakan pintu untuk Aisyah Radhiallahu 'Anha padahal Rasulullah masih keadaan shalat.
- Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam memerintahkan membunuh kalajengking dan ular, saat kita shalat. Karena hewan itu membahayakan.
- Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam pernah menoleh ke kanan dan ke kiri dalam shalat karena ada keperluan.
- melangkah untuk memenuhi shaf, bergerak sedikit mematikan HP
4. Gerakan yang dimakruhkan
Yaitu gerakan yang tidak dibenarkan terjadi namun tidak membatalkan shalat.
- Memainkan pakaian, kain, peci, tanpa hajat.
- Berkali-kali meratakan pasir saat sujud
- Menoleh tanpa keperluan
5. Gerakan yang diharamkan dan ini batal
Yaitu gerakan yang banyak yang membuat dirinya tidak layak lagi disebut sedang shalat
- Shalat wajib dengan duduk tanpa uzur, ini tidak sah
- melangkah berurutan lebih dari 3 langkah
Adapun jari bergerak-gerak adalah sunnah menurut Imam Malik, Syaijh Utsaimin, Syaikh al Albani.. Ulama lain mengatakan cukup jari telunjuk memberikan sekali isyarat saja.
Sedangkan tentang 3 kali gerakan berturut-turut, hanya ada dalam madzhab syafi'i dan itu pun pendapat sebagian saja dan ditentang oleh Syafi'iyah lainnya.
Wallahu A'lam.
๐๐๐บ๐๐๐บ๐๐
Dipersembahkan oleh: manis.id
๐ฑ Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
๐ฐDonasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
a.n Yayasan MANIS,
No Rek BSM 7113816637
Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
11/03/20 11.06 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
11/03/20 11.07 - +62 812-9419-3202: <Media tidak disertakan>
Komentar
Posting Komentar